Pentingnya bela diri bagi muslimah
Jenis bela diri bagi muslimah (Foto: Ajnn.net)

Bela Diri Muslimah Terbaik, Jenis Dan Perbedaan

Diposting pada

Bela diri sangat penting bagi muslimah dalam melindungi diri. Dan ternyata, terdapat jenis dan perbedaan yang bisa kita pelajari.

Oleh Tika Yanti – Organisasi.co.id

Pentingnya Bela Diri Untuk Perempuan (Muslimah)

Sejak jaman jahiliyah perempuan sering mengalami kekerasan dan penyiksaan. Munculnya Islam membuat perempuan mulai mendapatkan tempat yang mulia. Namun di zaman ini, perempuan tetap menjadi sasaran empuk tindak kejahatan.

Banyak yang menganggap mereka adalah makhluk yang lemah. Maraknya kriminalitas yang menyerang perempuan membuat para perempuan harus mawas diri. Tidak hanya waspada, mereka juga sebaiknya mempelajari ilmu bela diri.

Hukum bela diri bagi muslimah adalah mubah. Sebaiknya perempuan memiliki niat yang lurus dalam melakukannya yakni untuk melindungi diri atau untuk berolahraga.

Mereka juga lebih baik memilih tempat latihan khusus perempuan sehingga tidak bertemu dengan laki-laki apalagi bukan muhrim. Bahkan pakaian dalam seni bela diri bagi wanita juga patut mendapat perhatian.

Faktor keimanan juga menjadi hal penentu apakah perempuan dapat terhindar dari pelecehan seksual atau justru berpotensi menjadi sasaran. Itulah kekuatan sebenarnya dari ilmu bela diri.

Perempuan perlu membentengi diri untuk tidak mudah terkena bujuk rayu pelaku kriminalitas. Perempuan juga harus mengurangi unsur empati atau iba ketika melakukan seni bela diri.

Jangan sampai saat melumpuhkan lawan perempuan tidak mengeluarkan stamina sesungguhnya sehingga justru mengalami cidera.

Jenis Bela Diri Terbaik Untuk Muslimah

Terdapat jenis-jenis seni bela diri bagi muslimah
Jenis-jenis bela diri bagi muslimah (Foto: inspiradata.com)

Adapun Jenis bela diri, yang mana bisa kalian para muslimah bisa lakukan dalam melindungi diri. Beberapa jenisnya antara lain:

1. Karate

Merupakan seni bela diri dari Jepang, yang mana juga cocok untuk muslimah. seni membutuhkan teknik pengaturan nafas yang baik. Gerakan-gerakannya cukup mudah namun tetap harus memperhatikan pernapasan.

Pencak Silat Vs Karate
Pencak Silat Vs Karate (Foto: Istimewa)

Gerakan tangan dan kaki menjadi seni utama terutama mengunci pergerakan lawan.karate memiliki teknik-teknik khusus untuk menghindar maupun memulai serangan.

2. Taekwondo

Seni bela diri ini berasal dari Korea. Fokus dari taekwondo adalah tendangan dan gerakan-gerakan kaki. Leluhur Korea menggunakan olahraga ini untuk memperkuat tubuh. Taekwondo mengajarkan cara mengatur keseimbangan tubuh.

Induk Olahraga Taekwondo
Salah Satu Atlet Berprestasi Taekwondo: Lia Karina Mansyur (Foto: IDNTimes)

Tidak hanya itu fleksibilitas dan kecepatan dalam gerakan juga menjadi kunci penting dalam seni bela diri ini. Taekwondo memiliki serangan bawah dan atas. Perlu perhatian khusus mengenai titik kelemahan lawan serta memanfaatkan kelengahan lawan.

3. Muay Thai

Saat ini Muay Thai mulai populer di kalangan perempuan. Seni bela diri ini mengutamakan kekuatan siku, lutut, dan kaki. Stamina yang kuat menjadi dasar bela diri Muay Thai.

Seni bela diri ini dapat membuat tubuh menjadi atletis dan ideal karena banyaknya otot-otot pada tubuh yang terlibat. Untuk melakukan Muay Thai, stamina tubuh haruslah kuat.

Organisator lain baca ini: Olahraga Karate-do: Sejarah, Jenis, Teknik, dan Induk

Sebelum terjun dalam seni bela diri ini, sebaiknya mempelajari teknik-teknik dasar ilmu bela diri. Muay Thai memiliki teknik bertahan yang lebih banyak dari menyerang sehingga tubuh harus kuat menahan serangan.

4. Judo

Sebuah seni bela diri dari Jepang ini juga sangat cocok untuk muslimah. Judo berfokus pada teknik kuncian lengan. Dengan ini perempuan bisa menjatuhkan lawan dengan keras.

Judo juga mengajarkan untuk menyerang dan bertahan dengan  tangan kosong.

Teknik Bantingan, Dari Induk Organisasi
Teknik Bantingan Judo, Diatur dari Organisasi Induk (Foto: Matakota)

Menyerang dan bertahan juga dapat menggunakan senjata pendek. Dalam teknik ini jenis bantingan sangat bervariasi. Kuncian terhadap gerakan lawan juga bervariasi. Judo merupakan ilmu bela diri spontan.

Jika sudah mahir maka untuk menghadapi serangan mendadak tidak akan mengalami kesulitan.

5. Kusthi

Merupakan teknik bela diri dari India. Gerakannya mirip dengan apa yang umumnya perempuan lakukan saat berkelahi. Bergulat, menekan, dan memiting. Menjatuhkan musuh ke lantai merupakan tujuan dari seni beladiri ini.

Resiko pada Kusthi sangat tinggi terutama jika berhasil melumpuhkan lawan ke lantai. Cidera berat bisa saja terjadi. Sebab itulah keberadaan instruktur menjadi penting dalam bela diri ini. Beberapa negara tidak memasukkan seni bela diri ini ke dalam ajang pertandingan.

6. Aikido

Seni bela diri kuno Jepang dengan fokus melempar, mengunci, dan menekan lawan. Bela diri ini mengandalkan kekuatan lawan. Aikido menekankan penguasaan teknik yang merupakan kekuatan fisik.

Tidak hanya itu kecepatan dalam melakukan gerakan juga menjadi poin penting. Gerakan-gerakan dalam Aikido lebih banyak ke arah mempertahankan diri.

Ketika sudah memahami teknik pertahanan diri dengan baik maka selanjutnya akan mempelajari teknik bantingan, lemparan, maupun kuncian terhadap musuh.


7.  Krav Maga

Jika umumnya seni bela diri menggunakan anggota tubuh untuk menyerang, namun Krav Maga menggunakan benda di sekitar untuk menyerang lawan.

Ada langkah-langkah khusus untuk menekan lawan yaitu dengan mengarahkan pada titik-titik vital. Krav Maga terkenal dengan teknik yang sangat kejam dan berbahaya.

Contohnya adalah gerakan mencekik yang langsung mengarah pada leher atau gerakan menusuk mata lawan dengan menggunakan benda-benda yang ada. Krav Maga tidak termasuk dalam cabang ilmu bela diri dalam perlombaan.

Tujuan dari seni bela diri ini adalah untuk melindungi diri dari ancaman musuh.

8. Pencak silat

Merupakan seni bela diri khas Indonesia, yang juga misa muslimah coba. Seni bela diri ini ini menggunakan tangan kosong. Fokus pada pencak silat adalah teknik tenaga dalam serta memahami dasar kuda-kuda.

Induk organisasi olahraga Pencak silat, Bela Diri Muslimah Terbaik
Salah satu atlet Olahraga Pencak Silat, Sebagai Anggota Dengan Induk Organisasi IPSI (Foto:Okezone.com)

Bela diri ini juga cocok untuk serangan mendadak maupun serangan tidak terencana. Dari sekian banyak seni ilmu bela diri, pencak silat merupakan yang paling sesuai untuk muslimah.

Gerakannya tidak terlampau kasar dan pakaiannya juga tidak terbuka. Pencak silat juga menggunakan tangan kosong sehingga tidak berpotensi melukai.

Kelebihan Dan Kekurangan Masing-Masing Jenis Bela Diri Untuk Wanita

Kelebihan dan kekurangan dari ilmu bela diri bagi muslimah (Foto: antaranews.com)

Sejalan dengan penjelasan yang tadi, beberapa ilmu bela diri tadi juga memiliki kelebihan dan kekurangan yang bisa muslimah pelajari, antara lain:

1. Karate

Karate melatih fokus, gerakannya mudah, dan tidak membutuhkan stamina berlebihan. Melumpuhkan lawan tanpa menggunakan senjata atau dengan senjata kecil adalah kelebihan dari karate.

Kekurangannya adalah hanya untuk serangan berdiri dan tidak dapat untuk menyerang di atas tanah. Perlu memahami gerakan-gerakan dasar sebelum mengaplikasikannya. Tidak cocok untuk serangan mendadak karena harus melakukan persiapan terlebih dahulu.

2. Taekwondo

Gerakan tangan dan kaki pada Taekwondo juga membutuhkan teknik-teknik khusus. Kecepatan dan ketepatan dalam menyerang merupakan kelebihan dari seni bela diri ini.

Keseimbangan tubuh adalah hal penting untuk mencapai serangan yang sempurna. Kekurangan dari Taekwondo adalah teknik menendang yang membutuhkan kuda-kuda yang tepat.

Jika tidak tepat atau waktu untuk melakukan kuda-kuda terlalu singkat maka berpotensi mendapat serangan balik dari lawan.

3. Muay Thai

Imlu bela diri ini memiliki manfaat untuk menyehatkan jantung, menghilangkan stress, dan memperkuat otot kaki. Betis menjadi lebih kuat dan kaki menjadi lincah.

Tidak hanya itu, bentuk tubuh menjadi ideal dengan Muay Thai. Kekurangan Muay Thai adalah adanya risiko cedera karena menggunakan empat anggota tubuh.

Jika salah melakukan salah satunya maka risiko semakin tinggi. Tenaga pada bela diri ini juga cukup tinggi. Gerakan-gerakan tertentu membutuhkan usaha lebih dan membuat tubuh merasa sangat lelah.

4. Judo

Melatih otot tangan serta tingkat fokus. Tujuannya adalah untuk menaklukkan lawan. Kekurangannya adalah penguasaan yang membutuhkan waktu lebih banyak.

Tidak serta merta seseorang dapat menjatuhkan lawan dengan gerakan mengunci lengan. Mencari celah untuk mendapatkan lengan lawan pun sangat sulit apalagi lawan dengan tubuh besar.

5. Kusthi

Gerakan-gerakan Kusthi adalah bebas seperti gulat. Mengunci pergerakan lawan tidak harus dengan posisi berdiri. Melatih ketepatan dalam menentukan kelemahan lawan. Kelemahannya adalah gerakan-gerakan pada ilmu bela diri ini cenderung tidak beraturan.

Organisator lain baca ini: Olahraga Bela Diri, 19 Jenis Untuk Para Wanita Karier

Risiko cedera sangat tinggi terutama jika sulit meruntuhkan pertahanan lawan. Kushti juga membutuhkan arahan khusus dalam pengaplikasiannya.

6. Aikido

Mempelajari seni memanipulasi lawan. Kecepatan dan fleksibilitas merupakan dua hal yang menonjok dari bela diri ini. Risiko cedera minim karena yang aktif bergerak adalah lawan.

Kekurangan dari seni bela diri ini adalah sulitnya mengaplikasikan gerakan-gerakan dengan realita yang terjadi. Terjadinya hal-hal tidak terduga akan membuat pertahan diri menjadi lemah.

7. Krav Maga

Tidak membutuhkan teknik-teknik yang sulit. Krav Maga fokus untuk perlindungan diri. Kelemahannya adalah dapat membuat diri sendiri menjadi tersangka penganiayaan.

Sekalipun tujuannya melindungi diri namun adanya aksi menyerang dengan penuh kebrutalan dapat menyebabkan masalah baru. Risiko cedera sangat tinggi terutama ketika terjadi serangan balik.

Senjata atau peralatan yang awalnya untuk menyerang musuh dapat berbalik menyerang.

8. Pencak Silat

Teknik-teknik pernapasan pada pencak silat membuat sistem kardiovaskular menjadi tetap sehat. Kemampuan kognitif menjadi lebih baik karena terbiasa tanggap terhadap bahaya. Pencak silat juga dapat menjaga keseimbangan tubuh melalui teknik-teknik di dalamnya.

Melindungi organ dengan teknik tenaga dalam dan pernapasan pada pencak silat. Ketika mengalami benturan maka dengan penuh kesadaran tubuh akan melindungi bagian tersebut. dengan pencak silat gerakan tubuh menjadi lebih lincah.

Seni bela diri ini juga membuat bentuk tubuh menjadi ideal. Kekurangannya adalah teknik-teknik dalam pencak silat tidak dapat menahan serangan tiba-tiba. Menciptakan pertahanan merupakan persiapan dasar sebelum adanya serangan.

Teknik Dasar Paling Umum Untuk Bela Diri

Ada juga teknik bela diri yang dapat dipelajari oleh muslimah
Terdapat tekni bela diri bagi muslimah yang dapat dipelajari (Foto: boobastis.com)

Mempelajari beladiri tidak bisa terburu-buru tanpa memiliki dasar yang kuat. Contohnya saja ketika hendak memukul maka harus mengetahui teknik memukul yang benar.

  • Pertama, teknik dasar yang paling umum untuk beladiri adalah kuda-kuda

Terdapat beberapa jenis kuda-kuda yaitu kuda-kuda samping, kuda-kuda belakang, kuda-kuda depan, kuda-kuda tengah, kuda-kuda silang belakang, dan kuda-kuda silang depan.

Seluruh posisi tersebut mengandalkan kekuatan kaki namun bedanya adalah pada posisi kaki Posisi badan tegap dengan pandangan mengarah ke depan kaki depan ditekuk kaki belakang lurus dan telapak kaki menghadap serong luar. Itu merupakan teknik kuda-kuda depan.

  •  Kedua, teknik pukulan.

Ada 6 jenis teknik pukulan yaitu teknik tusuk, teknik pedang, teknik tampar, teknik bandul, teknik kepret, dan teknik tebah.

Organisator lain baca ini: Seni Bela Diri Kempo: Sejarah, Teknik, Induk Olahraga

  • Teknik dasar ketiga adalah tendangan.

Ada 4 jenis teknik tendangan yaitu tendangan samping, tendangan T, tendangan melingkar, dan tendangan lurus. Untuk melakukan tendangan lurus, maka arah tendangan tersebut harus sejajar dengan hentakan telapak kaki sampai dengan bahu.

  •  Teknik selanjutnya adalah tangkisan.

Ada 4 jenis tangkisan yaitu tangkisan dalam, tangkisan atas, tangkisan luar, dan tangkisan bawah. Fungsinya adalah untuk melindungi beberapa anggota tubuh dari serangan.

Jika seorang perempuan belum bisa menguasai teknik-teknik dasar tersebut maka mereka dapat melawan dengan mengincar kelemahan lawan. Kedua mereka juga dapat menggunakan benda pendukung untuk melindungi diri dari serangan-serangan mendadak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *