Gen Alfa Milenial Dengan 8 Kelebihan dan Kekurangan

Diposting pada

Gen Alfa merupakan generasi lanjutan dari Gen Y, yang lahir pada masa sekitar tahun 2010 sampai 2025. Generasi ini tumbuh dengan berbagai trend yang sedang terjadi pada saat ini.

Luluk Fadiyah, Konsep – Organisasi.co.id

Organisasi.co.id, Konsep – Akhir-akhir ini banyak di dunia maya yang menyebutkan bahwa mereka adalah generasi milenial, ada juga yang menyebutkan bahwa mereka adalah gen alfa.

Dari kedua istilah tersebut apakah kalian sudah mengetahui apa pengertian dari kedua istilah tersebut? Baiklah, kita akan membahasnya disini.

Apa Itu Generasi?

Gen alfa
Sumber Gambar by Google

Generasi sendiri merupakan sekelompok orang yang mempunyai kesamaan pada tahun lahir dan pengalaman pada suatu kejadian.

Generasi terbagi menjadi 3 bagian, yaitu gen X, gen Y dan gen alfa. Setiap tahun akan ada pertumbuhan angka kelahiran di dunia.

Mereka memiliki kesamaan tahun lahir dan kejadian historikal yang sama.

Kamu yang lahir di tahun 1997 sampai tahun 1998 pasti mengalami krismon (krisis moneter), hanya saja kalian belum merasaknnya saat itu karena masih kecil.

Hanya saja kalian ikut terkena dampak pada saat itu, sebab kebutuhan pokok menjadi sangat terdampak saat itu.

Akibatnya nutrisi yang kalian nikmati berbeda dengan generasi-generasi sekarang yang dapat dikatakan mereka jauh lebih makmur.

Perkembangan generasi akan terus berjalan, setelah gen alfa akan ada generasi baru lagi yang entah apa nanti sebutannya.

Organisator lain baca ini: Kuliah Saja Tanpa Berorganisasi, Atau 2 2nya?

Definisi dan Permulaan Zaman Milenial Gen Alfa

Generasi milenial terdiri dari sekelompok orang yang lahir antara tahun 1981 hingga 1995.

Sebutan lain dari generasi milenial adalan gen Y, atau echo boomers.

Generasi milenial mempunyai ciri-ciri yang berbeda pada tiap-tiap wilayah, namun ciri yang paling umum dan merata adalah berkembangnya teknologi dan informasi yang sangat pesat.

Gen alfa
Sumber Gambar by google

Sehingga tidak heran bahwa generasi milenial sangat mahir dalam menggunakan teknologi digital.

Bahkan mereka juga sebagian besar ikut aktif berkontribusi dalam pemngembangannya.

Berbeda dengan generasi milenial, gen alfa adalah generasi yang usianya sangat muda.

Mereka lahir pada tahun 2010 hingga 2025 mendatang, jadi anak-anak yang lagir antara tahun tersebut memiliki sebutan generasi alfa.

Organisator lain baca ini: Aliran Organisasi Ada 5: Klasik, NeoKlasik, Modern, Post & Milenial

Gen alfa tumbuh dengan sudah tersedianya teknologi yang canggih, sehingga tidak heran generasi ini sangat mahir dalam menggunakan gadget bahkan di usia yang masih balita.

Orang tua mereka telah mengajarkan bagaimana cara menggunakan teknologi mulai mereka masih balita.

Gen alfa tumbuh dengan berbagai trend yang terjadi akhir-akhir ini, banyaknya informasi yang menyebar dengan cepat dan luas.

Para orang tua harus lebih ekstra dalam memberikan edukasi kepada gen alfa.

Sebab pada jaman ini dunia sudah semakin global dan persebaran informasi melalui gadget tidak memiliki penghalang lagi.

Untuk itu, agar informasi yang diterima oleh anak (gen alfa) hanya informasi yang bersifat positif diperlukan peran serta orang tua (generasi milenial atau generasi sebelumnya).

Sangat berbahaya bagi generasi alfa jika tidak mendapat pengawasan dalam menggunakan teknologi yang ada saat ini.


Gen Alfa Pada Tahun 2025

Pada tahun 2025 mendatang, usia gen alfa umumnya berada pada kisaran 20 sampai 25 tahun.

Mereka mulai meninggalkan masa remaja dan mulai melangkan pada usia dewasa, dimana beban dan tanggung jawab yang akan mereka hadapi akan semakin berat.

Sama seperti generasi milenial saat ini yang memasuki usia tersebut, mereka pada umumnya sudah mulai terjun di dunia kerja dan menghadapi kerasnya dunia yang sesungguhnya.

Bisa diperkirakan pada tahun 2025 mendatang, gen alfa akan mendapatkan tantangan yang sangat berat.

Ketersediaan teknologi yang serba ada dan kehidupan yang semakin canggih membuat berkurangnya lapangan pekerjaan bagi mereka.

Banyak perusahan yang mulai menggunakan teknologi komputer atau robot dalam mengerjakan suatu pekerjaan.

Akibatnya banyak terjadi pemangkasan pada posisi-posisi pekerjaan tertentu.

Persiapan untuk menghadapi tantangan tersebut, maka gen alfa dituntut bisa menguasai ilmu pengetahuan dan juga bisa melakukan banyak hal (multitasking).

Apa kalian termasuk generasi alfa? Jika iya, persiapkan mulai sekarang diri kalian dalam menghadapi kehidupan 10 atau 20 tahun mendatang.

Agar dalam persaingan dunia kerja kalian mempunyai nilai lebih yang menjadikan perekrut mempertimbangkan anda.

Pelajarilah hal-hal baru yang sedang menjadi trend saat ini hingga beberapa tahun ke depan, mulai upgrade skill kamu dan gunakan waktu sebaik mungkin.

Sudah bukan saatnya lagi membuang-buang waktu untuk sesuatu yang kurang bermanfaat.

Sebaliknya, persiapkan waktumu untuk mehadapi dunia yang sesungguhnya hingga pada suatu waktu tertentu bukan kamu yang harus bekerja, namun uangmulah yang akan bekerja untukmu.

Tidak ada kata terlambat untuk memulai sesuatu, lebih baik terlambat bukan? Dari pada tidak pernah memulainya sama sekali.

Paling tidak jika kita pernah mencoba sesuatu kita tahu apa yang harus kita lakukan jika mengalami suatu kejadian.

Sehingga ke depannya hal serupa tidak akan terjadi lagi pada kita.

Kita bisa menyusun strategi-strategi untuk mengatasi kondisi tersebut, atau minimal kalian paham dengan apa yang pernah kalian mulai.

Kelebihan

Generasi alfa adalah generasi hebat di masa yang akan datang.

Pejuang generasi saat ini adalah generasi alfa yang dalam beberapa puluh tahun ke depan akan menggantikan generasi milenial.

1. Lebih Fleksibel

Generasi alfa akan mudah menyesuaikan diri terhadap lingkungan dan keadaan sekitar

Kemampuan mereka dalam membangun suasana tidak perlu diragukan lagi.

Pada umumnya mereka lebih mudah membangun suasana di tempat yang baru.

Pemikiran di luar topik yang mereka miliki mampu membuat orang lain merasa nyaman berada di dekanya.

Gen alfa dikenal sebagai sosok yang energik dan penuh semangat.

Dan pada umumnya mereka tumbuh tanpa kekurangan apapun.

Kondisi tersebut membentuk mental positif dalam hidupnya dengan pembawaan yang ceria dan penuh semangat.

2. Mudah Mendapatkan Informasi

Dengan tersedianya teknologi yang sangat canggih membuat generasi alpa mudah dalam mendapatkan sebuah informasi.

Segala hal yang perlu mereka pelajari sudah tersedian di internet dan banyak media yang mendukung mereka dalam meningkatkan pengetahuan.

Kursus online juga mulai banyak bermunculan di internet, mereka dapat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk mendukung potensi yang mereka miliki.

3. Berpengaruh Terhadap Lingkungan

Keberadaan generasi alfa memberikan penggaruh besar terhadap lingkungan sekitar, mereka mampu memberikan pemikiran-pemikiran yang cemerlang dalam suatu pembangunan.

Baik dari segi politik, ekonomi, pendidikan dan masih banyak bidang lainnya yang dapat mereka berikan kontribusi.

Sehingga menjadi mudah diterima oleh masyarakat pada umumnya.

4. Berpemikiran Kritis

Dalam pola pikir, generasi alfa jauh lebih aktif dan kritis.

Mereka mempunyai alasan tersendiri dengan apa yang mereka pikirkan.

Tidak mudah menerima sesuatu yang dirasa kurang memuaskan, membuat mereka berfikir lebih kritis.

Tentang apa yang akan mereka kerjakan dan apa yang akan mereka dapatkan setelah melakukan satu pekerjaan tersebut.

Generasi ini menyukai keterbukaan dalam suatu rapat, mereka akan aktif memberikan usulan dan saran dalam sebuah rapat.

5. Akrab Dengan Digital

Digital sudah merupakan suatu kebutuhan yang wajib bagi generasi alfa, mereka tidak bisa lepas dari dunia digital.

Mulai dari bangun tidur sampai akan tidur lagi kegiatan mereka banyak melibatkan gadget.

Contohnya saja saat pandemi ini, anak-anak melakukan pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan smatphone atau laptop.

Bukan hanya itu, bahkan mereka juga sudah akrab dengan belanja secara online di marketplace.

Segala kebutuhan yang mereka inginkan dapat dengan mudah mereka dapatkan hanya dengan satu genggaman.

Hal tersebut dapat menganggu kesehatan mata mereka.

6. Mempunyai Ambisi Yang Tinggi

Dalam melakukan segala hal, gen alfa mempunyai ambisi yang tinggi, semangat yang mereka miliki ada pada titik tertinggi.

Hal tersebut membuat mereka mempunyai ambisi yang kuat terhadap apa yang menjadi tujuan hidup mereka.

7. Percaya Diri

Gen alfa memiliki kepercayaan diri, mereka umumnya suka menjadi pusat perhatian.

Saat tampil di depan publik mereka tanpa ragu dapat menyampaikan pesan yang ingin mereka sampaikan, tidak ada rasa canggung saat tampil.

8. Multitasking

Karena menyukai sesuatu yang baru dan berpikiran bebas, gen alfa memiliki banyak keahlian dalam berbagai bidang.

Mereka menyukai tantangan, karena hal itu mereka mengambil peran dalam berbagai hal yang mereka sukai.

Mereka akan mencari tahu dan mempelajari hal tersebut hingga setidaknya mereka mampu mencapai titik tertentu sesuai dengan apa yang mereka targetkan.

Ambisi mereka menjadi sukses menuntut mereka untuk banyak berlatih dan mengasah kemampuan yang mereka miliki.

Organisator lain baca ini: Bentuk Organisasi Zaman Prasejarah 2.5 Juta SM (Batu, Perunggu, Besi)

Kekurangan

1. Tidak Bisa Lepas Dari Internet

Gen Alfa ini tidak bisa lepas dari ketersediaan internet, dalam 24 jam sehari mereka tidak bisa jauh dari jangkauan internet.

Aktivitas mereka banyak yang mengharuskan mereka menggunakan internet, mulai dari pendidikan, sosial, hiduran dan kegiatan lainnya yang masih berhubungan dengan internet.

2. Lebih Menyukai Sesuatu Yang Instan

Lahir dengan kondisi yang serba tersedia menjadikan Gen Alfa malas dalam melalui sebuah proses yang membutuhkan waktu lama.

Mereka cenderung menyukai sesuatu yang instan dibandingkan harus melalui proses yang panjang dan melelahkan.

Mereka terbiasa dimanjakan dengan hal-hal yang serba mudah.

Oleh sebab itu tidak mudah bagi mereka untuk melakukan suatu proses yang membutuhkan ketelatenan dan kesabaran.

Orientasi mereka akan terpusat pada hasil tanpa memperdulikan proses dalam melaluinya.

3. Tidak Memiliki Loyalitas

Gen Alfa biasanya bersifat oportunitis, selama ada hal yang menguntungkan bagi mereka maka segala macam jalan akan mereka ambil.

Meskipun hal tersebut akan bertentangan dengan aturan yang berlaku di tempat kerjanya.

Hal ini membuat perusahaan merasa rugi telah mempekerjakan seseorang yang tidak memiliki loyalitas tinggi terhadap perusahaan.

4. Kurang Dalam Pengalaman Kerja

Generasi ini umumnya masih berada di usia yang cukup muda, sehingga penggalaman kerja yang mereka miliki masih sedikit.

Cukup sekian penjelasan singkat seputar Zaman Milenial, Gen Alfa yang dapat kita bahas pada artikel kali ini.

Ketemu lagi dengan kita di artikel-artikel menarik lainnya ya. See you.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *