Cara Menguasai Panggung: Penyebab dan 6 Trik Mengatasi

cara menguasai panggung
peran kader (Rahasia Belajar)

Istilah demam panggung bisa menyerang siapa saja. Jika tidak ingin mengalaminya, sebaiknya kita memahami cara menguasai panggung yang benar.

Tika, Konsep Organisasi – organisasi.co.id

Bacaan Lainnya

Pentingnya Menguasai Panggung Saat Tampil

Tampil di muka umum memang membutuhkan persiapan khusus. Dengan sikap yang siap maka penonton dan pendengar akan lebih mudah menguasai materi.

Tidak hanya itu, ketika kita mampumenguasai panggung, artinya kita menjadi sorotan sekaligus dapat mengamati pendengar dan penonton dengan sangat baik. Materi tersampaikan dengan lancar dan penonton merasa terhibur.

Sebelum itu sebaiknya kita memahami diri kita terlebih dahulu. Kira-kira apakah yang menyebabkan kita kurang optimal saat tampil di panggung?

Ketika sudah menganalisa diri sendiri, tiba saatnya kita mencari solusi atas itu. Cara menguasai panggung akan berbeda antara satu orang dengan yang lain. Mari kita simak selengkapnya pada artikel ini.

organisatoris lain baca ini: Struktur Organisasi PT Sido Muncul: 2 Strategi

Penyebab Seseorang Cemas di Atas Panggung

cara menguasai panggung
Gaya dalam pidato (freepik.com)

Sebelum memahami cara menguasai panggung, kenali dulu penyebab kita merasa cemas di atas panggung. Jadi menutur Kamus American Psychological Association, demam panggung merupakan rasa cemas dan takut akan pencapaian yang akan kita dapatkan saat tampil.

Kecemasan ini meliputi pemenuhan ekpektasi terhadap pendengar yang dapat berujung pada rasa malu, rasa takut dihina, dan lainnya. Hal ini menjadi fobia sosial.

Hal ini sangat umum di masyarakat. Mereka cemas dan gugup ketika menjadi pusat perhatian. Demam panggung sedikit berbeda dengan fobia karena fobia tidak menghambat kinerja seseorang.

Ketika orang tersebut hendak tampil, seseorang yang mengalami demam panggung akan merasakan denyut jantung yang bertambah cepat, tangan berkeringat dingin, mulut dan tenggorokan kering, mual dan pandangan kabur.

Tidak sedikit orang yang mengalami gejala itu berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan. Gejala semakin memburuk ketika waktu tampil semakin dekat.

Diare, cepat marah, muntah, hingga suasana hati yang cepat berubah kian muncul terutama tremor dan jantung berdebar.

Organizatoris silahkan bergabung menjadi Master Of Ceremony

Langkah Pertama Atasi Rasa Cemas di Panggung

Tidak ada manusia yang sempurna. Ekspektasi yang berlebihan akan hasil dari penampilan kita di panggung hanya akan memperburuk rasa cemas. Cara menguasai panggung yang paling mudah adalah dengan mempersiapkan diri sebaik mungkin.

Langkah lainnya sebelum tampil adalah dengan memakan makaan sehat dan menghindari kafein. Berlatih tentang teknik pernapasan dan jangan fokus pada kesalahan.

Jangan meragukan diri seniri dan bersikap senatural mungkin. Lakukan kontak dengan penonton untuk mengurangi tegangan yang muncul. Jika cara itu tidak berhasil, sebaiknya kita mencoba implementasi trik atasi demam panggung berikut ini.

Organistoris lainnya baca ini: Prinsip Ekologi Organik: Definisi dan 7 Cara Bertahan

Implementasi Trik Atasi Demam Panggung

eksplanatif deskriptif
Mengatasi demam panggung(Kementrian Pendayagunaan)

Dengan persiapan yang matang maka performa akan semakin matang. Rasa percaya diri seseorang meningkat ketika mereka benar-benar siap. Jadi kita akan lebih mudah berkonsentrasi ketika yakin persiapan telah maksimal. Berlatih, mengumpulkan banyak riset, dan mempersiapkan jawaban atas pertanyaan adalah contoh persiapan.

Kita dapat melakukan praktik di depan kaca sebelum mulai tampil. Cara lain yang bisa kita lakukan adalah:

a. Memilih topik yang kita sukai

Jika tidak ada pilihan topik maka kita dapat melakukan pendekatan akan diri sendiri. Contohnya saat berbicara mengenai dunia kerja, maka awali denga nkejadian menarik selama kita bekerja. Jadi ini menjadi motivasi bagi diri sendiri untuk melakuakn persiapan yang matang.

Antusiasme itu akan sampai pada orang yang menonton dan mereka dapat ikut tertarik.

b. Mengenali tempatnya

Lakukan kunjungan tempat terlebih dahulu. Entah itu di kelas atau aula, kita perlu meninjaunya. Pahami dengan baik bagaimana nantinya kita akan muncul di hadapan umum. Ketika harus melakukannya dengan online, sangat penting memahami fitur pada aplikasi yang kita pakai.

c. Anggap tidak ada orang

Cara menguasai panggung adalah dengan menganggap bahwa kita sedang sendirian. Selain itu jika menatap langsung ke mata lawan bicara memang kita akan menjadi semakin grogi. Jangan lup amembawa poin-poin dalam catatan.

Jika kehilangan fokus, maka kita dapat membaca kembali poin-poin tersebut sehingga materi tetap tersampaikan sesuai jalurnya.

d. Berlatih public speaking

Umpan balik akan selalu ada dalam setiap acara yang kita lakukan . Jika ada yang memberikan komentar, berikan respon yang tepat. Awali dengan memuji atau mengucapkan terima kasih agar orang lain melihat kita sebagai pribadi yang berpikiran terbuka.

Ketika kita tidak tahu harus menjawab apa, maka sampaikan saja dengan jujur. Walaupun demikian ada baiknya kita mengantisipasi pertanyaan yang sulit.

e. Membayangkan kesuksesan

Cara menguasai panggung selanjutnya adalah dengan berkhayal. Otak manusia sejauh ini tidak bisa membedakan khayalan dan kenyataan. Berlatihlah puluhan kali dengan membayangkan penonton bertepuk tangan. Dengan demikian kita akan semakin yakin jika mampu melakukannya.

Jangan cemas karena itu juga dapat menjadi kenyataan.

f. Lakukan rutinitas menyenangkan

Temukan rutinitas yang menyenangkan dan menenangkan sehingga pikiran kita menjadi lebih tenang. Cara setiap orang berbeda-beda. Ada yang bermeditasi dan ada pula yang berolahraga ringan.

Contoh juga bagaimana para profesional mengatasi kegrogian mereka.

Manfaat Menguasai Panggung

Cara menguasai panggung membuat kita menaklukkan panggung. Ternyata begitu banyak manfaat yang bisa kita peroleh jika berhasil menguasai panggung.

1. Karir Meningkat

Kita akan mendapatkan stigma “profesional” dari penonton. Semakin kita terampil untuk berpikir kritis serta makin kreatif, maka banyak orang yang menganggap kita kompeten.

Menguasai panggung juga membuktikan kualitas diri, ketenangan, dan pengendalian emosi yang mana hal ini sangat penting dalam dunia kerja. Di tempat kerja, kita akan semakin menonjol karena mampu mempromosikan ide-ide dengan gamblang.

Tidak sedikit klien menyukai kita dan senang bekerja sama dengan kita.

2. Kepercayaan diri meningkat

Menguasai panggung artinya kita semakin percaya diri. Lambat laun hal ini akan berguna ketika kita memimpin sebuah kelompok kecil. Ketakutan pun hilang dan akhirnya kita menjadi pribadi yang merdeka.

3. Menjadi pribadi cerdas dan kreatif

Keterampilan berpikir nampak pada penguasaan panggung. Ide-ide cermat atas pertanyaan tak terduga secara tidak langsung melatih otak untuk semakin cerdas dan kreatif.

Secara tidak langsung komunikasi kita terhadap orang lain juga semakin berkembang dengan baik.

4. Pengembangan pribadi

Interaksi dengan orang lain adalah salah satu faktor yang menyebabkan kita dapat diterima di masyarakat. Kapasitas diri meningkat yang berujung pada banyaknya teman yang kita kenal.

5. Meningkatnya Keterampilan Komunikasi

Saat kita demam panggung, kita akan kesulitan untuk berkomunikasi dengan baik. Adanya penguasaan panggung justru akan membuat keterampilan komunikasi kita meningkat.

Pemilihan diksi membuat kosakata kita bertambah. Tapi jangan sampai kita salah memilih diksi karena rentan pada penafsiran yang berbeda.

6. Membangun Koneksi Sosial yang Luas

Dengan kemampuan kita menguasai panggung artinya kita harus bersiap untuk mendapatkan banyak penggemar.

Kita akan menjadi orang yang berpengaruh dan memberi pengaruh pada orang banyak. Koneksi kita menganggap kita orang yang ahli dan inspiratif. Jaringan kita pun akan semakin luas.

Dampaknya adalah usaha kita juga semakin terkenal apabila kita memiliki usaha.

7. Hidup Lebih Bermakna

The people’s Almanac Book melakukan survey kepada tiga ribu warga Amerika. Hasilnya menyebutkan bahwa 21% orang menganggap bahwa penguasaan panggung adalah hal menakutkan.

Padahal hidup kita menjadi lebih bermakna sebagaimana perkataan Oprah Winfrey. Dari kemampuan kita menguasai panggung berarti kita membantu orang banyak.

Sebenarnya berbicara di depan umum hanya terkait dengan jam terbang. Semakin tinggi jam terbangnya tentu rasa kurang percaya diri akan berkurang.

Pada dasarnya semua orang dapat berbicara. Tinggal mereka mempelajari kembali tatanan dan isi dari pembicaraan tersebut. Penggunaan kosa kata yang baik adalah cermin diri.

Kiat Sukses Berbicara di Hadapan Umum

Di era modern seperti saat ini sebenarnya berbicara di hadapan umum sudah menjadi hal umum. Bahkan sejak bangku sekolah kita sudah mendapatkan pelatihan mengenai ini melalui presentasi-presentasi. Pembelajaran saat ini bukan lagi guru yang menjadi sentral melainkan siswa.

Harapannya adalah generasi selanjutnya menjadi mahir dan terbiasa berbicara di hadapan umum. Kita dapat memulainya dengan membuat vlog pribadi. Secara tidak langsung hal ini melatih kepercayaan diri. Saat ini media-media dan sosial media telah banyak menyediakan fitur unjuk diri.

Di Instagram kita bisa membuat live stories, di Facebook pun demikian. WhatsApp, Youtube, TikTok dan aplikasi lainnya seakan menjadi wadah pelatihan kita. Sudah saatnya kita memanfaatkan kesempatan ini tanpa perlu membayar mahal untuk mengikuti pelatihan public speaking.

Jika kita masih belum siap untuk terjun ke dunia media sosial, kita dapat mencoba berbicara di hadapan cermin. Semakin kita berlatih mengenai ini, pemikiran kita dan mental kita juga semakin terbentuk.

Penutup

Demam panggung kerap melanda siapapun bahwa seorang artis papan atas sekalipun. Adanya ekspektasi yang tinggi dapat membuat keresahan semakin menjadi. Oleh sebab itulah sebaiknya kita memahami cara mengatasinya sebelum hal ini memperburuk keadaan kita.

Mengelola pernapasan adalah cara termudah selain harus mematangkan latihan. Ingat kembali dampak yang bisa kita dapatkan apabila presentasi kita berjalan lancar. hanya denganmengingat itu saja seakan telah memotivasi diri kita untuk memberikan yang terbaik.

Adapun manfaat yang bisa kita peroleh jika berhasil menguasai panggung adalah koneksi yang lebih luas, adanya kepercayaan publik terhadap kita, dan juga kenaikan jenjang karir. Bahkan mental kita pun akan semakin baik dengan kemampuan berbicara di depan umum yang baik.

Pola pikir yang cerdas dan kreatif akan membawa kita untuk semakin percaya diri. Itulah sebabnya kita harus terus berlatih berbicara di hadapan umum karena ini sangat kaya akan manfaat. Abaikan ekspektasi yang berlebihan. Yang perlu kita lakukan adalah meyakini diri sendiri bahwa memang tidak ada manusia yang sempurna.

Selain itu kita juga perlu menanamkan bahwa apa yang kita lakukan di atas panggung akan berjalan dengan lancar. Semoga kiat-kita ini dapat memberikan manfaat bagi kita. Ada baiknya kita sering menyimak para profesional dalam mengatasi rasa grogi ketika berhadapan dengan publik sebagai sarana memperbaiki diri kita.

Daftar Pustaka

Mengenal Istilah ‘Demam Panggung’ dan Cara Menghadapinya

Demam Panggung? Coba 7 Cara Mengatasi Grogi Ini

Pos terkait