Sambutan Keluarga Pada Acara Takziyah
Naskah Sambutan Keluarga duka Pada Acara Takziyah

Sambutan Takziyah Keluarga Duka Singkat Dan Lengkap

Diposting pada

Sambutan (naskah) Takziyah lengkap Singkat pada acara Tahlilan (Mengharukan), dari keluarga Almarhum (ah), dengan beberapa contoh: yakni almarhum (ah) Sudah Menikah, menjelang menikah dan pada mahasiswa.

Sambutan keluarga dalam momentum duka, meningggal dengan acara takziyah, tahlilan.

Maka sambutan keluarga dalam acara tersebut,
secara singkat dan lengkap, menggunakan muqoddimah yang tidak terlalu panjang, dan beberapa pesan yang mudah kita pahami.

Organisatoris lain baca ini: Master Of Ceremony: Pengertian Dan 4 Contoh Naskah

Kata Sambutan Takziyah Keluarga: Pada Almarhum Orang Dewasa (Memiliki Anak)

Umur (ajal) adalah sesuatu yang tidak bisa kita atur, kecuali Allah yang maha berkehendak, sehingga hal itu menjadi suatu jalan takdir. Dalam mengenang keluarga, biasanya dibuat sambutan takziyah (taksiyah) dari keluarga duka.

Berikut ini merupakan kata pengantar (narasi dan deksripsi) dari keluarga pada acara duka, mengenang kepergian salah satu anggota keluarga. Yang telah menikah dan memiliki anak.

Versi video dan gaya intonasi dari artikel ini, Sambutan (pengantar) keluarga untuk Almarhum yang berpulang dan meninggalka (2) orang anak, bisa kita tonton pada video berikut ini:

Opening Dan Muqaddimah

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Assalamu AlaikuM War. Wab.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ، اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَبِهِ أَجْمَعِيْنَ. أََمَّا بَعْدُ

Alhamdulillah Robbil Alamin,
Wassalatu Wassalamu Ala Asyrofil Anbiya’i Wal Mursalin,
Syaidina Wa Maulana Muhammadin
Wa Ala Alihi Wasohbihi Ajmain, Amma Ba’du

Artinya: Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam,
shalawat dan salam semoga tercurah
pada pemimpin para nabi dan rasul,
baginda kita Muhammad SAW,
beserta keluarga dan sahabat-sahabat beliau.

Syukur Alhamdulillah kita panjatkan kepada Allah SWT,
Yang dengan kemahakuasaan yang Dia miliki,
Kita masih bisa menyaksikan
Pergantian siang dan malam,
Dengan kemahaperkasaannya,
Menegakkan langit hingga tujuh lapis,
Dan memancang gunung-gunung sebagai pasak untuk bumi ini,

Kemudian Tidak lupa pula kita mengirimkan,
Salam dan Taslim kepada
Junjung dan Idola utama umat Islam
Nabiullah, Rasul termulia
Nabi Muhammad SAW.
Sang pembuka jalan dan penunjuk jalan,
Suri tauladan umat Islam
Dan seluruh umat manusia.
Begitu juga dengan keluarga beliau
para sahabat dan tabiin, serta Tabii’ tabiin.
Mereka kumpulan generasi-gerenasi terbaik.

Bridging dan Perkenalan Diri

Para hadirin yang Insya Allah dirahmati Allah SWT.
Selanjutnya, Izinkan saya, …….. atas nama keluarga duka. *) isi titik-titik sesuai dengan kebutuhan anda

Berdiri dihadapan para hadirin,
Untuk memberikan sambutan singkat ini.

Yaitu, atas berpulangnya ke Rahamtullah,
Almarhum (ah) …… (Fulan) Bin …… (Fulan),
Pada Tanggal …. (22) ….. (September), …….(2021).

Permohonan Maaf Dari Almarhum

Hal pertama yang ingin kami sampaikan,
Yaitu, Kami memohon maaf dari bapak ibu sekalian,
Baik yang hadir maupun yang tidak hadir pada kesempatan ini,
Semoga bapak ibu bisa memaafkan,
Kesalahan almarhum (ah).

Entah itu sebuah kesalahan yang ia sengaja,
Maupun kekeliruan karena kekhilafan,

Mungkin ia tak akan kembali lagi secara fisik,
memohon maaf atas kesalahan-kesalahannya.

Semoga saja kuburnya dilapangkan,
Dan ia mendapat tempat yang baik di Sisi Allah SWT,

Almarhum (ah) meninggalkan suami/istri dengan ….. (2) orang anak,
Yakni masing-masing :

Anak pertama jenis kelamin ……(laki-laki)
bernama ……(Syamsul) berumur…. (15) tahun,
Kemudian, anak kedua perempuan bernama ……(Nova), umur …..(12 tahun),
……(Dan seterusnya, jika anak lebih dari 2).

Mendoakan Almarhum (ah)

Maka, Melalui acara malam ini pula, kami memohon para hadirin untuk mendoakan anak-anak beliau, semoga menjadi anak yang saleh, Berbakti kepada Agama, Orangtua atau keluarga.

Serta kita mengharapkan,
semoga keluarga yang ditinggalkan,
senantiasa bersabar dan ikhlas atas kehendak Allah SWT.

Memohon sekiranya para hadirin, Membacakan Surat Al Fatihah, Dan Kita Niatkan Untuk Almarhum (Almarhumah).

Bisamillahirrahmanirrahim,
Alhamdulillahirobbil Alamin
Arrohmanirrohim,
Maliki Yaimiddin,
Iyyakana’budu Wa Iyyakanasto’in,
Ihdinassirotol Mustaqin,
Sirotolladzina An Amta Alaihim,
Ghoiril Magdubi Alaihim Waladdhollin.

Amin.

Amin, Amin, Amin Ya Robbil Alamin.

Closing

……(Wabillahi Taufiq Wal Hidayah)
Wassalamu Alaikum War. Wab.

Kata sambutan ini, secara singkat, namun pada intinya, isi kata pengantar adalah:

  1. Pembukaan/Muqaddimah,
  2. Bersyukur Kepada Allah SWT
  3. Mengirimkan salam dan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW,
  4. Perkenalan diri singkat,
  5. Memohon Maaf atas nama Almarhum,
  6. Memohon doa,
  7. Penutup.

Pada urutan 4, 5, 6, tidak mutlak berurutan seperti hal tersebut, boleh saja 6 lebih dulu dari 5 atau 4 diatas. Pada intinya adalah sambutan singkat harus mengingat waktu bahwa yang paling utama pada acara tersebut yakni ceramah (tausiyah).

Sehingga sambutan tidak terlalu memakan waktu yang lama. Jangan lupa mempersiapkan kuatnya psikologi sebelum memberikan kata pengantar atau membacakan naskah sambutan.

Organisatoris lain baca ini: Salam Muqoddimah Dan Latihan Intonasi Pada Acara Formal dan Informal

salam pembuka pada pidato berisi tentang

Sambutan Takziyah Lengkap || Tahlilan Almarhum Meninggal Menjelang Pernikahan

Sambutan berikut ini adalah kata pengantar keluarga kepada keluarga yang meninggal menjelang pernikahan. Kejadian tersebut menjadi sebuah hal yang tidak terduga oleh keluarga.

Oleh karena pada beberapa kasus, seorang calon pengantin yang mendekai hari (waktu) ijab qabul. Yakni mendapatkan ujian keluarga, sebagaimana pengantin telah berpulang.

Sambutan Takziyah
Naskah Sambutan Takziyah pada Keluarga Meninggal Sebelum Pernikahan (Foto: Organisasi.co.id)

Opening Dan Muqaddimah

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Assalamu AlaikuM War. Wab.

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُورِ الدُّنْيَا وَالدِّينِ، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ أَشْرَفِ الـمُرْسَلِينَ وَعَلىَ آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَـعِينَ، أَمَّا بَعْدُ

Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin,
wabihi nasta’inu ‘alaa umuriddunya waddiin.
Wassholatu wassalamu ‘alaa asyrofil mursaliin,
wa’alaa aalihi wa sohbihi ajma’iin.
Amma ba’du.

Syukur Kepada Allah Dan Salam Kepada Rasul

Ya Allah yang maha Kuasa,
Ya Allah Tuhan Semesta Alam,
Mohon ampunanmu atas segala dosa,
Dan maksiat yang telah kami lakukan,
Mohon tuntunan jalanMu,
Untuk kami kejalan Lurus.

Tidak lupa kita membacakan Salam dan Sholawat kepada Rasul Terakhir Nabi termulia dari seluruh Nabi.
Rasulullah Muhammad SAW.

Begitu pula dengan keturunan beliau Khulafaurrasyidin, Sahabat, Tabiin, Tabiittabiin

Perkenalan Diri Dan Keluarga

Bapak Ibu Sekalian semoga Allah SWT memberikan RahmatNya untuk kita sekalian yang hadir saat ini.

Maka Mohon Izin saya (Mirza Murhum), saya mewakili keluarga duka.
Sebagaimana saya adalah …….. (Kakak/Orangtua) dari
Almarhum (ah). *) isi titik-titik sesuai dengan kebutuhan anda

Berdiri dihadapan para hadirin, yakni Untuk memberikan sambutan singkat ini.

Almarhum (ah) …… (Nurwidya) Bin …… (Murhum),
Pada Tanggal …. (22) ….. (September), …….(2021).

Saya dengan Nurwidya adalah saudara kandung,
Saya anak pertama,
Anak kedua adalah Syiar Sidar 30 tahun
Dan Bungsu, Nurwidya umur 25 tahun.

Memohon Maaf Dari Almarhumah

Awal sepatah kata ini, Kami bermohon kepada para hadirin, Memaafkan segala bentuk kesalahan dan khilafnya almarhum (ah) Selama dia berinteraksi secara sosial dengan kita sekalian.

Tertulis nama dalam undangan,
Namanya dan nama pasangannya

Nurwidya Binti Murhum
Dengan
Farid Bin Ahmad.

Dengan rencana penikahan
pada ….. (25) ….. (September) ….. (2021).
Rupanya Allah berkehendak lain.

Diluar kehendak dan angan kita,
Jauh dari harapan kita sesungguhnya.

Namun siapa yang bisa menolak ketentuanNya, Sebab dari kemaha kuasaanNya lah, seluruh takdir manusia di putuskan,

Bahwa rezeky, umur dan jodoh.
Adalah rahasia milikNya hak mutlak,
yang tak bisa kita tawar.

Hak yang tidak membutuhkan diplomasi,

Sebagaimana Alrmarhumah Nurwidyah Bin Murhum,
Digariskan bahwa ia meninggal (3) hari, sebelum ia ijab kabul, karena ……. (kecelakaan).

Kecelakaan merupakan skenario Allah SWT,
Untuk menjemput, anak, adik saudara kita.

Sehingga sampai pada umurnya yang ke 25 tahun, Allah memanggil kembali adik kami,

Kami (kita) berdoa, semoga kami, terutama kedua orangtua kami, mampu tetap tegar dengan ujian ini.

Kami sangat menyayangi Adik Kami, Namun kami sadar bahwa semua itu adalah titipanNya,
Yang sewaktu waktu diambilNya,
Kapan ia kehendaki.

Mendoakan Yang Meninggal

Maka melalui kesempatan ini, Kami memohon kepada para hadirin, Membacakan Surah Alfatihah Dan Kita Niatkan Untuk Almarhum (Almarhumah)

Bisamillahirrahmanirrahim,
Alhamdulillahirobbil Alamin
Arrohmanirrohim,
Maliki Yaumiddin,
Iyyakana’budu Wa Iyyakanastto’in,
Ihdinassirotol Mustaqin,
Sirotolladzina An Amta Alaihim,
Ghoiril Magdubi Alaihim Waladdhollin.

Amin.

Amin, Amin, Amin Ya Robbil Alamin.

Closing

……(Wabillahi Taufiq Wal Hidayah)
Wassalamu Alaikum War. Wab.

Organisatoris lain baca ini: Pengertian Moderator: 5 Tugas, Sikap, Persiapan & Naskah

Sambutan Teman Kuliah, Sahabat Mahasiswa Yang Meninggal

Sambutan (Dari Teman Kuliah) Pada Acara Takziyah Meninggal Pada Seorang Pelajar (siswa/mahasiswa). Pada beberapa kejadian, seorang mahasiswa meninggal karena berbagai faktor, baik karena sakit, kecelakaan dan sebagainya.

Tentunya ini merupakan duka tidak hanya pada keluarga tetapi juga kepada teman kuliah maupun sahabat-sahabat seperjuangannya. Berikut ini narasi secara lengkap namun singkat pidato sambutan dari teman kuliah pada acara taksiyah almarhum.

Opening Dan Muqoddimah

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Assalamu AlaikuM War. Wab.

الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ

Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin,
wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin,
nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin,
wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,
wa man tabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin,
Amma ba’du.

Ya Rob, tidak ada mahluk yang mampu menandingimu,
Ya Rob, kami bermohon ampunan kepadamu.

Pada Hadirin yang kamu muliakan
Mari kita mengucapkan rasa syukur,
Atas segala pemberian Allah SWT,
Sebagaiman Ia memberikan kita kesehatan dan kenikmatan.

Tidak lupa pula, Kita mengirimkan salam dan Taslim, yaitu kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, para pemimpin para Nabi, Penyempurna Akhlak, Penutup Segala Nabi.Bersama para keluarga, hingga Sahabat-sahabat beliau.

Introduksi (Perkenalan diri)

Izinkan saya, ……..(Anez Sukarta),
Sahabat dan Teman kuliah dari
……. (Attha Guntur), pada ……. (Univeritas Gadjah Mada)
Meninggal pada tanggal ….(23) ….(september)…. (2021)
Karena (Penyakit jantung). Di (Rumah Sakit). Selama ……(7) hari/bulan ia melawan sakitnya. *) isi dalam kurung sesuai dengan kebutuhan anda

Dan kini sakitnya telah hilang, oleh karena Allah menjemputNya.

Sebagaimana ….. (Attha Guntur), yakni merupakan (ketua Himpunan), jurusan (Arsitek) Pada (Fakultas Teknik UGM)

Selain mudah bersahabat,
ia juga memiliki pribadi yang baik, Ia (rajin beribadah), dan sangat (Care dan apresiatif) Kepada sahabat dan teman kuliah serta pada lingkungan sekitar.

Memori Persahabatan

Kenangan yang paling berkesan dari dia,
adalah ketika ………(makan di kantin kampus,
tak ada satupun yang membawa uang,
dan dialah yang menyelesaikan urusan
makan kita pada hari itu).

Suatu ketika ……(ada seorang mahasiswa, terluka di jalan karena tabrakan, saat itu kami buru-buru masuk kekampus,
Namun ia tidak peduli, Ia berhenti dan menolong mahasiswa tersebut.
meski pada akhirnya kami tidak masuk kuliah, karena dihukum dosen sebab terlambat, namun ia tidak menyesal telah menolong orang lain sesama mahasiswa)

Kepergiannya, tidak hanya duka bagi keluarga, Terutama kami para sahabatnya, Yang hampir setiap waktu bersamanya.

Saat ini, kami datang bersama dengan sahabat-sahabatnya, …..(andy), ……(Danny), …….(Rukhyat).

Sehingga kami Berharap bisa menghibur bapak …… (Guntur) dan Ibu…… (Rosliana).

Kami sangat memahami bahwa kepergian,
…… (Attha Guntur) yang menjadi duka mendalam
Bagi bapak dan ibu.

Mendoakan

Maka Dan izinkan kami, bersama dengan sahabat-sahabat dan seluruh hadirin, untuk memimpin doa bersama,

“Ya Allah….. kami memohon RidhaMu
Ya Allah,….. lindungi perjalanan Attha Guntur,
Yaa Allah tunjukkan jalan lurus untuknya,
Ya Allah berikanlah ketabahan kepada keluarga,
Ya Allah, kami mencintai sahabat kami,
Namun kami sadar, kamu lebih mencintainya”

Semoga kedua orangtua, keluarga dan sahabat-sahabatnya
Ridha Ya Allah.

Alfatihah,
Bisamillahirrahmanirrahim,
Alhamdulillahirobbil Alamin
Arrohmanirrohim,
Maliki Yaimiddin,
Iyyakana’budu Wa Iyyakanastto’in,
Ihdinassirotol Mustaqin,
Sirotolladzina An Amta Alaihim,
Ghoiril Magdubi Alaihim Waladdhollin.

Amin.

Memohon Maaf Almarhum Dan Closing

Terakhir, sebelum kami menutup,
Maka kami atas nama teman kuliah (seangkatan)
Dan juga keluarga Almarhum,
Mohon dimaafkan segala salah dan Khilaf beliau.
Semoga kita ridha dan Ikhlas karenanya.

Wabillahi Taufiq Walhidayah
WassalamU alaikum War.

Demikin beberapa contoh kata sambutan pada acara takziyah (tausiyah), keluarga yang meninggal, kami segenap manajemen organisasi.co.id, mengucapkan turut berbela sungkawa atas ujian ini kepada keluarga.

Semoga saja keluarga mendapatkan kesabaran, sehingga ikhlas dengan keadaan ini. Jangan lupa menuliskan komentar dan saran jika ada hal yang perlu untuk kami lakukan perbaikan. Sehingga kami akan menampilkan tulisan yang lebih berbobot pada masa datang.

Sumber:

  1. Beritaku, Contoh Muqoddimah,
  2. Passinggrade, Pembukaan singkat,

2 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *