Evolusi Klasik Modern, Kajian Perubahan Organisasi

Diposting pada

Terjadi Evolusi dalam organisasi dari Klasik ke Modern, Kajian Perubahan Organisasi menjadi menarik dalam artikel ini

Elsa Cordana, Konsep – Organisasi.co.id

Manusia pada dasarnya merupakan makhluk sosial sehingga membutuhkan orang lain dalam menjalani kehidupan. Oleh sebab itu hal bersosialisasi atau bergaul dengan orang lain menjadi sebuah kebutuhan tersendiri.

Dunia ini memiliki banyak penduduk sehingga memungkinkan bahwa satu individu dengan individu lainnya memiliki kebutuhan atau keinginan yang sama.

evolusi klasik modern
Gambar Organisasi Modern
Sumber : https://lenterakecil.com/konsep-organisasi-modern/

Beberapa orang yang memiliki kebutuhan yang sama maka akan berkumpul. Misalnya terdapat klub penggemar bola, klub aliran musik tertentu, klub memasak dan sebagainya.

Klub-klub tersebut juga merupakan organisasi. Ada berbagai organisasi di Indonesia misalnya IKATEMI (Ikatan Eletromedis Indonesia), Induk organisasi berkuda dan sebagainya

Konsep Dan Syarat-syarat Sebuah Organisasi

Konsep dari organisasi secara umum yaitu wadah berkumpulnya sekelompok orang untuk saling bekerja sama, memiliki struktur yang sistematis, dan memiliki pemimpin demi mencapai tujuan bersama.

Supaya organisasi dapat mencapai tujuan, organisasi akan memanfaatkan sumber daya-sumber daya yang ada pada organisasi misalnya uang, mesin, metode, lingkungan, manusia dan sebagainya.

Konsep organisasi jika dipandang dalam segi bisnis yaitu merupakan kumpulan orang yang saling bekerja sama untuk mencapai sebuah tujuan komersil dan keuntungan.

Meskipun begitu, tidak semua orang yang berkumpul dan memiliki tujuan yang sama dapat kita katakan sebagai sebuah organisasi. Organisasi harus memenuhi berbagai syarat berdirinya sebuah organisasi. Syarat – syarat mendirikan organisasi yaitu

1. Legitimasi

Ketika mendirikan sebuah organisasi ada beberapa orang yang akan terlibat di dalamnya, baik itu orang yang merupakan bagian dalam organisasi atau pihak eksternal organisasi. Legitimasi merupakan tanggapan dan tuntutan dari pihak eksternal organisasi.

Organisasi harus mampu menampilkan kinerjanya di hadapan pihak-pihak eksternal sehingga mampu meyakinkan mereka untuk percaya dengan kemampuan yang dimiliki oleh organisasi.

2. Efisiensi

Syarat kedua yang harus dimiliki oleh organisasi yaitu efisiensi. Organisasi harus mampu memiliki kemampuan efisiensi penggunaan sumber daya, waktu, alat-alat dalam mencapai tujuan organisasi. Efisiensi merupakan sebuah perbandingan antara yang dikeluarkan dan dihasilkan oleh organisasi.

Semakin sedikit sumber daya yang kita gunakan dan semakin banyak hasil yang tercapai maka organisasi tersebut memiliki efisiensi yang baik.

3. Keefektifan

Selain efesisiensi yang baik, organisasi harus memiliki keefektifan dalam melakukan segala kegiatannya.

Keefektifan ini mencakup pada ketepatan ketika membagi tugas, tanggung jawab, penentuan orang yang bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas dan keefektifan dalam membangun hubungan kerja antara bagian internal organisasi serta eksternal organisasi.

4. Keunggulan

Supaya dapat bertahan lama, sebuah organisasi harus memiliki keunggulan yang mungkin tidak termiliki oleh organisasi lain.

Organisasi harus memiliki keunggulan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sehingga organisasi memiliki citra yang baik pada hadapan publik.

Dalam menjalankan kegiatan dan fungsinya serta memperngaruhi orang lain, organisasi kita bedakan menjadi dua yaitu organisasi klasik dan organisasi modern

Ciri Khas Organisasi Klasik

evolusi klasik modern
Oganiasi Klasik
Sumber: https://www.sosiologimudah.com/2018/10/hubungan-antara-individu-dan-kelompok.html

Teori mengenai organisasi klasik mulai berkembang pada abad ke-19. Organisasi klasik juga bisa disebut dengan organisasi tradisional. Berikut ini adalah ciri-ciri dari organisasi klasik

1. Birokrasi

Organisasi klasik memiliki karakter birokrasi yang tersusun dari pembagian kerja, hirarki wewenang, program rasional, memiliki sebuah sistem prosedur, ada aturan baku dan jelas mengenai hak kewajiban serta adanya hubungan antar pribadi yang bersifat impersonal.

Rasional yang kita maksudkan di sini adalah memiliki tujuan yang telah mendapatkan penetapan bersama dan memiliki kemungkinan untuk tercapai.

2. Administrasi

Ciri khas yang satu ini menekankan pada aspek praktik langsung dalam manajemen. Organisasi klasik harus memiliki buku atau catatan administrasi. Kegiatan-kegiatan yang me terdapat administrasi adalah kegiatan teknikal, kegiatan komersial, kegiatan finansial, kegiatan-kegiatan keamanan, kegiatan-kegiatan akutansi dan kegiatan-kegiatan manajerial.

Selain itu, terdapat beberapa prinsip yang berperan penting dalam membangun sebuah perencanaan dalam administrasi organisasi yaitu prinsip koordinasi, prinsip skalar dan hirarki serta prinsip fungsional.

3. Manajemen Ilmiah

Organisasi klasik melakukan manajemen ilmiah dalam mengelola organisasi. Metode-metode kerja organisasi yang kurang ilmiah mulai terganti dengan metode-metode yang telah berkembang dalam ilmu pengetahuan.

Manusia merupakan salah satu sumber daya yang berguna sebuah organisasi dalam mencapai tujuan. Oleh sebab itu manusia juga perlu terkelola. Organisasi klasik akan melakukan seleksi, melatih karyawan dan melakukan kegiatan pengembangan karyawan dengan cara yang ilmiah.

Manajemen ilmiah pada organisasi klasik lebih fokus pada aspek organisasi makro. Kesejahteraan karyawan dapat tercapai salah satunya dengan cara mencapai upah pada tingkat tertentu. Akan tetapi perusahaan atau organisasi perlu mempertimbangkan biaya produksi, tentunya biaya yang rendah. Oleh sebab itu perlu melakukan latihan dan pengembangan.


Selain itu perlu membangun mental dan semangat karyawan dengan berbagai pendekatan yaitu antara karyawan dengan manajer dan sesama karyawan. Jika itu terjadi maka akan tercipta suasana kerja yang baik

Karakteristik Evolusi Klasik Pada Organisasi Modern

Seiring berkembangnya zaman, organisasi klasik kurang cocok kita terapkan karena ada beberapa hal yang tidak sesuai dengan perkembangan zaman. Oleh sebab itu terjadi evolusi klasik modern, dalam kajian organisasi dengan konsep evolusi.

Organisasi modern muncul pertama kali pada tahun 1950. Organisasi modern juga dapat disebut dengan analisis sistem atau teori terbuka.

Pada organisasi modern, organisasi dipandang sebagai suatu kesatuan dari beberapa unsur yang saling terkait dan bergantung. Organisasi modern memadukan antara dua teori organisasi yaitu teori organisasi klasik dan teori organisasi neoklasik. Teori organisasi neoklasik lebih memberikan perhatian kepada anggota organisasi pada aspek psikologis dan sosial. Berikut ini adalah karakteristik dari organisasi modern

a. Analisis sistem organisasi

Organisasi modern lebih menekankan pada analisis sistem dalam mengatasi berbagai masalah yang ada sehingga sering kita sebut sebagai analisis sistem organisasi.

b. Terdapat pembagian pekerjaan dan memiliki struktur organisasi

Organisasi modern memiliki karakteristik yaitu terdapat pembagian pekerjaan pada setiap anggota organisasi. Pembagian pekerjaan pada organisasi modern harus berdasarkan kualitas masing-masing anggota organisasi. Kualitas di sini adalah kualitas fisik, moral, keimanan, pendidikan mental dan pengalaman anggota organisasi.

Selain itu, organisasi modern memiliki struktur organisasi yang jelas. Setiap struktur memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda-beda. Semakin tinggi seseorang dalam struktur organisasi maka semakin tinggi pula tanggung jawab orang tersebut

c. Promosi anggota organisasi atas dasar sistem

Pada organisasi modern, banyak hal kita lakukan dengan secara sistem. Promosi anggota organisasi melakukan berdasarkan sistem sehingga jenjang karier anggota organisasi jelas.

d. Terdapat peraturan yang jelas

Organisasi modern telah memiliki beberapa aturan yang jelas. Aturan-aturan tersebut juga terdokumentasikan sehingga ketika anggota organisasi akan melakukan suatu hal maka sudah terstruktur dengan baik dan tidak membingungkan anggota.

e. Penyesuaian

Organisasi modern dapat menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan yang terjadi di lingkungannya. Hal tersebut yang dapat membuat organisasi mampu bertahan lama. Oleh sebab itu organisasi modern memiliki karakteristik yang fleksibel.

e. Mengolah data dengan cepat

Organisasi modern muncul setelah organisasi klasik atau tradisional, sehingga keadaan sekitar dari kedua organisasi tersebut juga berbeda.

Ketika organisasi modern berkembang, sudah banyak kita temukan alat yang mampu membantu berbagai pekerjaan manusia termasuk dalam mengolah data. Oleh sebab itu tidak heran jika pada masa organisasi modern, data lebih cepat kita olah.

Persamaan Dan Perbedaan Organisasi Modern Dan Tradisional

Selanjutnya akan kita bahas Persamaan dan Perbedaan

Persamaan Organiasi Modern dan Tradisional

Organisasi modern merupakan evolusi organisasi klasik modern sehingga terdapat persamaan adari keduanya.

a. Telah memiliki sistem pembagian tugas

Organisasi modern dan tradisional memiliki persamaan yaitu keduanya telah memiliki sistem pembagian tugas. Pembagian tugas pada setiap anggota organisasi sudah jelas sehingga setiap anggota dapat menjalankan tugasnya masing-masing.

b. Sudah memiliki pemimpin dan struktur organisasi

Organisasi modern dan organisasi sudah memiliki struktur organisasi dan pemimpin organisasi. Oleh sebab itu tugas dan kewajiban setiap anggota dapat dikategorikan berdasarkan struktur organisasi yang ada.

Perbedaan Organisasi Tradisional dan Modern

Organisasi modern merupakan hasil dari evolusi klasik modern dari sebuah organisasi. Evolusi klasik modern ini tentu akan menimbulkan perbedaan antar organisasi tradisional dan modern.

a. Pengolahan data

Organisasi dapat mengolah data lebih lengkap dari pada organisasi tradisional. Organisasi modern lebih menekankan pada analisa sistem sehingga organisasi dapat menganalisis dan mengolah data dengan lebih baik.

Evolusi klasik modern membuat peralatan yang tersedia di organisasi modern lebih canggih jika kita bandingkan dengan organisasi tradisional.

Hal tersebut karena kedua organisasi ini berada pada masa yang berbeda. Organisasi modern lebih mudah dalam mengolah data karena teknologi dan peralatan dapat membantu organisasi dalam mengolah data tersebut. Oleh sebab itu pengolahan data pada organisasi modern lebih lengkap

b. Fleksibilitas

Organisasi modern lebih memiliki fleksibilitas yang tinggi.

Organisasi modern lebih mudah beradaptasi jika ada perubahan pada lingkungan sekitar jika kita bandingkan dengan organisasi klasik atau tradisional. Oleh sebab itu organisasi modern lebih memiliki ketahanan yang tinggi jika kita bandingkan dengan organisasi tradisional.

c. Cara melihat organisasi

Organisasi tradisional memandang organisasi tidak secara menyeluruh namun lebih fokus pada setiap bagian organisasi. Sedangkan organisasi modern melihat organisasi sebagai suatu kesatuan yang kompleks dan saling berpengaruh satu sama lain.

Syarat syarat organisasi

Berikut ini adalah beberapa syarat terbentuknya suatu organisasi, baik itu organisasi modern atau klasik.

a. Memiliki Visi dan Misi

Organisasi harus memenuhi syarat utama untuk membentuk organiasasi yaitu memiliki visi dan misi . Visi merupakan tujuan atau cita-cita yang digapai organiasasi. Ketika organisasi memiliki visi, maka organisasi tersebut harus memiliki misi. Misi merupakan langkah-langkah yang dapat ditempuh oleh organisasi untuk mencapai tujuan.

b. Memiliki struktur jabatan

Organisasi harus memiliki struktur jabatan yang jelas. Dalam organisasi harus sudah ditentukan siapa pemimpinnya, wakil, bidang koordinator dan sebagainya. Struktur yang jelas ini dapat membantu organisasi dalam melakukan pembagian tugas.

c. Memiliki pembagian tugas

Setalah memiliki struktur organisasi, maka organisasi harus memiliki pembagian beban kerja. Beban kerja tidak boleh hanya dilimpahkan kepada pemimpin saja namun semua anggota organisasi. Tugas sebaiknya dibedakan menjadi tugas individu dan tugas bersama. Tugas individu merupakan tugas yang dapat dikerjakan oleh anggota organisasi secara individu. Ketika seluruh anggota organisasi mengerjakan tugas maka tugas tersebut merupakan tugas bersama.

Dengan adanya pembagian tugas maka anggota organisasi dapat menyelesaikan pekerjaan dengan mudah. Akan tetapi pembagian tugas ini harus sesuai dengan kemampuan para anggota organisasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *