Reshuffle kabinet jilid 3, pergantian yang katanya digadang-gadang sampai beberapa episode ini, akankah para anggotanya sesuai dengan harapan masyarakat, atau malah jadi buntung? ~Trias Politika
Setiap Institusi atau Lembaga yang berdiri pastinya akan ada berbagai gejolak dari badan mereka sendiri, yang kemudian harus melakukan pergantian atau reshuffle kabinet jilid 3 agar lebih baik lagi.
Namun pastinya dengan beragam pertimbangan. Ini juga termasuk untuk Lembaga Tinggi sekalipun seperti dalam kabinet Pemerintahan.
Seperti kemarin yang mana Presiden kita Bapak Prabowo Subianto melakukan Reshuffle dalam kabinet Merah Putihnya pada jilid 1 atau 3.
Tapi, apakah Indonesia baru melakukan ini atau sudah dari sebelumnya? Berikut ulasannya.
Aturan Reshuffle Kabinet
Seperti yang kita tahu, reshuffle kabinet jilid 3 atau pergantian personel dari sebuah kabinet dalam Pemerintahan Negara, menjadi satu jalan pintas yang paling jitu untuk sebuah Negara, termasuk Indonesia.
Organisatoris lain juga baca ini: Tujuan Jawa Hokokai Adalah : 9 Pembentukan Organisasi
Bahkan dalam sejarah Pemerintahan Indonesia, ada beberapa tokoh Presiden yang sering melakukan hal ini guna mengubah Pemerintahan menjadi lebih baik.
Tapi, apakah aturan reshuffle untuk kabinet baik di jilid pertama hingga 3 sudah ada peraturannya? Berikut ulasannya:
1. UUD 1945 Pasal 17
Dalam UUD 1945 pasal ini, mengatakan bahwasannya hal tersebut memang tertuang bahwa Presiden bisa mengangkat dan memberhentikan para menterinya.
Yang mana menteri memang dibuat untuk membantu Presiden dalam merancang beberapa aturan guna menjalankan Pemerintahan yang lebih baik lagi.
2. UU No 38 Tahun 2008
Yang mana di UU ini ada beberapa pasal yang mengatur aturan reshuffle yang bisa dilakukan oleh Presiden.
Beberapa pasalnya antara lain:
- Pasall 10
- Pasal 22
- Pasal 19 s/d 21
- Pasa; 24
Kata Reshuffle sendiri secara terminologi berasal dari bahasa inggris, yang mana artinya ialah menyusun ulang atau merombak kembali suatu tatanan kepengurusan kelompok.
Adapun dari KBBI mengatakan bahwa kata Reshuffle, ialah mengatur atau mengubah kembali sebagian atau semuanya.
Kapan Reshuffle Kabinet Terjadi?

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, Indonesia sudah mengalami beberapa kali reshuffle di beberapa Kepemimpinan dari Pemerintah Indonesia.
Siapa sajakah dia yang melakukan reshuffle untuk kabinet jilid 3?
1. B.J Habibie
Presiden ke-3 Indonesia kita tidak pernah melakukan reshuffle. Hanya saja ada beberapa menteri dari kepemimpinannya yang mengundurkan diri.
Organisatoris lain juga baca ini: 2 Hal Asal-usul Korps Brimob Adalah
Sehingga B.J Habibie harus menggantikan posisi tersebut dengan orang baru.
2. Gus Dur
Kemudian ada Presiden Gus Dur yang melakukan beberapa kali reshuffle dalam kepemimpinannya. Setidaknya ada 13 kali pergantian.
Berikut daftar tanggal dan tahunnya:
- 26 November 1999
- 4 Juni 2000
- Februari 2000
- 24 April 2000
- 29 Mei 2000
- 10 Agustus 2000
- 23 Agustus 2000
- 3 Januari 2001
- 7 Februari 2001
- 15 Maret 2001
- 1 Juni 2001
- 12 Juni 2001
- 10 Juli 2001
3. Megawati
Setelah itu Presiden ke – 5 Megawati melakukan reshuffle sebanyak 3 kali. Antara lain:
- 11 Maret 2004
- 19 April 2004
- 24 Mei 2004
4. Susilo Bambang Yudhoyono
Lalu ada Presiden ke -6 Indonesia yang juga melakukan reshuffle kabinet jilid 3 di masa Pemerintahannya. Beliau me-reshuffle sebanyak 14 kali dalam masa jabatan. Tanggal dan tahunnya antara lain:
- 7 Mei 2005
- 7 Desember 2005
- 30 Maret 2007
- 9 Mei 2007
- 29 Agustus 2007
- 12 Juni 2008
- 20 Mei 2010
- 19 Oktober 2011
- 15 Januari 2013
- 14 Juni 2014
- 31 Januari 2014
- 13 Mei 2014
- 21 Mei 2014
- 9 Mei 2015
5. Jokowi Dodo
Pergantian hapir 14 kali juga ditempuh oleh beliau guna memberikan sistem Pemerintahan yang baik bagi perubahan Indonesia.
Tanggal dan tahunnya antara lain:
- 12 Agustus 2015
- 26 Juli 2016
- 14 Otober 2016
- 17 Januari 2018
- 15 Agustus 2018
- 22 Desember 2020
- 28 April 2021
- 15 Juni 2021
- 3 April 2023
- 17 Juli 2023
- 25 Oktober 2023
- 21 Februari 2024
- 18 Juli 2024
- 14 Agustus 2024
Reshuffle Kabinet 2025 Terbaru

Di Pemerintahan baru Presiden Prabowo Subianto, juga melakukan reshuffle dalam sistem Pemerintahannya, yakni pada tanggal 8 September 2025 kemarin.
Namun yang membuat mencengangkan, ialah beberapa menteri yang dari dulu tidak pernah terjamah dalam sistem reshuffle, pun akhirnya merasakan juga.
Salah satunya adalah menteri keuangan, Sri Mulyani. Ia sudah menjabat sebagai Menteri Keuangan Indonesia lebih dari 5 tahun.
Dan sekarang ia mengalami reshuffle kabinet, dengan diganti oleh Menteri baru, yakni Purbaya Yudhi Sadewa.
Tak hanya itu saja untuk anggota baru kabinet dari Pemerintahan Prabowo. Yakni:
- Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan
- Mukhtarudin untuk Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia / Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia
- Ferry Joko Yulianto menjadi Menteri Koperasi
- Mochammad Infan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umroh
- Dahlil Ahzar Simanjuntak mendapatkan mandat sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah pada reshuffle kabinet Merah Putih Prabowo Jilid 3.
Profil Anggota Kabinet Terbaru

Menyambung pembahasan sebelumnya, kalau kata banyak orang Tak Kenal maka Tak Sayang. Jadi siapa mereka dan bagaimana sepak terjang semua anggota menteri baru di Kabinet Prabowo?
1. Purbaya Yudhi Sadewa
Dalam kemunculannya pada reshuffle kabinet di jilid 1-3, Ia mendapatkan banyak sorotan dari berbagai kalangan, utamanya para Gen Z.
Pasalnya, menurut beberapa netizen Indonesia, Purbaya memiliki cara pandang yang berbeda ketimbang menteri-menteri lainnya.
Organisatoris lain juga baca ini: KPK GO ID | 3 Tingkatan Korupsi Penghancur Bangsa
Bahkan dalam beberapa hari ia menjabat sebagai Menteri Keuangan baru menggantikan Sri Mulyani (Menkeu sebelumnya), ia sudah memiliki julukan khas, yakni “Koboi”.
Dari latar belakang pendidikan sendiri Purbaya menempu Gelar hingga S3 bidang Ekonomi. Dalam sepak terjang karirnya, ia telah menjabat beberapa jabatan penting di beberapa perusahaan. Antara lain:
- Sebagai Field Engineer di Schlumberger Overseans SA (1989 – 1999)
- Ekonom Senior di Danareksa Research (2000)
- Chief Economist selama 5 tahun
- Dirut PT Danareksa Sekuritas (2006 – 2008)
- Anggota PT Danareksa (Persero) sejak 2013 – 2015
- Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim & Energi di Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman & Investasi (2018 – 2020)
- Stafsus bidang Ekonomi Kementrian Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, serta pada Kementrian Koordinator Bidang Maritim
2. Ferry Julianto
Selanjutnya ada Ferry Julianto yang juga menjabat sebagai Mentri Koperasi baru Indonesia. Yang mana kita tahu sebelumnya dipimpin oleh Budi Ari.
Namun dengan kontroversi yang ada, serta banyak yang menilai jelek atas kinerjanya, Prabowo selaku Presiden pun turun tangan dan mengganti yang lebih baik.
Tapi, bagaimana latar pendidikan dari Menteri Koperasi baru Indonesia? Ferry Julianto mengenyam pendidikan hingga gelar Magister (S2) pada bidang Ekonomi Politik Internasional.
Sepak terjang karirnya, Ia sudah pernah menjabat beberapa jabatan penting, seperti:
- Wakil ketua DEKOPIN sejak tahun 2019
- Ketua Dewan Pengawas Koperasi Pondok Pesantren sejak 2024
- Sekjen Pimpinan Pusat Syarikat Islam sejak 2022
- Wakil Ketua Umum Partai Gerindra sejak 2015
3. Mukhtaruddin
Yang mana beliau juga mendapatkan mandat sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia atau Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia di reshuffle kabinet Prabowo pada periode jilid 1 – 3 ini.
Siapakah sosoknya ini? Mukhtaruddin mengenyam pendidikan hingga bergelar Sarjana (S1) pada bidang Ilmu Administrasi Negara di Universitas Lambung Mangkuat).
Adapun beberapa sepak terjang karirnya, antara lain:
- Sekretariat fraksi Partai Golkar (2024 – 2029)
- Aparatur Sipil Negara pada Bidang Penanaman Modal Daerah Kabupaten Kotawiringin Barat Sejak 1990.
- Anggota DPR RI Periode 2004 – 2009, serta pada periode 2019 – 2024 di Komisi XII DPR RI
4. Mochammad Irfan Yusuf
Yang mana beliau menjabat sebagai Menteri Haji dan Umroh. Kita paham bahwasannya di bagian ini Indonesia juga sedang “kecolongan”.
Dimana terdapat kasus korupsi di bidang Haji dan Umroh dengan menyeret sederet beberapa orang penting di kementrian tersebut.
Jadi, siapakah menteri baru Mochammad Irfan Yusuf ini? Ia memiliki latar pendidikan hingga Doktor (S3) pada bidang Managemen Islam di UNIK Maulana Ibrahim Malang pada awal 2025 ini.
Riwayat karirnya ialah:
- Wakil ketua Rabithah Ma’had Islamiyah (RMI) NU Jatim pada tahun 2014
- Wakil lembaga perekonomian NU pada tahun 2015
- Sebagai Wakil ketua Umum PPP Partai Gerindra (2021)
- Ketum Gerakan Muslim Indonesia (2021)
- Dewan Mustasyar PWNU Jatim (2024)
- Sempat terpilih sebagai anggota DPR RI pada periode 2024 – 2029 di dapil VIII Jawa Timur, namun ia mundur pada awal 2025.
- Kepala BPH sejak tahun 2024
5. Dahlil Anzar Simanjuntak
Terakhir ada Wakil Menteri Haji dan Umroh yang dimandatkan kepada Dahlil Anzar Simanjuntak. Ia menempuh pendidikan hingga gelar Magister (S2) di bidang Perencanaan dan Kebijakan Publik di Universitas Indonesia.
Dalam reshuffle kabinet pada jilid 1-3 ini, ia memiliki beberapa sepak terjang karir. Ialah:
- Ketum PP Muhammadiyah (2014 – 2018)
- Dosen di Universitas Muhammadiyah Tangerang serta Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten
- Menjadi kader partai Gerindra (2019)
- Menjadi Jubir Badan Pemenang Nasional Pemilu di pasangan Prabowo – Sandi
- Stafsus Menteri Pertahanan dan Jubir Menteri Pertahanan
Itulah beberapa pembahasan terkait para anggota kabinet baru di Merah Putih pada periode reshuffle kementrian jilid 1-3.
Jika kamu tertarik dengan pembahasan seperti ini, bisa langsung mampir ke web kita ya. Tinggalkan komen untuk next content!
Sumber:
