Jenis organisasi pemuda
Jenis organisasi pemuda pada zamannya (Foto: minews.id)

Organisasi Pemuda

Diposting pada

Organisasi pemuda, dengan segenap perjuangan yang menggelora. Bersuara akan keadilan yang ada, dari ketimpangan bak meteor jatuh bebas ke tanah bumi, tanpa permisi dan negosiasi. Jadi, bagaimana jelasnya?

Nico Fikri Hermawan – Organisasi.co.id

Halo semua para pembaca Beritaku, pada kesempatan kali ini Beritaku akan membahas Organisasi Pemuda atau juga biasa terkenal dengan Organisasi Kepemudaan.

Untuk kalian semua mungkin tidak akan asing dengan Organisasi Pemuda, karena memang organisasi ini sudah ada lama. Bahkan apabila menilik sejarah, Organisasi sudah ada sejak jaman penjajahan Belanda.

Organisasi Pemuda sendiri biasanya hadir di tengah tengah lingkungan masyarakat. Dari mulai lingkungan kampus, hingga lingkungan yang lebih besar lagi, yaitu lingkungan bernegara.

Pengertian Organisasi Pemuda

Pengertian organisasi pemuda
Pengertian organisasi pemuda (Foto: bengkuluekspress.com)

Secara pengertian, Organisasi Pemuda adalah sebuah perkumpulan yang menghimpun para anak muda. Entah itu anak muda yang berada di tingkatan sekolah, maupun pemuda yang sama sekali tidak merasakan pendidikan.

Setiap anggota Organisasi Kepemudaan pasti berdiri disertai struktur serta visi dan misi yang jelas. Tidak hanya itu, Organisasi Kepemudaan juga mesti memiliki budayanya sendiri, serta rasa untuk selalu memberikan gagasan.

Dalam suatu Organisasi Kepemudaan yang terorganisir baik, para anggotanya akan menjalani proses kaderisasi. Selain itu mereka yang baru masuk nantinya juga akan mendapatkan interaksi, dan juga kemampuan untuk memimpin.

Saat mengikuti organisasi kepemudaan para pemuda ini akan menjalani tahap tahap perkaderan. Tujuannya adalah untuk membentuk mental, dan memberikan pengalaman pada para pemuda.

Selain itu output lain dari organisasi ini adalah memberikan kemampuan berorganisasi yang lebih baik. Dari sinilah kita bisa melihat betapa pentingnya peran organisasi kepemudaan. Organisasi ini bisa membantu menyiapkan generasi muda Indonesia yang lebih matang dan memiliki kualitas SDA yang apik.

Selain berguna untuk mengembangkan para generasi muda, organisasi jenis ini juga memiliki manfaat bagi masyarakat. Pasalnya, aktifitas aktifitas organisasi kepemudaan ini biasanya berisikan kegiatan yang sangat positif.

Organisatoris lain baca ini: Squash Indonesia: Induk Olahraga, Hingga Sejarahnya

Kegiatannya meliputi hal hal di isu sosial, lingkungan, politik, hingga isu hokum. Terlebih lagi untuk organisasi kepemudaan di lingkungan kampus. Para anggotanya kerap terkenal sebagai aktivis yang lantang menyuarakan isu isu terkini di masyarakat.

Sementara itu Organisasi Kepemudaan yang ada di lingkungan masyarakat juga memiliki dampak yang bagus. Seperti contoh, kelompok Karang Taruna di suatu kampung atau kelurahan.

Biasanya organisasi tersebut akan membantu daerah mereka untuk terus berkembang. Dari mulai membantu memperbaiki atau menambah sarana dan prasarana.

Atau pula membuat sebuah komunitas untuk memberdayakan masyarakat setempat. Di Indonesia sendiri tidak sedikit organisasi kepemudaan yang berjasa mengembangka daerahnya. Saking diperhitungkannya Organisasi Kepemudaan, bahkan sampai ada hukum yang mengaturnya. Semua tentang kepemudaan ada di Undang Undang Nomer 40 Tahun 2009.

Organisasi Kepemudaan Dalam Sejarah

Sejarah organisasi pemuda (Foto: sumbersejarah1.blogspot.com)

Bila melihat kembali ke belakang, Organisasi Kepemudaan ternyata sudah ada sejak jaman penjajahan Belanda. Bahkan Organisasi Kepemudaan juga memiliki peran yang cukup besar dalam perjuangan kemerdekaan bangsa ini.

Salah satu kejadian bersejarah yang melibatkan Kepemudaan adalah Peristiwa Rengasdengklok. Saya yakin kalau kalian sudah cukup familiar dengan Peristiwa tersebut karena sangat sering tertulis di buku Sejarah.

Dalam peristiwa itu pemberitahuan kalau para Pemuda berperan membujuk Soekarno untuk sesegera mungkin mengumumkan Proklamasi. Bahkan para pemuda tak segan segan menculik hingga berdebat dengan Soekarno. Padahal yang kita tahu, saat itu Soekarno adalah salah satu tokoh yang sangat disegani di Indonesia.

Selain peristiwa Rengasdengklok, ada pula Peristiwa Sumpah Pemuda. Peristiwa tersebut salah satu yang kian menegaskan peran Pemuda di Indonesia. Kala itu pemuda dari seluruh penjuru Indonesia bersatu mengucap sumpah persatuan.

Selama masa penjajahan sendiri, memang Organisasi Kepemudaan ini sangat aktif. Mereka berjuang untuk memerdekaan Indonesia lewat jalur Hukum dan Politik. Beberapa kali mereka mengkampanyekan kemerdekaan Indonesia. Selain itu banyak Organisasi Kepemudaan yang juga mengikuti langkah banyak partai politik besar saat itu.

Tidak hanya aktif di balik meja, orang orang dari Organisasi Kepemudaan juga sangat aktif di lapangan. Ini terbukti bahwa di masa penjajahan, Organisasi Kepemudaan juga banyak yang tak ragu ikut mengangkat senjata.

Mereka tak ragu untuk ikut berperang berkorban nyawa demi mengusir penjajah dari Bumi Pertiwi. Selain itu di masa yang berbeda, peran Pemuda saking luar biasanya bahkan mampu melengserkan Presiden.

Peristiwa tersebut terjadi pada tahun 1998 di masa pemerintahan Presiden Soeharto. Kala itu para pemuda yang tergabung dalam himpunan masyarakat di Indonesia kompak menduduki gedung DPR di Senayan. Sampai puncaknya mereka berhasil menurunkan Presiden Soeharto yang sudah puluhan tahun menjabat.

Di bawah ini ada beberapa contoh Organisasi Kepemudaan yang pernah ada di Indonesia.

Boedi Oetomo

Boedi Oetomo merupakan sebuah Organisasi Kepemudaan yang terdiri dari para Siswa sekolah Kedokteran. Di masa penjajahan Belanda, Sekolah Kedokteran itu bernama STOVIA.

Organisasi ini berdiri pada tanggal 20 Mei 1908, kini tanggal tersebut menjadi peringatan Hari Kebangkitan Nasional. Pendiri Organisasi ini adalah Dr. Soetomo dan dua Mahasiswa STOVIA, yaitu Goenawan Mangoenkosoemo, dan Soeraji.


Boedi Oetomo cukup lantang menyuarakan soal kemerdekaan Indonesia. Meski demikian, mereka bukan organisasi yang sifatnya politik. Boedi Oetomo lebih banyak bergerak di bidang Sosial, Lingkungan, Budaya, dan Ekonomi.

Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia

Sesuai namanya, organisasi ini berdiri oleh kumpulan Pelajar dari seluruh Indonesia. Organisasi ini terbentuk pada tahun 1926. Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia terkenal sangat lantang menyuarakan kemerdekaan Indonesia saat itu.

Tri Koro Dharmo

Organisasi ini merupakan organisasi yang lahir tak lama setelah pendirian Boedi Oetomo. Tri Koro Dharmo terbentuk sebagai wadah perjuangan untuk semua kalangan. Latar belakangnya karena banyak anak muda yang merasa bahwa Boedi Oetomo hanya untuk golongan elit.

Organisatoris lain baca ini: Organisasi IKATEMI dan IROPIN: 2 Fokus Kerja

Tri Koro Dharmo berdiri pada tanggal 7 Maret 1915 oleh Dr. R. Satiman Wirjosandjojo. Tidak lama kemudian nama Tri Koro Dharmo berubah menjadi Jong Jawa saat Kongres di Solo. Jong Jawa kemudian berfokus untuk memperat persatuan pemuda demi mencapai kemerdekaan.

Jong Sumatera Bond

Munculnya Jong Jawa membuat para pemuda di daerah lain pun tergerak untuk ikut bangkit. Salah satu yang kemudian muncul adalah Jong Sumatera Bond atau Para Pemuda Sumatera.

Organisasi ini berdiri oleh Mohammad Hatta dan Mohamada Yamin di tahun 1917. Jong Sumatera Bond dibuat untuk menjadi wadah persatuan para Pelajar asal Sumatera. Selain itu mereka juga aktif memberdayakan para pemuda Sumatera. Tujuannya agar para pemuda itu memiliki kualitas baik untuk membangun Indonesia.

Organisasi Kepemudaan Daerah lain

Usai munculnya Jong Jawa hingga Jong Sumatera, para pemuda di Indonesia kian menggeliat. Selanjutnya bermunculan organisasi kepemudaan daerah lainnya. Dari mulai Jong Borneo, Jong Ambon, sampai dengan Jong Celebes.

Bentuk Struktur Organisasi Kepemudaan

Bentuk struktur organisasi pemuda (Foto: palembang.siap.web.id)

Untuk mengetahui bagaimana bentuk umum struktur suatu organisasi, kita harus terlebih dahulu mengetahui bentuk organisasi tersebut. Bentuk bentuk Organisasi bisa kita lihat dengan berbagai cara dan sudut pandang.

Berdasarkan Pengambilan Keputusan

Bentuk organisasi ini lebih berorientasi pada jumlah orang yang nantinya akan mengambil keputusan. Kekuatan keputusan tersebut juga nantinya akan terpengaruhi oleh jabatan sang pengambil keputusan.

Bentuk organisasi ini terbagi lagi menjadi dua. Yang pertama ada yang terkenal dengan Bentuk Mutlak atau Tunggal. Yaitu, keputusan akan berlaku oleh satu orang dengan jabatan tertinggi di organisasi tersebut.

Nantinya keputusan ini bersifat mutlak dan tak bisa mendapat sanggahan dari para anggota organisasi. Kemudian yang kedua ada yang namanya Bentuk Dewan atau Sharing.

Organisasi ini mengambil keputusan lewat beberapa orang yang ada di jabatan teratas. Inilah kenapa bentuk ini disebut Sharing, karena di jabatan teratas terbagi lagi untuk beberapa orang.

Atas Dasar Jalur Koordinasi

Yang dimaksud dari jalur koordinasi disini adalah alur dari atasan ke bawah atau sebaliknya. Atau juga tentang bagaimana hubungan antar kelompok organisasi.

Organisatoris lain baca ini: Olahraga Dirgantara: 9 Peralatan, Induk Organisasi

Bentuk ini terbagi lagi ke dalam beberapa bentuk organisasi. Pertama adalah Bentuk Formal, bentuk ini biasanya ada pada organisasi yang memiliki badan hukumnya sendiri.

Organisasi bentuk ini akan memiliki gaya koordinasi antar anggota yang baku dan tetap. Selanjutnya ada juga yang terkenal dengan Bentuk Informal.

Ini adalah kebalikan dari Bentuk Formal. Organisasi ini memiliki ciri gaya komunikasi antar anggota yang lebih santai. Organisasi ini juga biasanya hanya menjadi tempat berkumpul.

Condong Pada Orientasi Tugas

Bentuk organisasi ini sesuai namanya akan berorientasi sesuai tugas mereka. Organisasi bentuk ini juga terbagi ke dalam beberapa kelompok bentuk lain.

Dari mulai Bentuk Politik, yaitu organisasi yang aktif di bidang Politik. Meliputi Partai Partai hingga tim pemenangan dalam Pilkada ataupun Pemilu. Ada juga yang terkenal dengan Bentuk Sosial.

Organisasi bentuk ini lebih fokus untuk bergerak di bidang sosial dan membantu Masyarakat. Selanjutnya ada yang terkenal sebagai Bentuk Pendidikan. Yaitu organisasi yang giat bergerak untuk membantu negara ini mencerdaskan warganya. Serta ada juga Bentuk Ekonomi, yang kegiatannya meliputi aktifitas produksi ataupun distribusi.

Berdasarkan Pelayanan dan Profesi

Organisasi bentuk ini umumnya berisi orang oran yang memiliki profesi yang sama, sesuai namanya. Bentuk organisasi ini akan aktif di satu bidang saja, biasanya dalam urusan pelayanan sosial.

Berdasarkan Tujuannya

Sesuai namanya, bentuk organisasi ini dikelompokan berdasarkan tujuan organisasi tersebut didirikan. Bentuk ini dibagi lagi menjadi dua jenis bentuk. Pertama adalah Bentuk Profit.

Profit sendiri dalam bahasa Indonesia memiliki arti Keuntungan. Maka sudah jelas, organisasi bentuk ini didirikan untuk mencari Profit atau keuntungan bagi para anggotanya. Kemudian ada juga kebalikan dari bentuk ini, yaitu Bentuk Non-Profit. Bentuk organisasi ini terbentuk tanpa memikirkan seberapa banyak keuntungan yang bisa didapat.

Dari hal hal di atas bisa kita ketahui bahwa Bentuk Organisasi memiliki jenis yang beragam. Tak hanya itu kita juga jadi tahu mengenai peran serta fungsi masing masing bentuk organisasi.

Maka bisa disimpulkan untuk urusan Bentuk Struktur, biasanya akan menjadi sebuah gambaran saja. Gambaran itu nantinya akan dijadikan sebagai susunan yang jelas namun simple. Akan tetapi dalam kasus lain apabila jenis Bentuk Organisasinya bersifat lebih luas. Strukturnya nanti akan dibuatkan lebih sebagai miniature dari Organisasi tersebut.

Contoh Bagan Lembaga Kepemudaan

Pentingnya organisasi pemuda bagi generasi bangsa (Foto: facebook.com)

Untuk Bagan Lembaga Kepemudaan sendiri sebenarnya memiliki beragam gaya tersendiri. Akan tetapi tujuannya tetap sama, yaitu untuk memberikan info terkait susuan anggota organisasi yang bersangkutan. Berikut ini satu contoh Bagan Lembaga Kepemudaan .

Demikian artikel tentang Organisasi Pemuda atau Kepemudaan, semoga artikel ini bermanfaat bagi para pembaca sekalian.

Sumber:

  1. https://www.google.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *