Pengertian jenis organisasi berdasarkan instansi
Organisasi pemerintah (Foto: paslatendua.sideka.id)

Jenis Organisasi Berdasarkan Instansi: 2 Bentuk

Diposting pada

Jenis organisasi berdasarkan instansi, adalah salah satu wadah bagi pemerintah untuk mewujudkan negara kekuasannya menjadi lebih baik. Terdapat dua jenis, yakni pemerintah dan swasta. Jadi, bagaimana jelasnya?

Ayu Maesaroh – Organisasi.co.id

Dalam keseharian kita, sebuah perkumpulan tertentu dalam lingkungan sosial bukanlah hal yang asing, bahkan sudah menjadi salah satu tradisi, yang mana jika hal tersebut tidak ada, seperti ada yang janggal dalam tatanan sosial masyarakat.

Termasuk dengan keeksistensian daripada organisasi, yang semakin beragam jenisnya, serta support yang positif dari banyak pihak.

Maka seperti jenis organisasi berdasarkan instansi, hukum, dan sebagainya, dapat berdampingan dengan kehidupan masyarakat.

Bahkan mereka memiliki visi misi dalam bentuk kontribusi dari mereka, sehingga walaupun sedikit, setidaknya ada secercah kenangan bagi mereka yang berada dalam organisasi tersebut, mengenang akan jasa mereka yang kini mengubah dunia, entah dalam berapa persennya.


Jenis Organisasi Berdasarkan Instansi: Pemerintah

Definisi jenis organisasi berdasarkan instansi
Istana Negara Indonesia (Foto: goodnewsfromindonesia.id)

Namun, bicara soal masalah pemerintah utamanya adalah organisasi berbau kepemerintahan, memiliki dua arti pengertian.

Yang mana hal tersebut terpecah atas dasar dua kata yang berbeda, dan menjadi satu kesatuan. Yakni “organisasi” dan “Pemerintah”.

“Organisasi” yang sudah kita ketahui betul, merupakan sebuah wadah bagi siapa saja yang ingin menyampaikan sebuah aspirasi tentang sebuah fenomena tertentu, dan sebagainya.

Yang mana organisasi tersebut nantinya mereka akan memiliki visi dan misi, tujuan, serta kontribusi apa yang akan mereka lakukan untuk masyarakat secara luas.

Sedangkan “pemerintah” sendiri, adalah seperangkat kegiatan daripada mengurus sebuah wilayah yang menjadi kekuasaannya, yang dibantu oleh beberapa perangkat negara, seperti badan legislatif, eksekutif, serta yudikatif.

Organisatoris lain baca ini: Kepemimpinan dalam Organisasi:6 Jenis, Fungsi, Bentuk

Dalam pemerintah tersebut, juga tidak terlepas daripada seorang pemimpin, yang mana menjadi komando utama, untuk melaksanakannya sebuah visi dan misi, serta kontribusi daripada apa yang sudah terencana, lewat bantuan dari perangkat pemerintah tersebut.

Maka, jika kita dapat simpulkan, bahwasannya merupakan sebuah perkumpulan yang mana mereka memiliki kegiatan atas dasar kepemerintahan, yang mempunyai tujuan untuk melaksanakan tujuan, visi dan misi, serta kontribusi pemerintah kepada masyarakat secara luas.

Biasanya contohnya adalah jenis organisasi dalam bentuk berdasarkan instansi, dan sebagainya. Contoh lebih konkretnya adalah instansi formal, non formal, serta informal.


Pengertian Birokrat Oleh Pakar

Birokrasi menurut para ahli (Foto: maxmanroe.com)

Terlepas dari hal tersebut, adanya sebuah organisasi berbasis kepemerintahan, pasti ada satu hal yang mempengaruhi hal tersebut, dan sangat melekat daripada jenis organisasi ini.

Ialah sebuah birokrasi atau birokrat, yang kadang menjadi salah satu topik yang tidak pernah habis dibahas oleh banyak kalangan.

Tapi, apa sebenarnya birokrasi tersebut? Menurut beberapa literatur, mengatakan bahwa birokrasi adalah sebuah aturan yang mana dalam perancangannya terpisah.

Sehingga menghindarkan daripada sebuah penilaian objektifitas tentang sebuah fenomena tertentu. Lalu aturan tersebut terbentuk sedemikian rupa, agar menghindarkan daripada penilaian secara subjektif.

Namun, beberapa ahli mengungkapkan pendapat mereka tentang hal ini, antara lain:

Peter M. Blau dan W. Meyer

Menurut mereka berdua, birokrasi ataupun birokrat, adalah sebuah jenis organisasi, yang mana memiliki tugas untuk menyelesaikan tugas administratif.

Dengan cara mengkoordinasi para anggota yang cukup banyak secara teratur dan tertata dengan baik. Dengan begitu, tujuan yang ingin di capai dapat berjalan sesuai rencana.

Yahya Muhaimin

Menurut Yahya Muhaimin sendiri, birokrasi adalah keseluruhan anggota daripada aparat pemerintah, yang mana melakukan kegiatan atas dasar tujuan pemerintah.

Serta mereka mendapatkan gaji daripada kegiatan tersebut, atas dasar pangkat mereka dalam organisasi pemerintah tersebut.

Karl Marx

Berbeda dengan yang lainnya yang secara keseluruhan memandang hal yang cukup positif, Karl Marx mengatakan bahwa birokrasi adalah sebuah alat kuasa daripada kaum borjuis, untuk mengeksploitasi para kaum protelar.

Birokrasi sendiri adalah alat daripada sebuah kekuasaan kepemerintahan, untuk mereka dapat menghisap para kaum protelar, entah dari segi tenaga, pikiran, dengan tujuan kekuasaan mereka sendiri.

Itulah beberapa pandangan daripada birokrasi ataupun birokrat menurut beberapa para ahli, dan beberapa literatur lain.



Ciri Bentuk Organisasi Pemerintah, Contoh

Ciri organisasi pemerintahan (Foto: awalilmu.com)

Namun, sejalan dengan pembahasan tersebut, jenis daripada organisasi berdasarkan instansi ini, memiliki ciri serta bentuknya.

Yang dapat memudahkan kita dalam memahami jenis daripada organisasi ini, terutama organisasi berbasis pemerintahan. Ciri dan bentuknya antara lain:

Organisasi Pemerintah

Yang mana terdiri dari beberapa hal seperti Presiden, Wakil Presiden, sistem tatanan daripada pemerintah atau negara sendiri, dan sebagainya. Hal tersebut juga berlaku kepada Indonesia.

Dengan terdiri dari Presiden dan Wakil Presiden, Sekretaris Presiden, Juru bicara Presiden, Badan Legislatif, Eksekutif, serta Yudikatif. Dan beberapa kabinetnya.

Lalu ciri kepemerintahan adalah Presidensial, yang mana semua keputusan harus berdasarkan persetujuan daripada presiden, serta semua keputusan tersebut harus dipatuhi.

Unit Kerja Pemerintah

Jenis daripada organisasi berdasarkan instansi, yang mana maksudnya adalah pemerintahan, adalah unit kerja daripada pemerintah itu sendiri.

Yang mana mereka terbentuk atas dasar membantu presiden dalam mewujudkan visi dan misinya dalam membangun negara lebih baik lagi.

Organisatoris lain baca ini: Sejarah Perkembangan Organisasi: 4 Syarat Dan Bentuk

Biasanya mereka bekerja di area lapangan, seperti BPJS, yang mana merupakan hasil daripada program dinas kesehatan untuk merealisasi visi misi daripada pemerintah dalam bidang kesehatan.

Organisasi Sukarela

Organisasi selanjutnya adalah bentuk daripada tujuan pemerintah juga, untuk menjaga kelangsungan masyarakat, dari segi pertolongan pertama dan sebagainya.

Untuk organisasi ini, lebih kepada untuk masyarakat yang terkena musibah seperti tsunami, gempa bumi, dan sebagainya. Contohnya seperti PMI, dan beberapa Relawan lain.

Yayasan

Yayasan ini menitikberatkan pada beberapa sektor bidang yang ada, dan mempunyai kaitan yang erat hubunganya dengan masyarakat.

Hampir semua sektor memiliki yayasan, dan mendapuknya menjadi salah satu wadah bagi orang-orang yang ingin bergerak pada bidang yang sama.

Seperti misalnya yayasan bidang sosial, anak dan perempuan, masalah pangan padad sebuah negara, dan sebagainya. Selain itu, mereka juga berfungsi sebagai perlindungan bagi para anggota, dan beberapa orang yang berada dalam lingkup tersebut.

Organisasi Keagamaan

Seperti yang kita tahu, bahwa budaya Indonesia memiliki kaitan yang erat dengan sebuah agama. Bahkan tidak jarang, budaya yang ada dalam agama, dijadikan budaya dalam sebuah wilayah tertentu.

Dan hal tersebut terjadi di Indonesia. Makanya tidak heran jika terdapat organisasi basis keagamaan, yang mana bertujuan dapat merangkul para ummat di seluruh belahan wilayah Indonesia.

Tapi untuk membuat sebuah organisasi itupun harus ada berdasarkan pedoman daripada UU, yang menjadi pedoman juga di negara Indonesia, yang berbentuk negara hukum.

Organisasi Politik

Yang mana mereka lebih menitkberatkan pada bidang yang berbau politik, dan mereka kadang suka berpartisipasi dalam suasana politik.

Seperti pemilihan badan legislatif, pemerintahan daerah, dan sebagainya.Tidak sedikit dari mereka juga yang kadang memiliki jabatan, namun mereka juga merambah ke beberapa jabatan yang lain dalam dunia politik.


Kelebihan Kekurangan organisasi Pemerintah

Plus minus organisasi pemerintahan (Foto: laptop.co.id)

Meski demikian, dalam sebuah organisasi pasti ada yang namanya kekurangan dan kelebihan. Dan kedua hal tersebut lumrah di dalam kehidupan sosial masyarakat dimanapun berada.

Apalagi misalnya jenis organisasi berdasarkan instansi, yang kita tahu bahwasannya membutuhkan banyak orang di sana, sehingga tujuannya tercapai.

Dan organisasi pemerintah menjadi salah satu bentuk konkret daripada kerumitan keduanya. Salah satu kelebihan daripada organisasi pemerintah, adalah masalah manajemen, dan pemberian mandat atau kewenangan.

Yang mana pemerintah mencoba percaya pada bagian-bagian daripada organisasi yang terkait dengannya, untuk mewujudkan tujuannya bagi negara yang menjadi daerah kekuasaannya.

Jadi, akan banyak aspirasi yang mulai mencuat untuk membuat negara tersebut menjadi lebih baik dalam satu bidang tersebut.

Tapi karena ada begitu banyak bidang yang harus diurus, kadang ada beberapa polemik tentang keputusan yang dirasa kurang pas, hingga menimbulkan pertentangan antara pemerintah dan penggerak dari organisasi tersebut.

Perlu kita ingat, bahwa itu adalah wajar. Hal tersebut menjurus kepada negara Indonesia yang memiliki banyak wilayah, serta banyak sekali kebijakan yang harus sering dibicarakan untuk satu wilayahnya.

Itulah salah satu kelebihan dan kekurangan, yang setidaknya menjadi gambaran besar akan secara keseluruhan daripada organisasi pemerintah ini.


Jenis Organisasi Berdasarkan Instansi: Swasta

Disamping adanya organisasi kepemerintahan, juga ada organisasi yang berbasis swasta. Dan kita sudah paham betul, bagaimana organisasi swasta ,mempunyai fokus kepada pelayanan barang ataupun jasa, dan nantinya mereka akan mendapatkan laba dari hal tersebut.

Dan hal tersebut, terurai dalam beberapa pembahasan, antara lain:


Pengertian Organisasi Swasta

Definisi organisasi swasta (Foto: tirto.id)

Beberapa literatur mengatakan bahwasannya organisasi swasta adalah salah satu jenis organisasi, yang menitikberatkan pada pelayanan sebuah barang atau jasa, dan nantinya mereka mendapat laba dari sana.

Dan karena mereka mempunyai pengertian yang demikian, maka secara tidak langsung hal tersebut pun merujuk kepada tujuan mereka.

Adalah mendapatkan laba daripada pelayanan barang atau jasa yang mereka kelola. Dan biasanya hal tersebut ada jenjang daripada perusahaan yang mengelola.

Ada yang masih awal, menengah, dan ada yang besar, dengan laba yang sudah lumayan besar juga, ketimbang jenis organisasi swasta lainnya.

Dalam organisasi swasta, mereka memiliki jenis pembiayaan yang mendukung berjalannya organisasi tersebut. Yakni eksternal dan internal.

Organisatoris lain baca ini: Organisasi Zaman Agama: Bentuk dan Ciri

Jenis daripada organisasi berdasarkan instansi swasta ini, untuk pembiayaan internal, adalah berasal dari laba yang di dapat, namun diinvestasikan kembali kepada perusahaan, sebagai roda putarnya.

Dan jika eksternal, adalah pembiayaan yang berasal dari hasil utang bank, obligasi, dan sebagainya. Dan untuk nominalnya beragam, tergantung hasil daripada utang-piutang tersebut.


Ciri dan Bentuk Organisasi Swasta, Contoh

Ciri organisasi swasta (Foto: soalujian-46.blogspot.com)

Adapun beberapa ciri daripada organisasi swasta, yang dapat kita ulik beserta dengan bentuknya, antara lain:

Tujuan

Dari tujuannya saja sudah jelas, bahwasannya organisasi jenis ini sudah jelas. Mereka lebih menitikberatkan pada laba atau keuntungan daripada jasa barang ataupun lainnya yang berkaitan.

Penanggungjawab

Untuk penanggungjawab, sudah jelas, bahwasannya jenis organisasi ni ada Komisaris yang menjadi penanggungjawab atas dana yang nantinya masuk ke organisasi tersebut.

Donatur

Untuk donatur, mereka juga sudah jelas. Yang mana donatur tersebut ada dari internal pihak dari perusahaan, ada juga yang berasal dari eksternal perusahaan, seperti yang sudah kita singgung tadi.

Kepemilikan Laba

Untuk kepemilikan laba juga jelas, yakni pihak dari organisasi yang mendapatkan laba atas pelayanan yang mereka tawarkan kepada masyarakat banyak.

Untuk bentuk yang lebih jelasnya, biasanya beberapa Bank Swasta, Koperasi, dan sebagainya.


Kelebihan dan Kekurangan Organisasi Swasta

Kelebihan dan kekurangan jenis organisasi berdasarkan instansi
Kelebihan dan kekurangan organisasi swasta (Foto: fingerspot.com)

Dan karena organisasi ini berdasarkan jenis instansi swasta, maka ada beberapa kelebihan dan kekurangannya. Salah satu kelebihan yang paling dirasa adalah masalah pendapatan laba yang diperoleh.

Yang mana kadang bisa mencapai lebih dari apa yang menjadi ekspektasi, ataupun tidak, bahkan ada yang sesuai. Sehingga kemungkinan untuk mendapatkan yang lebih besar, juga banyak.

Namun kekurangannya adalah pada pengaturan obligasi dan sebagainya, terutama dengan hutang piutang, yang kadang tidak semua nasabah dapat mengembalikan uang yang mereka pinjam dengan cepat, beserta bunganya.

Penutup

Itulah beberapa hal mengenai jenis organisasi berdasarkan instansi. Kita jadi lebih paham beberapa jenis dan kekurangan serta kelebihannya.

Semoga menjadi informasi yang bisa menjadi referensi kalian, terimakasih.

Daftar Pustaka

  1. https://guruppkn.com
  2. https://www.pegiatliterasi.com
  3. https://www.terraveu.com
  4. https://www.dosenpendidikan.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *