A. DEFINISI ILMIAH
PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) Pola adaptasi kognitif dan perilaku anggota keluarga dalam mengelola tugas-tugas keluarga yang terkait dengan tantangan kesehatan anggota keluarga yang dapat ditingkatkan.
NANDA International Pola manajemen adaptasi anggota keluarga terhadap tantangan kesehatan yang berhubungan dengan anggota keluarga, yang menunjukkan keinginan untuk meningkatkan kesehatan dan pertumbuhan keluarga, serta dapat ditingkatkan.
Marilyn M. Friedman Suatu keadaan di mana keluarga menunjukkan perilaku adaptif yang efektif dan mengekspresikan keinginan serta kesiapan untuk meningkatkan level fungsi keluarga menuju kesejahteraan yang lebih tinggi dalam menghadapi situasi sakit maupun sehat.
Wright & Leahey Sebuah fase dalam siklus kehidupan keluarga di mana sistem keluarga menunjukkan resiliensi yang cukup untuk mengintegrasikan pengalaman sakit sebagai peluang pertumbuhan, yang ditandai dengan komunikasi yang terbuka dan keinginan untuk memperkuat ikatan keluarga melalui tindakan kesehatan.
Carpenito-Moyet Keadaan di mana keluarga yang saat ini sudah berfungsi secara efektif, menunjukkan keinginan untuk meningkatkan keterampilan manajemen stres dan perilaku sehat guna mencapai tingkat fungsi yang lebih optimal bagi seluruh unit keluarga.
B. KRITERIA MAYOR (INDIKATOR DIAGNOSTIK)
Berdasarkan tinjauan klinis, penegakan diagnosis ini berfokus pada data subjektif yang menunjukkan kematangan manajemen kesehatan keluarga:
Subjektif :
- Anggota keluarga secara aktif menetapkan tujuan spesifik untuk meningkatkan gaya hidup sehat.
- Keluarga merumuskan sasaran strategis untuk mencapai optimalisasi kesehatan anggota keluarga yang sakit.
Objektif :
- Tidak tersedia indikator objektif spesifik, karena diagnosis ini bersifat wellness-oriented yang didominasi oleh pernyataan niat dan rencana tindakan keluarga.
C. ANALISIS PATOFISIOLOGIS DAN PSIKOSOSIAL
Secara ilmiah, koping keluarga yang efektif melibatkan proses resonansi emosional dan dukungan instrumental. Pakar keperawatan keluarga menekankan bahwa keluarga yang siap meningkatkan koping biasanya telah melewati fase krisis awal dan mulai menunjukkan resiliensi. Hal ini melibatkan pemanfaatan sumber daya internal (seperti komunikasi terbuka) dan sumber daya eksternal (seperti sistem pendukung komunitas atau medis).
D. LUARAN KEPERAWATAN (SLKI)
Target utama dari intervensi ini adalah Status Koping Keluarga Membaik (L.09089), dengan kriteria evaluasi sebagai berikut:
- Perilaku Bertujuan: Meningkatnya aktivitas anggota keluarga yang diarahkan pada pemulihan pasien.
- Perilaku Sehat: Adanya perubahan pola hidup keluarga ke arah yang lebih adaptif.
- Komitmen Perawatan: Peningkatan kepatuhan dan keterlibatan dalam regimen pengobatan.
- Komunikasi Interpersonal: Hubungan antara anggota keluarga menjadi lebih asertif dan suportif.
E. INTERVENSI KEPERAWATAN UTAMA (SIKI)
Implementasi keperawatan didasarkan pada strategi penguatan kapasitas keluarga:
Dukungan Koping Keluarga (I.09260)
- Observasi: Identifikasi respons emosional dan beban psikologis terkait prognosis penyakit.
- Terapeutik: Fasilitasi pengambilan keputusan bersama dan validasi nilai-nilai keluarga tanpa menghakimi.
- Edukasi: Memberikan informasi berkala mengenai progres medis pasien untuk menurunkan ambiguitas.
Pelibatan Keluarga (I.14525)
- Mengintegrasikan anggota keluarga ke dalam tim perawatan fisik dan emosional pasien.
- Memotivasi pengembangan aspek positif dari rencana asuhan yang telah ditetapkan.
Promosi Koping (I.09312)
- Membantu keluarga mengidentifikasi sistem pendukung yang tersedia di lingkungan sosial mereka.
- Melatih keterampilan penyelesaian masalah (problem-solving) secara konstruktif dan teknik relaksasi untuk menjaga stabilitas emosional keluarga.
F. KONDISI KLINIS TERKAIT
- Kelainan genetik (mis. sindrom down, fibrosis kistik)
- Cedera traumatik (mis. amputasi, cedera spinal)
- Kondisi kronis (mis. asma, AIDS, penyakit alzhaimer)
DAFTAR PUSTAKA
Carpenito-Moyet, L. J. (2017). Handbook of Nursing Diagnosis. Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins.
Friedman, M. M., Bowden, V. R., & Jones, E. G. (2010). Family Nursing: Research, Theory, and Practice. New Jersey: Pearson Education.
Herdman, T. H., & Kamitsuru, S. (2021). NANDA International Nursing Diagnoses: Definitions & Classification, 2021–2023. Oxford: Thieme Publishers.
Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik (Edisi 1). Jakarta: DPP PPNI.
Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan (Edisi 1). Jakarta: DPP PPNI.
Wright, L. M., & Leahey, M. (2013). Nurses and Families: A Guide to Family Assessment and Intervention. Philadelphia: F.A. Davis Company.





