Struktur Organisasi Kelas SMK: 2 Jenis

susunan organisasi kelas SMK
SMK (bangsaku.web.id)

Organisasi merupakan gabungan beberapa orang yang memiliki tujuan yang sama. Dalam lingkungan sekolah, setiap kelas akan memiliki organisasi sendiri demi kemajuan kelasnya. Struktur organisasi kelas SMK sama dengan jenjang-jenjang lainnya.Tika, Konsep Organisasi – organisasi.co.id

Organisasi Kelas SMK

Di Indonesia, jenjang pendidikan terbagi atas TK ( Taman Kanak-Kanak), SD (Sekolah Dasar), SMP (Sekolah Menengah Pertama), SMA (Sekolah Menengah Atas), dan Perguruan Tinggi.

Bacaan Lainnya

Umumnya adalah seperti itu. Namun jenjang pendidikan lainnya yang setara dengan itu adalah MI (Madrasah Ibtidaiyah), MTS (Madrasah Tsanawiyah), MA (Madrasah Aliyah), SMK (Sekolah Menengah Kejuruan), SMF (Sekolah Menengah Farmasi), dan Akademi yang setara dengan perguruan tinggi.

Sedikit perbedaan antara jenjang pendidikan umum dengan lainnya yang setara adalah terkait kurikulum pembelajaran. MI, MTS, dan MA akan memperbanyak pembelajaran bidang agama.

SMF maupun SMK akan memperbanyak pembelajaran praktik dengan harapan agar murid yang telah lulus dapat lebih siap memasuki dunia kerja.

Umumnya para siswa yang telah lulus dari SMK atau SMF akan lebih mudah mendapat pekerjaan sekalipun mereka tidak melanjutkan ke perguruan tinggi. Dengan ilmu yang mereka miliki serta jam praktik yang lebih banyak, tidak sedikit dari mereka yang langsung bekerja di tempat-tempat yang sesuai dengan kejuruan mereka.

Selama duduk di bangku SMK, tentunya para murid belajar secara formal sebagaimana sekolah pada umumnya. Di dalam kelas pun mereka memiliki pengurus kelas. Guru-guru yang mengajarkan mereka juga merupakan guru-guru yang berkualitas dengan jurusan yang sesuai.

Mereka juga memiliki seorang guru sebagai wali kelas mereka.

Fungsi Organisasi Kelas SMK

Seperti apa yang telah kita bahas di awal, bahwa organisasi merupakan kumpulan orang yang memiliki tujuan yang sama, maka adanya organisasi di kelas pun berfungsi untuk mencapai tujuan.

Tujuan yang seperti apa? Tujuan tersebut adalah yang berkaitan dengan proses belajar mengajar di kelas. Tidak hanya itu, organisasi kelas juga akan membantu siswa lainnya untuk sama-sama belajar dengan nyaman.

Adanya perselisihan dan masalah lain dalam kelas akan tertangani dengan baik. Bahkan untuk hal paling sepele sekalipun. Contohnya adalah mengenai jadwal piket. Organisasi kelas baik SMK maupun Ponpes akan mengawasi jalannya piket kelas. Jika ada perlombaan antar kelas, organisasi kelas juga akan mengupayakan yang terbaik bagi kelasnya.

Mencapai rasa kekeluargaan antara murid yang satu dan yang lainnya merupakan bagian dari fungsi organisasi kelas. Mereka akan mengkoordinir dana sukarela ketika ada salah satu siswa yang sakit. Demikian pula jika ada salah satu guru yang sakit.

Selain sebagai koordinator, oganisasi kelas juga berfungsi untuk memberikan tanggung jawab kepada seluruh anggota kelas. Baik pengurus maupun non pengurus kelas, semua ikut terlibat dalam hal-hal yang menyangkut kepentingan kelas.

Organisatoris lain baca ini: Metode Pertanian Organik: 5 Tujuan, Jenis Hewan Ternak

Kepengurusan Organisasi Kelas SMK

SMK (bangsaku.web.id)

Pengurus kelas adalah mereka yang menjadi murid di dalam kelas tersebut. Pemilihan pengurus kelas adalah berdasarkan hasil voting dan musyawarah.

Akan terdapat beberapa kandidat yang sebelumnya telah mendapat usul dari rekan-rekan lain ataupun dari wali kelas. Tidak akan ada sistem gugur dalam hal ini.

Biasanya guru atau siswa akan mengajukan kurang lebih sepuluh nama. Hasil voting hanya akan menunjukkan posisi pertama.

Contohnya:

Ketika terjadi pemilihan ketua kelas, akan ada tiga nama yang menjadi calon. Ketika hasil voting atau musyawarah menetapkan si A sebagai Ketua Kelas, maka si B dengan perolehan suara lebih sedikit dari si A namun lebih banyak dari si C akan menjadi Wakil Ketua Kelas secara otomatis.

Si C kemudian akan menduduki posisi sekretaris pertama. Jika membutuhkan dua sekretaris, maka akan ada voting kembali. Hasil suara terbanyak akan menjadi sekretaris dua, dan selanjutnya menjadi bendahara.

Pada beberapa kelas, mereka akan mencari beberapa seksi seperti seksi kebersihan, seksi ibadah, dan lainnya. Untuk pemilihan biasanya terjadi secara musyawarah. Wali kelas tidak akan membuang waktu terlalu lama hanya untuk pembentukan pengurus kelas.

Struktur Organisasi Kelas SMK

Sama dengan struktur organsiasi pada umumnya, struktur organisasi kelas SMK juga memiliki urutan dari jajaran teratas (posisi tertinggi) ke jajaran terendah (posisi terendah dan tanggung jawab paling sedikit) di dalam sebuah kelas.

Posisi tertinggi adalah wali kelas dan posisi terendah adalah para anggota kelas yang secara umum menjadi bagian dari seksi-seksi yang ada.

Wali Kelas

Wali kelas berada di struktur teratas karena memiliki tanggung jawab yang paling besar. Ia bertugas untuk membina dan memantau organisasi kelas. Termasuk juga memberi motivasi, pengarahan, dan dorongan kepada organisasi kelasnya.

Jika ada masalah, ia wajib menengahi dan menjadi penasihat.

Ketua Kelas

Struktur organisasi kelas selanjutnya dengan peran yang cukup besar adalah ketua kelas. Ia merupakan perwakilan siswa yang bertugas memimpin seluruh anggota kelas.

Secara tidak langsung, ketua kelas harus memiliki karakter yang tegas, mampu menjadi pemimpin, serta dapat berkomunikasi dengan baik. Adapun tugas pokoknya antara lain:

  • Memberi dan menyalurkan ide-ide tentang pengembangan organisasi dan kegiatan.
  • Mampu memimpin rapat maupun diksusi antar organisasi kelas.
  • Memimpin para divisi dan seksi.
  • Mengarahkan dan memberi perintah kepada anggota organisasi kelas.
  • Sebagai pengambil keputusan tertinggi di kelas.
  • Menjadi penghubung untuk para siswa dengan wali kelas.
  • Mengevaluasi kinerja pengurus-pengurus yang berada di bawahnya.

Wakil Ketua Kelas

Sebagai seseorang dengan kedudukan yang sama pentingnya dengan ketua kelas, wakil ketua kelas memiliki fungsi sebagai teman diskusi bagi ketua kelas sebelum mengambil keputusan.

Pribadinya tidak jauh berbeda dengan ketua kelas. Ia harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik, memiliki karakter pemimpin yang baik, serta memiliki pandangan yang luas.

Tugas-tugasnya antara lain:

  • Membantu tugas-tugas ketua kelas.
  • Memberi saran kepada ketua kelas dalam mengambil keputusan.
  • Menggantikan peran ketua kelas jika ia sedang berhalangan.

Sekretaris

Posisi ini cukup vital dalam sebuah kelas. Perannya dalam hal penulisan di kelas dan administrasi lainnya sangat membantu para guru dan murid lainnya.

Pribadi sekretaris harus ulet, teliti, dan memiliki tulisan yang mudah terbaca. Tugas-tugas sekretaris antara lain:

  • Bertanggung jawab dengan administrasi kelas. Baik itu dalam hal absensi, stempel, hingga surat menyurat.
  • Memberikan saran kepada ketua kelas.
  • Menyiapkan dan mencatat serta mengarsipkan hasil-hasil dalam rapat.

Bendahara

Sebagai posis yang sangat kritis, bendahara harus merupakan pribadi yang jujur, teliti, dan cermat akan uang. Jika memungkinkan sebaiknya memiliki pribadi yang tegas agar anggota kelas mau disiplin dalam mengumpulkan uang kas.

Tugas lainnya adalah:

  • Memiliki tanggung jawab kepada laporan keuangan, termasuk pencatatan keuangan. Di dalamnya mencakup uang masuk dan uang keluar.
  • Memberikan pertimbangan kepada ketua kelas mengenai arus keluar masuk keuangan kelas.

Seksi-Seksi Pendukung

Jika lima posiis sebelumnya merupakan pemegang posisi inti, maka seksi-seksi pendukung akan memegang posisi non inti. Akan tetapi kehadiran mereka mampu mendukung pengembangan kelas ke arah lebih baik.

Mereka adalah seksi:

  • Kebersihan
  • Seni dan Keindahan
  • Pendidikan
  • Kerohanian
  • Olahraga
  • Keamanan dan ketertiban

Organisatoris lain baca ini: Sidang Skripsi: 3 Tips Membuka dan Menutup Agar Lulus

2 Jenis Cara Membuat Struktur Organisasi Kelas SMK

Prtimbangan masuk SMA (bangsaku.web.id)

Jaman semakin canggih. Teknologi semakin maju. Penulisan yang umumnya menggunakan kekuatan tangan dan kertas, kini beralih ke digital.

Jika dulu siapa yang memiliki tulisan bagus dan rapi akan menjadi primadona, maka saat ini siapa yang mampu mengenal teknologi dengan baik akan menjadi juaranya.

Membuat struktur organisasi kelas SMK membutuhkan ketelitian dan ketelatenan terutama jika melakukannya dengan manual.

Ada dua cara untuk membuat struktur organisasi. Pertama dengan tulis tangan. Ini adalah merode yang paling sederhana. Tapi jika ada kesalahan, maka kita harus mengganti total atau justru hasil kerja kita harus penuh dengan coretan.

Cara kedua adalah dengan Microsoft Office Word. Caranya:

  • Tab insert lalu pilih SmartArt.
  • Cari grup Hierarchy, pilih template di bagan organisasi. Kita dapat mencari yang paling sesuai.
  • Pilihlah bentuk bagan yang sesuai dan masukkan teks berisi jabatan serta penanggung jawab ke dalam bagan.
  • Jika masih ingin menambah bentuk ke dalam bagan, klik nama yang ada di kotak text dialog. Tekan shift + tab atau tab saja pada keyboard untuk memindahkan ke atas dan ke bawah.

Mengatur Hirarki struktur organisasi

struktur organisasi dengan word (sipitek.com)

Fungsi microsoft office adalah meringankan tugas kearsipan. Ada empat kategori dalam Microsoft.

  1. Microsoft Word. Mengatur pengolahan kearsipan. Dapat berupa penulisan yang bersifat administratif.
  2. Excel. Memuat pengolahan data numeric.
  3. Power Point. Membantu kita dalam masalah presentasi.
  4. Publication. Berguna dalam pembuatan publikasi.

Untuk mengatur hirarki, Excel berkolaborasi dengan Visio. Tipe drag dan drop canvas tool ada di situ untuk membuat bagan organisasi.

Kita dapat mencoba mengklik informasi di database atau file. Lalu jawab pertanyaan. Kita pun dapat mengimpor gambar. Terakhir klik selesai.

Saat mengimpor informasi, kita boleh menambahkan informasi ke dalam Organization Chart Wizard.

Tips Lainnya untuk Bagan Organisasi  

Hasil yang sempurna baru kita dapatkan ketika semuanya telah sesuai dengan keinginan kita atau aturan yang ada. Inilah pentingnya untuk melakukan pengecekan. Hal-hal yang perlu kita cek antara lain:

  • Ukuran. Sebelum mencetak, maka kita perlu melihat hasil bagan kita dalam menu View. Pastikan dalam satu kertas seluruh struktur nampak dengan jelas.
  • Warna. Pemilihan warna harus konsisten. Sama halnya dengan pemilihan bentuk. Satu warna untuk satu divisi. Penentuan bentuk juga untuk menegakka posisi serta nama dari personil.
  • Jarak antar bagan. Pahami bagaimana bagan menjadi mudah terbaca. Jarak yang terlalu dekat hanya akan membuat bagan nampak tidak rapi. Sebaliknya, ketika bagan terlalu lebar jaraknya, maka tulisan harus mengalami ukuran yang kecil dan menjadi sulit terbaca.
  • Informasi. Tambahkan informais seperti alamat beserta nomor ponsel tiap orang dalam suatu bagan organisasi. Jadi setiap orang yang membutuhkan dapat langsung menghubungi.

Untuk menambah keindahan bagan, kita dapat memilih data dan pilih menu sisipkan. Lakukan pratinjau terlebih dahulu dengan menggunakan format umum.

Pilih bagan yang kita inginkan dan klik OK. Jika ingin menambahkan garis, maka cukup dengan memilih bagan dan klik desain. Tambahkan elemen bagan dengan masuk ke menu garis tren. Pilihlah tipe garis yang kita inginkan.

Adapun garis-garis yang dapat menjadi pilihan antara lain eksponensial, linier, atau rata-rata bergerak.

Daftar Pustaka

Struktur Organisasi Kelas – Pengertian, Manfaat, Tugas

Pos terkait