A. DEFINISI
Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Ketidakmampuan untuk mempertahankan sirkulasi yang adekuat untuk menunjang kehidupan. Definisi ini berfokus pada kegagalan sistemik dalam mendistribusikan oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh secara mandiri.
American Heart Association (AHA) Suatu keadaan klinis yang ditandai dengan berhentinya aktivitas mekanik jantung yang efektif, yang dikonfirmasi oleh tidak adanya denyut nadi yang teraba, tidak adanya respons, dan apnea atau pernapasan agonal.
Hinkle & Cheever (Brunner & Suddarth) Keadaan darurat medis di mana jantung berhenti memompa darah secara efektif, mengakibatkan hilangnya kesadaran, hilangnya denyut nadi, dan berhentinya pernapasan yang jika tidak segera ditangani akan menyebabkan kematian seluler permanen.
Urden, Stacy, & Lough (Keperawatan Kritis) Kegagalan sirkulasi sistemik yang disebabkan oleh disritmia letal atau kegagalan pompa mekanis jantung yang mengakibatkan perfusi jaringan serebral dan koroner tidak adekuat untuk mempertahankan metabolisme seluler.
Definisi Klinis Operasional (Standar Prosedur Gawat Darurat) Kondisi di mana pasien tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan (sirkulasi spontan) yang memerlukan aktivasi segera sistem respons darurat dan intervensi resusitasi jantung paru untuk memulihkan fungsi jantung dan paru.
B. ETIOLOGI DAN FAKTOR RISIKO
Berdasarkan tinjauan pakar keperawatan kritis, penyebab utama kondisi ini meliputi:
Abnormalitas Elektrofisiologi
Disritmia letal seperti Ventricular Fibrillation (VF), Pulseless Ventricular Tachycardia (pVT), asistol, atau Pulseless Electrical Activity (PEA).
Disfungsi Struktural Jantung
Kerusakan miokardium masif, tamponade jantung, atau ruptur katup.
Kegagalan Ventrikel
Penurunan drastis pada cardiac output akibat kegagalan kontraktilitas (misalnya pada syok kardiogenik stadium akhir).
C. INDIKATOR KLINIS (DATA PENUNJANG)
Penegakan diagnosis ini memerlukan identifikasi tanda mayor dan minor yang muncul secara simultan (minimal 80% terpenuhi):
Respon Neurologis
Pasien dalam kondisi tidak sadar (unresponsive).
Parameter Hemodinamik
Nadi karotis tidak teraba atau frekuensi ekstrem (<50 bpm atau >150 bpm).
Tekanan darah sistolik <60 mmHg atau >200 mmHg.
Parameter Respirasi
Frekuensi napas abnormal (<6 kali/menit atau >30 kali/menit) atau apneu.
D. INTERVENSI KEPERAWATAN STRATEGIS
Manajemen fokus pada pemulihan sirkulasi segera melalui algoritma bantuan hidup lanjut:
Resusitasi Jantung Paru (RJP)
Pemberian kompresi dada berkualitas tinggi (kedalaman 5–6 cm pada dewasa) untuk mempertahankan perfusi koroner dan serebral minimal selama fase henti jantung.
Manajemen Defibrilasi
Pemberian energi listrik asinkron untuk menghentikan aktivitas elektrik jantung yang kacau pada irama shockable, memungkinkan pacemaker alami jantung mengambil alih kembali.
Resusitasi Cairan dan Farmakoterapi
Pengaturan beban awal (preload) melalui infus kristaloid dosis tinggi dan kolaborasi pemberian epinefrin untuk meningkatkan resistensi vaskular sistemik.
E. LUARAN KEPERAWATAN
Ekspektasi klinis yang diharapkan adalah Sirkulasi Spontan Meningkat, yang ditandai dengan:
- Kembalinya denyut nadi yang stabil.
- Tekanan darah yang terukur secara adekuat.
- Perbaikan level kesadaran (Glasgow Coma Scale).
F. KONDISI KLINIS TERKAIT
- Asfiksia
- Gagal Jantung
- Penyakit Jantung Koroner
- Penyakit Katup Jantung
- Infark Miokard Akut
- Tamponade Jantung
- Perikarditis
- Kardiomiopati
- Syok Kardiogenik
- Syok Hipovolemik
- Syok Septik
- Syok Anafilaksis
- Syok Neurogenik
- Tenggelam
- Efek Samping Obat (mis. Digitalis, Kuinidin)
DAFTAR PUSTAKA
American Heart Association (AHA). (2020). Part 3: Adult Basic and Advanced Life Support: 2020 American Heart Association Guidelines for Cardiopulmonary Resuscitation and Emergency Cardiovascular Care. Circulation, 142(16).
Hinkle, J. L., & Cheever, K. H. (2018). Brunner & Suddarth’s Textbook of Medical-Surgical Nursing (14th ed.). Philadelphia: Wolters Kluwer.
Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik (Edisi 1). Jakarta: DPP PPNI.
Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan (Edisi 1). Jakarta: DPP PPNI.
Urden, L. D., Stacy, K. M., & Lough, M. E. (2020). Critical Care Nursing: Diagnosis and Management (9th ed.). St. Louis, Missouri: Elsevier.






