Spasme

Definisi Menurut Para Pakar dan Literatur

  1. Dorland (Kamus Saku Kedokteran) Spasme didefinisikan sebagai kontraksi otot atau sekelompok otot yang bersifat mendadak, hebat, dan tidak disengaja. Dorland membaginya menjadi dua jenis utama:
  • Spasme Tonik: Kontraksi yang berlangsung terus-menerus dalam waktu lama.
  • Spasme Klonik: Kontraksi dan relaksasi yang terjadi secara bergantian dan cepat.
  1. Brunner & Suddarth (Keperawatan Medikal Bedah) Dalam konteks klinis keperawatan, spasme (khususnya otot rangka) sering dijelaskan sebagai respon protektif terhadap cedera atau peradangan di area sekitarnya (seperti pada fraktur atau herniasi nukleus pulposus). Kontraksi ini bertujuan untuk membatasi gerakan pada area yang cedera guna mencegah kerusakan lebih lanjut, namun seringkali menyebabkan nyeri iskemia karena penekanan pembuluh darah.
  2. Marilynn E. Doenges Dalam buku rencana asuhan keperawatan, Doenges sering mengaitkan spasme otot dengan Hambatan Mobilitas Fisik atau Nyeri Akut. Ia memandang spasme sebagai manifestasi klinis dari gangguan neurologis atau trauma muskuloskeletal yang memerlukan intervensi berupa relaksasi otot dan manajemen nyeri untuk memutus siklus nyeri-spasme-nyeri.
  3. Kozier & Erb (Fundamental Keperawatan) Mendefinisikan spasme sebagai peningkatan tonus otot yang bersifat sementara dan tidak terkontrol, sering kali dipicu oleh ketidakseimbangan elektrolit (seperti kalsium atau magnesium), kelelahan otot, atau dehidrasi.