Vitamin d 3 untuk apa sih? Pernah cari tahu tidak? Apalagi, semakin kesini orang lebih peduli dengan kesehatannya. Yuk cari tahu semuanya biar lebih aware! ~Konsep Organisasi
Izza Faisah
Kolekalsiferol, atau yang lebih di kenal sebagai vitamin D3, adalah bentuk vitamin D paling aktif yang di produksi oleh tubuh ketika terkena paparan sinar matahari UV-B.
Meski begitu, vitamin D3 juga dapat di peroleh dari makanan maupun suplemen.
Vitamin D 3 untuk apa, sih? Salah satu perannya adalah sebagai nutrisi penting dalam menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh, mulai dari tulang sampai sistem kekebalan tubuh.
Di bawah ini akan di jelaskan berbagai fungsi, kandungan, hingga makanan yang memiliki vitamin D3 sebagai bahan referensi.
Vitamin D3 dan Fungsinya

Seperti telah di sebutkan sebelumnya, vitamin D3 adalah salah satu bentuk dari vitamin D.
Tubuh kita sejatinya mampu memproduksi vitamin D3 sendiri saat kulit terpapar sinar matahari pagi.
Meski demikian, vitamin ini juga bisa di peroleh dari sejumlah makanan tertentu hingga suplemen yang banyak tersedia di pasaran.
Lalu vitamin d 3 sebenarnya untuk apa? Beberapa fungsi yang di maksud antara lain sebagai berikut:
1.Mengobati Osteomalasia dan Rakitis
Vitamin D3 berperan penting dalam membantu tubuh menyerap kalsium serta fosfor dari makanan. Kedua mineral ini berfungsi membentuk tulang yang kuat.
Bayangkan jika tubuh kekurangan vitamin D3, maka kalsium tidak bisa di serap secara optimal sehingga tulang menjadi rapuh, berlemak, dan lunak.
Rakitis merupakan penyakit tulang yang lunak atau bengkok dan umumnya di alami oleh anak-anak akibat kekurangan vitamin D3.
Sedangkan pada orang dewasa, kondisi serupa di kenal dengan istilah osteomalasia.
Organisatoris lain baca ini: Bahan Makanan Organik: Alasan dan 5 Jenisnya
2.Mencegah Gangguan Ginjal
Vitamin d 3 juga bermanfaat untuk apa?
Salah satunya adalah mencegah gangguan pada ginjal. Perlu di pahami bahwa ginjal merupakan organ tubuh yang berperan penting dalam proses aktivasi vitamin D.
Ketika ginjal mengalami gangguan, maka fungsi tersebut akan hilang dan malah menimbulkan berbagai masalah.
Karena itu, penderita gangguan ginjal dapat mencegah kerusakan lebih lanjut pada organ tersebut dengan mengonsumsi vitamin D3.
Sumber vitamin ini bisa berasal dari beberapa jenis makanan tertentu maupun suplemen pendukung.
3.Mencegah Infeksi Pernapasan
Bagaimana dengan masalah pernapasan? Apakah bisa di cegah dengan mengkonsumsi vitamin D3?
Secara umum, infeksi pernapasan di sebabkan karena bakteri, jamur, virus, maupun parasit. Penularannya terjadi saat menghirup percikan droplet pengidap batuk atau bersin.
Kabar baiknya, asupan vitamin D3 di percaya dapat menghindarkan tubuh dari ganguan pernapasan seperti flu, pneumonia, hingga TBC.
Selain itu, konsumsi vitamin d3 yang cukup pun menghindarkan tubuh dari peradangan yang di tandai dengan pilek, nyeri otot, hidung tersumbat, dan sebagainya.
4.Meningkatkan Kesehatan Mental
Lalu, vitamin d 3 itu bisa untuk apa lagi? Bagi yang merasa sulit mengatur suasana hati setiap hari, tidak ada salahnya menambah asupan vitamin D3 dalam tubuh.
Sebab, kekurangan vitamin D3 sering di kaitkan dengan meningkatnya gangguan suasana hati seperti kecemasan maupun depresi.
Namun, jika ingin mengonsumsi suplemen vitamin D3, jangan lupa memperhatikan dosis yang tepat.
Untuk wanita dan pria dewasa, dosis harian yang di sarankan sekitar 15 mikrogram atau 600 IU. Sementara bagi lansia, bisa mencapai 20 mikrogram atau 800 IU.
5.Memperkuat Sistem Imun Tubuh
Apakah kamu sering merasa mudah sakit? Bisa jadi penyebabnya adalah terganggunya sistem kekebalan tubuh.
Solusinya, perbanyak konsumsi vitamin D3 karena terbukti efektif membantu melawan berbagai infeksi.
Vitamin D3 membantu sistem pertahanan tubuh agar bisa bekerja lebih cepat, lebih kuat, dan lebih cerdas dalam mengatasi serangan penyakit.
Itulah alasan mengapa orang yang kekurangan vitamin D3 cenderung lebih rentan terkena flu, infeksi saluran napas, maupun infeksi lainnya.
Unsur dari Vitamin D3

Tinggalkan dulu pembahasan tentang vitamin d 3 biasanya untuk apa.
Kali ini seputar unsur dari vitamin D3 itu sendiri yang mungkin tidak semua orang mengetahuinya. Simak baik-baik penjelasan berikut:
Pembentukan Vitamin D3
Pada dasarnya, vitamin D3 merupakan bentuk vitamin D yang paling sering dipakai oleh tubuh dan di kenal terefektif.
Terbentuknya vit D3 adalah saat kulit terpapar sinar UV-B dari matahari pagi dan molekul 7-dehyrocholesterol yang selanjutnya berubah menjadi previtamin D3.
Baru setelah itu, previtamin D3 secara alami mengalami perubahan menjadi cholecalciferol atau Vitamin D3.
Lanjut, vitamin D3 akan masuk ke aliran darah dan di bawa menuju hati serta ginjal.
Selama di hati maupun ginjal, vitamin D3 akan di ubah menjadi lebih aktif yaitu calsitriol.
Dalam bentuk inilah, vitamin D3 di pakai oleh tubuh untuk berbagai fungsi penting seperti membantu penyerapan kalsium hingga bermanfaat untuk otot, tulang, dan daya tahan tubuh.
Agar lebih mudah mengingat, Vitamin D3 = Kolesterol + sinar matahari = hormon aktif (Cholecalcoferol).
Bisa di katakan bahwa vitamin D3 merupakan turunan dari kolesterol dan hanya dapat di aktifkan oleh sinar matahari (UV-B).
Vitamin D3 pun termasuk golongan secosteroid, yaitu senyawa hasil modifikasi steroid atau kolesterol yang mempunyai cincin molecular terbuka sebagian (broken ring).
Unsur Kimiawi Vitamin D3
Rumus kimia vitamin D3 adalah C27H44O1. Ini artinya, senyawa tersebut terdiri dari 27 atom karbon (C ), 44 atom hydrogen (H), serta 1 atom oksigen (O). Untuk berat molekulnya sendiri sekitar 384,6 g/mol.
Bicara tentang struktur dasar, vitamin D3 (kolekalsiferol) ini lebih mirip kolesterol. Hanya saja, cincin steroid kedua atau cincin B telah terbuka yang menjadikannya sebagai secosteroid.
Organisatoris lain baca ini: 6 Manfaat Rumput Laut Hitam untuk Kesehatan Tubuh
Selain itu, secara struktural Vitamin D3 sangat berbeda dengan ergokalsiferol atau vitamin D2.
Pasalnya, vitamin D3 cenderung memiliki ikatan rangkap antara C22 serta C33, juga gugus metal tambahan yaitu C24.
Vitamin D2 (ergolkalsiferol) pun justru kalah kuat secara farmakologis daripada Vitamin D3 (kolekalsiferol). Hal ini membuat vitamin D3 lebih banyak dipergunakan di dunia medis masa kini.
Vitamin D3 Bisa didapat Dari Makanan Apa Saja?

Fakta jika vitamin D3 bisa diproduksi secara alami yaitu saat kulit terkena sinar matahari pagi.
Bagaimana untuk mereka yang tidak ada waktu untuk berjemur di pagi hari? Ada beberapa jenis makanan yang mengandung vitamin D3 untuk asupan harian seperti:
1.Susu
Berbahagialah bagi yang suka minum susu, karena otomatis asupan vitamin D3 tercukupi. Dalam secangkir susu dapat memenuhi 19% kebutuhan vitamin D3 manusia dewasa sehari-hari.
Tidak hanya susu saja, untuk produk olahan atau turunannya pun demikian.
Contohnya seperti keju dan yoghurt yang sangat ampuh dalam menjaga organ tubuh supaya dapat menjalankan fungsinya dengan baik.
2.Jenis Ikan Laut (Tongkol, Salmon, dan Tuna)
Ikan laut dikenal sangat kaya akan nutrisi tinggi, tak terkecuali vitamin D3.
Ikan salmon contohnya, di Jepang jenis ikan ini menjadi makanan terfavorit karena mengandung vitamin tersebut.
Selain itu, rasanya yang sangat lezat menjadi penyebab ikan ini begitu dicari.
Apa hanya ikan salmon? Tenang, ada ikan tongkol dan tuna juga sebagai variasi.
Jenis-jenis ikan laut tersebut sangat bermanfaat untuk memenuhi asupan D3 dan omega 3 agar tubuh terhindar dari banyak penyakit.
3.Oatmeal
Tidak semua orang suka dengan ikan laut, nah outmeal bisa menjadi solusi. Banyak konsumsi outmeal sama artinya dengan terpenuhinya kebutuhan vitamin D3 harian.
Jika ikan laut terasa amis, outmeal justru lebih manis rasanya sehingga mungkin lebih di sukai.
Menariknya lagi, outmeal tidak hanya mengandung vitamin D3 saja, namun juga tinggi serat.
Konsumsi makanan tinggi serat bisa membuat sistem pencernaan makin sehat. Outmeal sangat di sarankan bagi mereka yang sedang menjalani program diet karena baik untuk kesehatan.
4.Jamur
Bagi para vegetarian, asupan vitamin D3 harian bisa di dapatkan dari konsumsi jamur sebagai alternatif daging-dagingan.
Di Indonesia ada banyak sekali jenis jamur yang bisa di pilih, dari jamur kuping, tiram dan sebagainya. Jamur-jamur tersebut bahkan dapat di olah menjadi makanan super lezat.
Untuk di ketahui, kandungan vitamin D3 dalam jamur ini berbetuk semacam anyaman bercabang yang di sebut sebagai miselium.
Sebagai catatan saja, tidak semua jamur bisa di konsumsi karena beberapa ada yang beracun. Jadi, tetap harus berhati-hati dalam memilih.
5.Telur
Telur merupakan makanan favorit karena rasanya yang enak. Telur ternyata juga banyak mengandung vitamin D3 lho.
Namun, untuk mendapatkan kandungan tertinggi, ternyata ada trik khusus.
Kandungan vitamin D3 tertinggi, di peroleh dari kuning telur ayam betina yang dibiarkan bebas berjalan di pekarangan.
Beberapa penelitian menyebutkan jika kandungan vitamin D3 dari telur ayam betina yang aktif bergerak bisa mencapai 30% lebih tinggi daripada ayam yang berdiam di kandang.
Vit D3 Baik Untuk Wanita

Lantas, vitamin D 3 itu untuk apa lagi? Banyak yang mungkin belum tahu jika vitamin D3 juga baik untuk wanita. Ladies, simak baik-baik penjelasan di bawah ini pasti bermanfaat:
1.Meningkatkan Kesuburan
Penting bagi para wanita untuk menjaga kesuburan. Hal ini bisa di lakukan dengan mengkonsumsi vitamin D3.
Pasalnya, kekurangan vitamin D3, ternyata mampu meningkatkan resiko endometriotis yang membuat beberapa wanita sulit hamil.
Bahkan, vitamin D3 juga banyak di kaitkan dengan keberhasilan program bayi tabung dan program kehamilan.
Namun, untuk dosis yang tepat dalam pengoptimalannya masih di butuhkan berbagai penelitian.
2.Menjaga Kehamilan
Ibu-ibu yang penasaran tentang vitamin D 3 untuk apa, salah satunya adalah menjaga kehamilan.
Kandungan dalam vitamin ini terbukti mampu mempertahankan fosfor dan kalsium dalam tubuh.
Kedua jenis mineral tersebut begitu penting bagi pembentukan gigi dan tulang bayi dalam kandungan.
Cukupnya asupan vitamin D3 pun dapat mengurangi resiko komplikasi kehamilan seperti diabetes gestasional.
3.Menurunkan Berat Badan
Sedang berusaha diet agar lebih percaya diri? Coba dengan penuhi asupan vitamin D3 dalam keseharian.
Pasalnya, vitamin D3 mampu meminimalisir obesitas dan membantu mengurangi obesitas secara signifikan.
Hanya saja, fungsi ini tidak bisa berdiri sendiri. Perlu diimbangi dengan olahraga teratur dan pola makan sehat.
4.Mencegah Osteoporosis
Para wanita yang mulai memasuki menopause akan mengalami berbagai penurunan fisik seperti mudah terkena osteoporosis.
Penyebab utamanya adalah kadar hormon esterogen dalam tubuh berkurang.
Untuk meminimalkan gejalanya, bisa dengan mengkonsumsi vitamin D3, karena dapat membantu menjaga kepadatan tulang.
Organisatoris lain baca ini: Pelayanan Kesehatan dan Keperawatan: Pengorganisasian dan Model
5.Mencegah Kanker
Kanker sebenarnya menyerang wanita maupun pria.
Bagi para wanita, vitamin D3 ampuh membantu melawan penyakit kanker seperti kanker payudara.
Pasalnya, vitamin D3 disebut mampu menghentikan pertumbuhan sel kanker yang tidak normal.
Kesimpulan
Jadi, vitamin D 3 itu berguna untuk apa saja?
Ternyata sangat banyak manfaatnya, terutama sangat baik bagi wanita hamil, menopause, dan juga untuk mendukung kesuburan.
Sumber vitamin D3 bisa di peroleh dari berbagai jenis makanan seperti ikan laut, jamur, hingga telur.
Vitamin D3 juga dapat di peroleh melalui paparan sinar matahari pagi. Bahkan, tanpa adanya sinar matahari yang cukup, tubuh tidak mampu memproduksi vitamin D3.
Karena itulah, orang yang jarang berada di luar ruangan, tinggal di daerah yang minim cahaya matahari, serta sering menutup tubuh berisiko lebih tinggi mengalami kekurangan vitamin D3.
Dengan memahami tentang fungsi vitamin D 3 untuk apa, sumber, hingga unsur-unsurnya.
Di harapkan kita semua dapat memanfaatkan asupan nutrisi tersebut sebagai entitas vital demi menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Sumber:
- Vaxinecare.com
- 5 Makanan Yang Mengandung Vitamin D3 Dan Manfaatnya
- Mengetahui Manfaat Vitamin D3 Bagi Kesehatan Tubuh
- Alomedika.com
