Bola Basket: Definisi Hingga 4 Jenis Pola Menyerang

Bola basket
Olahraga basket (Foto: sports.okezone.com)

Bola basket, salah satu permainan yang sekarang masih digandrungi oleh berbagai kalangan. Berikut tentang beberapa pembahasan mengenai teknik menyerang. Ayu Maesaroh, Olahraga – organisasi.co.id

Siapa yang tidak mengenal permainan basket? Olahraga yang sangat familiar, bahkan sering menjadi salah satu olahraga favorit di berbagai kalangan. Adapun catatan sejarah mengenai penemu bola basket dapat kita baca pada artikel lainnya.

Bacaan Lainnya

Muda, dewasa, tua, sangat menikmati permainan basket, meski harus melompat, mendrible, dan beberapa teknik basket lainnya yang harus mereka lakukan.

Namun, begitulah hal yang membuat diri merasa lebih tenang dan nyaman. Tidak perduli dengan resiko yang ada, yang terpenting adalah menikmati proses melaksanakan apa yang kita suka.

Meski lelah, namun rasanya sudah terbayar. Hingga kemudian berita menyambar, membuat bola basket menjadi salah satu permainan cabang olahraga, hingga ke kancah internasional.

Pun pada akhirnya membuat para kaula muda berapi, mencoba memberanikan diri sebagai salah satu atlet, memikul amanah yang sangat besar, dari segala penjuru wilayah Indonesia.

Sungguh, hal yang bahkan tidak pernah mereka duga sebelumnya. Tapi begitulah. Sejak kemunculan pada tahun 192-an, bola basket langsung mendapatkan perhatian banyak orang.

Dulu permainan ini terbawa oleh para perantau dari Tiongkok, yang kemudian mereka membuat grup masing-masing, dengan konsep rival antara grup satu dengan yang lain.

Seiring berjalannya waktu, permainan tersebut semakin berkembang di Indonesia, dan pada akhirnya membuat Indonesia memutuskan untuk membuat organisasi resmi olahraga basket.

Jadi, berikut beberapa pembahasan terkait permainan basket tersebut:

Teknik Utama dalam Permainan Bola Basket

Definisi bola basket
Jenis teknik dribbling (Foto: sehatq.com)

Yang pertama adalah masalah teknik utama dalam permainan basket. Teknik ini menjadi salah satu teknik dasar yang perlu adanya pemahaman oleh para pemain, terutama untuk para pemula.

Mengingat hal ini akan terus terpakai, ketika pemain mulai mengenal beberapa teknik lain dalam dunia basket. Karena, dalam mengalahkan lawan, skor adalah kunci yang paling ampuh untuk mengembalikan keadaan lawan.

Dan untuk mendapatkan skor, harus mempunyai taktik, serta penguasaan teknik permainan basket yang mumpuni juga. Sehingga keinginan untuk membalikkan keadaan lawan bisa terlaksana.

Jadi, berikut beberapa teknik dasarnya:

Dribbling

Yang pertama adalah dribbling atau menggiring bola, atau yang sering dikenal dengan men-dribble bola. Untuk jenis ini, tidak boleh menggunakan telapak tangan dalam menggiring bola.

Melainkan menggunakan jari-jari tangan, agar dalam menggiring bisa lebih mudah. Kemudian hal lain yang perlu diperhatikan, adalah posisi saat menggiring bola.

Usahakan jangan terlalu membungkuk, atau terlalu tegap. Semuanya harus seimbang. Serta dalam permulaan, posisi saat akan menggiring bola, harus berada pada bawah lutut ataupun pinggang.

Hal ini akan memudahkan pemain dalam membawa bola ke ring basket lawan.

Shooting

Yang selanjutnya adalah gerakan menembak. Dalam teknik menembak, ada salah satu istilah yang perlu diperhatikan, yakni B.E.E.F.

Singkatan dari balance, eyes, elbow, serta, follow through. Keempat hal tersebut memiliki arti sendiri dalam permainan bola basket, antara lain:

Balance

Untuk yang pertama ini, lebih menitikberatkan pada keseimbangan bagian tubuh. Mulai dari atas hingga bawah. Sehingga lompatan untuk shooting bisa terlaksana dengan sempurna.

Organisatoris lain baca ini: Induk Organisasi Permainan Basket

Pun dengan sikap sedikit membungkuk ketika akan melakukan shooting. Yang juga perlu adanya keseimbangan antara satu dengan lainnya.

Eyes

Adalah bidikan daripada mata, yang fokus, menjurus kepada ring basket lawan ketika akan melakukan tembakan. Perlu diketahui, bahwasannya dalam melakukan tembakan, perlu adanya perhitungan tepat dalam membidik.

Oleh karenanya sangat perlu kefokusan tinggi, ketika melihat sisi peluang untuk bisa menjebol ring lawan.

Elbow

Lebih menitikberatkan pada posisi tangan, yang akan melakukan tembakan ke ring basket lawan. Para peserta harus memperhatikan.

Bahwasannya posisi tangan sangat berpengaruh, apalagi jika posisi siku tangan semakin lancip. Bisa jadi, menjelma menjadi peluang untuk mengalahkan tim lawan.

Follow Through

Merupakan langkah terakhir untuk pemain, yang melesatkan teknik shootingnya ke ring lawan. Dengan perhitungan bidikan yang ada, keseimbangan, serta posisi tangan yang dirasa sudah pas.

Maka terakhir adalah melepaskan tembakan, yang langsung ke ring gawang lawan. Semuanya berkesinambungan, sehingga ketika ingin sukses dalam melaksanakan shooting.

Mau tidak mau semua harus benar-benar terukur dari awal, hingga akhir teknik.

Mengoper Bola

Yang selanjutnya adalah mengoper bola, atau sering dikenal dengan Passing. Passing ini terdiri atas dua jenis. Dan keduanya perlu penguasaan penuh.

Mengingat kita tidak pernah tahu bagaimana nantinya tim lawan dapat menghalau operan kita kepada rekan tim sendiri. Jadi, berikut beberapa jenisnya:

Chest Pass

Yang pertama adalah jenis chest pass. jenis mengoper ini, lebih menitikberatkan pada bola yang tergenggam oleh kedua tangan, lalu mengopernya pada posisi bola berada di bagian dada.

Kemudian di dorong ke rekan tim, yang mana nanti mereka juga akan mendapatkan bola, dengan posisi berada di dada.

Bounce Pass

Yang mana artinya mengoper bola basket dengan cara dipantulkan terlebih dahulu, baru rekan satu tim menerima operan lewat cara tersebut.

Meski hampir sama dengan jenis sebelumnya, namun memang untuk jenis bounce pass tidak begitu dianjurkan untuk penerimaan bola jarak jauh.

Jenis Pertahanan

Teknik selanjutnya adalah jenis pertahanan. Biasanya hal ini sering berlaku untuk membuat pertahanan, ketika salah satu rekan tim salah dalam melakukan shooting.

Juga untuk menahan tim lawan agar tidak dapat mencetak gol di kandang. Untuk teknik pertahanan sendiri, butuh adanya kerjasama dari berbagai pihak tim.

Sehingga akan menutup dengan otomatis celah bagi para tim lawan mencetak gol di ring kandang. Adapun beberapa jenis dari tekninya, antara lain:

Stealing

Yang pertama adalah Stealing. Lebih menitikberatkan pada cara merebut bola dari lawan, yang mana mereka sedang men-dribble, mengoper, ataupun sedang memegang daripada bola tersebut.

Meski demikian, harus diperhatikan untuk tidak menyentuh tangan dari lawan. Jika menyentuh, maka pelanggaran akan terjadi kepada tim sendiri.

Blocking

Merupakan teknik menghalau tembakan dari lawan ke ring basket tim sendiri. Seperti misalnya menepis tembakan yang pada akhirnya menggagalkan kesempatan tim lawan untuk bisa mencetak skor.

Dari hal tersebut, nantinya akan memberikan kesempatan untuk tim yang menghalau, mencoba mencetak skor, dan membalikkan keadaan.

Rebounding

Adalah salah satu teknik yang menitikberatkan pada teknik penangkapan pantulan bola gagal, yang dihasilkan dari tim lawan.

Teknik rebounding terdiri atas dua jenis, yakni offensive rebound, serta deffensive rebound. Keduanya sama-sama untuk menangkap pengoperan yang salah.

Namun bedanya adalah yang pertama, berasal dari tim sendiri, sedangkan yang kedua berasal dari tim lawan. Sehingga nantinya akan memberikan peluang untuk mencetak gol, dengan strategi yang sudah dibuat.

Putaran

Yang terakhir adalah teknik putaran, atau yang sering terkenal dengan nama Pivot. Karena ini adalah jenis gerakan putaran, itu artinya membutuhkan keseimbangan tubuh yang sangat sempurna.

Agar nantinya tidak salah arah, apalagi pengoperan. Dalam menggunakan jenis ini, ada satu kaki yang menjadi tumpuan untuk menyeimbangkan semua gerak tubuh dengan pose memutar.

Hal ini bertujuan agar bola berada tetap pada dekapan, dan membawanya hingga memecahkan ring bola lawan.

Itulah segelintir dari pembahasan mengenai teknik dasar untuk permainan basket.

Teknik Menyerang dalam Basket

Jenis teknik menyerang (Foto: olahragapedia.com)

Selaras dengan pembahasan hal tersebut, terdapat satu teknik yang juga harus dipelajari lebih mendalam oleh para atlet basket. Ialah teknik menyerang.

Adapun jenis dari hal ini, yang dapat para atlet pelajari, antara lain:

Menggunakan Pola Penyerangan Bebas

Atau nama lainnya adalah off the ball. Sesuai dengan namanya, jenis ini menitikberatkan pada penyerangan secara bebas, untuk melindungi bola dari genggaman tim.

Meski demikian, perlu adanya koordinasi antara satu dengan yang lain, agar penyerangan bebas tersebut masih berada pada koridor aturan, serta tidak melenceng dari strategi.

Pola Fastbreak

Yang lebih jelasnya adalah penyerangan kilat. Pola ini akan terlaksana ketika seseorang sudah mengoper sebanyak dua bahkan tiga kali.

Kemudian mereka mencoba untuk merobohkan tembok lawan dengan mencari celah agar dapat mencetak skor, dan memasukkan bola ke gang lawan.

Kilat Berpola

Teknik ini sering terpakai oleh para pemain basket, ketika seorang wasit berada pada di tengah, dan bersiap untuk melambungkan bola ke udara.

Kemudian, para atlet mencoba merebut dengan melakukan jump, menangkis, dan sebagainya. Meski demikian, pola penyerangan kilat berpola ini, juga terpakai untuk beberapa moment tertentu saat pertandingan.

Jenis Penyerangan Berpola

Untuk praktek ini biasanya di dasarkan atas taktik yang terpakai dalam tim basket. Yang mana pola tersebut sudah teratur sedemikian rupa, sehingga mau tidak mau, atlet harus melaksanakan penyerangan berpola yang sudah terancang.

Itulah beberapa jenis teknik dari penyerangan permainan basket.

Organisasi dan Struktur Posisi Pemain dalam Menyerang

Seperti yang sudah disinggung pada pembahasan sebelumnya, basket menjadi salah satu permainan olahraga yang mempunyai banyak penggemarnya seketika.

Kemudian lambat laun merambah ke berbagai kalangan. Hingga pada akhirnya memutuskan untuk membuat organisasi resmi.

Sebagai wadah para atlet berpotensi tinggi, serta berbakat, untuk mengasah keahlian mereka dalam menguasai permainan bola basket.

Seperti misalnya mengenal struktur daripada posisi para penyerang, antara lain:

Pola 1-3-1

Hal ini, diambil dari penyerangan jenis berpola. Mengingat jenis ini sudah ada patternnya sendiri, mempunyai peletakan yang baik, untuk para penyerang bisa memberi tekanan lebih bagi para lawan.

Pola 1-2-1

Jika dalam tim tidak begitu banyak yang mempunyai tinggi badan yang lebih, maka bisa menggunakan pola ini, untuk meletakkan yang tertinggi sebagai penyerang.

Jenis 2-3

Selanjutnya penempatan 2-3, atau yang dikenal dengan pola reverse. Menitikberatkan pada kelincahan dari penyerang, mengingat hal ini sama saja seperti sedang beradu satu lawan satu.

Butuh kecekatan, dan kejelian dalam melihat peluang menjebolkan ring dari tim lawan.

Apa Nama Induk Oleharaga Basket Dunia dan Nasional

Atlet basket Indonesia (Foto: juara.bolasport.com)

Dan sejalan mengenai pembahasan tadi, maka beberapa negara memutuskan untuk membuat organisasi resmi di tingkat nasional, serta internasional. Untuk internasionalnya sendiri, ada FIBA. Atau kepanjangan dari Federation Internationalle de Basketball.

Terbentuk pada tahun 1983, dengan jumlah anggota awal yakni ada 8 negara, antara lain: Argentina, Yunani, Itali, Swiss, Cekoslowakia, Portugal, Rumania, dan terakhir adalah Latvia.

Sekarang sudah ada lebih dari puluhan negara yang ikut serta dalam organisasi tersebut, dan ikut serta dalam mensukseskan pertandingan basket tingkat dunia.

Organisatoris lain baca ini: Atlet Basket Dan Voli Tercantik

Pun dengan Indonesia, yang kemudian membuat organisasi resmi basketnya, dan sering mengirimkan para atlet basket sebagai perwakilan dari Indonesia ke kancah Internasional.

Ialah PERBASI, atau kepanjangan dari Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia. Orang pertama kali yang mencanangkan adanya organisasi tersebut, adalah Tony Wen, dan Wim Latumeten.

Keduanya merancang sedemikian rupa, hingga akhirnya PERBASI terbentuk pada tahun 1951. Tepatnya tanggal 23 Oktober.

Siapa Pemain Berbakat dalam Dunia Basket Indonesia

Dengan kerja keras dari para pelatih di organisasi, akhirnya muncullah beberapa atlet terbaik Indonesia, yang siap mengharumkan nama bangsa Indonesia, lagi dan lagi. Berikut beberapa daftarnya:

Daniel Wenas

Adalah salah satu atlet kebanggaan Indonesia, yang lahir pada tanggal 8 Agustus 1992. Ia memulai karir sebagai seorang atlet pada usia 13 Tahun.

Kemudian pada umur 16 Tahun, ia bergabung di grup basket Pelita Jaya.

Galank Gunawan

Juga salah satu atlet basket Indonesia, yang pernah menorehkan prestasinya di SEA GAMES tahun 2015. Ia mempunyai tinggi badan hingga 194 cm, dan berwajah tampan.

Gunawan juga mendapatkan gelar sebagai pemain power forward.

Juan Laurent

Adalah salah satu atlet kebanggaan dari Indonesia, khususnya untuk klub basket Satria Muda. Berkat dirinya dan kerjasama tim dari permainan basket.

Klub tersebut mendapatkan gelar sebagai Rookie of The Year IBL, pada tahun 2017.

Sekian ulasan kali ini, semoga menginspirasi

Daftar Pustaka

  1. Teknik dasar basket
  2. Pola penyerangan basket
  3. Induk organisasi basket dunia dan Indonesia
  4. Atlet berbakat Indonesia

Pos terkait