ciri sebuah organisasi adalah
Organisasi PSSI (Media Indonesia)

Ciri Sebuah Organisasi Adalah: Definisi, 5 Karakteristik

Diposting pada

Organisasi adalah sekumpulan orang dengan tujuan yang sama. Ciri sebuah organisasi adalah memiliki visi dan misi. Hal-hal penunjang lainnya meliputi struktur yang jelas serta pembagian kerja yang sesuai.

Tika, Konsep Organisasi – organisasi.co.id

Ciri Sebuah Organisasi

Sebelum mengetahui lebih lanjut mengenai organisasi, sebaiknya kita pahami dulu definisi dari organisasi. Organisasi merupakan dua atau lebih orang di dalam wadah yang sama. Mereka memiliki tujuan yang sama dan itu dapat tercapai bersama dengan kerjasama.

Di dalam organisasi kita akan menemukan ilmu yang tidak ada di tempat lain seperti bangku sekolah. Adanya struktur di dalam organisasi akan mempercepat proses pencapaian tujuan.

Organisasi juga memiliki karakteristik. Ciri sebuah organisasi adalah:

  • Mempunyai kaidah atau standar moral yang tinggi apalagi jika itu melibatkan profesional. Maka mereka akan membuat kegiatan yang mengacu pada kode etik profesi.
  • Memiliki keahlian dan pengetahuan khusus yang sesuai dengan bidang pekerjaan. Jadi semua hal itu ada pada pelaku organisasi dan mereka mendapatkannya melalui pengalaman atau pendidikan.
  • Mengutamakan kepentingan masyarakat daripada kepentingan pribadi.
  • Merupakan anggota organisasi lainnya (khusus para anggotanya).
  • Memiliki ijin khusus agar dapat menjalankan perintah yang sesuai dengan profesinya.

Ciri sebuah organisasi adalah cangkang dari sebuah organisasi. Image baik atau lainnya akan muncul dari ciri yang ada.

Organisatoris lain baca ini: Zaman Batu (Mesolitikum): Pembagian 2 Bagian Besar


Karakteristik Organisasi Berdasarkan Profesi

persatuan dokter indonesia
IDI (neliti.com)

Kita telah membahas mengenai ciri sebuah organisasi namun belum mengupas tuntas tentang profesi. Sekalipun berisi orang-orang yang memiliki profesi tertentu, namun fokus organisasi ada pada kinerjanya. Menurut beberapa ahli, definisi profesi adalah:

Everett Hughes

Beliau mengemukakan bahwa profesi adalah pekerjaan di suatu bidang yang mana profesional memiliki pengetahuan yang lebih baik dari kliennya.

Peter Jarvis

Pekerjaan yang sesuai dengan pelatihan khusus dan bertujuan memberikan pelayanan keterampilan bagi oranglain dengan upah tertentu.

Edgar Henry Schein

Profesi adalah satu set pekerjaan untuk membangun sebuah norma khusus melalui peran serta masyarakat.

Morris L. Cogan

Definisi profesi merupakan keterampilan khusus yang mana dalam praktiknya berdasarkan atas struktur teoritis tertentu dari beberapa ilmu.

Doni Koesoema

Pekerjaan dengan wujud jabatan dalam tingkat birokrasi. Hal ini menuntut keahlian dan etika untuk jabatan beserta pelayanan baku akan masyarakat.

Dedi Supriyadi

Menuntut keahlian dan khusus, kesetiaan, dan tanggung jawab akan pekerjaan tersebut.

Ketika organisasi berisi orang-orang profesional, maka secara tidak langsung ia akan memiliki karakteristik tertentu. Apa saja kira-kira yang menjadi karalkeristik organisasi profesi?

– Adanya ujian kompetensi di dalamnya. Demi menjaga kualitas sebuah organisasi profesi maka akan ada ujian di bidang tertentu dan terdapat syarat kelulusan.

– Anggota memiliki keahlian atas dasar pengetahuan teoritis. Mereka dapat mempraktikkan keahlian tersebut di dalam ruang lingkup organisasi.

– Pendidikan yang ekstensif pada anggotanya. Maksudnya mereka menempuh pendidikan cukup lama dan memiliki jenjang pendidikan yang tinggi.

– Masuk dalam ranah asosiasi profesional dengan tujuan meningkatkan status anggota.

– Kerap mengadakan pelatihan institusional untuk mendapatkan pengalaman praktis bagi anggotanya.

– Semua anggota berlisensi sehingga dapat dipercaya profesionalitasnya.

– Memiliki kode etik profesi yang mengatur anggota untuk dapat bekerja sesuai aturan.

– Terdapat pengaturan otonomi kerja yaitu pengendalian serta pengetahuan teoritis agar tidak terjadi intervensi dari luar.

– Bersifat melayani publik. Artinya penghasilan dipertahankan selama itu berhubungan dengan masyarakat.

– Mandiri tanpa campur tangan pemerintah.

– Memiliki status dan imbalan tinggi di masyarakat. Bagi profesional yang sukses, mereka akan memperoleh bayaran yang tinggi dan mendapat pengakuan.

Manfaat Organisasi

Ciri sebuah organisasi adalah memiliki tujuan. Dari tujuan itu akan nampak manfaat yang menjadi miliki anggota organisasi. Tentunya hal ini berdampak positif bagi pelaku organisasi. Manfaat tersebut dan kaitannya dengan profesi mereka adalah:


Mencapai Tujuan Lebih Cepat

bersama para anggota tujuan akan menjadi lebih cepat tecapai. Akan tetapi sebaiknya tujuan bersifat struktural dan sistematis sehingga para anggota mengetahui urgensi dari tujuan tersebut.

Meningkatkan kemampuan komunikasi

Di organisasi kita belajar cara berbicara di depan umum. Menyampaikan pendapat tidak lagi sulit dan tentu saja perlu kita perhatikan kesopanannya.

Memecahkan Masalah Yang Ada

Masalah kecil dan besar karena berbagai hal adalah wajar karena adanya perbedaan pendapat. Akan tetapi sebaiknya anggota organisasi dapat menyelesaikannya dengan sikap majemuk dan kompleks.

Menjadi Motivasi Untuk Menjadi Pemimpin

Ciri sebuah organisasi adalah memiliki struktur kepemimpinan. Inilah yang mau tidak mau harus menjadi pacuan bagi anggota untuk memiliki jiwa pemimpin. Mereka harus mendahulukan kepentingan bersama daripada individu.

Mengatur Waktu dan Memperluas Pergaulan

Organisasi terdiri atas beragam orang dengan berbagai kalangan. Setiap anggota berkesempatan untuk memperluas pergaulan mereka.

Mereka juga berlatih untuk menjadi lebih disiplin karena kegiatan mereka tidak hanya sebatas organisasi saja.

Memperluas wawasan

Pengetahuan yang didapat dari mana saja dan kapan saja adalah wawasan. Masuk ke dalam organisasi artinya wawasan bertambah melalui diskusi, seminar, dan berbagai agenda dalam organisasi.

Memiliki mental yang kuat

Tekanan akan muncul dari pihak lain sehingga setiap anggota organisasi akan secara tidak langsung bersikap tegas dan tahan banting. Jadi kepribadian seseorang akan semakin terbentuk untuk semakin percaya diri.

Mempunyai rasa tanggung jawab

Tanggung jawab dalam hal ini adalah terkait posisi kita dalam organisasi. Jika kita mengemban posisi penting maka secara tidak langsung kita harus melakukan tugas dengan baik dan mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi.


Konsep Struktur Organisasi Berdasarkan Fungsi

Organisasi memiliki struktur fungsi demi mempercepat tercapainya suatu tujuan. Secara konsep hal ini akan menyerupai struktur piramida yang mana posisi tertinggi berada di puncak dan mengawasi kinerja anggota-anggota di bawahnya.

Pola kerja dan tanggung jawab pun berbeda. Semakin ke atas sebuah piramida struktur, maka semakin besar pula tanggung jawabnya. Keuntungan yang kita peroleh apabila menerapkan struktur organisasi yang baik dalam sebuah organisasi antara lain:

  • Deskripsi pekerjaan anggota menjadi lebih jelas
  • Target atau tujuan lebih mudah tercapai
  • Mengurangi konflik internal yang ada di dalam perusahaan
  • Meningkatkan moral dan motivasi kerja akibat jenjang struktur yang jelas (jika kinerjanya baik maka mereka berpotensi mengisi kedudukan yang lebih tinggi)
  • Koordinasi mengenai pembagian tugas, fungsi, dan tanggung jawab antar departemen atau seksi menjadi semakin jelas.

Jadi dalam sebuah konsep struktur berdasarkan fungsi, kita dapat melihat bahwa fungsi yang vital akan menjadi tanggung jawab posisi tertinggi, contohnya adalah ketua. Kemudian secara berjenjang fungsi-fungsi lainnya akan memiliki pembagian tersendiri berdasarkan kapasitas anggota. Penjelasannya akan lebih rinci di bawah ini.

Organisatoris lain baca ini: Prinsip Ekologi Organik: Definisi dan 7 Cara Bertahan


Struktur Organisasi Berdasarkan Hierarki Kewenangan

Kita gunakan contoh yang ada pada sebuah perusahaan. di dalam sebuah perusahaan terdapat posisi penting seperti Direksi. Kemudian ada pula Direktur Utama, Manajer, dan barulah staff lainnya dengan kompetensi mereka masing-masing. Wewenang dan tanggung jawab tertinggi berada di tangan Direksi.

Mari kita bahas satu per satu agar lebih mudah dalam memahaminya.

Direksi

Memiliki wewenang dan tanggung jawab terbesar dalam mengurus perusahaan. Posisinya sangat vital hingga berada di posisi paling atas dari seluruh jabatan.

Dalam sebuah perusahaan umumnya memiliki jumlah direksi yang berbeda-beda. Kewenangannya adalah pada bagian pengambilan keputusan dan menentukan arah perusahaan. Contoh: Direksi bertanggung jawab dalam inovasi dan pengembangan produk baru.

Bahkan Direksi juga mengatur jadwal kegiatan perusahaan.

Direktur Utama

Wewenangnya adalah untuk merumuskan dan menetapkan kebijakan. Tidak hanya itu, ia juga menetapkan program umum perusahaan sebagaimana keputusan dari perusahaan terhadap tugasnya.

Ia memiliki peran vital dalam memajukan perusahaan termasuk mengembangkannya. Bahkan dalam hal tanggung jawab dan memimpin semua dewan serta komite eksekutif, Direktur Utama harus mampu melakukannya. Ia juga berperan dalam mengembangkan sumber pendapatan perusahaan.

Ia ditntut untuk kreatif dalam mengembangkan ide-ide dan mewakili perusahaan dalam bekerjasama dengan perusahaan yang lain.

Direktur

Berada di bawah Direktur Utama, Direktur di dalam sebuah perusahaan umumnya berjumlah tiga hingga enam. Merek aterbagi atas Direktur Keuangan, Direktur Pemasaran, hingga Direktur Teknologi. Semua ini tergantung dari kebutuhan perusahaan.

Adanya Direktur biasanya terkait dengan anak perusahaan yang ada dan tugasnya tergantung dari divisi yang ia pimpin.

Contohnya begini, Direktur Keuangan akan bertugas mengatur keuangan di perusahaan. Kemudian Direktur Pemasaran akan bertugas mengatur proses pemasaran dari suatu produk.

Bahkan di bagian teknologi, Direktur berperan untuk mengatur keseluruhan proses teknologi yang terkait. Tapi tugas mereka tidak hanya itu. Mereka berperan dalam memberhentikan, mengganti, hingga mengangkat karyawan.

 Manajer

Terkesan memiliki tugas yang lebih rumit daripada Direktur, Manajer justru harus bersinergi dengan Direktur. Mereka memiliki wewenang untuk membantu Direktur dalam membua keputusan, mengembangkan potensi karyawan, membuat kebijakan, dan mengawasi kinerja karyawan.

Mereka harus mampu bertanggung jawab dalam mengintegrasikan berbagai variabel serta karakteristik pegawai. Jadi mereka bertindak sebagai penengah hingga harus mencari solusi terkait permasalahan karyawan. Hal itu demi tercapainya tujuan perusahaan.

Administrasi dan Gudang

Di organisasi kita mengenal Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, dan Bendahara, namun di perusahaan Sekretaris dan Bendahara akan menjadi bagian Administrasi dan Akunting. Tugasnya sama yaitu untuk mengatur kearsipan dan keuangan perusahaan.

Semua harus tercatat dan memiliki salinan dengan rinci. Kewenangan mereka juga terkait kesejahteraan pegawai dan surat keluar masuk antar perusahaan.

 Divisi Regional

Bagian ini memiliki tugas untuk mengelola aset perusahaan. Tidak hanya itu, mereka juga berperan sebagai pelaku bisnis sebagaimana arahan dari perusahaan.

Sebagai pelaku, mereka akan melaksanakan tugas serta kebijakan perusahaan demi mencapai target.

Dari beberapa posisi tersebut, pelaku dan pemilik kewenangan yang memiliki sedikit tanggung jawab adalah karyawan. Mereka harus mengikuti peraturan perusahaan demi mendapatkan hak sebagai karyawan.


Perbedaan Struktur Organisasi Berdasarkan Profesi, Fungsi, dan Kewenangan

Organisasi memiliki bermacam tujuan. Dalam hal profesi, kita mengenal danya organisasi profesi. Artinya di dalam organisasi tersebut semua anggota memiliki profesi yang sama. Contohnya IDI (Ikatan Dokter Indonesia).

Struktur organisasi mereka adalah mulai dari Ketua, Wakil, Sekretaris, Bendahara, dan Bidang-Bidang Lainnya. Mereka akan terikat oleh kode etik sehingga tugas mereka hanya seputar kemajuan organisasi tersebut. Struktur yang ada terpilih atas sistem voting dan ini memiliki batas waktu tertentu.

Jika berbicara mengenai struktur yang terkait fungsi, maka hal ini akan bergantung dari fungsi organisasi itu sendiri. Contohnya dalam Palang Merah Indonesia (PMI). Organisasi yang berperan dalam kemanusiaan akan memilih pengurus sesuai kapasitas mereka. Jadi fungsi mereka dalam organisasi harus jelas.

Terakhir, ketika terkait dengan kewenangan, maka struktur organisasinya biasanya bersifat kepemilikan. Sebagai pemilik perusahaan, seseorang mempunyai wewenang untuk mengatur organisasi menjadi yang ia inginkan. Direksi, Direktur, dan lainnya adalah mereka yang membantu tercapainya tujuan dari pemilik organisasi.


Contoh Gambar Struktur Organisasi

contoh struktur organisasi
struktur pengurus ponpes(alfalahalmakky.ponpes.id)

Daftar Pustaka

Pengertian Profesi: Ciri-Ciri, Syarat, Karakteristik, dan Contoh Profesi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *