2 Jenis Contoh Pidato Tentang Cinta Ala Santri Sunda

Apa saja jenis contoh pidato tentang cinta ala santri sunda
Sumber: youtube.com

Pidato soal cinta, mungkin terdengar lumrah. Namun pidato tentang cinta ala Santri Sunda? Benarkah ada yang begitu? Simak langsung simak di sini ~ Komunikasi Organisasi

Izza Faisah

Bacaan Lainnya

Fungsi Pidato Era Sekarang

Barangkali, masih ada yang meragukan keberadaan pidato tentang cinta ala santri Sunda.

Hal ini berkaitan erat dengan cara penyebaran agama Islam di Nusantara yang sangat khas.

Para pendakwah zaman dulu umumnya memakai adat dan kebiasaan daerah tempat mereka berdakwah.

Tak mengherankan bila banyak nilai Islam yang di balut dalam budaya lokal, seperti ceramah atau pidato memakai Bahasa Sunda.

Termasuk juga pidato tentang cinta ala santri Sunda yang hingga kini masih sering di jadikan media dakwah.

Lalu, apa sesungguhnya fungsi/peran pidato di masa kini?

Di era teknologi modern, metode penyampaian pidato telah mengalami perubahan.

Jika dahulu pidato hanya bisa di nikmati lewat forum atau mimbar, kini dapat dengan mudah di bagikan melalui media sosial, Youtube, bahkan podcast.

Ada beberapa peran penting pidato di zaman sekarang, di antaranya:

Mendidik

Menjadi alat penyebaran pengetahuan massal seperti pidato bertema cinta ala santri Sunda yang di bawakan oleh tokoh keagamaan.

Memberi inspirasi

Banyak figur publik yang memanfaatkan pidato untuk memberikan semangat, seperti pemimpin, aktivis, dan lainnya.

Mendorong perubahan

Pidato juga bisa memicu gerakan sosial, contohnya pidato Bung Karno yang menjadi tonggak sejarah.

Memelihara budaya dan agama

Contohnya pidato tentang cinta ala santri Sunda yang di gunakan untuk merawat nilai Islam dan kearifan lokal budaya Sunda.

Apakah Pidato Sama Dengan Influence

Contoh pidato tentang cinta ala santri sunda
Sumber: urang kalua

Secara umum, pidato tidak sama dengan influence. Walaupun begitu, pidato pun bisa dipergunakan sebagai alat mempengaruhi.

Pidato merupakan salah satu bentuk komunikasi lisan di depan umum, dengan tujuan menyampikan informasi, gagasan atau ide suatu topik. Fokus pidato ini pun dari pesan yang disampaikan.

Organisatoris lain baca ini: Mukadimah Ceramah Agama Islam: 3 Contoh Teks

Beda dengan influence yaitu kemampuan untuk mempengaruhi orang lain, entah itu keyakinan, keputusan, atau tindakan. Nah, untuk fokus influence sendiri adalah kredibilitas pembawa pesan.

Mudahnya begini, seorang influencer bisa langsung memberikan pengaruh tanpa perlu berpidato.

Namun, orang berpidato tidak lantas jadi influencer jika tak punya daya tarik maupun pengaruh kuat terhadap audience.

Menariknya, di era sekarang ini beberapa tokoh agama, para motivator hingga santri muda memadukan keduanya.

Mereka menggunakan pidato sebagai alat mempengaruhi (influence) audience via media sosial.

Jenis-jenis Pidato

Jenis jenis pidato santri sunda
Sumber: organisasi.co.id

Apakah hanya ada pidato tentang cinta ala santri sunda? Tentu saja tidak, ada beberapa jenis pidato yang bisa diketahui yaitu sebagai berikut:

1. Pidato Informatif

Jenis pertama adalah pidato informatif yang umumnya bertujuan menyampaikan suatu informasi kepada masyarakat luas.

Pidato ini penting karena informasi yang diberikan harus segera di ketahui banyak orang. 

Karena inti dari pidato ini adalah memberikan informasi, maka data yang di sampaikan harus dijelaskan dengan rinci.

Selain itu, penting juga memastikan pendengar menyimak, memberi perhatian penuh, dan memahami isi pidato secara utuh. 

2.Pidato Deskriptif

Pidato deskriptif adalah jenis pidato yang bertujuan menyampaikan gambaran atau penjelasan tentang suatu kondisi atau keadaan.

Misalnya saat pembicara ingin memaparkan kondisi sulit yang di alami oleh warga kurang mampu. Maka, pembicara perlu menggambarkan keadaan tersebut secara konkret.

Dengan penyampaian seperti itu, pendengar akan memiliki gambaran yang jelas mengenai kondisi masyarakat tersebut.

Lebih jauh, penyampaian yang nyata ini tidak hanya menambah pemahaman, tetapi juga bisa menumbuhkan rasa kepedulian/empati.

3.Pidato Persuasif

Secara umum, pidato persuasif bertujuan membujuk atau mendorong pendengar untuk melakukan sesuatu yang di sampaikan oleh sang pembicara.

Contohnya saat pembicara membahas topik tentang sampah.

Dalam pidato persuasif, bukan hanya menjelaskan persoalan sampah, tetapi juga mengajak pendengar untuk berperan aktif dalam pengelolaannya demi menjaga lingkungan.

4.Pidato Argumentatif

Jenis pidato ini bertujuan untuk meyakinkan para pendengar agar mendukung pendapat, ide, atau gagasan yang di kemukakan oleh pembicara.

Dalam pidato argumentatif, pembicara akan berusaha membimbing audiens agar sejalan dengan pemikiran atau perspektif yang ia paparkan.

Selama menyampaikan pidato, biasanya pembicara menyertakan berbagai fakta sebagai bukti yang mendukung argumennya.

Misalnya, dalam pidato yang membahas bahwa sistem keuangan digital lebih unggul daripada sistem konvensional.

Maka pembicara dalam pidato argumentatif harus mampu menyampaikan data yang akurat untuk memperkuat keyakinan pendengarnya.

5.Pidato Rekreatif

Ada lagi jenis pidato rekreatif yang bertujuan untuk menghibur pendengar.

Pidato yang seperti ini biasanya bersifat lebih kekeluargaan dan di lakukan pada saat acara pesta, perjamuan, atau perayaan tertentu.

Meskipun pidato ini sering di selipkan humor dalam penyampaiannya sehingga lebih santai, tetap cenderung sama sulitnya seperti pidato lain.

Pasalnya, tidak semua orang punya selera humor yang sama bukan? 

Organisatoris lain baca ini: 10 Trik Untuk Dapat Jasa Penulis Terpercaya Buat Bisnis Era 2025

Acara yang Perlu Pidato

Acara yang membutuhkan contoh pidato tentang cinta
Sumber: pinterest

Selanjutnya, di mana kita bisa melihat orang melakukan pidato? Ada beberapa acara yang biasanya di isi dengan kegiatan pidato seperti di antaranya:

1.Seminar

Dalam kegiatan seminar, pidato umumnya menyampaikan wawasan atau pengalaman pembicara yang berkaitan dengan tema yang di bahas.

Pidato pada seminar sangat di butuhkan karena bisa menambah pengetahuan baru bagi para peserta.

2.Pernikahan

Pidato juga kerap di temukan dalam acara pernikahan, di mana pembicara menyampaikan doa dan harapan terbaik untuk pasangan pengantin.

Kadang pidato ini juga berisi kisah atau pengalaman yang pernah di lalui oleh mempelai.

3.Wisuda

Pada saat wisuda, biasanya pidato di sampaikan oleh tokoh yang ahli dalam bidang pendidikan atau pekerjaan.

Umumnya isi pidatonya berupa semangat dan harapan agar lulusan siap menjalani tahapan hidup berikutnya.

4.Rapat Kerja

Pidato dalam rapat kerja sering kali disampaikan oleh pemimpin atau pihak yang memiliki posisi penting di instansi.

Isinya dapat berupa strategi, arahan, ataupun rencana yang ingin dijalankan perusahaan ke depan.

5.Pengajian

Untuk memperkaya pengetahuan agama, masyarakat kerap mengikuti pengajian. Dalam acara ini, biasanya disampaikan pidato oleh ustaz yang berisi uraian tentang nilai-nilai ajaran Islam.

6.Festival Budaya

Festival budaya pun sering menampilkan tokoh yang menyampaikan pidato. Biasanya orang yang memberikan pidato ini berasal dari pihak yang berkontribusi dalam menjaga kelestarian tradisi.

7.Musyawarah Desa

Dalam musyawarah desa, pidato umumnya di sampaikan oleh kepala desa atau tokoh masyarakat. Isi pidato membahas solusi dan saran atas persoalan yang sedang di hadapi warga.

Contoh Pidato Ala Santri Soal Cinta

Contoh pidato tentang cinta ala karya anak santri sunda
Sumber pngtree

1.Judul: Cinta Nu Mawa Barokah (Cinta yang Membawa Berkah)

Untuk yang pertama adalah contoh pidato tentang cinta ala santri Sunda. Pidato cinta ala santri di bawah ini pastinya menggunakan Bahasa Sunda, dan berikut selengkapnya:

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Alhamdulillah, puji syukur urang panjatkeun ka Gusti Allah SWT.

Salawat sareng salam mugia tetep kaguyub ka junjungan urang, Nabi Muhammad SAW, sareng kulawargana, sahabatna, sareng urang sadayana.

Para asatidzah, ustadzah, sareng rerencangan santri nu dipikahormat,

Dinten ieu, abdi bade nyarioskeun hal anu jarang di angkat dina pesantren: nyaeta cinta.

Tapi tong salah paham, nu di maksud teh lain cinta-cintaan teu puguh arah, tapi cinta nu mawa berkah.

Cinta dina Islam teh agung. Allah nyebatkeun dina Al-Qur’an: “Inna Allaha yuhibbul muttaqin” – Allah nyaah ka jalma nu taqwa.

Maka cinta nu utama teh nyaeta cinta ka Allah jeung Rasul-Na. Ti dinya turun kana cinta ka kolot, guru, rerencangan, tur sesama.

Santri kudu mikanyaah ka ilmu, sabab ilmu teh jalan kana cahaya. Mikanyaah ka guru, sabab guru teh perantara ilmu.

Mikanyaah ka rerencangan, sabab maranehna teh dulur dina perjuangan.

Tapi, tong nepi ka cinta jadi pangjurung maksiat. Cinta nu sejati kudu ngadeukeutan urang ka Allah, lain ngajauhkeun.

Lamun urang resep ka batur, kudu dititipkeun dina do’a, henteu dina pacaran nu ngalanggar aturan.

Upami ayana rasa ka rerencangan sabangku, tunda. Mun jodo mah moal kamana. Nu penting, urang benahi diri, ngolah akhlak, ngalegaan sabar. Cinta santri kudu santun, bersih, sareng beradab.

Akhir kecap, mugia urang sadaya tiasa nyaur rasa cinta kana jalur nu leres, janten santri nu mikanyaah dunya tanpa mopohokeun akhirat.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

2.Judul: Cinta yang Tidak Membuat Lupa: Cinta dalam Bingkai Iman

Jika sebelumnya adalah pidato tentang cinta ala santri Sunda yang memakai Bahasa Sunda penuh.

Maka berikut ini contoh pidato santri mengenai cinta yang disampaikan dalam Bahasa Indonesia dengan sedikit sisipan Bahasa Sunda, dan berikut penjelasannya:

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Segala puji kita panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah menghadiahkan kita rasa cinta.

Shalawat serta salam semoga tetap tercurah kepada Rasulullah Muhammad SAW, teladan terbaik dalam mencintai Allah, keluarga, sahabat, bahkan umat yang belum lahir. 

Organisatoris lain baca ini: Kerangka Berpikir Ilmiah Dan Filsafat Cinta

Yang saya hormati para guru, dan teman-teman seperjuangan yang saya sayangi karena Allah.

Pada malam hari ini, izinkan saya menyampaikan beberapa hal tentang tema yang sering kita rasakan namun jarang kita renungkan, yaitu cinta.

Dalam bahasa Sunda, cinta sering di sebut “nyaah”. Tapi bukan sembarang nyaah. Santri harus bisa membedakan antara cinta yang menuntun dan cinta yang menyesatkan.

Cinta, jika tidak di bingkai oleh iman, akan menjadi petaka. Tapi cinta yang di landasi oleh taqwa bisa menjadi wasilah menuju ridha Allah.

Cinta sejati bukan membuat kita lupa belajar, bukan membuat kita berani melanggar larangan guru, apalagi melupakan Allah.

Sebagaimana firman Allah dalam Surah Ali Imran ayat 31:

“Katakanlah: Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku (Nabi Muhammad), niscaya Allah akan mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.” (QS. Ali Imran: 31)

Dari ayat ini, kita tahu bahwa cinta tertinggi seorang santri adalah kepada Allah dan Rasulullah SAW. Dan bentuk cinta itu adalah dengan mengikuti sunnah, menjaga akhlak, dan terus mencari ilmu.

Kalau hari ini ada santri yang bilang cinta tapi berani pacaran di belakang guru, itu bukan cinta tapi hawa nafsu.

Santri yang benar, kalau jatuh cinta, dia akan belajar lebih giat, memperbaiki akhlaknya, dan diam-diam mendoakan dalam tahajud.

Dalam budaya Sunda, kita juga di ajarkan untuk mencintai dengan sopan.

Tidak frontal, tidak pamer, tapi dalam, tulus, dan beradab. Orang Sunda bilang, “adeug laku kudu hade, ceuk kolot mah budi pekerti teh modal utama.” Cinta harus punya budi.

Akhir kata, saya ingin mengajak teman-teman semua: mari cintai Allah lebih dulu. Kalau kita mencintai Allah, kita akan di muliakan.

Dan kalau kita di muliakan, cinta yang baik akan datang dengan sendirinya. Cinta yang halal, cinta yang menenangkan, bukan cinta yang membuat kita gelisah dan lalai.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Demikian tadi uraian lengkap seputar pidato, termasuk pidato tentang cinta ala santri Sunda yang barangkali masih asing bagi sebagian orang.

Lewat pidato ini, santri dapat belajar memengaruhi orang lain lewat tutur santun dan teladan.

Sumber:

  1. Pidato: Pengertian, Tujuan, Jenis-jenis dan Struktur Teks Pidato
  2. Jenis-Jenis Pidato Beserta Penjelasannya Terbaru
  3. chordplate
  4. urbanjabar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *