Gen Y di Zaman Milenial, Dengan 9 Kelebihan Kekurangan

Diposting pada

Gen Y adalah generasi yang lahir antara tahun 1981 hingga tahun 1995. Gen Y memberikan perubahan gaya hidup yang unik dan baru.

Luluk Fadiyah, Konsep – Organisasi.co.id

Perkembangan zaman terasa begitu cepat, banyak sekali hal-hal yang kita jumpai dari masa ke masa.

Generasi Milenial

Gen Y
Sumber Gambar by Google

Ada kalanya hal ini merupakan sesuatu yang baru, dan ada kalanya sesuatu yang diulang dari masa yang lalu.

Manusia harus selalu siap menghadapi segala resiko yang akan dijumpai.

Menjadikan suatu keharusan bagi manusia untuk bertahan hidup dan terus menyesuaikan dengan perkembangan jaman.

Untuk menyesuaikan perkembangan jaman, maka keterampilan sibutuhkan agar tidak menimbulkan suatu persoalan yang baru. Kamu yang kelahiran tahun 1981 sampai 1995, hai… apa kabar? Kamu merasakan perkembangan teknologi yang cukup pesat bukan? Wah, seru ya. Mulai dari boomingnya ponsel layar hitam sampai kecanggihan teknologi saat ini kalian mengalaminya.

Sedikit nostalgia dulu, masih ingat dengan iklan-iklan toko atau supermarket besar dengan membagikan selembaran kertas di jalan?

Hmmm…. saya rasa saat ini sudah jarang kita jumpai pemandangan itu.

Sekarang semua iklan sudah sangat mudah untuk disebarkan.

Organisatoris lain membaca ini: Panjat Tebing: Induk Olahraga Secara Nasional dan Dunia

Hanya butuh beberapa detik saja produk atau jasa yang ingin kita promosikan dapat dengan mudah kita lakukan.

Pola pikir generasi milenial umumnya selalu tak terduga, sehingga banyak sekali penemuan-penemuan baru yang akhirnya berkembang dengan pesat saat ini.

Di era yang sudah serba digital, generasi milenial bayak memberikan kiprah langsung.

Semakin ke sini jaman semakin mudah dalam hal teknologi dan sarana prasarana, namun dari segi mental saya rasa semakin sulit.

Banyak orang yang tidak siap dengan perkembangan jaman yang terjadi begitu cepat dan akhirnya salah dalam mengelola pola pikir, akibatnya mereka akan mengalami ketertinggalan.

Mereka kurang pandai dalam bergaul dan menerima informasi, sehingga membuat menurunnya rasa percaya diri, menurunnya status sosial yang dia miliki dan yang paling parah mereka mengalami gangguan jiwa.

Untuk itu carilah informasi sebanyak-banyaknya dan selalu ikuti perkembangan jaman tanpa menghilangkan jati diri kita.

Tantangan Anak Milenial

Keinginan generasi milenial selalu menakjubkan, mereka menginginkan sesuatu yang ideal dan perfeksionis.

Gen Y
Sumber Gambar by Google

Karena pola pikir mereka yang mulai berkembang, sehingga menjadikan segala hal yang mereka hadapi haruslah sesuai dengan apa yang mereka harapkan.

Generasi milenial memiliki keingin tahuan yang cukup tinggi, mereka sangat menyukai sebuah tantangan dan sesuatu yang baru.

Dalam menghadapi segala macam perubahan dalam kehidupan mereka akan lebih mudah menyesuaikan diri.

Meskipun demikian, persaingan dalam dunia kerja juga akan mereka hadapi, sebab semakin tingginnya kualitas manusia saat ini maka generasi milenial harus siap untuk menerima tantangan.

Jika mereka tidak berusaha meningkatkan kualitas diri, akan tertinggal dengan mereka yang telah siap memulai dan mengambil langkah ke depan lebih awal.

So, buat kalian generasi milenial, yuk mulai ubah pola pikir dan gali lebih dalam apa potensi yang ada dalam diri kita.

Ada banyak cara yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan kualitas diri kita seperti mengikuti work shop, mengambil sertifikasi, mengikuti privat dan masih banyak lainnya.

Bangun komunikasi yang sehat dan perbanyak teman, meskipun saat ini sedang dalam masa pandemi bukan menjadi suatu alasan untuk kita tetap bisa mendapat informasi yang banyak dan menjalin pertemannan ya.


Gunakan kecanggihan teknologi yang ada untuk membantu melakukan berbagai aktivitasmu, sehhingga dalam 24 jam waku yang kita miliki dapat kita manfaatkan dengan baik.

Dengan berkembangnya zaman menjadikan begitu banyak tantangan yang harus dihadapi, terutama bagi kaum milenial saat ini.

Penelitian menyatakan bahwa terdapat beberapa kegagalan yang terjadi pada generasi milenial, karena ambisi tinggi yang tidak terkontrol.

Untuk itu diperlukan perencanaan yang matang dalam mengambil sebuah keputusan untuk jangka panjang.

Berambisi boleh-boleh saja, tapi ingat bahwa ambisi tersebut juga harus kita kontrol agal kegiatan yang akan kita lakukan tetap terarah dan bukan justru menjadi permasalahan baru bagi kita.

Beberapa tantangan yang harus dihadapi oleh generasi milenial, diantaranya adalah sebagai berikut ini:

1. Teknologi

Membahas seputar teknologi memang tidak akan ada habisnya, selalu ada perkembangan dari masa ke masa.

Teknologi mempunyai hubungan yang sangat erat dengan generasi milenial saat ini, tidak hanya memberikan hal-hal positif namun teknologi juga dapat memberikan dampak negatif jika salah dalam menggunakannya.

Pintar dalam memanfaat teknologi merupakan salah satu tantangan bagi kaum milenial.

Gunakan untuk mencari hal positif dan kurangi atau jika bisa hindari hal-hal yang tidak penting dan hanya membuang-buang waktu.

Untuk mengikuti perkembangan jaman, generasi milenial juga diharapkan mampu memberi edukasi kepada generasi-generasi sebelumnya yang juga ikut menggunakan kecanggihan teknologi.

Ajarkan dengan sabar dan perlahan, karena melek mereka terhadap teknologi tidak akan secepat dengan generasi milenial.

Butuh beberapa penyesuaian ekstra dan waktu yang tidak cukup sebentar untuk menyesuaikan.

2. Pendidikan

Tingkat pendidikan generasi milenial memiliki tingkatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan generasi-generasi sebelumnya.

Sehingga hal tersebut menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi oleh generasi milenial saat ini.

Meskipun ada beberapa orang yang beranggapan bahwa pendidikan bukan suatu jaminan seseorang dalam mengambil kesuksesan.

Namun pendidikan menjadi salah satu hal yang akan menjadi pertimbangan saat kita menghadapi dunia kerja.

Banyaknya pesaing dengan latar pendidikan yang tinggi membuat kita harus pandai dalam menyikapinya.

Kesetaraan pendidikan perlu ditingkatkan agar kualitas masyarakat dapat merata dan tidak mengalami gejolak yang begitu jauh antara golongan satu dengan golongan yang lainnya.

Organisatoris lain membaca ini: Ilmu Komunikasi Fonologi: Fonetik Fonemik

3. Budaya

Semakin bebasnya perkembangan jaman juga memberikan kebebasan budaya asing masung ke Indonesia.

Meskipun demikian budaya-budaya luhur yang dimiliki oleh Indonesia tidak boleh kita tinggalkan.

Memang budaya asing yang masuk ke Indonesia banyak yang bersifat menyenangkan.

Namun perlu kita ketahui, dengan adanya budaya asing tersebut dapat menjadi persoalan baru terhadap budaya yang telah ada sebelumnya.

Contoh saja budaya barat yang bebas menggunakan pakaian terbuka dan ketat dan saat budaya tersebut masuk ke Indonesia akan memberikan persoalan baru.

Sebab budaya Indonesia sangat menjaga dalam berpenampilan (berpakaian yang tertutup).

Akhirnya terjadilah perselisihan antara golongan yang dapat menerima dan golongan yang cenderung menolak dengan munculnya budaya tersebut.

4. Organisasi

Dalam berorganisasi kaum milenial juga memiliki tantangan.

Banyak sekali organisasi yang dijadikan sebagai alat untuk memecah belah persatuan.

Organisasi yang memiliki kepentingan tersendiri akan memanfaatkan generasi milenial yangmemiliki pemikiran terbuka.

Untuk dijadikan senjata dalam menyerang tatanan pemerintahan dengan cara tersendiri.

Organisatoris lain membaca ini: Konsep Organisasi, 12 Perbedaan Organisasi Tradisional Dan Modern

5. Finansial

Kondisi perekonomian generasi Y jauh lebih meningkat daripada generasi yang sebelumnya.

Hal ini sangat dipengaruhi oleh tingginya tingkat pendidikan dalam masyarakat.

Dengan meningkatnya kehidupan ekonomi masyarakat, menjadikan persaingan usaha semakin meningkat.

Terutama kaum elit yang memiliki kepentingan memberi penggaruh besar terhadap perekonomian.

Definisi dan Permulaan Zaman Modern Gen Y

Zaman modern disebut juga dengan generasi Y atau Gen Y.

Gen Y merupakan generasi yang lahir antara tahun 1981 hingga tahun 1995.

Generasi Y merupakan peralihan ke zaman milenium kedua.

Pada tahun 1923 teori generasi yang pertama dikemukakan oleh sosiolog Kari Mannheim.

Melalui esainya dengan judul “The Problem if Generation”.

Generasi milenial adalah generasi yang suka dengan kebebasan dan keterbukaan.

Banyak kita jumpai beberapa kelompok anak muda yang suka berkumpul di kafe dan tempat umum lain.

Hal tersebut terjadi karena lingkungan yang cukup mendukung, bahkan saat pandemi ini terjadi mereka masih menyempatkan untuk berkumpul dengan teman-teman.

Sekedar melepas rindu meski jumlahnya tak sebanyak seperti saat belum terjadi pandemi.

“Stay at home” menjadi hal yang cukup mereka khawatirkan, padahal di jaman sebelumnya budaya nongkrong dan hedon bersama teman-teman belum begitu gencar.

Nyatanya saat ini hal tersebut justru menjadi salah satu kebutuhan psikologis bagi mereka.

Dengan nongkrong dan hedon bersama teman-teman, mereka merasa senang dan melupakan penat.

Generasi milenial kurang percaya dengan distribusi informasi yang sifanya satu arah saja, mereka lebih memilih distribusi informasi yang terbuka.

Gen Y adalah generasi yang sudah modern, mereka dapat mencari segala informasi hanya melalui internet.

Mereka juga akan mengajarkan kecanggihan teknologi kepada golongan yang lebih tua.

Ciri-Ciri Zaman Modern Gen Y

Gen Y
Sumber Gambar by Google

Gen Y sebagai zaman yang memberikan perubahan dunia dan gaya hidup.

Kaum milenial menganggap kehidupan sosial merupakan aspek terpenting dalam kehidupan.

Sehingga muncul berbagai teknologi sosial yang dapat memberikan ruang tersendiri untuk mereka saling berineraksi satu sama lain.

Selain itu, generasi milenial memiliki ciri-ciri seperti:

  1. Konsumtif
  2. Ketergantungan dengan gadget
  3. Menyukai sesuatu yang cepat dan instan
  4. Suka berorganisasai
  5. Multitasking
  6. Lebih memilih pengalaman dari pada uang
  7. Melakukan pembayaran non cash
  8. Aktif bersosial media
  9. Suka berbagi
  10. Berpikir kritis

Bentuk Peninggalan Gen Baby Y

Pengaruh dari milenial atau Gen Y dapat kita rasakan saat ini.

Mulai dari pertumbuhan teknologi, pertumbuhan ekonomi, dan pola pikir masyarakat yang mulai tumbuh.

Dan masih banyak hal-hal lain yang dapat kita rasakan adanya generasi milenial.

Penggunaan internet yang makin meningkat pada zaman ini, hal ini berdasarkan beberapa data yang beredar.

Munculnya toko-toko online yang memberikan berbagai kemudahan bagi penjual dan pembeli.

Membuat jiwa konsumtif masyarakat semakin meningkat dan mulai beralih menggunakan metode pembayaran non cash.

Sebenarnya pada jaman milenial kesempatan untuk memulai sebuah usaha masih terbuka sangat lebar.

Jika kita dapat memanfaatkan waktu dan peluang yang ada akan memberikan keuntungan lebih bagi kita.

Dengan demikian kita juga turun membantu dalam pertumbuhan ekonomi negara.

Kelebihan dan Kekurangan Gen Y

Sumber Gambar by google

Suatu jaman pasti memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri.

Berikut ini adalah tabel perbandingan antara kelebihan dan kekurangan kekurangan gen Y atau generasi milenial:

KelebihanKekurangan
Kreatifitas yang tinggiMemudarnya etika
MultitaskingKemampuan bersosialisasi kurang
Berpikir kritisCenderung tidak sabar
Berkontribusi dengan cara yang berbedaTerlalu berambisi menjadi kaya
Mudah dalam menerima sesuatu yang baruLebih suka bermain gadget dibanding berkumpul dengan keluarga
Tidak ragu dalam berpendapatBerjiwa konsumtif
Memiliki toleransi yang tinggi terhadap perbedaanSuka berkumpul dan bermain dengan teman hingga lupa waktu
Memiliki optimis yang tinggiMenyukai zona nyaman

Kita telah selesai membahas seputar Zaman Milenial Gen Y dan semoga artikel ini bermanfaat. See you..

3 komentar

  1. The global guidewires market is poised to experience a robust growth period owing to the increasing prevalence of cardiovascular and other heart diseases. According to the WHO, cardiovascular diseases are the number one cause of death in the world. In 2016, 31% (17.6 million) of all global deaths were caused by cardiovascular diseases, the WHO estimates. The American Heart Association predicts that by 2030, more than 23.6 million people will die of cardiovascular disorders, which will favor broadening of the global guidewires market size in the forecast period. Since surgical procedures related to the heart are complex and critical, the demand for guidewires is likely to climb in the coming decade.
    For more information in the analysis of this report, visit: https://www.fortunebusinessinsights.com/industry-reports/guidewires-market-101179

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *