Teori Administrasi: 3 Pengertian, Hingga Perkembangan

teori administrasi
contoh pekerjaan adminitrasi (kotakpintar.com)

Teori administrasi berisikan upaya-upaya dari atasan serta asas-asas kepemimpinan yang baik. Oleh sebab itu, segala hal terkait teori ini menjadi landasan bagi seorang pemimpin dalam menjalankan fungsinya.Tika, Konsep Organisasi – organisasi.co.id

Pada dasarnya, hal-hal yang berkaitan dengan fungsi administratif tentu harus memiliki landasan yang jelas. Fungsinya adalah untuk meluruskan atau menegakkan jalur sikap pemimpin pada anggota di bawahnya.

Bacaan Lainnya

Banyak konsep manajemen yang bis akita pelajari, seperti:

  1. Konsep Dan Prinsi Birokrasi Max Weber
  2. Teori dan Konsep Hugo Munsterberg

Pada akhirnya, tujuan dari teori ini adalah untuk mencapai tujuan yang dicita-citakan.

Di dalamnya mencakup dua jenis yaitu teori administrasi publik dan teori administrasi negara. Apa dan bagaimana sebenarnya pengertian dari teori ini?

Konsep Awal Administrasi

Asal kata administrasi adalah Ad yang artinya intensif dan ministrare yang artinya melayani atau membantu. Merujuk pada kegiatan untuk mengarahkan, membantu, dan melayani untuk mencapai suatu tujuan.

Jadi administrasi merupakan kegiatan untuk mencapai tujuan.

Berbeda dengan arti sempitnya, administrasi merupakan kegiatan berupa surat menyurat, mengetik, pembukuan ringan, dan lainnya. Maklum saja, pada perkembangannya, melayani orang lain memang banyak berurusan dengan persuratan dan ketik mengetik serta membukukan ketikan tersebut.

Administrasi memiliki istilah yang memiliki makna yang sama, yakni:

  1. Tata usaha,
  2. Tata Laksana,
  3. Tadbir
  4. Manajemen.

Sedangkan dalam artian lebih luas, administrasi adalah seluruh proses kerjasama yang mencakup dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan. Hal ini tentu memakai infrastruktur tertentu yang efektif dan efisien.

Definisi Administrasi Dari Berbagai Pakar

Lantas bagaimana dengan pandangan dan teori ketatalaksanaan dari berbagai ahli?

Hick dan Gullett

Menurut keduanya, hipotesa ketatusahaan adalah perumusan strategi yang spesifik untuk menerapkan struktur birokrasi. Dapat dikatakan jika teori ini mampu menerjemahkan berbagai prinsip dasar model birokrasi.

Hal ini terjadi secara deskriptif ke dalam prinsip praktek yang preskriptif sehingga ada gelar populer yakni sebagai prinsip manajemen.

Henry Fayol

Beliau adalah seorang teorikus administrasi pertama berkebangsaan Perancis dan paling berpengaruh. Beliau mengidentifikasi beberapa prinsip manajemen yaitu Manajemen Umum dan Manajemen Industri.

Prinsip yang beliau kembangkan menjadi titik tolak dari teori ini dan inilah yang membuat prinsip-prinsip itu diterapkan secara luas melalui praktek dan desain organisasi.

Filosofi ini kemudian memberi pengaruh yang kuat pada bentuk administrasi tata organisasi industri modern. Fayol dan prinsip dasar manajemennya menjadi refleksi dari penggunaannya yang meluas.

Landasan Prinsip Administrasi

Beberapa ahli menyebutkan pendapat dan prinsip mereka mengenai administrasi. Mereka adalah:

Arthur Grager

Beliau menyebutkan jika tata usaha merupakan fungsi komunikasi pelaksanaan dan termasuk juga jasa dari organisasi.

George Terry

Menurutnya, tata laksana merupakan pengorganisasian kerja, pengendalian, dan mencakup mobilisasi bagi mereka yang menerapkannya. Tujuannya adalah untuk mencapai tujuan.

Sondang. P. Siagian

Pendapat dari Sondang P. Siagian adalah administrare merupakan keseluruhan proses kerja sama yang mencakup dua orang atau lebih. Hal ini berdasarkan pada rasionalitas tertentu dan tujuannya adalah untuk mencapai tujuan.

Parajudi Atmosudirjo

Beliau menyebutkan bahwa tadbir merupakan penggerak dan pengendalian dari suatu organisasi. Oleh sebab itu organisasi menjadi hidup dan mampu bergerak untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh kepala organisasi.

Willam Lefffingwell dan Edwin Robinson

Keduanya berpendapat bahwa administrasi adalah bagian dari ilmu manajemen. Hal ini berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan di perkantoran sehingga harus dilakukan kapanpun dan dimanapun.

Pembagian Teori Tata Usaha

teori administrasi
teori administrasi (saintif.com)

Terdapat dua jenis konsep administrasi yang terkenal dan kerap digunakan yaitu teori administrasi negara dan teori administrasi publik.

Menurut beberapa pakar, administrasi negara adalah segala kegiatan yang memiliki hubungan dengan penyelenggaraan urusan publik termasuk kebutuhannya.

Ruang lingkupnya adalah bagaimana orang mengorganisir diri mereka secara kolektif dengan hak dan kewajiban mereka masing-masing untuk mencapai tujuan bersama.

Sedangkan menurut pakar Nigro, Administrasi  negara merupakan segala hal yang dilakukan oleh pemerintah. Erat kaitannya dengan lembaga eksekutif untuk pemecahan masalah publik.

Sejauh ini, jenis manajemen ini belum dapat menghasilkan sebuah filosofi atau teori khusus. Karena selama ini ilmunya hanya meminjam teori yang berkembang pada disiplin ilmu lain.

Tujuannya untuk menjelaskan perilaku atau aktivitas dalam administrasi negara.

Lalu bagaimana dengan administrasi publik?

Harmon dan Mayer

Mereka menegaskan jika pelaku dalam administrasi publik adalah administrator publik, pegawai negeri, atau birokrat. Mereka lah yang bertugas memberikan pelayanan kepada publik.

Namun di tengah tugasnya yang banyak, sektor non negara yang mengatasnamakan kepentingan publik juga menjadi perhatian administrasi publik.

Chandler dan Plano 

Keduanya menyebutkan bahwa administrasi publik adalah ilmu untuk melaksanakan dan mengatur berbagai tugas yang ada.

Glen O. Stahl 

Administrasi publik berbeda dengan administrasi lainnya dalam hal pelayanan yang bersifat mendesak, pelayanan yang umumnya bersifat monopoli atau semi monopoli, hingga kegiatan instansi negara.

Kegiatan pelayanan publik juga tidak terikat dengan harga pasar dan selalu mendapat sorotan publik. Jika ingin meninjau mengenai makna kalimat administrasi publik.

Organisatoris lain baca ini: Pengambilan Keputusan: Pengertian dan 7 Aliran Teori

administrasi adalah kegiatan kerjasama untuk mencapai tujuan yang mana kegiatan itu sudah mendapat arahan. Sedangkan publik adalah klien, konsumen, kelompok kepentingan, dan warga negara.

Maka administrasi publik pun dapat berarti proses menjalankan kebijakan atau keputusan untuk kepentingan warga masyarakat dan negara.

Administrasi publik juga merupakan metode pemerintahan publik oleh dan untuk publik.

4 Paham Administrasi Publik

Teori merupakan rangkaian ide yang termasuk dua atau lebih variabel yang berhubungan. Ada beberapa kelompok dalam teori administrasi antara lain:

Teori Normatif

teori ini bertujuan menjelaskan situasi di masa depan atau terkait idealnya suatu kondisi. Contoh adalah kondisi ideal mengenai kepemimpinan di masa mendatang.

Deskriptif Eksplanatif

Dalam teori ini, penjelasan secara abstrak mengenai realitas administrasi negara akan nampak jelas. Contohnya adalah ketidakmampuan secara administratif.

Teori Instrumental

adalah teori yang fokus pada bagaimana dan kapan sebaiknya melakukan penerapan dari sebuah teori. Contohnya adalah teori terkait kebijakan sebaiknya bagaimana dan kapan harus dilakukan.

Asumtif

Yaitu teori yang menekankan prakondisi atau suatu anggapan mengenai realitas sosial di belakang proposisi atau teori. Contohnya adalah teori X dan Y yang menyatakan bahwa manusia memiliki kemampuan kurang baik dan baik.

Administrasi dan Supervisi Dalam Perbedaan Teori

teori administrasi
administrasi vs supervisi (akseleran.co.id)

Secara konsepsi dan praktek, terdapat dua jenis kegiatan sekelompok manusia untuk mencapai tujuan yaitu administrasi dan supervisi.

Administrasi merupakan rangkaian kegiatan oleh sekelompok manusia yang secara sistematis dapat menjalankan usaha demi mencapai tujuan. Kegiatannya akan digerakkan oleh administrator.

Sedangkan supervisi bermakna pengawasan, dan super memiliki makna di atas. Visi adalah penglihatan dan pandangan.

Orang yang melakukannya adalah supervisor. Dalam pandangan modern, supervisi merupakan usaha untuk memperbaiki situasi belajar mengajar.

Dalam prakteknya, bantuan bagi guru untuk mengajar dan membantu siswa termasuk dalam supervisi. Jadi supervisi adalah pelayanan profesional.

Tujuannya untuk mempelajari dan bersama-sama memperbaiki perihal membimbing dan mempengaruhi pertumbuhan anak.

Jadi supervisi merupakan usaha untuk memperbaiki situasi-situasi belajar mengajar. Administrasi dan supervisi adalah kedua hal yang tidak dapat dipisahkan.

Administrasi tidaklah menghambat proses belajar mengajar karena tanpa itu maka kegiatan supervisi juga tidak dapat berlaku.

Sering sekali administrasi memiliki arti sempit sebagai kegiatan surat menyurat. Padahal ini adalah hal untuk mencapai tujuan pendidikan.

Fungsi Teori Administrasi Publik

Administrasi publik merupakan salah satu ilmu sosial. Isinya adalah mengkaji pengelolaan negara dan mengaitkannya dengan pelayanan, organisasi, kebijakan, dan manajemen.

Hal ini berhubungan dengan Yudikatif, Legislatif, maupun Eksekutif dan berbagai peraturan serta kebijakan dengan publik.

Tujuannya untuk administrasi pembangunan, negara, hingga etika. Dalam segi bahasa, pengertian Administrasi Publik adalah dua kata yaitu administrasi dan publik.

Organisatoris lain baca ini: Teori Neo Klasik dalam Organisasi: 3 Pengertian, Ciri

Administrasi adalah kegiatan atau kerjasama sekelompok orang untuk mencapai tujuan dan publik adalah warga masyarakat.

Administrasi publik merupakan proses menjalankan keputusan untuk kepentingan warga masyarakat dan negara.

Fungsi administrasi publik antara lain:

  • Fungsi tradisional. Mencakup fungsi utama yang meliputi hubungan luar negeri, kesejahteraan umum, ketertiban luar negeri, dan perpajakan.
  • Pembangunan bangsa. Yaitu menumbuhkan rasa cinta bangsa dan tanah air di tengah masyarakat Indonesia yang bersifat heterogen.
  • Manajemen Ekonomi yang mana berfungsi sebagai pembuat regulasi.
  • Kesejahteraan Sosial yaitu fungsi yang langsung berhubungan dengan sistem pelayanan kesejahteraan warga negara. Dalam hal ini pemerintah harus turut campur tangan.
  • Fungsi kontrol lingkungan yang bertujuan untuk mencegah kerusakan lingkungan karena ulah manusia.
  • Hak Asasi Manusia. Fungsi ini untuk memberikan jaminan agar pemerintah dapat melayani dan melindungi publik. Beberapa fungsinya adalah perlindungan terhadap HAM.

Kelebihan Kekurangan Teori Administrasi

Beberapa teori administrasi tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Apa sajakah itu?

Teori Manajemen Aliran Klasik

Dalam teori ini, manajemen adalah sesuai dengan fungsi yang ada pada manajemen dan tidak terpisah dari birokrasi. Dalam teori ini terdapat pembagian kerja, hierarki proses, pengawasan, dan struktur organisasi.

Kelebihan Teori Manajemen Aliran Klasik
  • Mampu memberi bantuan berupa wacana yang berisi birokrasi menurut hierarki. Hal itu masih menjadi acuan di organisasi yang sudah modern.
  • Membentuk organisasi atau memberikan formatnya.
  • Berisikan pembagian pekerjaan yang rinci.
  • Memiliki spesialisasi kewenangan hingga pekerjaan.
Kekurangan Teori Manajemen Aliran Klasik
  • Dalam teori ini masih kurang maksimal penerapannya termasuk kurangnya aspek sosial.
  • Tidak ada ketegangan yang muncul atas kebutuhan pekerja yang tidak mampu terpenuhi.
  • Motivasi hanya untuk ekonomi.
  • Keterbatasan fokus atas perspektif penting.

Teori Manajemen Aliran Perilaku

Dalam teori manajemen prilaku ini, relasi antar manusia menjadi sangat penting. Organisasi yang mengedepankan teori ini intinya berpusat pada orang.

Kelebihan Teori Manajemen Aliran Perilaku
  • Meningkatkan relasi antar personal.
  • Teori ini juga memberi pemahaman administrasi dan tidak hanya hal teknis.
Kekurangan Teori Manajemen Aliran Perilaku

Hanya satu kekurangan teori ini, yaitu jika nilai moral luntur maka relasi antar personal tidak akan efektif lagi. Sikap individu tersebut hanya menyulitkan manajer untuk mengambil tindakan.

Teori Aliran Manajemen Ilmiah

Ilmu statistik dan matematika menjadi dua ilmu yang digunakan untuk membuat teori. Administrasi dapat menjadi jelas dengan pendekatan kuantitatif. Seperti itu pandangan dari Konsep Manajemen Ilmiah.

Kelebihan Aliran Manajemen Ilmiah
  • Solusi di jaman sekarang
  • Keputusan dapat berjalan dengan memperhatikan hal-hal yang bersifat ilmiah.
  • Kemampuan membuat produk maupun menuntaskan pekerjaan.
Kekurangan Aliran Manajemen Ilmiah

Untuk kekurangannya hanya sedikit, yaitu adanya konflik internal karena persaingan individu atau terkait aspek sosial para pekerja yang merasa kurang perhatian.

Teori Manajemen Aliran Analisis Sistem

Fokus pada aliran ini hanya permasalahan yang terkait bidang lain. Pada teori ini terdapat proses untuk mengumpulkan dan menginterpretasikan kenyataan. Tak hanya itu, bahkan juga mendiagnosa kasus dan menggunakan keduanya untuk memperbaiki sistem yang ada.

Aliran Manajemen Berdasarkan Hasil

Fokus pada teori ini adalah kepada hasil pemikiran dan bukan pada interaksi karyawan. Tujuannya untuk meraih hasil yang optimal sesuai perjanjian.

Teori Aliran Manajemen Mutu

Dalam teori ini, pemikiran atas perjuangan untuk meraih kepuasan konsumen menjadi sangat penting. Pelanggan adalah pihak yang dapat menyebutkan apakah produk ini bermutu atau tidak.