susunan acara bimtek sdgs
Pembangunan berkelanjutan (Foto: hijauku.com)

Susunan Acara Bimtek SDGs: Definisi, 2 Cara Membuat

Diposting pada

Susunan acara BIMTEK SDGs. Adalah salah satu acara yang membahas mengenai pembangunan berkelanjutan, dengan memfokuskan beberapa poin yang ada. Berikut pembahasan tentang definisi hingga cara membuat penyusunannya.

Ayu Maesaroh, Komunikasi Organisasi – organisasi.co.id

Halo para organisator, hari ini masih menjadi hari yang menyenangkan bukan? Atau ada beberapa permasalahan yang sampai detik ini, belum ada kejelasannya?

Tenang, semua pasti ada jalan keluar yang nantinya, akan membantu kamu untuk mentuntaskan semua permasalahan yang ada.

Dengan cara berusaha mencari solusi, berikhtiar, dan berdoa. Karena bagaimana pun, semua permasalahan yang menimpa kamu, sudah ditakar sedemikian rupa oleh Tuhan, sehingga nantinya kamu dapat melewati.

Jangankan kita sebagai individu, suatu kelompok seperti masyarakat desa yang ingin wilayahnya maju, terkadang mendapatkan jalan keluar agar dapat terwujud kan?

Dengan segala upaya yang ada entah membuat susunan acara sosialisasi, atau pun bimtek sdgs, yang sekarang marak dilakukan oleh beberapa pihak.

Gunanya hanya satu, menjadikan wilayah desa lebih maju lagi, dan berkembang lebih pesat lagi. Agar tidak kalah dengan beberapa daerah lainnya.

Tapi, apa sebenarnya susunan acara bimtek SDGS tersebut? Mari kita bahas selengkapnya:

Definisi Bimtek SDGS

SDGs atau singkatan dari Sustainable Development Goals, yang artinya Agenda Pembangunan Berkelanjutan. Adalah satu gerakan yang mana mempunyai titik poin secara global.

Ialah meningkatkan kualitas hidup daripada manusia yang berada di seluruh dunia entah pada generasi lampau maupun yang akan datang.

Tanpa adanya pengeksploitasian sumber daya alam (SDA). Peningkatan kualitas hidup tersebut biasanya dalam beberapa bidang kehidupan seperti:

  • Ekonomi
  • Sosial
  • Lingkungan, serta
  • Good governance / pemerintahan yang baik.

Keempat elemen tersebut harus dapat ditingkatkan , dengan syarat yang sudah tersinggung sebelummya. Namun dilansir dari website resmi dari sdgs.bappenas.go.id.

Mengatakan bahwasannya pembangunan berkelanjutan, mencakup setidanya ada 17 tujuan, yang mana perlu adanya perwujudan, terutama dalam ranah wilayah Indonesia. Beberapa tujuan tersebut antara lain:

1. Tanpa adanya kemiskinan

2. Tidak ada lagi kasus kelaparan

3. Kesehatan dan kesejahteraan dapat terjamin

4. Menuju pendidikan yang berkualitas

5. Adanya kesetaraan gender

6. Terwujudnya air yang bersih, serta sanitasi yang baik pula

7. Energi bersih serta dapat terjangkau dengan mudah

8. Memberikan pekerjaan yang layak agar dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

9. Memajukan beberapa bidang seperti industri, inovasi, serta infrastruktur

10. Berkurangnya kesenjangan sosial

11. Menciptakan kota serta pemukiman dengan prinsip berkelanjutan

12. Adanya penanganan dari perubahan iklim

13. Terciptanya konsumsi serta produksi yang bertanggungjawab


14. Meningkatkan ekosistem laut

15. Serta ekosistem darat

16. Menciptakan perdamaian, keadilan, serta kelembagaan yang tangguh

17. Melakukan kemitraan agar tujuan dapat tercapai.

Itulah beberapa pembahasan mengenai tujuan daripada bappenas Indonesia, terkait dengan SDGs yang tercanangkan.

Prinsip dari Pembangunan Berkelanjutan

Trik susunan acara bimtek sdgs
Prinsip pembangunan berkelanjutan (Foto: studiobelajar.com)

Selain adanya tujuan di atas, beberapa pihak yang kemudian ingin melakukan pembangunan secara berkelanjutan untuk negara mereka.

Harus mempelajari beberapa prinsip yang ada, agar nantinya tujuan yang ingin tercapat, dapat terlaksana dengan maksimal. Jadi, berikut bebeapa penjelasan singkatnya.

Pemataan

Yang pertama adalah pada prinsip pemetaan. Dimana pemetaan tersebut, mempunyai beberapa tujuan. Salah satunya dengan meminimalisir daripada dispratis dari segi ekonomi, serta sosial.

Sehingga perlu adanya pemaksimalan daripada prinsip ini. Serta meminimalisir adanya kesenjangan yang dapat terjadi di lingkungan sosial. Yang mana hal tersebut dapat menggagalkan tujuan awal yang telah terancang.

Bagian Ekonomi

Prinsip kedua adalah masalah pendekatan pada bagian ekonomi. Dengan tujuan, agar nantinya para pekerja dapat mempunyai beberapa keahlian.

Yang dapat memajukan kesejahteraan hidup mereka, termasih dalam pendapatan secara ekonomi, di keseharian mereka, secara berkelanjutan.

Bidang Energi

Untuk hal ini, lebih menitikberatkan pada memaksimalkan pembangunan yang secara keberlanjutan, dengan menggunakan energi yang lebih alami.

Organisatoris lain baca ini: Susunan Acara Berbagai Kegiatan, Dan Pembukaan Oleh MC

Sehingga nantinya dapat melindungi alam dari ekspolitasi.

Ekologi

Untuk hal ini, memfokuskan pada lingkungan alam yang dikembalikan seperti semula. Seperti misalnya membangun suatu bangunan, namun harus ramah lingkungan, harus ada pohon hijau satu, dan sebagainya.

Serta membatasi beberapa pemekaran daripada perkotaan, dengan tujuan agar memberikan ruang lebih luas kepada alam, untuk tumbuh dan menjadi paru-paru dunia kembali.

Pun dengan aspek lain seperti habitat perlautan, danau, atau pun dalam perairan, yang perlu adanya penjagaan ketat. Agar tidak mendapatkan eksploitasi dari pihak yang tidak bertanggungjawab.

Peran Serta

Dalam prinsip pembangunan secara berkelanjutan, atau yang sering dikenal dengan susunan acara daripada bimtek SDGs.

Adalah adanya peran serta dari masyarakat, dalam mensukseskan hal tersebut. Sehingga dengan lebih mudah, beberapa tujuan dapat tercapai dengan baik.

Bahkan, bukankah sudah harusnya demikian kita, dan masyarakat yang ada, mulai bersinergi, dan membentuk satu kesatuan, agar nantinya pembangunan berkelanjutan tersebut dapat tercapai?

Sehingga nantinya generasi kita, akan mendapatkan kehidupan yang lebih layak, mapan, aman serta nyaman? Oleh karenanya, perlu adanya peran penting dari berbagai pihak, terutama kerjasama daripada negara-negara yang ada di dunia.

Lalu, bagaimana peran daripada hal tersebut bagi dunia?

Peran SDGS dalam Kemajuan Dunia

Kita tahu betul, bagaimana di dunia ini, tidak semua negara tergolong maju, dan sebagainya. Ada yang masih dalam tahap negara berkembang, bahkan negara yang tertinggal.

Dengan berbagai permasalahan yang ada pada negara tersebut, sehingga menghambat mereka untuk dapat berproses menjadi negara maju.

Kemudian beberapa permasalahan tersebut perlu adanya penguraian satu per satu, sehingga memahami, di titik mana kesalahannya. Sehingga nantinya negara tesebut dapat memutuskan akan mengambil langkah apa, untuk menuntaskan hal tesebut.

Tetapi, terkadang beberapa permasalahan negara, tidak semudah yang kita pikirkan. Harus memulai dari berbagai hal, menarik dari beberapa waktu lalu, dan sebagainya.

Oleh karenanya tidak heran jika kemudian sebuah negara bekerjasama dengan negara lain, untuk ikut andil dalam menyelesaikan permasalahan mereka.

Seperti Indonesia misalnya. Hingga tercetuslah susunan daripada acara bimtek SDGs, dengan titik poin yang diharapkan, dapat sesuai dengan kebutuhan.

Serta dapat menuntaskan permasalahan negara yang ada. Bahkan dilansir dari id.hrnote.asia. Dunia mempunyai beberapa poin besar penting dalam mewujudkan pembangunan secara berkelanjutan tesebut.

Ialah meng-nol kan permasalah yang ada, seperti: permasalahan daripada ekonomi, kemudian kelaparan, HIV / AIDS. Pun dengan hal lain seperti meminimalisirkan masalah diskriminatif, yang sering terjadi pada anak dan perempuan.

Mengingat sampai detik ini, permasalahan tersebut masih menjadi PR besar bagi beberapa negara, termasuk dengan Indonesia.

Yang mana jumlah total kasus mengenai HIV / AIDS di Indonesia, sudah mencapai lebih dari 9.000 kasus, dengan rincian data yakni.

Lebih dari 7.000 kasus ialah HIV, serta lebih dari 1.000 kasus adalah AIDS. Dan hal tersebut, masih perlu adanya minimalisir dari pihak negara, mengenai hal tersebut.

Syarat Penyusunan Acara Bimtek

Sejalan dengan hal tersebut, ada beberapa hal yang perlu dilakukan ketika sebuah negara atau pun organisasi dunia, menyelenggarakan rapat acara resmi dengan mengagendakan perumusan suatu hal.

Ialah dengan memperhatikan daripada keprotokolan yang ada, sehingga acara dapat terlaksana dengan baik. Seperti misalnya untuk merancang adanya rancangan pembangunan berkelanjutan bagi beberapa negara.

Yang terbalut dengan kata “susunan acara bimtek SDGs”. Dengan fokus pada masing-masing daftar rancangan yang ada.

Kemudian keprotokolan tersebut, tersusun dan terancang sedemikian rupa, atas beberapa asas yang perlu diperhatikan oleh para petugas pelaksanaan keprotokolan tersebut.

Beberapa asasnya antara lain:

1. Asas kebangsaan

2. Ketertiban serta kepastian hukum

3. Penyeimbangan, keserasian, serta keselarasan

4. Adanya timbal balik.

Itulah beberapa asas yang sering terlaksana dalam keprotokoleran, yang ada pada beberapa acara resmi kenegaraan, termasuk dengan dunia.

Organisatoris lain baca ini: Susunan Acara Berbagai Kegiatan, Dan Pembukaan Oleh MC

Yang kemudian untuk dapat memberikan gambaran lebih jelas, berikut ulasan mengenai contoh pembuatan susunan acaranya.

Contoh Membuat Susunan Acara SDGS

Acara bimtek SDGs (Foto: bangazul.com)

Untuk pembuatan susunan acara daripada bimtek SDGs, harus memperhatikan beberapa hal yang perlu ada. Pun dengan memperhatikan komponen lain.

Seperti para anggota yang sudah ada dan lengkap atau belum, fasilitas dan lainnya sebagai penunjang daripada acara sudah siap atau perlu adanya perbaikan agar dapat membuat acara bisa berjalan lebih lancar.

Jika sudah, maka berikut beberapa contoh susunan acaranya:

Seperti yang dilansir dari ciptadesa.com yang mana membuat agenda pembangunan berkelanjutan, dengan menitikberatkan pada beberapa poin, seperti yang telah terbahas sebelumnya.

Namun dalam hal ini ialah lingkup desa. Maka dalam acara tersebut, mempersiapkan beberapa hal, antara lain:

Agenda

Untuk agenda tersebut, harus terancang dengan baik, dengan membuat beberapa urutan agenda yang akan di diskusikan dalam acara forum tersebut.

Dengan dihadiri oleh beberapa komponen desa yang ada. Baik dari masyarakat, maupun perangkat desa yang ada.

Materi

Yang selanjutnya adalah materi. Materi disini lebih spesifik dan lebih terinci, mengenai tujuan yang ingin tercapai dalam acara forum tersebut.

Mengingat materi tersebut berisikan beberapa hal mengenai tujuan, serta bisa berisikan beberapa solusi yang dapat dilakukan, untuk mengatasi permasalahan yang ada.

Contohnya seperti:

1. Menyampaikan beberapa pencapaian desa, terkait program daripada SDGs

2. Pengevaluasian atas program SDGs yang berlangsung dalam jangka tahun tertentu.

3. Serta penetapan program SDGs, menjadi RKP desa, untuk tahun-tahun berikutnya.

Hal tersebut perlu adanya pelaksanaan serta rumusan, sehingga dapat tercapai dengan baik.

Penutup

Itulah beberapa pembahasan mengenai susunan acara bimtek SDGs. Yang mana poin-poin tersebut menyadarkan kita, tentang pentingnya sebuah pembangunan berkelanjutan.

Sangat erat kaitannya dengan nasib kehidupan daripada generasi muda nanti, ketika para generasi sekarang terus merusak, dan tidak mau bersinergi dengan pemerintah, terkait dengan hal tersebut.

Entah akan bagaimana ketika semuanya sudah terlanjur, serta menjadi PR yang begitu berat jika kemudian hal ini terus berlanjut sampai kepada generasi selanjutnya.

Bahkan, rasanya akan lebih mengerikan ketika hal tersebut terjadi. Jangan sampai kemudian ada momen, dimana para generasi muda, menyalahkan generasi sebelumnya.

Mengingat semua yang telah kita perbuat, berimbas kepada mereka, yang mungkin tidak tahu menahu mengenai hal tersebut.

Sekian ulasan kali ini, semoga menginspirasi.

Daftar Pustaka:

  1. sribintan.simdes-bintan.id
  2. id.hrnote.asia
  3. bimtekpusdiklatlsmap.com
  4. ciptadesa.com
  5. theicph.com
  6. tagar.id
  7. jojonomic.com
  8. sdgs.bappenas.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *