Induk Organisasi Olahraga Boling
Induk Organisasi Olahraga Boling Sebagai Wadah Nasional Dan Internasional (Foto: Retno)

Induk Organisasi Boling Indonesia

Diposting pada

Olahraga Boling, dengan Induk organisasi PBI, mengatur struktur aturan dalam permainan gelindingan bola tersebut, Berikut akan kita bahas secara mendalam.

Retno Lestari, Olahraga – Organisasi.co.id

Pernah dengar nama Sharon Liman Santoso? Wanita dengan sapaan Sharon itu adalah salah satu atlet boling Indonesia. Ia memiliki segudang prestasi. Hal yang menarik dari Sharon adalah justru ia tak pernah menyangka akan menjadi seorang atlet boling.

Belajar dari pengalaman Sharon, semangat dan latihan menjadi tangga bagi prestasinya. Untuk kamu yang ingin menjejaki dunia boling, artikel ini akan memandumu mengenal boling lebih dalam. Untuk kamu yang masih bingung memilih minat, siapa tahu kamu tertarik nih sobat taku!

Baca juga organisasi lain: Induk Olahraga Selam: 3 Perbedaan Diving Dan Snorkeling

Sejarah Olahraga Boling Dunia dan Indonesia

Sejarah mengantarkan kita menjadi lebih akrab dengan suatu hal. Layaknya mengenal kisah seseorang yang kita kenal.

Makanya, kita mulai dari sejarah boling. Seperti apa ya?

Boling telah ada sejak 3200 SM. Hal tersebut mencuat di benak para ilmuwan berkat penemuan seorang antropolog Inggris.

Karenanya, koleksi benda-benda di kuburan anak-anak di Mesir di temukan. Tepatnya pada tahun 1930-an

Permainan Boling
Permainan Boling Skala Nasional dan Internasional (Foto: carapandang)

Sir Flinders Petrie adalah nama dari antropolog tersebut. Bahkan, ia sendiri yang berpendapat bahwa temuannya itu seperti olahraga boling.

Ada benda yang berada dalam posisi sebagai bola. Ada benda lainnya yang menjadi sasaran dari bola pada bidang datar yang sama.

Situs International Boling Museum & Hall of Fame menyebutkan demikian.

Baca juga organisasi lain: Induk Organisasi Dunia Olahraga, 71 Nasional Dan Internasional

Asal Muasal Bola Boling

Dulu bola boling terbuat dari lignum vitae. Nama latin untuk salah satu pohon kayu terkuat di dunia. Makanya, bola boling zaman dahulu cenderung keras.

Barulah pada 1905, “Evertrue” muncul sebagai bola karet boling pertama. Bertahun-tahun kemudian, bola boling sebagai unsur utama permainan dan olahraga boling mengalami perkembangan.

Brunswick Corporation berhasil mengenalkan bola Mineralit kepada dunia.

Dari sana pasti kita bertanya-tanya. Tentang sejarah boling yang begitu panjang.

Mengenai bagaimana selanjutnya boling bisa masuk ke Indonesia. Sampai akhirnya, menjadi salah satu cabang olahraga yang populer.

Ternyata, boling masuk ke Indonesia karena kemajuan teknologi. Bermula dari turnamen boling pada tahun 1891.

Asia, Amerika, dan Eropa menjadi tempat pelaksanaan turnamen tersebut.

Pada sekitar tahun 1890-an sampai 1900-an, boling semakin masuk ke dalam berbagai kegiatan di kehidupan orang Amerika.

Membaca peluang tersebut, produsen yang memproduksi peralatan olahraga termasuk peralatan boling mencari pasar baru. Sekitar 1960-an masyarakat Asia mulai tidak asing memainkan boling.

Di Indonesia, popularitas boling semakin terlihat pada tahun 1970-an.

Istilah “boling” di Indonesia berasal dari singkatan “bola gelinding”. Istilah ini baru diperkenalkan pada tahun 1983.

Situs Ilmupedia menyampaikan Achmad Thahir-lah yang secara resmi memperkenalkan istilah tersebut. Achmad Thahir adalah Menteri Pariwisata, Pos, dan Telekomunikasi pada masa periode Presiden Soeharto menjabat.

Di periode pemerintahan ini pula, ada turnamen nasional boling pertama yang memperebutkan piala Presiden Soeharto.

Peralatan dan Perlengkapan Olahraga Boling

Setelah jalan-jalan ke tahun-tahun munculnya boling, nggak afdol kalau kita nggak bahas si boling itu sendiri. Mulai dari apa saja peralatan boling dan perlengkapannya. Jadi, nanti sobat taku tak bingung kalau mau bermain olahraga ini.


Pertama, bola boling. Nah, penggunaan bola boling ini berbeda-beda macamnya.

Adapun yang lebih sering digunakan di boling center adalah bola untuk sepuluh pin boling. Bolanya berdiameter 8,59 inci.

Lubangnya terdiri dari tiga sampai dua belas buah. Beratnya bervariasi mulai dari 2,7-7,2 kg.

Kedua, ball return rack. Alat ini berada di setiap dua jalur boling. Fungsinya mengembalikan bola secara otomatis setelah digelindingkan.

Rak panjang ini akan terisi bola dari dan untuk dua jalur. Apabila stoknya banyak, memungkinkan kita tidak perlu menunggu bola yang baru saja kita gelindingkan.

Ketiga, pin boling. Ketika sobat taku menggelindingkan bola boling, bola akan mengenai sejumlah benda yang tertata membentuk segitiga. Umumnya berwarna putih.

Benda itulah yang disebut pin boling. Jumlah dan ukuran pin boling tergantung pada jenis permainan boling yang dipilih.

Jika berdasarkan bentuk, ada dua jenis yang populer. Boling candlepin, menggunakan pin yang tinggi dan ramping. Berbeda dengan duckpin boling yang pinnya cenderung pendek dan berisi.

Selain itu, berdasarkan jumlah. Boling 9 pin, menggunakan 9 buah pin boling yang diikat benang. Boling 10 pin-lah yang menggunakan 10 pin membentuk segitiga. Pin boling paling sedikit digunakan oleh boling 5 pin dan paling banyak oleh boling 19 pin.

Secara sederhana, peralatan boling hanya mencakup bola dan pin. Tetapi, berbagai boling center berinovasi dengan menyediakan perlengkapan lainnya. Semisal sepatu dan sarung tangan khusus. Hal ini karena lintasan boling cukup licin meski terbuat dari kayu. Hati-hati ya sobat taku.

Teknik Boling

Sebelum kamu mengetahui lebih lanjut tentang bermain boling, berikut ini istilah yang perlu kamu ketahui tentang sistem poin di boling.

  • Strike, berarti semua pin boling terjatuh pada bola pertama yang kamu gelindingkan.
  • Spare, berarti semua pin boling terjatuh pada percobaan kedua.
  • Split, yaitu ketika pin paling depan jatuh dan menyisakan beberapa pin di belakangnya dengan jarak berjauhan.
  • Turkey, merupakan strike tiga kali berturut-turut.
  • Open frame, istilah untuk pin boling yang tersisas setelah giliran selesai.

Nah sambil mengingat istilah itu, ini dia caranya bermain boling yang bisa kamu praktikkan. Pertama, jangan lupa gunakan sepatu boling. Jangan lupa memakai kaus kaki. Lalu kedua, sobat taku memilih bola yang tepat. Maksudnya, bola yang sesuai dengan berat kamu dan lubang pada bola yang pas di jari kamu.

Teknik Boling
Salah Satu Teknik Boling (Foto: Berita Harian)

Ketiga, cara memegang bola boling. Masukkan jari ke dalam tiga lubang bola boling. Jari tengah dan manis di kedua lubang bagian atas. Sementara jempol di satu lubang bagian bawah. Berdirilah di depan garis pelanggaran atau garis batas untuk mengayunkan dan melempar bola.

Punggung tubuh tegak, sedikit condong ke depan. Pusatkan bahu pada target. Ingat, tangan dan bola harus lurus di samping. Posisi kaki kanan dan kaki kiri berjarak. Kaki depan adalah kaki yang berlawanan dengan tangan pelempar. Tangan kanan melempar, artinya kaki kiri di depan. Lutut kaki di belakang menekuk ketika melempar.

Ayun tangan pelempar bola boling. Kamu tidak boleh mengabaikan ini. Melepas dengan benar akan menempatkan jempol kita keluar terlebih dahulu. Baru diikuti oleh kedua jari lainnya. Ini berarti tangan mengayun dari belakang ke arah atas. Ketika mengayun sampai melepas bola boling, mata dan keseimbangan tubuh terfokus pada pin boling (target).

Baca juga organisasi lain: Induk Organisasi Dunia Bulutangkis, 9 Negara Pendiri

Induk Organisasi Olahraga Boling Dunia

Bagaimana sejauh ini? Kalau sudah merasa bersemangat, cobalah bermain boling dengan teman-teman.

Atau, ikut saja club olahraga boling. Organisasi tingkat dunianya sudah ada berpuluh-puluh tahun yang lalu lhoo.

Boling tumbuh menjadi permainan dan olahraga yang sangat populer. Terutama, di wilayah Amerika.

Seperti yang sejarah sebutkan, salah satu perusahaan di sana sampai mengklaim hak paten teknologi peralatan boling. Pasarnya merambah ke Inggris, lalu menyebar ke berbagai penjuru dunia.

Logo Organisasi Boling Dunia, IBF
Logo Olahraga Boling Skala Dunia (Foto: IBF)

Dalam rangka mewadahi fenomena tersebut, lahirlah Induk organisasi olahraga boling dunia bernama International Bowling Federation (IBF).

IBF berdiri sekitar tahun 1900-an dengan tujuan menjembatani para pegiat boling secara global.

Lalu, IBF bergerak tidak hanya menjadi federasi melainkan badan setingkat lembaga dunia yang disebut World Bowling.

Struktur IBF terdiri dari gabungan federasi boling seluruh dunia. Lebih rinci terbagi menjadi lima zona, yakni Eropa, Amerika, Asia, Oceania, dan Afrika. Pengurus dari IBF adalah gabungan pengurus federasi boling di lima zona tersebut.

Saat ini, ketua IBF ialah Sheikh Talal Mohammad Al-Salah. Ia berasal dari federasi boling Kuwait. Wakilnya yaitu Martin Faba dari federasi boling Amerika. Sementara di bawahnya, terdapat enam porang anggota eksekutif. Salah satunya berasal dari Asian Bowling Federation (ABF).

Posisi teratas di IBF adalah Mr. Andrew Oram yang menjabat sebagai CEO.

Ia merupakan perwakilan dari World Bowling sehingga antara IBF dan World Bowling bergerak bersama dalam satu bingkai.

Induk Organisasi Olahraga Boling Indonesia Dan Struktur

Di Indonesia, cabang olahraga boling juga telah terwadahi dalam sebuah induk organisasi yang terstruktur. Hal ini berdasarkan UU tahun 2005 yang menyebutkan,

“Induk Organisasi Cabang Olahraga adalah organisasi olahraga yang membina, mengembangkan, dan mengkoordinasikan satu cabang/jenis olahraga yang merupakan anggota feserasi cabang olahraga internasional yang bersangkutan.” – Pasal 1 Angka 25 UU Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional, dikutip dari laman Beritaku.id.

Atas dasar tersebut, pada 6 Oktober 1970 berbagai club dan perkumpulan boling di Indonesia berhimpun. Forum pembentukan wadah itu menghasilkan pendirian Persatuan Boling Indoenesia yang disingkat PBI.

Logo Induk Olahraga Boling Indonesia
Logo PBI (Foto: Antaranews)

Pembentukan PBI memenuhi syarat sebab federasi internasional boling sudah ada sebelumnya.

Bersamaan dengan masyarakat yang semakin mengenal boling. Serta masifnya turnamen boling yang diselenggarakan oleh ABF.

Setahun setelah PBI berdiri, daerah-daerah di Indonesia juga mulai mendirikan cabang regional PBI.

Pada saat itu terhitung ada tujuh daerah meliputi Jakarta Raya, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, Sumatera Utara, dan Sumatera Selatan.

Selanjutnya jumlah PBI terus bertambah dan menjadi lengkap karena berada di setiap daerah. Tidak hanya cabang PBI, club-club boling dan bowling center bermunculan.

Ketua PBI Pertama

Adapun Ketua PBI saat ini adalah Percha Leanpuri. Percha Leampuri bersama 16 pengurus yang mewakili tingkat provinsi, menjabat pada periode 2018-2022.

Jadi struktur PBI secara sistematis mirip dengan struktur IBF. Pengurusnya tergabung dari pengurus masing-masing provinsi.

Namun, lebih lanjut pada setiap cabang ada seorang pelindung dan pembina.

Pelindung biasanya adalah gubernur atau kepala daaerah setempat. Sementara itu, pembina adalah elemen-elemen pemerintah yang berkaitan di bidang keolahragaan dan kepemudaan.

Pemerintah yang mengisi struktur juga berupaya membentuk bibit-bibit unggul atlet boling.

Tak jarang turnamen-turnamen di tingkat daerah menjadi peluang untuk turut serta berprestasi di kancah nasional dan internasional.

Mau tahu dan belajar lebih banyak tentang duna boling? Sobat taku bisa mengunjungi club-club boling.

Biasanya di bowling center, ada informasi mengenai club boling.

Selain itu, datangi saja sekretariat cabang PBI di daerah masing-masing. Sekretariat pusat PBI sendiri berlokasi di lantai 8 Gedung Direksi Gelora Bung Karno, Jl. Pintu 1, Senayan, Jakarta 10270, Indonesia.

Jangan lupa siapkan semangat yang tinggi. Berlatih terus dan panjang umur prestasi olahraga Indonesia. Salam olahraga!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *