Definisi Kempo: 2 Aturan, Bela Diri di Mata Pemerintah

Definisi kempo
Shorinji Kempo (Foto: id.pinterest.com)

Definisi kempo, salah satu olahraga yang sampai detik ini masih banyak yang meminati, hingga bercita-cita menjadi atlet profesional. Berikut beberapa pembahasan mengenai aturan permainan, sampai dengan kempo di mata Pemerintah. Ayu Maesaroh, Olahraga – organisasi.co.id

Ilmu bela diri nyatanya menjadi hal penting di era seperti sekarang. Kita, apalagi seorang wanita, harus paham bagaimana cara melindungi diri sendiri, tanpa harus bergantung kepada orang lain.

Bacaan Lainnya

Mengingat semua yang terjadi, dan akan benar-benar dialami, ialah berdasarkan atas kehendak diri sendiri. Yang tidak dapat melawan, apalagi menyangkal, atas perbuatan yang kiranya, tidak mengenakkan.

Oleh karenanya, seorang perempuan tak hanya harus pandai berbicara, strategi, dan sebagainya. Pun dengan bela diri, yang nantinya akan menjadi bekal senjata mereka.

Entah itu karate, taekwondo, silat, dan sebagainya. Termasuk dengan Kempo, yang sekarang menjadi salah satu olahraga, yang juga sedang berproses, untuk meraih kejayaan, dan dapat ikut dalam ajang Olimpiade, ataupun beberapa perlombaan tingkat internasional lainnya.

Oleh karenanya, tidak salah jika kita mempelajari dari dasarnya terlebih dahulu, tentang mengenai olahraga kempo ini, baik dari definisi, hingga sampai pada pandangan dari pemerintah tentang olahraga tersebut.

Kemunculan Kempo di Indonesia

Perlu diketahui terlebih dahulu, kempo sendiri merupakan seni bela diri yang terbawa dari Jepang. Yang kemudian, pada saat masa penjajahan Jepang, ilmu bela diri tersebut mulai merambah ke Indonesia.

Berawal pada tahun 1959, saat itu menjadi salah satu cara untuk Jepang, menyerahkan semua rampasan perang mereka, dengan menggantikan sebuah ilmu kepada pemuda Indonesia kala itu.

Pihak Jepang akhirnya membuka peluang bagi pemuda Indonesia, yang kemudian tertarik untuk mempelajari berbagai ilmu di Negeri Sakura tersebut.

Waktu berlalu, hingga akhirnya para pemuda Indonesia kembali ke tanah air, dan mulai mengimplementasikan berbagai ilmu yang mereka dapat.

Organisatoris lain baca ini: Teknik Dasar Kempo Dan Judo: Istilah Yang Jarang Kita Dengar

Untuk hasil dari mereka belajar, tidak hanya mendapatkan ijazah, namun mereka juga mendapatkan sertifikat bahwasannya mereka menguasai satu ilmu bela diri, yakni salah satunya adalah Kempo.

Pada waktu itu, ada salahs atu acara penampilan kesenian, yang mana acara tersebut, terselenggara oleh berbagai mahasiswa Indonesia.

Tepatnya pada tahun 1960-an, ada salah satu pemuda yang menampilkan dari definisi kempo ini. Hingga pada akhirnya membuat berbagai orang tertarik dengan penampilannya tersebut.

Serta ingn mempelajarinya. Singkat cerita dari hal tersebutlah, tiga orang bernama Utin Sahras (alm.), kemudian Indra Kartasasmita, serta Ginanjar Kartasasmita, mencetuskan untuk membuat organisasi resmi kempo, tingkat nasional.

Pada tanggal 2 Februari 1966, terbentuklah PERKEMI, atau singkata dari Persaudaraan Bela Diri Kempo Indonesia. PERKEMI, langsung mendapatkan reaksi baik dari KONI, sebagai salah satu organisasi besar tingkat Nasional, yang juga menaungi beberapa organisasi cabang olahraga lainnya.


Aturan Permainan Olahraga Kempo

Definisi kempo
Aturan permainan kempo (Foto: bola.com)

Setelah adanya hal tersebut, tibalah untuk membahas bagaimana seorang atlet dapat bermain, juga ikut berpartisipasi dalam ajang perlombaan kempo tingkat nasional, hingga ke kancah internasional.

Beberapa aturannya antara lain:

Pendaftaran

Yang pertama adalah masalah pendaftaran. Kegiatan yang pertama ini, harus terlaksana pada saat akan ikut pertandingan, sebagai gerbang awal pengakuan bahwa mereka ikut bertanding dalam ajang tersebut.

Dalam pendaftaran, peserta harus memenuhi beberapa dokumen yang perlu diserahkan. Pun beberapa dokumen harus sesuai dengan kategori dari pertandingan kempo tersebut.

Mengingat pertandingan kempo sendiri, tidak serta merta hanya satu kategori saja. Ada kategori embu, randori, dan beregu.

Beberapa dokumen tersebut antara lain:

  • Formulir pendaftaran
  • Rekomendasi dari bidang kemahasiswaan sebagai perwakilan dari universitas / organisasi
  • Warga Indonesia asli, ditandai dengan KTP, atau pun kartu identitas lainnya. Jika masih mahasiswa aktif, maka sertakan KTM yang berlaku.
  • Membawa surat keterangan sehat dari dokter
  • Membawa surat pernyataan dari orang tua / wali peserta, sebagai lampiran ke-2 nantinya

Biaya Pendaftaran

Selanjutnya adalah biaya pendaftaran. Untuk pembiayaan ini, tergantung dari penyelenggaranya. Dalam pertandingan definisi kempo, ada yang mematok 75 ribu per peserta, ada juga yang bisa lebih dari itu.

Karena kembali lagi, hal tersebut tergantung dari siapa yang akan menyelenggarakan. Dan hal tersebut terjadi tidak hanya untuk cabang olahraga Kempo saja.

Melainkan beberapa cabang olahraga lain juga demikian. Memang harus menyiapkan beberapa anggaran dana, untuk dapat menjadi perwakilan dari organisasi, ataupun universitas yang para atlet bawa.

Pun untuk beberapa kategori juga berbeda-beda untuk anggarannya. Mengingat ada 3 jenis kategori dalam olahraga kempo.

Yakni ada Randori, Embu, dan beregu. Hal tersebut sudah sesuai dengan persyaratan yang ada, sehingga aturan tersebut tidak bisa diganggu gugat.

Oleh karenanya sangat penting bagi pihak universitas ataupun organisasi yang menaungi, harus mempunyai anggaran tersendiri, untuk bisa membawa para atlet sebagai perwakilan dari mereka.


Organisasi Kempo Indonesia

Dan merujuk ke pembahasan sebelumnya tentang organisasi kempo, Indonesia mempunyai organisasi kempo, resmi, dan sudah menjadi anggota dari KONI, secara resmi juga.

Seperti yang sudah disinggung juga, bahwasannya PERKEMI sudah ada sejak tahun 1960-an. Yang mana hal tersebut terbentuk dan ada dari 3 orang Indonesia yang berjasa.

PERKEMI mempunyai visi misi tersendiri, untuk bisa memajukan organisasi, serta menyetarakan kempo, di mata masyarakat Indonesia, dan mata internasional.

Visi

Untuk visi dari PERKEMI ada dua hal. Yang pertama adalah memasyarakatkan dan mengajarkan falsafah dari Shorinji kempo seluas-luasnya, agar menjadi mental pembangun dari generasi muda bangsa.

Yang kedua, adalah menjadikan PERKEMI sebagai salah satu organisasi, serta kempo menjadi salah satu cabang olahraga, yang dapat mengharumkan nama bangsa, unggul, baik di kancah nasional, maupun dunia.

Misi

Misi dari PERKEMI ada 4 poin, antara lain:

  • Membangun kerjasama dengan lembaga kepemerintahan, serta non pemerintahan, agar terjalin sinergitas yang baik, serta dapat memberikan peluang untuk membawa kempo ke kancah internasional.
  • Memberikan pelatihan dalam organisasi PERKEMI, terutama untuk pelatih, serta wasit dalam tingkat daerah maupun nasional. Serta memberikan kesempatan pengembangan bagi mereka untuk mendapatkan pelatihan, baik di dalam maupun luar negeri, agar teknik kempo di Indonesia, dapat setara dengan tingkat dunia.
  • Menyelenggarakan berbagai acara pengprov, serta memasalkan olahraga kemp di tingkat daerah
  • Menjalin hubungan baik dengan WSKO, agar nantinya dapat memberikan saran untuk bisa meningkatkan kualitas olahraga kempo di tingkat dunia.

Itulah beberapa hal mengenai visi misi dari definisi kempo, yang bisa menjadi pembelajaran ketika akan masuk, dan menjadi atlet profesionalnya.

Untuk alamat resmi dari PERKEMI, ada di Jl C62 RT/RW 03, Jati Makmur, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat. Atau bisa menghubungi Pengurus PERKEMI resmi di email mereka.

Yang bisa di dapatkan dengan cara mengunjungi website resmi dari PERKEMI. Informasi mengenai kontak dan email resmi, berada di bagian paling bawah dari website.


Kempo di Mata Pemerintah

Olahraga kempo di Mata Pemerintah (Foto: mediaindonesia.com)

Tapi, bagaimana dengan pandangan serta perhatian Pemerintah terhadap olahraga Kempo? Yang mana kita sangat paham, bagaimana perjalanan sejarah dari olahraga Kempo, untuk bisa masuk ke Indonesia.

Dan berbagai upayanya, dapat mencetak beberapa atlet hebat, yang mengharumkan nama bangsa Indonesia. Jika kita ulik dari beberapa cabor lainnya, seperti bulutangkis, ataupun angkat besi.

Untuk anggaran masih terbilang minim, hanya sekitar 10 milyar, per tahun. Padahal kita sangat paham, bagaimana kedua cabor tersebut menyumbangkan medali kepada Indonesia.

Lalu, bagaimana dengan Kempo? Dilansir dari beberapa literatur lain seperti lombokpost.jawapos.com. Dalam pemberitaan, beberapa cabor seperti kempo, karate, dan sebagainya di wilayah NTB, mengalami penyusutan anggaran.

Hal tersebut terjadi pada Februari tahun 2021 ini. Yang mana sebenarnya, mereka sedang mempersiapkan diri, untuk mengirimkan beberapa atlet mereka ke ajang PON PAPUA, yang akan terselenggara pada bulan Oktober mendatang.

Tak hanya itu, dilansir dari sentralbali.com, awal dari nasib kempo di PON PAPUA 2020 yang akan terselenggara pada Oktober mendatang pun, hampir tidak akan ikut dalam ajang 4 tahunan tersebut.

Nasib Kempo di Hal Lain

Hal ini berdasarkan bahwa tidak adanya kenshi maupun senshi yang mumpuni, serta profesional. Meski begitu, hal tersebut langsung mendapatkan konfirmasi dari PERKEMI Bali.

Organisatoris lain baca ini: Seni Bela Diri Kempo: Sejarah, Teknik, Induk Olahraga

Yang mana Kempo akan ikut serta pada ajang 4 tahunan tersebut. Dan dari peristiwa tersebut, sangat diharapkan untuk pihak yang berkaitan, dapat memberikan pembinaan yang totalitas, agar bisa sesuai dengan target yang ada.

Entah dari pihak kenshi maupun senshinya. Dari hal tersebut, dapat kita tarik kesimpulan, bagaimana pandangan pemerintah, mengenai definisi olahraga kempo tersebut.

Butuh adanya kerjasama dari bebagai pihak, terutama pemerintah dalam memberikan kucuran dana kepada beberapa cabor lain, yang juga berusaha menyumbangkan medali, dan mengharumkan nama bangsa Indonesia.

Karena, nantinya siapa lagi yang akan perduli kepada beberapa cabor di Indonesia, selain dari pihak Indonesia itu sendiri.

Apalagi dengan beberapa isu tersebut, yang harusnya menjadi refleksi untuk berbagai pihak agar bisa lebih perduli lagi kepada beberapa cabor, entah dari definisi kempo sendiri, karate, judo, angkat besi, hingga sampai yang bergengsi sekalipun seperti bulutangkis.

Dan, bukankah itu menjadi mimpi bangsa Indonesia, dapat membuktikan bahwa Indonesia bisa bersaing di berbagai bidang dalam kancah internasional, cabang olahraga sekalipun?

Penutup

Sekian ulasan kali ini tentang definisi kempo. Yang mana terdapat berbagai poin penting agar nantinya menjadi refleksi, ketika akan masuk, dan berusaha menjadi atlet profesional.

Dan juga dari beberapa poin tersebut, dapat mengerti bagaimana sebuah resiko harus diterima secara siap, baik mental ataupun fisik.

Karena pada dasarnya bidang apapun, mempunyai resiko tersendiri yang akan seorang individu tersebut alami. Baik hal tersebut nantinya akan menyerang fisik mereka, ataupun mental mereka.

Dan jika terserang keduanya, maka tugas dari seorang individu tersebut, adalah terus maju, mencari jalan keluar aga dapat menyelesaikan permasalahan yang ada, dan sebagainya.

Sehingga, nantinya akan ada jalan keluar, yang menjadi satu pegangan bagi mereka, dan siap untuk melawan, bertanding, serta berjuang lagi untuk meraih cita-citanya.

Sekian ulasan kali ini, semoga menginspirasi.

Daftar Pustaka

  1. Sejarah Kempo
  2. Aturan permainan
  3. Isu tentang olahraga kempo
  4. Pemberitaan olahraga kempo
  5. Kempo Bali
  6. Website resmi PERKEMI

Pos terkait