DEFISIT KESEHATAN KOMUNITAS [D.0110]

A. DEFINISI

Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Terdapat satu atau lebih masalah kesehatan atau faktor risiko yang mengancam kesejahteraan di suatu kelompok atau komunitas.

Anderson dan McFarlane Suatu kondisi di mana komunitas sebagai mitra mengalami ketidakseimbangan antara subsistem (lingkungan, pendidikan, ekonomi, keamanan, dan transportasi) yang mengakibatkan penurunan status kesehatan kolektif.

Bacaan Lainnya

Stanhope dan Lancaster Ketidakmampuan suatu populasi untuk mengidentifikasi, mengatur, dan bertindak terhadap masalah kesehatan mereka sendiri, yang sering kali dipengaruhi oleh determinan sosial kesehatan yang tidak memadai.

Allender, Rector, dan Warner Sebuah keadaan di mana agregat atau kelompok penduduk tertentu menunjukkan indikator kesehatan yang berada di bawah standar normal akibat kegagalan fungsi protektif lingkungan dan sistem sosial.

World Health Organization (WHO) Kesenjangan dalam pencapaian kesehatan masyarakat yang terjadi ketika intervensi kesehatan tidak mampu menjangkau kelompok rentan, sehingga meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas pada populasi tersebut.

    B. ETIOLOGI (PENYEBAB)

    Penyebab atau faktor kontribusi yang mendasari masalah ini meliputi:

    1. Hambatan Akses ke Pelayanan Kesehatan Kurangnya ketersediaan fasilitas atau transportasi menuju layanan kesehatan.
    2. Keterbatasan Sumber Daya Kurangnya dukungan finansial, tenaga kesehatan, atau sarana prasarana di wilayah tersebut.
    3. Ketidakcukupan Program Komunitas Program kesehatan yang ada tidak sesuai dengan kebutuhan spesifik populasi atau kurang dalam pemantauan.
    4. Konflik Budaya Ketidaksesuaian antara program kesehatan dengan nilai, norma, atau kepercayaan masyarakat setempat.

    C. KRITERIA DIAGNOSIS

    Berdasarkan indikator klinis, diagnosis ini dapat ditegakkan apabila ditemukan data berikut:

    Gejala dan Tanda Mayor

    • Terjadi masalah kesehatan yang dialami oleh kelompok atau komunitas (misalnya prevalensi penyakit menular/tidak menular yang tinggi).
    • Terdapat faktor risiko fisiologis dan/atau psikologis yang mengancam kelompok.

    Gejala dan Tanda Minor

    • Tersedia sumber daya namun dinilai tidak adekuat untuk mengatasi masalah.
    • Kurangnya partisipasi masyarakat dalam program kesehatan.
    • Tingginya angka morbiditas atau mortalitas pada kelompok usia tertentu.

      D. LUARAN KEPERAWATAN (SLKI)

      Tujuan utama intervensi adalah tercapainya Status Kesehatan Komunitas Meningkat (L.12109). Indikator klinis yang diharapkan meliputi:

      1. Kepatuhan terhadap standar kesehatan lingkungan meningkat.
      2. Partisipasi dalam program kesehatan komunitas meningkat.
      3. Prevalensi penyakit atau kejadian masalah kesehatan menurun.
      4. Angka kunjungan ke fasilitas kesehatan meningkat.

      E. INTERVENSI KEPERAWATAN (SIKI)

      Tindakan yang dilakukan difokuskan pada penguatan kapasitas komunitas melalui:

      Pengembangan Kesehatan Masyarakat (I.14548)

      • Mengidentifikasi masalah atau potensi kesehatan yang ada di komunitas.
      • Melibatkan tokoh masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan program.
      • Memfasilitasi pengembangan kepemimpinan komunitas untuk keberlanjutan program.

      Edukasi Kesehatan (I.12383)

      • Memberikan informasi mengenai faktor risiko dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
      • Menggunakan media edukasi yang sesuai dengan tingkat literasi dan budaya masyarakat.

      Promosi Literasi Kesehatan (I.12467)

      • Meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mencari, memahami, dan menggunakan informasi kesehatan untuk pengambilan keputusan yang tepat.

        F. KONDISI KLINIS TERKAIT

        1. HIV/AIDS
        2. Penyalahgunaan zat
        3. Penyakit menular seksual
        4. Kehamila diluar nikah
        5. Giizi buruk
        6. Infeksi saluran pernapasan atas (ISPA)
        7. Severe acute respiratory syndrome (SARS)

        DAFTAR PUSTAKA

        Allender, J. A., Rector, C., & Warner, K. D. (2014). Community & Public Health Nursing: Promoting the Public’s Health. Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins.

        Anderson, E. T., & McFarlane, J. (2019). Community as Partner: Theory and Practice in Nursing. Philadelphia: Wolters Kluwer.

        Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik (Edisi 1). Jakarta: DPP PPNI.

        Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan (Edisi 1). Jakarta: DPP PPNI.

        Stanhope, M., & Lancaster, J. (2020). Public Health Nursing: Population-Centered Health Care in the Community (10th ed.). St. Louis, Missouri: Elsevier.

        World Health Organization (WHO). (2022). Community Health Worker Programmes: Building Resilient Health Systems. Geneva: WHO Publishing

        Pos terkait

        Tinggalkan Balasan

        Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *