Pengertian olahraga tradisional
Jenis olahraga tradisional (Foto: idntimes.com)

Olahraga Tradisional: Pengertian, Tujuan, Hingga Sejarah

Diposting pada

Olahraga tradisional, adalah salah satu kegiatan dengan memiliki berbagai manfaat yang ada bagi individu yang melakukannya. Terdapat pembahasan mengenai sejarah, pengertian hingga pada tujuan dari permainan tersebut.

Ayu Maesaroh – organisasi.co.id

Hai para organisator, bagaimana kabar kalian hari ini? Seperti biasa, semoga doa untuk segala kesehatan dan kebaikan selalu menyertai kalian.

Dengan begitu semua aktifitas dapat terlaksana dengan baik, serta tidak mendapatkan berbagai halangan yang ada. apalagi dengan bermacam olahraga yang bisa kita pelajari lebih dalam.

Bagaimana tekniknya, jenisnya, dan sebagainya. Yang terpenting adalah masalah kebermanfaatan dari olahraga yang kita pelajari.

Termasuk dengan jenis olahraga yang satu ini, yang mana olahraga tersebut mempunyai manfaat yang begitu banyak, namun karena era digital seperti sekarang, jarang beberapa orang yang mau melakukan olahraga ini.

Apalagi generasi muda sekarang yang sudah tertimpa dengan kemajuan teknologi, dan otomatis memudahkan semua kegiatan yang terlaksana, dengan hasil yang begitu luar biasa.

Jadi, berikut pembahasannya mengenai olahraga yang dimaksud:

Olahraga Tradisional, Pengertian, Tujuan, Sejarah dan Syarat

Definisi olahraga tradisional
Olahraga tradisional : jenis dan tujuannya (Foto: semarang.bisnis.com)

Atau yang sering dikenal dengan permainan tradisional, merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang sekarang semakin banyak orang yang mengikiskan eksistensi dari hal tersebut.

Bahkan, tidak jarang dari mereka yang lebih memilih untuk berkutat dengan gadget serta beberapa teknologi canggih lainnya.

Tapi, apa sebenarnya olaraga tradisional ini? Menurut salah satu ahli yakni Rosdiani dalam bukunya yang terbit pada tahun 2012.

Mengatakan bahwa permainan tradisional adalah salah satu permainan rakyat, yang mana tumbuh dan berkembang dalam sebuah komunitas tertentu.

Kemudian menjadi warisan budaya dari komunitasi tersebut, dengan harapan dapat diteruskan oleh generasi berikutnya.

Olahraga tersebut dalam praktekknya, tidak semata-mata hanya mempunyai satu nilai saja. Namun kegiatan tersebut mempunyai banyak nilai seperti nilai-nilai luhur yang ada, kemudian beberapa nilai seni, juga nila-nilai magis.

Tujuan daripada olahraga ini yang pasti, mewujudkan adanya kelestarian budaya yang terdapat dalam suatu komunitas tertentu, ataupun wilayah tertentu.

Organisatoris lain baca ini: Pengertian Induk Organisasi Olahraga: Manfaat Dan Tujuan

Sehingga meski dimakan oleh waktu dengan perubahan peradaban yang ada, setidaknya masih eksis di tengah masyarakat modern seperti sekarang ini.

Dan kita paham betul bahwasannya di setiap permainan tradisional tersebut, memiliki beragam jenisnya, yang ternyata dari itu semua, ada sedikit cerita sejarah mengenai satu per satu permainan tersebut.

Seperti misalnya permainan petak umpet. Dalam catatan sejarah, permainan ini sudah ada sejak abad ke -2. Dengan bukti manuskrip pada masa Yunani kuno, dengan nama ‘apodidraskinda’.

Untuk lebih jelasnya, berikut ulasan satu per satunya:


Pengertian Olahraga Tradisional

Seperti yang kita tahu sebelumnya, bahwa istilah tersebut sering tersebut dengan nama permainan tradisional. Permainan tradisional yang kita tahu, adalah permainan yang melibatkan beberapa orang.

Lalu dalam permainannya ada salah satu orang yang menjadi ‘figur’ penting dalam permainan tersebut, guna menyelesaikan misi yang ia emban.

Adapun beberapa pendapat menurut para ahli yang menyangkut permainan ini. Seperti yang sudah kita singgung, pendapat dari Rosdiani dalam buku yang terbit pada tahun 2012.

Mengatakan bahwa permainan tradisional adalah jenis permainan rakyat, yang mana eksis pada suatu kelompok komunitas tertentu, ataupun wilayah tertentu.

Dan kemudian permainan tersebut diwariskan kepada generasi selanjutnya, guna melestarikan permainan tersebut dan mengeksistensikan permainan tersebut meski sudah berubah era dan peradaban.

Menurut para ahli lain sepeti Mahendra dalam bukunya yang terbit di tahun 1998, mengatakan permainan tradisional adalah sebuah kegiatan yang tumbuh dan perkembang di masyarakat sekitar.

Kemudian dalam perkembangannya, permainan tradisional menjadikan sebuah permainan dengan menyesuaikan antara satu daerah dengan daerah lain.


Dengan tujuan untuk mendapatkan hiburan sendiri ketika melakukan permainan tersebut. Jika kita simpulkan, maka permainan tradisional adalam salah satu permainan yang awalnya eksis pada sebuah komunitas atau masyarakat tertentu.

Lalu pada perkembangannya, permainan ini kemudian menjadi permainan yang tersesuaikan dengan daerah masing-masing, entah pada ciri, syarat permainan dan sebagainya.

Dengan tujuan untuk mendapatkan hiburan ketika seseorang melakukan permainan tersebut.


Tujuan Olahraga Tradisional

Tujuan dari olahraga ini, yang pasti adalah memberikan feedback baik kepada seseorang yang melakukan olahraga tersebut.

Terlebih dengan fokus seseorang yang ingin menyehatkan tubuh, dan menghindarkan diri dari terjangkit penyakit karena virus ataupun bakteri.

Yang lebih penting lagi adalah kepada anak-anak pada usia kurang dari 10 tahun. Karena selain memberikan kesehatan kepada mereka.

Organisatoris lain baca ini: Olahraga Dirgantara: 9 Peralatan, Induk Organisasi

Juga adanya olahgara tersebut bertujuan untuk melatih otak mereka dalam menyusun strategi walau sederhana. Mengingat ada begitu banyak permainan tradisional, dengan menitikberatkan pada permainan strategi.

Dan strategi tersebut berguna untuk bisa mengalahkan lawan mereka. Terlebih dengan ketelitian dari sang anak yang secara tidak langsung terlatih.

Sehingga anak lebih jeli dalam melihat peluang nantinya, entah melihat peluang kesempatan buka usaha, ataupun beberapa peluang lainnya.


Sejarah Olahraga Tradisional

Lalu, bagaimana sejarah dari olahraga tersebut? Mengingat jenis dari olahraga yang ditawarkan ada begitu beragam, dan juga memiliki persyaratan serta ciri yang berbeda-beda.

Oleh karena hal itu, berikut beberapa sejarah dari permainan tradisional yang ada:

Permainan Engklek

Yang pertama adalah permainan engklek, dengan prinsip permainannya, kita harus menekukkan satu kaki ke atas dengan posisi setengah menekuk.

Benar, permainan ini hampir sama dengan lompat jinjit, namun ada satu masa dimana kita sebagai pemain akan menggunakan kedua kaki kita, setelah itu melanjutkan kembali permainan dengan prinsip awal.

Namun pada masa sejarahnya, permainan ini lebih sering dimainkan oleh anak laki-laki. Dan memiliki nama yakni ‘Sunda Manda’.

Gobak Sodor

Dalam sejarah, pada masa nenek moyang permainan ini sering dilakukan untuk pelatihan militer negara kala itu. Bahkan dari kedua kata tersebut juga memiliki arti sendiri

‘Gobak’ berarti bebas, dan ‘sodor’ berarti tombak. Hingga sampai detik ini, pemainan gobak sodor masih eksis sampai sekarang.

Permainan ini memiliki prinsip, yakni ada terdiri dari dua grup. Grup yang satu akan menjadi penjaga, sedangkan grup yang lain akan bermain.

Untuk arenanya sendiri, berbentu persegi panjang, yang mana perbagian terbagi atas garis yang memanjang.

Grup yang menjadi penjaga, hanya boleh bergerak ada garis tersebut, dan tidak boleh melewati bahkan keluar dari garis tersebut.

Permainan Bentengan

Dalam sejarah permainan ini sering dilakukan oleh anak-anak dari para prajurit negara, yang kemudian lambat laun permainan tersebut dijadikan sebagai latihan untuk mengasah kekerampilan dan berlatih.

Seperti permainan yang sebelumnya, permainan ini juga perlu adanya dua tim. Dan masing-masing tim memiliki tugas untuk bisa menculik anggota tim yang lain, dengan cara menyentuhkan bagian dari badan mereka ke target mereka.

Dan untuk membebaskannya pun menggunakan metode yang sama. Yakni menyentuhkan bagian dari tubuh mereka ke lawan dari grup yang menawan anggotanya.

Itulah beberapa sejarah dari permainan tradisional, yang mungkin sampai dengan detik ini masih eksis.


Ciri / Karakteristik Olahraga Tradisional

Ciri olahraga tradisional (Foto: blog.elevenia.co.id)

Adapun beberapa ciri daripada olahraga tersebut, yang kemudian menjadi satu poin yang memudahkan seseorang untuk mengidentifikasi apakan permainan tersebut tradisional atau tidak. Berikut beberapa listnya:

Berasal dari Sebuah Kebudayaan

Seperti yang sudah kita singgung sebelumnya, bahwasannya permainan tradisional adalah kegiatan yang tumbuh dan berkembang di suatu wilayah tertentu. Yang kemudian menjadi warisan budaya ketika sudah berubah era dan peradaban.

Memiliki Ciri Khas pada Setiap Daerah

Hal ini merujuk kepada salah satu pendapat dari para ahli, yang mana dalam perkembangan permainan tradisional, akan ada pencirian serta kekhasan dari permainan tersebut di beberapa daerah tertentu.

Mengandung Lebih Dari Satu Nilai

Permainan tradisional dengan ciri dan khasnya pada setiap wilayah, memiliki ciri khas tertentu dan juga beberapa nilai yang menjadi kelebihan daripada permainan tersebut.

Organisatoris lain baca ini: Olahraga Dansa Indonesia: 2 Teknik, Induk Organisasinya

Dan beberapa nilai-nilai tersebut seperti nilai kepercayaan, nilai budaya, dan nilai seni yang ada di dalamnya.

Itulah beberapa ciri dari permainan tradisional.

Poin Positif dari Olahraga Tradisional

Adapun poin positif atau yang sering dikenal dengan manfaat dari olahraga tersebut. Untuk poin pertama sendiri, adalah kesehatan tubuh manusia menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Mengingat selain daripada strategi yang harus kita pakai agar dapat mengalahkan lawan, juga gerak tubuh kita ikut bergerak dalam mewujudkan tujuan tersebut.

Namun, adapula manfaat lain yang sangat penting, terutama bagi tumbuh kembang dari buah hati, berikut beberapa listnya:

Mengajarkan Rasa Solidaritas

Yang mana hal terebut tergambar dari kerjasama para tim yang tergabung dalam satu grup. Dan kemudian mereka bisa membackup satu dengan yang lain.

Juga ikut andil dalam mewujudkan tujuan yang sudah terancang, lewat strategi yang sudah mereka bahas.

Meningkatkan Keterampilan Hidup

Maksudnya adalah dari keterampilan kerjasama dengan tim, mengkoordinir antara satu anggota dengan anggota lain, serta saling mengevaluasi kinerja satu dengan yang lain.

Sehingga mereka bisa mengerti bagaimana caranya menyelesaikan beberapa poin evaluasi tersebut dengan saksama, serta berdasarkan diskusi bersama.

Itulah beberapa poin penting dari adanya olahraga tradisional tersebut.

Penutup

Dari pembahasan yang sudah ada, dapat kita simpulkan bahwasannya permainan ini sangat penting untuk kita lestarikan.

Apalagi dengan manfaat dari berbaga jenis permainan yang ditawarkan, dengan kemudahan serta keseruan yang disuguhkan oleh permainan tersebut.

Juga menjadi cara bagi kita sendiri untuk berhenti sejenak menggunakan gadget, dan membebaskan sejenak pikiran kita dari hingar bingar kesibukan yang membuat kita kadang lupa dengan waktu, kesehatan, dan sebagainya.

Karena ada masanya diri kita butuh yang namanya waktu untuk diri sendiri. Dengan melakukan berbagai aktifitas lain yang bisa menjadi self healing bagi kita, dan sebagainya.

Sekian ulasan kali ini, semoga menginspirasi.

Daftar Pustaka

  1. https://infosurabaya.id/2020/07/27/olahraga-tradisional-ternyata-punya-banyak-manfaat/
  2. Asep Ardiyanto “Permainan Tradisional Sebagai Wujud Penanaman Nilai Karakter Anak usia Dini”, Prosiding Konferensi Pendidikan Nasional, ISSN: 2654-8607, hal. 174
  3. https://olahragapedia.com/ciri-ciri-olahraga-tradisional
  4. Suprayitno, “Peran Permainan Tradisional dalam Membantu Pertumbuhan dan Perkembangan Gerak Anak secara Menyeluruh”, Jurnal ilmu keolahragaan, vol 13 no 2, Juli-Desember, 2014, hal. 9.
  5. https://www.idntimes.com/life/inspiration/dian-arthasalina/mengenal-sejarah-6-permainan-anak-tradisional-pernah-coba-yang-mana/6
  6. Kiddo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *