Juri pencak silat
Ilmu bela diri pencak silat (Foto: indonesia.go.id)

Juri Pencak Silat: Jumlah Dan Aturan Permainan

Diposting pada

Juri pencak silat, orang yang dapat mengetahui bagaimana menilai sebuah strategi agar para pesertanya dapat lolos dan memenangkan sebuah pertandingan. Terdapat pembahasan mengenai kelas, aturan permainan, hingga kepada range kategori pertandingan dan umurnya.

Ayu Maesaroh – organisasi.co.id

Hai, kembali dengan tulisan yang semoga, menjadi referensi dalam menambah wawasanmu. Dan menjadikan dirimu seperti padi.

Semakin merunduk, semakin mengerti pada sudut pandang mana ketika menanggapi sebuah fenomena tertentu di kehidupan kita.

Karena bagaimanapun tidak semua fenomena dapat kita pukul rata, dalam menanggapinya, apalagi memberikan sebauah penilaian tertentu.

Begitu juga dengan sebuah pertandingan, yang mana di dalamnya terdapat seorang juri, yang dapat menilai keahlian dari seseorang. Entah dalam bidang ilmu pengetahuan, bidang olahraga seperti pencak silat, dan sebagainya.

Butuh adanya pandangan dari berbagai pihak, untuk menentukan apakah orang tersebut handal dalam suatu bidang, dengan merujuk satu tools yang dapat kita pakai sebagai acuannya.

Jumlah Juri Pencak Silat dan Aturan Permainan

Jumlah juri pertandingan pencak silat
Contoh pertandingan pencak silat (Foto: olahragapedia.com)

Namun, bicara soal juri dalam bidang pencak silat, banyak yang mengatakan bahwasannya ada sekitar 4 orang, dengan mengamati beberapa hal sebagai penilaian mereka, terkait dengan kehandalan mereka.

Berikut beberapa ketentuan dalam penilaian di bidang pencak silat:

Tangkisan/ Elakan / Serangan Balik/ Penahanan Serangan Balik

Tangkisan ataupun elakan dan sebagainya, adalah teknik yang mana menahan diri dari serangan lawan, yang mana seketika di tambah dengan serangan balik.

Biasanya untuk penilaian ini, mendapat nilai 1 dengan catatan semua tangkisan tersebut sah, sesuai dengan aturan yang berlaku.

Serangan Tangan yang Sah

Perkara selanjutnya adalah pada serangan tangan, yang mana dengan catatan harus sah, sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam olahraga pencak silat ini.

Juri pencak silat, biasanya akan memberikan 1+1. Namun jika menggunakan serangan yang tidak sesuai dengan aturan, biasanya mereka akan mengurangkan satu poin kepada orang yang menjadi lawan, atau yang baru saja menyerang.

Serangan Kaki yang Sesuai / Sah

Dalam serangan kaki, yang menjadi penailaian adalah kemantapan dalam serangan, tidak ada keraguan saat akan melaksanakan serangan. Dan yang penting adalah ketepatan serangan kaki kepada lawan mereka.

Organisatoris lain baca ini: Voli Dan Basket, Pencipta Atlet cantik Nasional dan Dunia

Untuk serangan itu, juri akan memberikan nilai 2 untuk serangan tersebut. Dan jika tidak sesuai dengan ketepatannya, maka mereka akan mengurangkan 1 poin.

Jatuh yang Sah

Maksudnya dalam hal ini, adalah serangan balik yang membuat lawannya jatuh, dan jatuhnya tersebut adalah sah, atau sesuai dengan aturan yang berlaku.

Untuk ketepatan tersebut, biasanya juri memberikan nilai sebesar 3 poin.

Itulah beberapa ketetapan yang ada, ketika 4 juri tersebut akan memberikan nilai kepada mereka yang bertanding dalam sebuah perlombaan tertentu.


Kelas Pertadingan Pencak Silat

Meski demikian, apa saja kelas pertandingan dalam olahraga pencak silat tersebut? Mengingat berbagai olahraga dengan menitikberatkan pada serangan dan beberapa teknik lainnya.

Memiliki kelas atau cabang pertandingan, yang mana pada setiap kelasnya, memiliki aturan tertentu. Jadi, berikut beberapa kelasnya:

Kelas Pertandingan Tunggal

Adalah kelas pertandingan yang mana menampilkan dua pesilat, dari regu yang berbeda. Dalam pertandingan tersebut, mereka memperagakan berbagai penguasaan jurus dari pencak silat yang telah mereka pelajari.

Yang menjadi penilaian dari mereka (juri) adalah masala penjiwaan para peserta, lalu memperagakan jurus pencak silat dengan atau tanpa senjata, pandangan tidak boleh kosong, fokus, dan sebagainya.

Kelas Pertandingan Tanding

Adalah jenis kelas yang menghadirkan dua pesilat dari sudut pandang yang berbeda, dan regu yang berbeda. Dalam hal ini mereka akan saling tanding dengan menggunakan penguasaan jurus silat yang telah mereka pelajari.

Para juri akan melihat dari sisi penguasaan mereka dalam melakukan beberapa jurus yang sudah diajarkan oleh guru mereka, dan sebagainya.

Kelas Pertandingan Ganda

Dalam jenis ini, menampilkan dua orang dalam satu regu. Lalu mereka memperagakan berbaga gerakan pencak silat yang telah mereka pelajari.

Hal-hal yang menjadi penilaian dalam pertandingan ini, adalah mengenai keluwesan, kemantapan dalam memperagakan berbagai teknik pencak silat, dan sebagainya.


Kelas Pertandingan Regu

Kelas pertandingan selanjutnya adalah kelas regu. Jenis ini terdir dari 3 orang yang berasal dari regu yang sama. Dalam hal ini, mereka memperagakan beberapa jurus yang telah mereka pelajari dengan baik.

Seperti yang sudah terpaparkan sebelumnya, juri akan menilai beberapa gerakan pencak silat tersebut dengan ketentuan yang sama, yakni kemantapan dalam meragakan, ketepatan dalam melakukan gerakan, dan sebagainya.

Itulah beberapa kelas pertandingan dari pencak silat, yang mana bisa menjadi referensi kalian.

Penggolongan Umur dan Syarat Keikutsertaan Pertandingan

Untuk bisa mengikuti pertandingan pencak silat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mendaftar. Terutama mengenai penggolongan umur, serta syarat keikutsertaannya.

Berikut beberapa penjelasannya.

Ketegori Umur

Adapun beberapa kategori umur untuk ikut serta dalam pertandingan pencak silat ini. Yang mana terbagi atas beberapa, antara lain:

  • Untuk golongan anak-anak entah putri atupun putra, biasanya berkisaran 10 tahun
  • Golongan Pra-remaja, untuk putra dan putri, biasanya berkisar antara 12 s/d 14 tahun.
  • Kategori remaja (putra dan putri), range umur keikutsertaan adalah 14 s/d 17 tahun.
  • Pertandingan kelas dewasa, rangenya antara 17 s/d 35 tahun

Itulah beberapa range umur yang biasanya ikut dalam beberapa kategiri, dari kategori tunggal, tanding, hingga kategori regu.

Syarat Ketentuan Keikutsertaan

Selanjutnya adalah keikutsertaan daripada anggota yang bertanding, wajib memenuhi persyaratan tersebut, antara lain:

  1. Aspek Penimbangan, yang mana penimbangan ini harus dilaksanakan 15 menit sebelum pertandingan dimulai. Setelah itu, penimbangan tersebut juga disaksikan oleh kedua belah pihak yang akan bertanding. Penimbangan tersebut dilakukan hanya satu kali.
  2. Anggota tim yang akan melaksanakan pertandingan harus memenuhi kriteria dari berat badan yang sudah ditentukan, serta tinggi badannya.
  3. Memenuhi beberapa keterangan, seperti membawa keterangan surat sehat jasmani dan rohani, yang dibuat oleh dokter, dan dengan tanda tangan yang sah. Serta surat keterangan tersebut harus dibawa, ketika akan melakukan pertandingan.

Pencak Silat Sebagai Bela Diri Kerajaan Islam, Benarkah?

Terlepas dari hal tersebut, adakah pencak silat menjadi salah satu ilmu bela diri, terutama adalah agama Islam? Untuk lebih jelasnya, kita urai satu per satu dari dua hal, yakni ‘pencak silat’ serta ‘kerajaan Islam’ yang dulu menjadi kerajaan terbesar di Indonesia.

Kerajaan Islam dan Masuknya Agama Islam

Dulu, ada begitu banyak kerajaan Islam yang mendiami beberapa wilayah di Indonesia. Bahkan kerajaan Hindu terbesar di Indonesia yakn Majapahit, juga ikut lengser karena peradaban Indonesia yang berubah.

Seperti misalnya kerajaan Demak, yang waktu itu menjadi kerajaan Islam terbesar, sepanjang sejarah. Lalu setelahnya ada ‘Walisongo’ atau 9 wali, yang memiliki cara masing-masing dalam menyebarkan agama Islam.

Dan ada salah satu wali, yang mana beliau memadukan budaya Indonesia, sebagai daya tarik orang-orang untuk dapat masuk ke agama Islam.

Organisatoris lain baca ini: 5 Kelas Bulu Tangkis: Struktur Organisasi Dan Jawara

Ialah Sunan Kalijaga, yang mana memanfaatkan pertunjukkan wayang, sebagai alternatif dakwahnya kala itu kepada banyak orang, untuk mereka ikut masuk agama Islam.

Pencak Silat dan Kemajuannya

Pencak silat sendiri adalah budaya asli Indonesia, yang mana banyak literatur mengatakan bahwa ini sudah ada sejak masa nenek moyang.

Hal tersebut merujuk kepada berbagai nama jenis jurus, yang jika diamati kembali, hampir sama dengan gerakan para hewan yang menjadi nama jurus tersebut.

Kemajuan peradaban dengan berbagai teknologi canggih bermunculan, juga mempengaruhi kemajuan daripada ilmu bela diri pencak silat ini.

Yang mana pada akhirnya pada tahun 1948, tepatnya di Surakarta. Pencak silat memiliki induk organisasi, yang menghantarkan ilmu bela diri ini ke kancah internasional.

Ialah IPSI, atau singkatan dari Ikatan Pencak Silat Indonesia. Dan sampai sekarang, sudah banyak atlet pencak silat yang telah menorehkan berbagai prestasi, baik nasional maupun kancah internasional.

Dan jika kita simpulkan, tidak ada hubungannya antara pencak silat sebagai budaya yang berasal dari berbagai kerajaan islam di Indonesia.

Namun, terkadang pencak silat ini seperti pelengkap sebuah budaya, yang mana kadang beberapa wilayah menyisipkan pencak silat ini sebagai sambutan daripada tamu acara pernikahan, dan beberapa acara resmi lain.

Manfaat Belajar Pencak Silat

Manfaat dari pencak silat (Foto: nu.or.id)

Setiap ilmu bela diri tertentu, pasti memiliki efek yang sangat signifikan bagi manusia, terutama kepada bagian tubuh mereka. Entah lebih kepada faedahnya, ataupun mudorotnya.

Begitu juga dengan pencak silat, yang mana ilmu bela diri tersebut juga memiliki beberapa manfaat yang baik bagi tubuh manusia. Manfaat tersebut antara lain:

Kondisi Tubuh Tetap Fit

Yang pertama adalah kondisi tubuh yang tetap terjaga kesehatannya, serta bisa lebih kebal dalam melindungi sistem kerja imun tubuh lebih kuat. Jadi, secara otomatis tidak akan mudah terkena penyakit.

Kemampuan Kognitif Semakin Baik

Dalam hal ini adalah mengelola emosi, dan mengontrol diri agar tidak mudah terkena stress. Yang mana stress tersebut dapat menghambat produktifitas daripada manusia itu sendiri. Serta membuat sistem imun menjadi lemah.

Keseimbangan Tubuh Meningkat

Seperti yang dilansir dari idntimes.com, mengatakan bahwa orang yang bisa menyeimbangkan tubuhnya, secara tidak langsung akan mencegah dirinya sendiri ketika dalam situasi sempit.

Misalnya pada area jalan raya yang tidak terlalu luas, ataupun berada pada pertahanan diri ketika menghadapi lawannya dalam sebuah pertandingan, agar terlihat ia tidak pernah goyah, bahkan pindah tempat serangan.

Perlindungan Lebih pada Organ Dalam Tubuh

Seperti yang sudah kita singgung sebelumnya, pencak silat merupakan ilmu bela diri yang sangat bermanfaat bagi manusia, terutama organ tubuh mereka.

Hal ini juga yang berimbas kepada organ dalam tubuh manusia, yang memang harus dirawat sejak awal, hingga saat kita sudah pada masa lansia.

Penutup

Itulah beberapa pembahasan mengenai juri pencak silat. Dari pembahasan tadi, kita bisa lebih dalam dan mengerti bagaimana caranya, dan apa yang harus kita persiapkan jika kita ingin ikut serta menjadi seorang atlet pencak silat.

Kita bisa lebih mengerti juga, aspek apa yang menjadi fokus daripada juri pencak silat, dalam menilai para peserta yang ikut dalam pertandingan tersebut.

Juga mengenai range umur untuk bisa ikut dalam pertandingan pencak silat, sekaligus lebih dalam mengenai kategori kelas pencak silat yang seperti apa, agar kita dapat ikut berpartisipasi.

Sekian ulasan kali ini, semoga menginspirasi.

Daftar Pustaka

  1. https://student-activity.binus.ac.id
  2. http://komunitas.eventsilat.com/index.php/peraturan-pertandingan/
  3. https://gurunakal.com
  4. https://www.ukulele.co.nz

4 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *