Jenis fonetik
Fonetik linguistik (Foto: binus.ac.id)

Jenis Fonetik Dalam Komunikasi: Pengertian, 4 Manfaat

Diposting pada

Jenis fonetik, dalam komunikasi ilmu tersebut berada pada cabang ilmu fonologi. Yang mana terdapat beberapa pembahasan mengenai pengertian, sampai dengan manfaat mempelajari ilmu tersebut.Ayu Maesaroh – organisasi.co.id

Kehidupan manusia tidak akan jauh dari yang namanya berkomunikasi. Bahkan ketika kita berada di dalam rumah pun, berkomunikasi seperti hal yang sudah menjadi kodratnya sebagai alat transfer informasi antar individu.

Kemudian semakin canggihnya zaman dan era, bermunculanlah berbagai ilmu komunikasi, yang membuat para individunya mengerti bagaimana mengucapkan, bagaimana menyuguhkan informasi yang kita berikan, sesuai dengan apa yang menjadi fokus pembicaraan.

Dari adanya kepentingan tersebut, muncul beberapa ilmu pengetahuan tentang bahasa, yang mana semakin hari semakin banyak para akademisi, mulai tertarik untuk ikut terjun dalam ilmu tersebut.

Salah satunya adalah ilmu fonetik dalam komunikasi, terutama mengenai bahasa. Yang mana kita tahu, terlihat mudah sebuah bahasa tersebut terimplementasikan dalam keseharian.

Tetapi kadang kita sering terbesit pertanyaan, dari mana asal suara bahasa tersebut, bagaimana metodenya sehingga suara tersebut ada, dan sebagainya.

Itulah ilmu fonetik untuk bahasa. Mencari tahu, tanpa memahami berbagai makna yang nantinya akan merubah maksud dari kata tersebut.

Sejarah Ilmu Fonetik

Jenis fonetik
Jenis fonetik (Foto: serupa.di)

Ilmu fonetik sendiri adalah cabang dari ilmu Fonologi. Yang mana pada zaman dulu di tahun 1873, ilmu fonetik, identik dengan istilah fonem.

Hal tersebut terlacak dengan baik, yang mana ketika zaman tersebut, para masyarakat di Paris, mempelajari linguistik dengan baik.

Hingga pada akhirnya ilmu tersebut terus mendapatkan pembaharuan yang lebih mendalam. Dengan menemukan beberapa aspek dari fonem tersebut.

Peristiwa tersebut juga yang akhirnya membuat ilmu tersebut berubah nama menjadi ‘fonetik’, seperti yang sekarang kita dengar pada setiap kali mempelajari ilmu linguistik.

Pembagian dalam ilmu Fonologi

Yang kemudian dalam ilmu tersebut terdapat dua aspek yang dapat dipelajari lebih dalam, selain dengan fonetik tersebut.

Untuk yang pertama adalah ilmu fonemik. Adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana bunyi bahasa tersebut dapat muncul ketika berkomunikasi antara individu satu dengan yang lain.

Dengan memperhatikan bagaimana pemaknaan dari kata yang terucap oleh individu tersebut pada setiap perkataan yang terlontar dari mereka.

Organisatoris lain baca ini: Perbedaan Khutbah Tabligh dan Dakwah

Objek kajian daripada fonemik ini adalah sebuah fonem, dengan beberapa aliran yang ada. Seperti misanya Alofon. Aspek tersebut mempelajari tentang sebuah bahasa tersebut berbunyi.

Yang kemudian direalisasikan dengan penjabaran serta makna dari fonem yang terlontar tersebut. Juga ada yang disebut dengan Khazanah fonem.

Adalah kumpulan fonem-fonem, yang sudah berbentuk menjadi daftar, dengan menambahkan pengertian dari setiap fonem atau bunyi suara bahasa yang terlontar.

Yang selanjutnya adalah fonetik, yang mana fonetik ini hampir sama dengan sebelumnya. Hanya saja jenis ini tidak begitu memikirkan bagaimana pemaknaan pada setiap bunyi suara yang terlontar. Berikut pembahasannya.

Jenis Fonetik dalam Komunikasi

Ada beberapa jenis fonetik yang sering menjadi kajian para ilmuwan, terutama dalam meneliti sebuah hal yang dirasa unik dan memang ada tindakan lanjut mengenai objek dari penelitian tersebut.

Untuk itu, ada baiknya jika kita mengerti terlebih dahulu mengenai ilmu apa yang mencantumkan fonetik sebagai fokus penelitian atau cabang ilmunya.

Ialah Fonologi. Dalam cabang keilmuwan linguistik, fonologi menjadi hal penting ketika seorang peneliti mendapat sebuah objek penelitian yang berkaitan dengan suara.

Terutama pada proses dari suara itu terbentuk, tanpa adanya memperhatikan sebuah makna dari kata yang objek tersebut ucapkan, dalam hal ini adalah manusia.

Dan dalam fonologi tersebut, sering terkenal dengan nama fonetik. Jadi, bisa dibilang jenis fonetik ini lebih mudah ketimbang jenis lainnya.

Dan dari fonetik tersebut, terbagi atas beberapa jenis fokus penelitian. Antara lain seperti jenis fonetik akustik, auditoris, serta yang terakhir adalah organis atau artikulator.

Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa pembahasan lebih dalam.


Pengertian Fonetik

Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, fonetik adalah ilmu yang termasuk ke dalam linguistik, yang mana mereka mempelajari adanya bunyi dari suara bahasa, dengan meneliti beberapa aspek.

Mulai dari mekanisme suara tersebut ada, bagaimana penangkapan dari hasil suara tersebut ketika di dengar oleh indera pendengaranm, dan sebagainya.

Yang kemudian ilmu tersebut terbagi atas beberapa hal, yang akhirnya membuat para akademisi lebih fokus mengenal darimana suara bahasa tersebut.

Namun ada juga beberapa ahli yang mengemukakan pendapat mereka tentang hal tersebut. Beberapa diantaranya:

Abdul Chaer

Beliau mengatakan bahwa ‘fonetik’ adalah ilmu dari cabang fonologi, yang mempelajari tentang bunyi bahasa yang muncul atau terdengar.

Tanpa adanya memperhatikan apakah ada perbedaan makna atau pun sebaliknya.

Menurut Ahmad Muaffaq

Berbeda dengan sebelumnya, Ahmad Muaffaq mendefinisikan ‘fonetik’ sebagai ilmu yang mempelajari tentang bunyi bahasa, dengan mengkaji beberapa hal.

Seperti produksi, transmisi, serta dari persepsi kata yang dilontarkan. Tanpa adanya memperhatikan kata yang terucap menjadi pembeda suatu makna.

Marsono

Menurut beliau, ‘fonetik’ adalah ilmu yang secara runtut mempelajari tentang bunyi suara bahasa, dengan beberapa aspek seperti timber dari suara, frekuensi suara, cara membentuk suara tersebut, intensitas, getaran udara, dan sebagainya.

Serta mempelajari bagaimana telinga dapat menerima bunyi suara bahasa tersebut.

Verhaar

Beliau mengemukakan bahwa ‘fonetik’ adalah ilmu yang mempelajari secara ‘fisik’ dari sebuah suara bahasa. Dalam hal ini adalah merujuk kepada cara pelafalan dari bahasa.

Kemudian sifat akuistik dari pelafalan yang terucap oleh mulut.

Jika kita simpulkan secara garis besar, maka ‘fonetik’ adalah ilmu dari cabang fonologi, yang menitikberatkan pada pengkajian mengenai cara suara bahasa tersebut muncul.

Dengan catatan tidak memperhatikan tentang kata yang terlontar tersebut mempunyai makna yang berbeda.

Jenis-Jenis Fonetik

Yang kemudian ada beberapa jenis-jenis fonetik seperti yang sudah kita singgung sebelumnya. Dengan beberapa fokus kajian.

Sehingga memudahkan para akademisi dan para peneliti untuk mengerti apa yang menjadi titik fokus dari penelitian mereka tentang sebuah bunyi bahasa.

Terutama dalam menentukan aspek penelitian yang menjadi dari sang peneliti tersebut. Mengingat ada begitu banyak objek yang dapat mereka teliti dengan baik, kemudian memformulasikannya dengan berbagai teori yang ada.

Jenis ini terdiri dari 3 hal, yakni jenis akustik, auditoris, serta yang terakhir adalah jenis organis atau artikulator. Berikut beberapa pembahasannya:


Fonetik Akustik

Yang pertama adalah Akustik. Dengan menitikberatkan pada peristiwa fisik saat menerima bunyi suara bahasa tersebut. Entah dari aspek frekuensinya, amplitudo dari bunyi suara bahasa tersebut, dan sebagainya.

Organisatoris lain baca ini: Metode Penyusunan Pidato: Pengertian dan 5 Metode

Serta meneliti gelombang suara yang timbul ketika seseorang berbicara dengan orang lain. Entah dari suara gelombang yang ada di udara, dan sejenisnya.


Fonetik Auditoris

Yang selanjutnya adalah auditoris. Dalam buku yang tertulis oleh Dhanawaty dan juga penulis lain pada tahun 2017, mengatakan bahwa aspek ini lebih kepada cara telinga menerima bunyi suara bahasa tersebut.

Termasuk gelombang yang diterima oleh telinga, dan beberapa pergerakan lainnya dari tubuh manusia akibat menerima bunyi suara bahasa tersebut.


Fonetik Organis Atau Artikulatorius

Yang terakhir adalah organis atau yang sering dikenal dengan artikulator. cabang ilmu fonetik ini lebih menitikberatkan pada mekanisme sebuah hal yang dapat mengeluarkan bunyi suara.

Bagaimana ujaran tersebut dapat muncul, yang kemudian mereka klasifikasikan menjadi beberapa kelompok, dan sebagainya.

Itulah beberapa hal mengenai jenis cabang dari ilmu fonetik, dengan fokus pada aspek pembelajaran yang berbeda-beda.

Manfaat dari Ilmu Fonetik

Manfaat fonetik (Foto: situsartikel92.com)

Pada dasarnya sebuah ilmu yang kita pelajari selama hidup di dunia ini, memiliki ujung kebermanfaatan yang sangat penting, dan kemudian tidak sedikit dari individu mengimplementasikan ilmu yang mereka pelajari tersebut.

Hal ini juga berlaku untuk ilmu fonetik. Bukan hanya karena jenis ilmu fonetik tersebut yang pada akhirnya merubah pola pikir kita, pun ada beberapa hal lain yang membuat beberapa aspek meski kecil tersebut penting.

Manfaat tersebut antara lain:

Aspek Bunyi

Setiap orang dari berbagai daerah manapun, pasti mempunyai logatnya sendiri-sendiri, sesuai dengan daerah masing-masing.

Dan kadang tidak sedikit dari kita yang merasa tersinggung ketika belum tahu bahwa logat atau bunyi bahasa mereka memang demikian.

Maka, dari hal tersebut, fonetik sangat penting untuk mengidentifikasi bunyi dari suara bahasa tersebut.

Aspek Unsur

Yang mana untuk beberapa bahasa tertentu seperti bahasa Arab, memiliki aturan tersendiri dalam membuat sebuah kalimat, sehingga mengeluarkan bunyi suara yang berbeda pula.

Jika salah pun, akan terminimalisir dengan baik, mengingat mereka akan kembali lagi kepada pembelajaran awal, bagaimana struktur dari suara tersebut bisa terucap dengan baik.

Penanggapan

Otomatis dalam menanggapi sebauh percakapan, kita tidak mudah tersulut amarah, ketika mendapati seseorang yang memang nada bunyi suaranya meninggi.

Organisatoris lain baca ini: Pidato Gaya Santri; Mukadimah Terkeren dan Contoh Pidato

Hal tersebut mungkin karena adat dari daerah mereka, atau memang lingkungan dari keluarga mereka yang demikian.

Meningkatnya Kehati-hatian

Hal ini juga akan dengan otomatis ketika kita berkomunikasi dengan lawan bicara. Dengan memperhatikan terlebih dahulu bagaimana nada mereka berkomunikasi dengan kita.

Apakah akan berbeda ketika dengan kita, atau sama saja ketika bersama dengan orang lain. Hal ini cukup mudah untuk diidentifikasikan.

Penutup

Itulah beberapa pembahasan mengenai jenis fonetik. Dan dapat disimpulkan, bahwasannya ilmu ini berasal dari fonologi.

Dengan terdapat dua aspek pembahasan yang hampir sama, namun ada perbedaannya sedikit. Yang satu menyertakan dengan pemaknaan dari kata yang terlontar, sedangkan satunya tidak.

Kemudian kita bisa lebih paham mengenai sisi pengertian fonetik dari beberapa ahli. Bagaimana mereka menyimpulkan sebuah ilmu dengan pemikiran mereka, dan sebagainya.

Ditambah dengan beberapa jenis dari fonetik, yang mana terdapat beberapa kajian berbeda-beda, pada setiap jenisnya. Jadi bisa lebih fokus dalam meneliti sebuah objek, yang berkaitan ddengan hal tersebut.

Sekian ulasan kali ini, semoga menginspirasi.

Daftar Pustaka

  1. https://serupa.id/fonetik-artikulatoris-akustik-auditoris-alat-ucap-bicara/
  2. https://tulisanterkini.com/artikel/bahasa-arab/fonologi/11567-tentang-fonologi.html
  3. https://id.wikipedia.org/wiki/Fonetik
  4. Masyhur, jurnal skripsi, “Kontribusi Ilmu Fonetik dalam Studi Bahasa Arab”, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Raden Fatah: Palembang, hal. 15
  5. Saida Gani, dan Berti Arsyad, Jurnal skripsi, “Kajian Teoritis Struktur Internal Bahasa (Fonologi, Morfologi, Sintaksis, dan Semantik)”, Fakultas Ilmu Budaya, UMG, hal. 3-4
  6. https://id.wikipedia.org/wiki/Fonemik

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *