Model Dan Jenis Pidato

Model Pidato, 4 Metode, Keuntungan Dan Kekurangan

Mengenal Pidato dalam beberapa kegiatan dengan berbagai metode, model dan jenis pada publik, untuk penyampaian ide dan gagasan kepada pendengar.

Komunikasi, Organisasi.co.id

Menyampaikan sebuah gagasan atau ide pada kebanyakan orang, dalam waktu yang singkat, maka caranya adalah mengumpulkan mereka dalam sebuah tempat.

Biasa dikenal dengan Berpidato. Atau ceramah dengan tampil pada banyak orang. Sebagai bentuk penyampaian ide serta gagasan, baik singkat maupun panjang, pidato sebagai salah satu upaya dan kegiatan.

Apakah maksud dari kata Pidato?

Nah, untuk mengetahui tentang apa pengertian pidato, maka lebih awal kita harus mengenali definisi dari kata tersebut. Sehingga dengan pemahaman tersebut. Membawa kita pada pemahaman dan arti sesungguhnya.

Definisi Pidato

Secara umum pidato merupakan sebuah upaya penyampaian gagasan dan ide kepada orang lain atau khalayak umum. Baik secara langsung maupun tidak langsung.

Secara langsung maksudnya adalah menggunakan tatap muka antara pembicara dan pendengar, sementara tidak langsung adalah menggunakan media.

Misalnya daring (dalam jaringan), dengan menggunakan media internet, multimedia dan sebagainya. Contohnya: Live Streaming, Siaran Langsung TV, dan media sosial lainnya.

Dalam pelaksanaan penyampaian gagasan secara tidak langsung, merupakan salah satu kegiatan, kepada sasaran, karena keterbatasan jangkauan secara langsung pada khalayak.

Biasanya yang melakukan pidato live adalah Kepala Negara (Presiden).

Nah, untuk menggali lebih dalam mengenai definisi Pidato, maka berikut ini beberapa pengertian yang berasal dari beberapa pakar, yakni:

  1. Depdikbud (1990), Pidato adalah mengungkapkan kata-kata pada muka umum ataupun orang banyak.
  2. Syam (2006), Pidato merupakan teknik penggunaan kata-kata yang tepat, dan juga merupakan suatu keterampilan khusus untuk mempengaruhi orang lain (komunikan),
  3. Arsyad (1988), Pidato merupakan upaya untuk menanamkan pikiran dan gagasan dalam otak orang lain secara terstruktur maupun sistematis, untuk mempengaruhi mereka. Dan tujuan akhirnya adalah untuk meyakinkan mereka.
  4. Fauzi (2011), Pidato adalah sebuah keterampilan mengeluarkan pendapat dan gagasan, baik secara langsung (membaca naskah), atau menghapalkan teks maupun dengan spontanitas kepada orang lain. Dengan tujuan mempengaruhi mereka sesuai dengan alur pidato tersebut.

Demikian pengertian Pidato dari beberapa pakar ataupun ahli, dari pengertian-pengertian tersebut kita dapat mengambil suatu kesimpulan, bahwa pidato merupakan:

  1. Penyampaian ide dan gagasan,
  2. Keahliah atau keterampilan menyampaikan pendapat,
  3. Keahlian mempengaruhi orang lain atau lawan bicara.

Semua model pidato, dengan berbagai cara baik panjang maupun singkat bertujuan mempengaruhi pendengar (orang lain).

Bagaimana jika Berpidato menggunakan waktu singkat?
Nah, hal ini membutuhkan keahlian dan ketelitian dalam penggunaan bahasa yang pada. Sebab berpidato dalam waktu yang relatif singkat menggunakan bahasa yang menggunakan kata yang padat.

Pidato Wanita Cantik Seorang Bupati Nunukan
Laura Hafid, Bupati Nunukan, Seorang Wanita Cantik (Bupati), dalam Kegiatan Pidato Dengan Model Manucsript (Foto: Beritaku.id)

Bagaimana Metode yang biasa mereka gunakan saat Pidato?

Model Pidato

Ada yang berpidato menggunakan teks atau membaca, adapula yang tanpa membaca teks. Namun sisi lain adapula yang membaca sepintas kemuadin selanjutnya membahas.

Hampir sama dalam perkuliahan atau sekolah, Dosen atau Guru. Ada Dosen yang membaca penuh materi pelajaran maupun kuliah. Sementara itu ada juga dosen dan guru yang hanya sepintas melihat materi pendidikan dan perkuliahan, selanjutnya membahasnya.

Kemiripan ini bergantung pada metode yang mereka gunakan. Sebab setiap orang memiliki perbedaan dalam hal: Cara mengingat, Bicara, serta menjelaskan.

Ada berapa Metode Pidato?
Maka jawabannya adalah terdapat 4 model pidato, yaitu:

  1. Manuscript,
  2. Memoriter,
  3. Ekstempor, dan
  4. Impromptu.

Model Pidato Manuscript

Pidato dengan metode Manuscript (Manuskrip) adalah pidato yang mempersiapkan naskah, selanjutnya membaca isi naskah tersebut dari awal hingga akhir. ‘

Arti kata Manuscript, merupakan kata latin yang berarti naskah berbentuk tulisan tangan maupun ketikan.

Sumber: KBBI

Metode Manuscrip, biasanya dilakukan oleh Presiden, gubernur, Bupati maupun Walikota. Atau kegiatan/acara formal.

Contohnya: Dalam kegiatan Idul Fitri ataupun Idul Adha, biasanya Kepala Desa maupun pejabat desa lainnya, tampil membacakan manuscrip pidato ucapan selamat Idul Fitri/Adha.

Nah, naskah tersebut merupakan manuscrip. Baik naskah tersebut berasal dari Bupati/Walikota maupun naskah tulisan Kepala Desa tersebut.

Bentuk Pidato Memoriter

Pidato Memoriter merupakan salah satu metode pidato dengan cara menuliskan naskah lalu menghapalkannya kalimat demi kalimat.

Memoriter, berupakan bahasa baku dari kata dasar Memory (Inggris). Sementara Arti Memori adalah catatan dengan penjelasan. Sehingga makna kata Memoriter adalah orang yang mengingat (menghafal) naskah catatan.

Sumber: Kbbi

Ada seseorang yang memiliki ingatan yang sangat kuat sehingga daya hafalnya sangat tinggi. Mereka bahkan bisa menghafal naskah beberapa lembar dari satu kalimat ke kalimat berikutnya. Baik dalam bentuk pidato panjang maupun pidato singkat.

Metode Pidato Ekstempor

Pidato dengan menggunakan Metode Ekstempore adalah sebuah bentuk pidato dengan menuliskan beberapa gagasan besar yang hendak mereka sampaikan. Selanjutnya mereka menjabarkannya ketika tampil membawakan pidato.

Arti kata Ekstempor, merupakan kata dasar Ekstemporan (Afrika), yang berarti yang dilakukan tanpa menghafal, tetapi menjabarkan beberapa garis besar

Sumber: Googletranslate

Pidato Ekstempor biasanya seorang pembicara membawa satu catatan berisi inti atau pokok bahasan yang akan mereka sampaikan.

Ceramah Kepala Daerah Cantik
Airin Rahmi Diany, Si Cantik Walikota Tangerang, dalam Sebuah Pidato Model Impromptu (Foto:Beritaku.id)

Dengan gaya Ekstemporan, mereka akan menjabarkan keseluruhan materi yang hendak mereka sampaikan. Sesuai dengan tujuan yang hendak mereka capai daripada pidato tersebut.

Seorang Dosen, bisanya menggunakan gaya Ekstempor ini, saat memberikan materi perkuliahan. Hanya berisi pokok bahasan mata kuliah.

Model Pidato Impromptu

Impromptu Merupakan Metode Pidato dalam level tertinggi, sebab model ini tidak membutuhkan persiapan apapun. Melainkan langsung berbicara pada khalayak ramai. Pada bagian ini hanya mengingat apa tema dari sebuah pertemuan.

Arti kata Impromptu, selain untuk pengertian Pidato. Kata ini juga terdapat dalam aliran musik. Dalam Bahasa Prancis /ɪmˈprɒmptjuː/, bahasa Prancis: [ɛ̃pʁɔ̃pty], merupakan Musik dengan aliran bebas.

Namun dalam pengertian Metode Pidato, Impromptu merupakan speech pidato yang mendadak maupun spontan.

Sumber: KamusLengkap

Selanjutnya kata-kata yang membawakan pidato akan mengalir dengan sendirinya dalam pembahasan. Impromptu sangat bergantung pada kecepatan berpikir seorang yang berpidato. Serta penguasaan arah diskusi.

Hal ini berkaitan erat dengan latihan dan pengalaman, bagi seorang organisastoris maka pembelajaran berorganisasi dan berkelompok sangat membantu untuk mereka bisa berbicara dengan gaya impromptu.

Jenis ini sering terpakai oleh Juru Kampanye maupun calon anggota legislatif.

Keuntungan Dan Kekurangan

Menggunakan Metode Pidato yang dijelaskan sebelumnya. Terdapat Keuntungan dan Kekurangan.

Pidato Manuskrip

Keuntungan
Adapun keuntungan dengan menggunakan jenis manuskrip yaitu:

  1. Gagasan dan Alur isi Pidato tidak berubah,
  2. Kuat dalam gagasan, sebab biasanya menggunakan berbagai narasumber bacaan sebagai pembanding,
  3. Penyampaian isinya bisa terwakilkan atau terdelegasikan kepada orang lain,

Kekurangan
Adapun kekurangan Pidato Bentuk Manuscript, yakni:

  1. Membutuhkan waktu untuk penyusunan (ide, pengetikan dan print out)
  2. Membutuhkan alat atau piranti lunak seperti laptop, mesin ketik, kertas. Atau pulpen jika menggunakan catatan-catatan.
  3. Tidak terlalu leluasa untuk melakukan pengembangan, sebab beresiko keluar dari alur dan arah pidato, maupun penjelasan berulang.

Pidato Memoriter

Keuntungan
Selanjutnya, keuntungan menggunakan bentuk Pidato memoriter, adalah:

  1. Matang dalam memainkan intonasi dan mimik jika memiliki waktu untuk latihan intonatif serta hafalan,
  2. Tampak seperti menggunakan jenis pidato Impromptu, sebab tidak membawa naskah,
  3. Arah dan alur Pidato terjaga sesuai dengan hapalan naskah.

Kekurangan
Selain keuntunga, juga terdapat beberapa kekurangan dari jenis Memoriter, yakni:

  1. Terlalu kaku, sebab tidak memberikan peluang seseorang pada pertengahan pidato untuk memberikan sanggahan ataupun pertanyaan,
  2. Jika lupa hafalan akan sangat beresiko terjadi blok panggung. Blok panggung adalah pembicara lupa bahasan.
  3. Tidak leluasa untuk melakukan penjabaran, sebab akan beresiko terlupakannya naskah berikutnya,
  4. Bila hapalan terlewatkan akan menyebabkan hilangnya beberapa bagian penting.

Pidato Ekstempore

Keuntungan
Dalam hal pidato Ekstemporan, bentuk ini memiliki beberapa keuntungan, yaitu:

  1. Fleksibel dalam memberikan penjelasan dari pokok bahasan,
  2. Bebas dalam menentukan gaya komunikasi, baik dengan intonasi rendah maupun tinggi.

Kekurangan
Selain keuntungan, juga terdapat kekurangan jenis Ekstempore, yakni:

  1. Tidak bisa terdelegasikan kepada orang lain, selain seseorang yang memahami batasan garis besar dalam catatan tersebut,
  2. Hanya bisa terlaksana model tersebut oleh pembicara yang memiliki pengalaman (jam terbang) yang tinggi.
  3. Memerlukan latihan khusus dan sering

Pidato Impromptu

Keuntungan
Dari kemampuan mengendalikan panggung, terdapat beberapa keuntungan daripada pidato impromptu, yakni:

  1. Menunjukkan kemampuan pengembangan bahasan tema secara spontan,
  2. Penggunaan bahasa lebih fleksibel menyesuaikan respon dan kondisi para pendengar.

Kerugian
Adapun kerugian dari model Impromptu, sama dengan kekurangan pada jenis Extempore. Sebab pada hakikatnya, antara Impromptu dan ekstemporan. Hampir sama, hanya saja bedanya jika Ekstempor menggunakan catatan khusus sementara Impromptu tidak menggunakan catatan sama sekali.

Demikian artikel mengenai Model Pidato, dengan menggunakan berbagai bentuk atau jenis yang dipergunakan saat tampil didepan umum.

Namun harus diingat bahwa semua model tersebut memiliki tujuan dan maksud, baik secara formal maunpun non formal.

Organisasi lain:

  1. Kata Pembuka Saat Memimpin Sidang, 8 Variasi
  2. Menjadi Orator, Kuasai 9 Teknik Menguasai Panggung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *