A. DEFINISI
PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) Variasi kadar glukosa darah naik atau turun dari rentang normal yang dapat mengganggu kesehatan secara sistemik.
NANDA International (North American Nursing Diagnosis Association) Variasi kadar glukosa/gula darah dari rentang normal yang berisiko menyebabkan gangguan kesehatan, yang sering kali berkaitan dengan manajemen pengobatan, asupan diet, atau aktivitas fisik yang tidak sinkron.
Marilynn E. Doenges Suatu kondisi klinis di mana individu berada pada risiko atau mengalami fluktuasi kadar glukosa darah yang tidak dapat diprediksi antara hipoglikemia dan hiperglikemia, yang memerlukan pemantauan ketat serta penyesuaian gaya hidup dan terapi.
Brunner & Suddarth (Smeltzer & Bare) Kegagalan homeostasis glukosa yang disebabkan oleh gangguan interaksi antara sekresi insulin, penggunaan glukosa di jaringan perifer, dan produksi glukosa oleh hati, sehingga mengakibatkan kadar gula darah berada di luar batas fisiologis (70–110 mg/dL pada kondisi puasa).
International Diabetes Federation (IDF) Ketidakmampuan individu dalam mempertahankan kadar glukosa darah pada target glikemik yang direkomendasikan, yang dipengaruhi oleh faktor biologis, perilaku, dan lingkungan, sehingga meningkatkan risiko komplikasi akut maupun kronis.
B.ETIOLOGI (PENYEBAB)
Penyebab ketidakstabilan ini dibedakan berdasarkan dua spektrum klinis utama:
HIPERGLIKEMIA (KADAR GULA DARAH TINGGI)
- Disfungsi pankreas (mis. pada Diabetes Melitus).
- Resistensi insulin (sering dikaitkan dengan obesitas dan gaya hidup sedenter).
- Kurangnya kepatuhan terhadap rencana manajemen kesehatan.
- Asupan makanan yang melebihi kebutuhan metabolik.
- Stres fisik (infeksi, operasi) atau stres emosional yang meningkatkan hormon kortisol.
HIPOGLIKEMIA (KADAR GULA DARAH RENDAH)
- Penggunaan insulin atau obat glikemik oral yang berlebihan/tidak tepat dosis.
- Terlambat makan atau asupan karbohidrat yang tidak mencukupi.
- Aktivitas fisik berlebihan tanpa penyesuaian asupan nutrisi.
C. KRITERIA DIAGNOSIS
Berdasarkan Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia, tanda dan gejala yang muncul meliputi:
Tanda Mayor:
- Subjektif: Lelah atau lesu.
- Objektif: Kadar glukosa dalam darah/urin tinggi (Hiperglikemia) atau rendah (Hipoglikemia).
Tanda Minor:
- Subjektif: Mulut kering, rasa haus meningkat (polidipsia), pusing, mengantuk.
- Objektif: Jumlah urin meningkat (poliuria), palpitasi (nadi cepat), berkeringat dingin, tremor (pada hipoglikemia).
D. LUARAN KEPERAWATAN (SLKI)
Fokus utama hasil yang diharapkan adalah Kestabilan Kadar Glukosa Darah Meningkat (L.03022) dengan kriteria:
- Koordinasi dan tingkat kesadaran meningkat.
- Keluhan lapar dan haus menurun.
- Kadar glukosa dalam darah dan urin membaik (berada dalam rentang target individu).
E. INTERVENSI KEPERAWATAN (SIKI)
Tindakan difokuskan pada pemantauan dan edukasi mandiri:
- Manajemen Hiperglikemia (I.03115): Monitor kadar glukosa darah secara berkala, monitor tanda dehidrasi, serta kolaborasi pemberian insulin atau cairan IV jika diperlukan.
- Manajemen Hipoglikemia (I.03115): Identifikasi tanda penurunan gula darah, berikan karbohidrat cepat serap (mis. air gula/permen) pada pasien sadar, atau glukosa intravena pada pasien tidak sadar.
- Edukasi Program Diet (I.12369): Mengajarkan pengaturan pola makan sesuai kebutuhan kalori (Prinsip 3J: Jadwal, Jumlah, dan Jenis).
F. KONDISI KLINIS TERKAIT
- Diabetes Melitus (Tipe 1, Tipe 2, Gestasional)
- Hiperglikemia
- Hipoglikemia
- Ketidakseimbangan diet
- Pankreatitis (peradangan pankreas)
- Gangguan tiroid (misalnya, tirotoksikosis)
- Gangguan adrenal (misalnya, sindrom Cushing, penyakit Addison)
- Pemberian steroid jangka panjang
- Kehamilan
- Stres fisik atau psikologis yang parah
- Penyalahgunaan alkohol
- Obat-obatan tertentu (misalnya, beta-blocker, diuretik)
DAFTAR PUSTAKA
American Diabetes Association (ADA). (2024). Standards of Care in Diabetes—2024. Diabetes Care, 47 (Supplement_1).
Doenges, M. E., Moorhouse, M. F., & Murr, A. C. (2019). Nursing Care Plans: Guidelines for Individualizing Patient Care Across the Life Span. Philadelphia: F.A. Davis Company.
Herdman, T. H., & Kamitsuru, S. (2021). NANDA International Nursing Diagnoses: Definitions & Classification 2021-2023. Oxford: Wiley Blackwell.
International Diabetes Federation. (2023). IDF Diabetes Atlas (10th ed.). Brussels: International Diabetes Federation.
Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik (Edisi 1). Jakarta: DPP PPNI.
Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan (Edisi 1). Jakarta: DPP PPNI.
Smeltzer, S. C., & Bare, B. G. (2018). Brunner & Suddarth’s Textbook of Medical-Surgical Nursing. Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins.
Soelistijo, S. A., et al. (PERKENI). (2021). Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia. Jakarta: PB PERKENI.
World Health Organization (WHO). (2023). Global report on diabetes: Diagnosis and management of type 2 diabetes. Geneva: WHO Press.






