pupuk guano organik
guano (klikdokter.com)

Pupuk Guano Organik: Definisi dan 2 Cara Membuat

Diposting pada

Beragam pupuk organik sangat bermanfaat bagi tanaman dan tanah. Salah satunya adalah pupuk guano organik. Tidak banyak yang mengenal jenis pupuk ini namun jika kita membelinya, harganya cukup mahal.Tika, organisA51 – organisasi.co.id

Pupuk Guano Organik di Indonesia

Membahas mengenai pupuk guano organik, mungkin hanya sedikit orang yang mengenalnya. Meningkatkan hasil pertanian kini tidak lagi bergantung pada pemberian pupuk kimia.

Para petani mungkin telah mengenal pupuk jenis ini namun sayangnya ketersediannya masih sangat terbatas. PT Petrokimia Gresik mencatat bahwa di Indonesia terdapat kurang lebih seribu gua yang memiliki potensi untuk menjadi sumber pupuk guano di Indonesia.

Jadi sebenarnya keterbatasan ketersediaan pupuk ini telah menemukan solusi. Bahkan ia dapat menjadi pengganti dari pupuk kimia yang berasal dari pabrik. Menurut hasil penelitian, jenis pupuk ini memiliki kandungan Nitrogen yang besar, bahkan terbesar kedua setelah kotoran merpati. Jadi apa sebenarnya pupuk Guano itu?


Definisi Pupuk Guano

pupuk guano organik
definisi guano (theconversation.com)

Dari namanya saja kita telah dapat menganalisa bahwa Pupuk Guano organik merupakan pupuk dari bahan organik. Sama dengan pupuk kandang lainnya, jenis pupuk ini berasal dari hewan yaitu kelelawar.

Yang menjadi perhatian khusus adalah kotoran kelelawar tersebut telah mengendap lama di dalam gua. Jadi ia telah bercampur dengan bakteri pengurai yang ada di tanah.

Menurut beberapa sumber ilmiah, pupuk Guano tidak hanya berasal dari kelelawar namun juga dari jenis anjing laut dan burung laut.

Pada jaman dulu, Guano ada di Peru pada tahun 1850 hingga 1880 an. Ia merupakan barang perdagangan utama saat itu dan banyak berada di daerah dengan iklim kering. Pemanenan pupuk ini terjadi di beberapa pulau di Samudera Pasifik. Contohnya di Kepulauan Nauru dan Chinca.

Jadi pulau tersebut adalah tempat tinggal bagi koloni burung laut selama berabad-abad. Pupuknya ada hingga beberapa meter di kedalaman. Inilah yang membuat Peru terkenal dengan pupuk guano organik. Walaupn sebenarnya belahan dunia lain juga memiliki guanonya tersendiri.

Penyebaran Pupuk Guano Organik di Dunia

Selain Peru, beberapa pulau di Samudera Hindia juga kaya akan Guano. Mereka adalah Pulau Natal yang dulu adalah jajahan Inggris yang mendatangkan pekerja dari Singapura dan Malaysia hingga Indonesia.

Untuk Indonesia, Guano banyak terdapat di Maluku, Sulawesi, Papua, Kalimantan, sebagian Sumatera, Nusa Tenggara, dan Madura. Akan tetapi pengolahan terbanyak berada di Jawa Timur. Guano tidak hanya dari kelelawar namun juga dari kotoran burung walet.

Jika kita mencoba menjelajahi toko online di negara kita, maka kita jumpai bahwa pupuk ini banyak berada di Madura. Wilayah tersebut seolah mampu menyediakan kebutuhan petani akan pupuk organik.

Jika terbilang terbatas, sebenarnya negara kita mampu menyediakannya lebih banyak. Hanya saja keterbatasan Sumber Daya Manusia dalam mengelolanya saja yang menjadi kendala. Apalagi pada dasarnya semua jenis pupuk organik di Indonesia memang masih sangat terbatas. Selain harganya yang mahal, pengolahannya pun cukup sulit.

Belum lagi kandungannya yang tidak terpresentasikan dengan baik. Berbeda halnya dengan pupuk kimia yang telah memiliki persentase kandungan dengan detail. Contohnya pupuk NPK. Sangat jelas di dalamnya terkandung Nitrogen, Phospat, dan Kalium.

Sedangkan pupuk organik tidak jelas apakah mengandung Nitrogen dan phospat. Jika pun iya maka belum jelas kadarnya. Namun ketika berbicara mengenai ekologi, jelas pupuk organik sangat unggul untuk mempertahankan ekologi.


Fungsi Pupuk Guano Organik

Tidak jauh berbeda dnegan pupuk lainnya, pupuk guano memiliki fungsi juga untuk meningkatkan produktifitas tanah terutama yang kekurangan unsur hara.

Seperti halnya yang kita ketahui bahwa penggunaan pupuk kimia akan mengurangi unsur hara dalam tanah. Salah satu caranya adalah dengan mengganti tanaman menjadi kacang-kacangan untuk sementara waktu sebelum akhirnya menanami tanah kembali dengan tanaman lain.

Ketika kita tidak ingin repot menyelingi tanah dengan tanaman lain, penggunaan pupuk organik dapat memberikan solusi. Selain itu, pupuk guano juga berfungsi sebagai:

  • Menjadi fungisida alami untuk tanaman. Dengan guano maka jamur yang kerap merusak tanaman tidak akan mudah menyerang. Biasanya kondisi tanaman berjamur akan nampak dari daunnya yang memiliki bercak abu-abu atau hitam.
  • Mengontrol habitat nematoda yang merugikan di dalam tanah. Tidak semua cacing baik untuk tanah. Ada beberapa kelas cacing yang justru merusak akar tanaman dan mengikat nitrogen dalam tanah.
  • Menguatkan batang dan menstimulasi pertumbuhan daun yang baru. Daun memiliki lentisel dan daun memiliki stomata. Keduanya memegang peran penting dalam fotosintetis dan distribusi makanan pada tumbuhan.
  • Aktifator dalam pembuatan pupuk kompos. Pembuatan pupuk tentunya melibatkan enzim atau dalam ilmu Kimia kita mengenal adanya aktivator. Peran Guano adalah untuk membentuk pupuk kompos yang siap digunakan.

Sekalipun banyak manfaat, namun harga Guano sangat mahal dan kita dapat membelinya dalam bentuk cair maupun padat. Sebaiknya penggunaannya adalah ketika masa pembentukan buah, pembungaan, hingga menjelang masa panen. Jadi pada masa-masa itulah kandungan hara yang ada di pupuk akan meningkatkan hasil panen.

Tentunya akan lebih mudah jika kita membuatnya sendiri. Ketika petani hanya fokus pada terget panen atau harga panen yang murah, akan sulit untuk mengaplikasikan guano. Jika petani ingin bertani organik, maka pangsa pasar mereka bukanlah pasar pada umumnya melainkan konsumen yang memang telah memilih jalur konsumsi organik.

Organisatoris lain baca ini: Prinsip Ekologi Organik: Definisi dan 7 Cara Bertahan


Bahan dan Alat Pembuatan Pupuk Guano

contoh pupuk guano (ruangarsitek.id)

Untuk menyiasati harga pupuk guano yang mahal, kita dapat mencoba membuatnya sendiri. Di pasaran, setengah kilogram pupuk guano umumnya memiliki harga di kisaran lima puluh ribu rupiah. Jika tanaman kita hanya sedikit, ada baiknya kita mencoba membuatnya sendiri.

Pupuk Guano terbagi atas dua jenis yaitu:

Guano cair

Kita dapat menjumpainya di sekitar toko bahan tani. Umumnya ini terbuat dari pupuk organo yang telah jadi dan lanjut menjadi bentuk cair. Jika ingin membuatnya, maka yang perlu kita lakukan adalah:

  • Masukkan kurang lebih 3 sendok teh kotoran kelelawar ke dalam semprotan
  • Tambahkan air kurang lebih 3,7 liter

Pupuk guano pun siap untuk kita gunakan. Penggunaannya adalah dengan menyemprotkannya ke mulut daun.

Guano padat

Untuk bahan-bahannya kita dapat mengambilnya di gua. Untuk mengetahui apakah pupuk tersebut telah jadi atau belum adalah dengan melihat warnanya. Warna hitam atau hitam kecoklatan adalah pertanda bahwa pupuk telah siap untuk kita gunakan.

Jika tidak ingin mengambil langsung di gua, maka:

  • Bahan-Bahan:

Siapkan 20 kg kotoran kelelawar, air, terpal, dan EM4.

Untuk mendapatkan EM4, kita bisa membelinya di toko bahan tani. Akan tetapi memang pembeliannya tidak bisa sedikit. Jadi sebelum mencoba membuat guano secara mandiri, sebaiknya kita menghitung juga jumlah biaya yang akan kita keluarkan.

Pertimbangkan juga angka kegagalan dalam pembuatannya terutama faktor-faktor risiko penyebab gagalnya pembuatan guano padat.


Cara Membuat Pupuk Guano

Kita telah membahas mengenai cara membuat pupuk guano cair yang hanya memerlukan kotoran kelelawar secukupnya dan mencampurkannya dengan air.

Kali ini kita akan membuat guano padat yang lebih tahan lama.

  • Dengan perbandingan 10 tutup EM4 dan 1 liter air, kita larutkan keduanya.
  • Setelah larut, kita tuangkan ke atas kotoran kelelawar
  • Aduk rata dan tutup dengan terpal
  • Diamkan kuang lebih dua minggu

Untuk penggunaannya, pupuk guano padat akan lebih efektif jika langsung mengenai tanah. Jadi pengaplikasiannya adalah mirip dengan pupuk kompos.

Setelah mengetahui cara membuatnya, kita menjadi paham jika ini sangatlah mudah. Hanya saja kendalanya terletak pada kotoran kelelawar yang sulit kita temukan.

Kelebihan dan Kekurangan Pupuk Guano Organik

Sekalipun mengandung banyak manfaat, bukan berarti pupuk ini tidak memiliki kelemahan. Produktivitas tanaman menjadi meningkt bahkan kualitas tanaman pun demikian.

Faktanya memang butuh ketelitian dan ketekunan jika kita ingin menggunakan pupuk ini untuk tanaman. Apa saja kelebihan guano?

  • Tanah menjadi gembur karena guano mengembalikan struktur tanah. Guano sama dengan NPK yang memiliki kandungan Nitrogen, Fosfat, dan Kalium. Nitrogen untuk membantu vegetatif tanaman, fosfat untuk merangsang akar dan bunga, sedangkan Kalium untuk memperkuat jaringan pada batang.
  • Fosfat pada guano cukup tinggi. Tidak hanya itu bahkan kandungan mineral mikro lengkapnya pun juga tinggi.
  • Tidak mengandung zat pengisi. Jika berada cukup lama di jaringan tanah maka ia akan membantu perkembangan tanah.
  • Menyediakan makanan lebih lama dari pupuk kimia. Tingginya unsur hara pada pupuk ini akan memberikan nutrisi yang lebih lama. Jadi sebenarnya penggunaanya lebih efisien.

Dari sekian banyaknya kelebihan, kekurangan pupuk guano hanya satu yaitu harganya yang mahal. Jika pun kita ingin membuatnya sendiri maka untuk menemukan bahan dasarnya yang berupa kotoran kelelawar juga cukup sulit.

Apalagi saat ini kelelawar hanya sedikit yang mungkin tinggal di gua. Semakin banyaknya gedung-gedung dan pemukiman, mereka akan menetap di loteng rumah-rumah. Artinya kotoran mereka tidak bercampur dengan tanah.

Padahal untuk membuat guano kita harus mendapatkan kotoran kelawar yang telah mengendap lama di tanah yang ada di gua.

Pupuk-pupuk lainnya yang berasal dari kotoran cacing ataupun kompos telah banyak dibudidayakan. Mungkin saja ke depannya akan ada inovasi untuk beternak kelelawar dan membiarkan mereka membuang kotoran di tanah.

Organisatoris lain baca ini: Zaman Batu (Mesolitikum): Pembagian 2 Bagian Besar

Penutup

Saat ini penggunaan pupuk organik edang marak di lingkungan pertanian. Kini semakin banyak petani yang sadar bahwa menjaga kelestarian lingkungan terutama tanah sangatlah penting bagi generasi selanjutnya.

Berbagai pupuk organik bermunculan mulai dari kompos hingga kandang dan sayangnya harganya masih relatif mahal. Salah satu pupuk yang menjuarai harga adalah pupuk guano yang berasal dari kotoran kelelawar.

Mendapati kotoran kelelawar yang mengendap di gua bukanlah hal yanng mudah. Ke depannya ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi generasi kreatif di negara kita. Apalagi manfaat pupuk ini sangat banyak terutama karena ketahannnya di atas tanah sebagai penyuplai makanan untuk tanah dan tanaman.

Daftar Pustaka

Definisi, Karakteristik dan Kelebihan Kekurangan dari Pupuk Guano

Mengenal Guano, Pupuk Organik yang Berasal dari Kotoran Burung dan Kelelawar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *