Organisasi Pemerintah Dan Swasta
Organisasi Dalam Lingkup Pemerintah dan Swasta (Foto: Talenta)

Birokrasi Dan Swasta: Ciri, Kelebihan Kekurangan

Diposting pada

Birokrasi pemerintahan dan Swasta adalah 2 organisasi dengan ciri yang berbeda, namun memiliki persamaan dan perbedaan dari keduanya.

Luluk Fadiyah, Konsep – Organisasi.co.id

Organisasi yang bergerak di instansi pemerintahan adalah organisasi yang memiliki unsur penyelenggara pemerintahan pusat atau daerah.

Organisasi pemerintahan memiliki tanggungjawab penuh terhadap pemerintahan pusat atau pemerintahan daerah, tergantung organisasi tersebut berada dan di bawah kepemimpinan mana.

Pada umumnya instansi pemerintahan akan mengurusi segala yang berhubungan dengan kesejahteraan masyarakat. Organisasi ini berdiri demi upaya membantu kepentingan pelayanan oleh pemerintahan.

Pengertian Birokrasi Oleh Pakar

Pengertian birokrat menurut wikipedia adalah anggota dari suatu birokrat yang menjalankan tugas-tugas administrasi.

Selanjutnya, dari sebuah organisasi yang sering kali merupakan cerminan atas kebijakan organisasinya dalam bentuk ukuran besar maupun kecil.

Pegawai Swasta Dan Birokrasi
Pegawai Swasta Dan Negeri (Foto: Maxdep)

Namun biasanya istilah ini mengacu pada seseorang yang berada di dalam sebuah lembaga pemerintah . tugas dan pekerjaan umum sering berupa pekerjaan administrasi “pekerjaan meja”.

Organisatoris lain baca ini: Organisasi Profesi Guru Dan Dosen, Dan Syarat Sertifikasi

Beberapa pakar juga memberikan pengertian tentang birokrat, adapun pengertian birokrat menurut para ahli sebagai berikut :

Max Weber

Max Weber tidak memberikan deskripsi mengenai birokrat secara spesifik. Namun apa yang ia sampaikannya kurang lebih dapat memberikan pengertian seputar birokrat.

Saat itu Max Weber secara sepontan menjelaskan konsep birokrat dan beberapa ciri-ciri terkait Birokration.

Birokrasi yang terjabarkan oleh Max Weber adalah birokrat yang terjadi di masa dinasti Hohenzollern di Prussia.

Birokration saat itu oleh Max Weber ia anggap tidak rasional, pasalnya baknyak pejabat yang mereka angkat berdasarkan politik dari dan hingga petinggi-petinggi dinasti.

Oleh sebab itu banyak pekerjaan yang mencapai hasil yang ia iginkan, hal tersebut terjadi karena pekerjaan yang ia rasa kurang cocok dengan orang yang mendapatkan amanat untuk menyelesaikannya.

Pemilihan jabatan hanya berdasarkan rasa suska dan percaya tanpa melihat lebih dalam latar belakang orang yang terpilih.

Berdasarkan ketidak rasionalan tersebut akhirnya Max Weber mengembangkan apa saja dalam konsen birokrat dan hal apa saja yang harus ada dalam birokrat.

Kemudian, Konsep yang sangat terkenal adalah tipe ideal (ideal typhus) untuk sebuah otoritas legal oleh Max Weber.

Tipe Ideal Konsep Weber

Tipe ideal yang tersebutkan oleh Max Weber dalam konsep tersebut yakni:

  1. Tugas-tugas pejabat terorganisir oleh aturan yang berlaku
  2. Tugas-tugas yang ia dapatkan akan terbagi berdasarkan bidang yang berbeda sesuai dengan fungsi dari masing-masing tugas beserta syarat otoritas dan sanksi di dalamnya.
  3. Jabatan tersusun secara hirarki beserta adanya rincian hak-hak yang mengontrol dan pengaduan.
  4. Adanya aturan yang sesuai dengan pekerjaan, baik secara teknis maupun secara hukum. Hal ini melatih manusia agar dapat teratur sesuai keperluan.
  5. Anggota sebagai sumber daya organisasi yang artinya berbeda dengan anggota sebagai individu pribadi.
  6. Orang yang memegang jabatan tidak dapat kita samakan dengan jabatan yang melekat padanya.
  7. Administrasi berdasarkan pada dokumen-dokumen tertulis, sehingga menjadikan kantor biro sebagai pusat dari organisasi pusat.
  8. Sistem-sistem otoriatas legal dapat mengambil banyak bentuk, namun berdasarkan bentuk aslinya sistem tersebut tetap berada dalam suatu staf administrasi birokratik.

Organisatoris lain baca ini: Konsep Organisasi, 12 Perbedaan Organisasi Tradisional Dan Modern

Martin Albrow

Martin Albrow adalah sosiolog terkenal yang berasal dari Inggris, hingga banyak sekali karya beliau tentang pandangan birokrasi.

Kemudian Martin membagi birokrat menjadi 7 macam, dengan ketujuh macam birokrat tersebut terpakai sebagai analisa yang banyak kita lakukan pada era modern.

7 konsep oleh Martin yaitu :

Rasional

Birokrasi sebagai organisasi rasional

Birokrat sebagai organisasi rasional yang sebagian besar memiliki pemahaman seperti konsep Max Weber, namun hal tersebut tidak menjadi alat ukur utama suatu Birokration.

Birokrasi Adalah Rasional
Birokrasi Mengandung Nilai Rasional (Foto: Sehatq)

Namun kajian sosial tidak pernah memberikan hasil pada sesuatu yang memiliki kepastian terhadap hipotesis yang terangkat.

Alat Efisiensi

Birokrat sebagai alat efisiensi dari beberapa organisas


Birokrat menjadi alat perlawanan dari administratif dan manajerial, birokrasi juga sebagai rangkaian kelembagaan yang mengarah pada infleksibilitas dan depersonialisasi.

Kekuasaan Dan Wewenang

Birokrasi sebagai kekuasaan yang dipegang oleh pejabat

Birokrat Dan Kekuasaan
Birokrat Dan Kekuasaan (Foto: Rutronik)

Birokrat adalah wujud dari pelaksanaan kekuasaan oleh administrator atau pejabat yang profesional, sehingga pejabat memiliki kekuasaan dalam mengatur dan menetapkan sesuatu (bersifat menekan).

Administrasi Negara

Birokrasi sebagai administrasi negara

Selanjutnya, Birokration merupakan komponen sistem politik, yang artinya pemerintahan sipil atau publik ikut terlibat di dalamnya.

Struktur ini mengalokasikan barang dan jasa ke dalam sistem pemerintahan.

Alat Pejabat

Birokrasi sebagai administrasi oleh pejabat

Kemudian, Birokration dipandang sebagai suatu badan yang masing-masing anggotanya menjalankan seluruh kegiatannya dengan otoritas tertentu.

Anggota yang ada di dalamnya berperan sebagai administrator atau kita sebut sebagai birokrasi dalam organisasi tersebut.

Organisasi

Birokration merupakan sebuah organisasi

Selanjutnya, Birokrasi adalah bentuk besar dari sebuah organisasi yang berskala besar, formal dan modern. Kemudian suatu organisasi dapat kita katakan sebagai birokrasi jika memiliki ciri-ciri seperti yang sudah kita sebutkan pada ciri-ciri birokrasi di atas.

Modernisasi

Birokrasi sebagai wujud masyarakat yang modern

Birokration juga kita sebut sebagai masyarakat modern, yaitu kondisi masyarakat akan tunduk terhadap aturan-aturan yang tersusun oleh birokrasi.

Dengan begitu tidak menjadi pembeda antara Birokration perusahaan swasta besar dengan birokrasi milik negara. Masyarakat dapat kita katakan sebagai masyarakat yang modern selama mereka mau tunduk terhadap peraturan-peraturan yang berlaku.

Ciri Bentuk Birokrasi dan Contoh Organisasi Pemerintah

Organisasi pemerintah adalah organisasi yang bergerak di sektor publik (pemerintahan) dengan tujuan membentuk kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.

Birokrat Organisasi pemerintah merupakan salah satu organisasi yang melakukan aktivitas di bidang pelayanan serta menyediakan segala keperluan untuk masyarakat, kebutuhan tersebut dapat berupa barang ataupun jasa.

Organisasi pemerintah memiliki beberapa karakteristik seperti organisasi-oorganisasi sebelumnya yang sudah kita bahas. Yang menjadi ciri-ciri organisasi pemerintah adalah :

  1. Memiliki batasan organisasi
  2. Bersifat mandiri
  3. Tidak berorientasi terhadap keuntungan material
  4. Tidak memiliki sumber daya dalam bentuk saham
  5. Pemilik secara umum oleh publik
  6. Kebijakan dan keputusan berdasarkan konsensus
  7. Segala aktivitas terencanakan
  8. Memiliki tujuan yang jelas dan terarah
  9. Memiliki smber pendanaan yang tersusun
  10. Adanya pola pertanggungjawaban
  11. Memiliki tata tertib atau peraturan yang harus tertaati
  12. Antar anggota memiliki kerjasama dan interaksi yang baik
  13. Koordinasi tugas dan wewenang pada setiap jabatan

Kelebihan dan Kekurangan Birokrasi

Manajemen Birokrat
Manajemen Birokrasi Pemerintahan (Foto: Beritapa)

Kelebihan dari organisasi pemerintah adalah fokus terhadap pelayanan publik dan akan memberikan pelayanan terbaik kepada publik.

Tanggungjawab organisasi pemerintah terhadap pelayanan publik dan tugas-tugas oleh pemerintah mempunyai kontrol yang baik.

Semua kegiatan yang terawasi oleh pemerintah pusat, sehingga kinerja dari msing-masing anggota lebih masksimal dan dapat mencapai tujuan.

Organisasi pemerintah terbuat untuk membantu pemerintahan pusat dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang terjadi baik di tingkat daerah atau pusat.

Intinya, organisasi ini sebagai jembatan antara peerintah daerah terhadap pemerintah pusat secara terpimpin.

Dengan kelebihan-kelebihan oleh organisasi pemerintah belum mampu menghindari adanya kekurangan dari organisasi tersebut.

Berikut ini adalah  kekurangan atau kelemahan organisasi pemerintah, yaitu :

  1. Adanya orang yang menjabat tidak sesuai dengan keahliannya, lebih kepada politis
  2. Pekerjaan yang bersifat rutinitas
  3. Masih lemahnya sistem pengawasan terhadap anggota
  4. Kurangnya kajian dan penelitian dalam menetapkan suatu keputusan atau kebijakan
  5. Adanya sistem kebijakan yang bersifat memihak

Organisasi Instansi Swasta

Organisasi swasta kita sebut juga sebagai organisasi laba.

Adapun pengertian dari organisasi swasta adalah organisasi yang bergerak di bidang pelayanan barang dan atau jasa dengan kepemilikannya berbeda berdasarkan kemampuannya untuk membayar barang atau jasa tersebut.

Aktifitas Swasta
Aktifitas Usaha Swasta (Foto: Kaldera)

Organisasi swasta memiliki orientasi terhadap keuntungan atau laba yang ia hasilkan dari kegiatan yang ia lakukan. Organisasi-organisasi yang terlibat dalam organisasi swasta dapat berupa organisasi yang berskala kecil, menengah hingga organisasi berskala besar.

