Korps yang menjadi pasukan elite Brimob adalah merupakan bagian dari pertahanan keamanan negara. Apa saja sebenarnya tugas seorang Brimob?
LInawati
Sebelum membahas terlalu dalam mengenai pelbagai korps satuan brimob adalah satuan elite yang mempunyai peranan penting di suatu negara untuk menjaga kestabilan serta kemananan dalam negeri.
Satuan elite ini menjadi pasukan untuk siap siaga menghadapi situasi tertentu, misalnya operasi militer, pengendalian massa ketika ada demo, dan pencegahan terorisme.
Sementara satuan elite Brimob memiliki 2 cabang utama yakni Pelapor dan Gegana, setiap cabang mempunyai divisi tugas masing-masing.
Jika Pelopor tugasnya lebih luas seperti operasi kepolisian, melaksanan ketertiban ketika ada kericuhan aksi demo, serta melakukan penyelematan terhadap korban dan sifatnya paramiliter.
Sementara Gegana tugasnya lebih spesifik misal penjinakan bom berbahaya, menangani senjaga KBR.
Organisatoris lain juga baca ini : 3 Definisi Mukadimah Ceramah Ramadan Lucu di Berbagai Aspek
Nah di artikel kali ini akan mengajak Anda untuk mengenal lebih dekat mengenai bagaimana sejarah terbentuknya Brimob.
Kemudian pengertian korps satuan elite brimob adalah bagian dari pentingnya perlindungan terhadap negara dari serangan Negara lain. Berikut penjelasannya secara lengkap !.
Sejarah Singkat Terbentuknya Brimob Republik Indonesia
Korps Brigade Mobil atau yang biasa kenal dengan istiilah Brimob menjadi pasukan elite bersenjata dengan status di bawah naungan Korps Polri.
Meskipun begitu Korps Brimob menjadi pasukan tertua di tubuh Polisi RepubliK Indonesia, ia lahir melalui perjalanan panjang sejarah bangsa Indonesia.
Korps Brimob terbentuk karena bermula dari Organinasi Tokubetsu Keisatsutai (Polisi Istimewa) pada tanggal 29 April tahun 1943.
Pada saat itu pasukan Tokubetsu Keisatsutai beranggotakan masyarakat pribumi tugas utamanya melucuti tentara Jepang ketika penjajahan berlangsung.
Di sisi lain tugas Tokubetsu Keisatsutai (Polisi Istimewa) menjadi bagian penting Jepang dalam menyusun strategi Perang Asia Timur Raya.
Mereka membentuk organisasi tersebut sebagai bentuk pertahanan terhadap sekutu, maka dari itu mereka selalu membuat organisasi cadangan yang mampu bergerak cepat dan gesit.
Sementara agar identitas para anggotanya tidak di ketahui oleh para musuh, mereka menyamarkan semua anggotanya selama melakukan pendidikan militer berlangsung.
Sehingga para anggotnya terkenal dengan sikap disipilin, tertib, terlatih maka tidak heran pada saat itu di sebut sebagai Polisi Istimewa karena kepintarannya yang tidak tertandingi.
Mereka juga di lengkapi senjata lengkap di bandingkan dengan polisi biasa pada saat itu, titik utama Tokubetsu Keisatsutai ada di wilayah Sumatera, Jawa, dan Madura.
1. Awal Mula Korps Brimob Terbentuk Di Indonesia
Pada saat Indonesia memproklamasikan kemerdekannya tanggal 17 Agustus 1945.
Menjadi awal mula satuan elite Korps menjadi pasukan Brimob adalah ketika dari anggota Tokubetsu Keisatsutai turut serta mempertahankan keamanan Indonesia.
Para pasukan menjadi peran utama dalam merebut senjata dengan cara membuka gudang militer Jepang kemudian membagikannya kepada para pejuang.
Saat tanggal 21 Agustus 1945, Inspektur dari jabatan Polisi Tingkat I bernama Mochammad Jasin membacakan teks mengenai Proklamasi Polisi Istimewa tempatnya di Markas Kesatuan Polisi Istimewa.
Teks tersebut berisikan pernyataan bahwa Polisi Istimewa harus memiliki jiwa persatuan dengan rakyat demi mempertahankan kesatuan Proklamasi pada tanggal 17 Agustus 1945.
Dan di ubah menjadi Polisi Republik Indonesia. Agar teks proklamasi tersebut di kenal banyak orang maka kemudian di tempel pada dinding-dinding dan di perbanyak di tempat strategis.
2. Perubahan Nama
Pada saat tanggal 14 November tahun 1946, seluruh pasukan Polisi Istimewa di lebur menjadi kesatuan Mobile Brigade (Mobrig).
Sebelum peristiwa perubahan nama tepatnya setahun lebih berjuang mereka berhasil merebut semua fasilitas militer.
Dan mengambil alih tempat-tempat yang sekiranya strategis untuk merancang sistem keamanan Negara.
Setelah perjuangan panjang, maka tanggal 14 November 1946 di tetapkan menjadi Hari Ulang Tahun Resmi Korps Kesatuan Militer Brimob adalah menjadi bagian dari pasukan penting pertahanan Negara.
Organisatoris lain juga baca ini : Teks Pembawa Acara Yasinan Ibu-ibu Singkat Bahasa Jawa
Sementara itu dari pimpinan Kepolisian Negara menetapkan pada tanggal 14 November tahun 1961 sebagai hari Mobile Brigade ke-16.
Sesuai dengan surat edaran Order Menteri Kepala Kepolisian Negara Nomor Pol 23/61 tanggal 12 Agustus 1961.
Kemudian munculah beberapa peran atau tugas dari Korps pasukan elite Brimob adalah sebagai berikut dalam sejarah.
Sebagai pengingat bagi mereka bahwa tugas mereka tidak hanya menjaga keamanan Negara melainkan memberikan kenyamanan bagi masyarakat agar merasa terlindungi.
- Melakukan operasi rutinan militer di daerah Timur-Timur
- Ikut berkontribusi dalam masalah Konfrontasi dengan Negara tetangga Malaysia.
- Melakukan penumpasan kejahatan DI/TII, APRA, RMS/ PRRI/Permesta
Mengenal Lebih Dekat Arti Korps Brimob

Apabila kita berbica mengenai kemanan negara maka kata Brimob menjadi istilah yang kerap kali muncul, akan tetapi dari kita mungkin masih banyak yang tidak tahu apa sebenarnya kata Brimob?
Korps Brigade Mobil menjadi bagian dari pasukan elite Brimob adalah yang masuk dalam struktur Kepolisian Negara Republik Indonesia/ Polri.
Mengapa di sebut dengan pasukan khusus?
Berbeda dengan Polisi Reguler, Korps Brimob memiiki skill khusus yang hanya di miliki oleh para anggotanya.
Seperti penanganan situsai dengan tingkat risiko tinggi, kerusuhan, konfik perang bersenjata, dan operasi khusus tempur.
Menjadi Korps tertua dalam Kepolisian Republik Indonesia (Polri) karena pembentukan pertama Korps ini di mulai pada tahun 1945.
Di sisi lain Korps tertua ini di kenal sebagai pasukan Brimob dengan sebutan adalah Korps Baret Biru Tua.
Sebuah pasukan yang di bentuk sebagai pilar utama suatu negara dalan memberantas segala bentuk kejahatan dengan taraf tinggi.
Setiap anggotanya di haruskan mampu menghadapi segala situasi mencekam berkaitan dengan masalah kemanan.
Ada juga yang mengenal Brimob sebagai satuan khusus anggota yang di bentuk untuk menanganan ancaman dari terorisme.
Kata Brimob mengalami pergantian nama dari mulai organisasi Jepang yakni Tokubetsu Keisatsu Tai.
Kemudian menjadi sebutan Polisi Istimewa, Mobrig (Mobil Brigade), dan terakhir kita yang kita kenal saat ini yaitu Brimob (Brigade Mobil).
Tugas berserta peranan Brimob mulai ada titik terang ketika Belanda menyerah kepada Jepang tanpa syarat apapun pada tanggal 8 Maret Tahun 1942.
Kasus Brimob 2025 Lindas Ojol Menjadi Mimpi Buruk Bagi Kita Semua !
Jika kita mengulik kembali tugas utama Korps pasukan elite Brimob adalah menjaga kestabailan kemanan negara dan menjadi pasukan yang benar-benar memberikan rasa aman bagi warga Indonesia.
Namun kenyataannya kita di tampar dengan aksi demo yang di lakukan oleh berbagai aliansi; BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa), Masyarakat, dan Persatuan Ojol (Ojek Online).
Aksi yang di lakukan tanggal 5 September 2025 memicu ribuan massa untuk ikut serta turun ke jalan bertajuk #SelamatkanIndonesia.
Demo tersebut menegaskan aksi 17+8 Tuntutan hak-hak masyarakat yang sebelumnya sudah di suarakan oleh demonstrasi pada tanggal 25-31 Agustus 2025 lalu.
Gerakan ini bermulai dari kematian salah satu pengemudi Ojek Online bernama Affan Kurniawan yang di lindas dengan menggunakan taksis oleh salah satu anggota Brimob di Kawasan Pejompongan.
Hal inilah yang memicu para demonstrasi berbondong-bondong berkumpul di depan Mako Brimob Kwitang.
Kericuhan tersebut membuat amarah para demonstran meminta keadilan kepada pemerintahan, sebagai aksinya massa melemparkan botol air mineral, batu, dan petasan.
Sementara dari pihak pasukan elite brimob mengeluarkan gas air mata guna agar massa mundur dari barisan.
Aksi demo 5 September 2025 berujung pada penjarahan rumah-rumah anggota DPR serta perusakan fasilitas publik.
Di tambah dengan keterlibatan para pelajar yang ikut terprovokasi melalui media sosial sehingga suasana sangat dystopia dan tak terkendali.
Presentasi sekitar 50% aksi demo di lakukan oleh anak-anak pelajar hingga melonjak tinggi sampai sekitar 72% pada tanggal 29 Agustus kemarin.
Lalu apa saja sih tuntutan yang di lakukan oleh para massa demonstrasi sehingga memicu amarah bagi semua lapisan masyarakat? Berikut penjelasaanya !
1. Tuntutan Kepada Presiden Pak Prabowo
Massa demonstran meminta agar Presiden Republik Indonesia menarik semua TNI dari pengamanan sipil sehingga memastikan tidak ada yang melakukan kriminalisasi terhadap para demonstran.
Kemudian mereka juga menginginkan agar segera membantuk tim investigasi bersifat independent dalam kasus yang belum lama terjadi yakni meninggalnya driver Ojek Online (Ojol) Affan Kurniawan.
Dan Umar Amarudin, serta korban lainnya yang mengelami kekerasan saat melakukan aksi pada tanggal 28 Agustus-29 Agustus 2025.
Hal ini bertujuan agar para korban menerima segala bentuk keadilan dan mencegah adanya korban selanjutnya.
2. Tuntutan Terhadap Tunjangan DPR
Tuntuan kedua dari 17 tuntutan yang di lakukan oleh para demonstran adalah pemerintah segara membekukan terhadap kenaikan tunjangan anggota DPR.
Serta kenaikan gaji dan mencabut hak Istimewa pemberian fasilitas baru.
Korps yang menjadi harapan bagi masyarakat dengan title Brimop perlahan memudar adalah karena terjadinya beberapa kasus yang di rasa tidak adil terhadap masyarakat menengah ke bawah.
Melakukan transparansi pada anggaran DPR secara gamlang dan proaktif melalui publik.
Kemudian masyarakat menginginkan agar pemerintah bersikap adil kepada anggota DPR yang sekiranya bermasalah melakukan tindak korupsi.
Organisatoris lain juga baca ini : Jawa Hokokai Didirikan pada Tanggal Berapa? | 4 Alasan
3. Tuntuan Kepada Ketua Partai Politik
Masyarakat meminta tuntutan kepada pemerintah melalui ketua partai politik agar memberikan sanksi tegas pada kader DPR yang berisakap tidak etis sehingga memicu kemarahan masyarakat.
Massa demonstran juga menginginkan agar pemerintah segera memberikan ruang diskusi kepada mahasiswa, masyarakat sipil dengan melibatkan kader partai politik (anggota DPR).
Dengan memberikan ruang dialog publik ini secara tidak langsung memberikan kepercayaan kembali masyarakat terhadap kinerja pemerintah.
Membuka titik terang apa yang sebenarnya masyarakat inginkan, bukankah tugas DPR sebenarnya sebagai wakil suara rakyat adakah peranan lainnya?
Status Kasus Brimob 2025 Ke Ranah Pidana

Kasus kematian Affan Kurniawan (21) yang di lakukan oleh Korps satuan elite negara Brimob akan menjadi sejarah kelam adalah.
Suatu kejadian yang selamanya terkenang dan tidak bisa di lupakan begitu saja.
Kasus ini akan di lanjutkan ke ranah pidana, sebagaimana yang telah di katakan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas bernama Jendral Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko.
Mengingat dari kasus tersebut tidak hanya sekedar pelanggaran kode etik Brimob, melainkan kasus pidana yang harus segera di tindaklanjuti.
Sementara itu sanksi yang di berikan kepada anggota Brimob yang melakukan aksi tidak terpuji tersebut mendapatkan pemberhentian secara tidak terhormat (PTDH).
Anggota Brimob bernama Gae atas aksi keterlibatannya dalam kasus rantis tabrak terhadap Affan Kurniawan dan Danyon A.
Di nyatakan melakukan tindakan tidak professional dalam menangani massa demonstran.
Pemberhentian secara tidak terhormat berdasarkan hasil sidang etik sesuai dengan Pasal 13 ayat 1 Peraturan Pemerintah No 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri.
Dalam tragedi kasus meninggalnya Affan Kurniawan seorang driver Ojek Online menjadi duka mendalam bagi Indonesia.
Demokrasi yang seharusnya di bangun atas dasar toleransi, serta penghormatan terhadap perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM), kini seakan-akan telah ternodai dengan kisah pemuda yang sedang berjihad.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwasanya rapuhnya demokrasi di Indonesia.
Ruang publik yang seharusnya menjadi ruang bagi siapa saja yang ingin bersuara, kini telah berubah menjadi arena pertumpahan darah dan memakan korban jiwa, semoga segera pulih Indonesiaku.
Sumber:
- Sejarah Korps Brimob, dari Tokubetsu Keisatsutai Jadi Elite Polri
- Brimob: Sejarah, Tugas, dan Peran Strategis Pasukan Elite Polri
- Brimob Adalah: Sejarah, Tugas, dan Fungsi – LokerPintar.id
- Demo Hari Ini, 5 September 2025: Tol Depan DPR Ramai Lancar
- Dari Mobrig Jadi Brimob, Sejarah Satuan Brigade Mobil dan Tugas-tugasnya | tempo.co
- Otak Kerusuhan Demo Insiden Ojol Diburu Polisi
- Apakah Ada Demo 5 September 2025? Ini Isi 17 Tuntutan yang Harus Dipenuhi – Ayo Bandung – Halaman 2