Pengertian Organisasi Swasta

Menurut pengertian dari beberapa ahli, organisasi swasta dapat terdefinisikan sebagai organisasi yang bergerak dalam tujuan mencari keuntungan atau laba sebanyak-banyaknya.

Organisasi ini dapat berdiri oleh organisasi dalam skala kecil, menengah hingga besar.

Masing-masing anggota yang ikut bergabung di dalamnya memiliki fungsi dan tanggungjawab terhadap jabatan yang ia pegang.

Kegiatan yang ia lakukan memiliki tujuan dan arah yang jelas, tersusun adalah salah satu syarat yang harus termiliki oleh organisasi swasta dalam menjalankan kegiatan operasionalnya.

Ciri dan Bentuk Organisasi Swasta beserta Contoh

Ciri-ciri yang menggambarkan organisasi swasta adalah :

  1. Berorientasi pada laba atau keuntungan
  2. Keuntungan yang ia dapat akan teralihkan sebagai penambahan modal
  3. Melakukan pembukuan untuk setiap kegiatan yang dilkukan
  4. Pendapatan berasal dari kegiatan transaksi
  5. Modal awal disetor oleh pemilik atau pendir perusahaan
  6. Orang yang memegang perusahaan adalah mereka yan memiliki latar belakang pebisnis
  7. Bentuk badan usaha yang didirikan adalah perusahaan perseorangan atau perusahaan kemitraan

Adapun contoh dari organisasi swasta adalah sebagai berikut :

  • PT. Indofood Sukses makmur Tbk yang merupakan sebuah perusahaan manufaktur besar di Indonesia. Perusahaan ini bergerak di bidang produksi dan penjualan bahan olahan atau bahan pangan.
  • PT. Pos Indonesia yang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pendistribusian barang dan melakukan kegiatan-kegiatan lainnya dengan tujuan mendapatkan keuntungan.
  • PT. Mayora Tbk, perusahaan besar yang ada di Indonesia bergerak di bidang olahan pangan. Perusahaan ini beroperasi dengan tujuan mendapat keuntungan atau laba dari penjualan setiap produk yang dihasilkan.

Kelebihan dan kekurangan Organisasi Swasta

Organisasi swasta juga memiliki kelebihan dan kekuran, baik dari segi pemdiriannya, pegelolaanya serta tujuan yang akan dicapai. Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan dari organisasi swasta.

Kelebihan

Kelebihan organisasi swasta :

  1. Proses pendiriannya yang mudah
  2. Untuk membubarkannya tidak begitu susah, sebab belu ada undang-undnag yang mengatur tentang organisasi swasta dengan detail
  3. Keputusan yang diambil oleh pemilik atau atasan dengan cepat
  4. Dalam mengatur dan mengorganisir anggota lebih mudah
  5. Seluruh keuntungan atau laba yang diperoleh dari kegiatan operasional menjadi hak pemilik perusahaan
  6. Rahasia yang dimiliki oleh perusahaan dijamin keamanannya
  7. Pemilik memiliki kebebasan dalam mengelola perusahaan

Kekurangan

Meskipun demikian, organisasi swasta juga memiliki beberapa kekurangan seperti :

  1. Segala kendali ada pada pemilik, sehingga jika sesuatu terjadi kepada pemilik maka akan mengganggu kegiatan perusahaan
  2. Terbatasnya sumber finansial yang ia miliki
  3. Adanya resiko kegagalan yang akan tertanggung oleh pemilik
  4. Minimnya kemampuan manajerial, sehingga kelangsungan usaha tidak terjamin

Demikian penjelasan seputar organisasi Instansi Pemerintah dan Organisasi Swasta yang dapat kita sampaikan di artikel ini.

Semoga artikel ini dapat membantu kamu dalam memahami apa itu organisasi pemerintah dan organisasi swasta. Jangan lupa untuk membaca artike-artikel menarik kita yang lainnya ya. See you!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *