Atlet Renang Korea
Atlit Renang Asal Korea (Foto: Cewekbanget.id)

Induk Organisasi Renang, Federasi Nasional Dan Dunia

Diposting pada

Renang merupakan sebuah cabang olahraga, memiliki induk organisasi dalam skala Nasional maupun internasional (Indonesia dan Dunia).I & W Organon, Organisasi.co.id

Apa pengertian Renang?
Renang merupakan usaha untuk mengapungkan maupun mengangkat tubuh pada permukaan laut, yaitu dengan menggerakkan bagian tubuh berupa tangan, kaki dan kepala. Dengan menggunakan teknik-teknik renang berupa: nafas, mengapung serta meluncur.

Sementara Definisi menurut pakar, yaitu:

  1. Renang merupakan kegiatan olahraga yang terlaksana pada permukaan air, baik berupa air tawar maupun air laut (Ama Abdullah: 1981).
  2. Suatu aktifitas yang memanfaatkan tubuh berupa tangan dan kaki sehingga mengapung pada permukaan air (Budiningsih: 2010).

Dari pengertian tersebut dapat mengambil kesimpulan bahwa renang adalah sebuah aktifitas mengapung pada permukaan air.

Sejarah Renang

Kegiatan renang merupakan aktifitas manusia sejak zaman purba, bahkan bersamaan dengan kelahiran manusia pada muka bumi. Hanya saja kegiatan renang tersebut masih mereka lakukan pada alam bebas, seperti laut, sungai, dan danau.

Kemudian, setelah perkembangan manusia yang semakin pesat, sehingga memiliki kemampuan untuk rekayasa alam, seperti membuat tempat penampungan air berupa kolam.

Kerajaan pada zaman lampau, menciptakan kolam renang dalam istana kerajaan dengan tugas para selir mendampingi raja pada saat berenang.

Aktifitas yang tercatat dalam sejarah pada Negara Inggris tepatnya London pada tahun 1837. Membangun 6 buah kolam dalam kota.

Selanjutnya pada tahun 1869 berdiri berapa assosiasi maupun klub renang untuk mengakomodir para perenang tersebut. Pada tahun 1896, olahraga ini menjadi sebuah olahraga yang masuk dalam cabang pertandingan olahraga Athena.

Penerimaan publik kepada olahraga tersebut membuat cabor (cabang olahraga) ini berkembang dengan pesat, sehingga seluruh dunia dan negara juga mengembangkan olahraga ini. Termasuk Indonesia.

Atlit Renang wanita Cantik
Kery Anne Payne, Atlit Renang Inggris, salah satu perenang yang memiliki banyak penggemar kamera (Foto: Kaskus.co.id)

Sejarah Renang Tanah Air

Tepatnya Kota Bandung terbangun kolam Cihampelas pada tahun 1904, selanjutnya beberapa kota besar lainnya juga ikut membangun kolam seperti jakarta, Surabaya, Makassar dan beberapa daerah lainnya.

Abad ke XIX tersebut menjadi awal pembuatan lokasi renang, namun tidak berarti bahwa orang Indonesia mengenal renang pada tahun 1904 tersebut.

Sebab Indonesia sebagai Negara Maritim dengan terdapatnya banyak pulau, menjadikan penduduk Indonesia sangat dekat dengan laut sehingga kemampuan berenang mereka tangguh semenjak dahulu kala.

Hal ini bisa kita lihat dengan kemampuan berenang dan menyelam salah satu suku, yakni Suku Bajau (Bajo) yang menjadikan laut seperti daratan. Mereka memiliki kemampuan mengapung pada air yang sangat luar biasa.

Secara tradisional dengan modern, terletak perbedaan pada lokasi berenang, yang tradisional mereka lakukan pada alam terbuka. Sementara pembelajaran renang modern adalam mereka melakukan pada kolam renang.

Sehingga ketika membahas proses belajar renang modern maka tepat pada tahun 1904 tersebut bermula cabang olahraga ini mulai tersosialisasikan.

Sejalan dengan hal tersebut, berdiri pula wadah sebagai induk renang. Demi mengakomodir mereka dalam lembaga yang menjadi cabang olahraga modern tersebut.

Induk Organisasi Renang

Apa nama Induk organisasi renang di indonesia dan Dunia?
Maka jawabannya Induk Organisasi buat para perenang adalah dalam skala dunia dan skala nasional.

Sejarah Induk Renang Internasional

Pada skala internasional atau dunia terdapat induk organisasi untuk para perenang, yaitu FINA merupakan singkatan dari Fédération Internationale de Natation. Dalam bahasa Indonesia berarti Federasi Dunia Renang.

FINA berdiri pada 17 Juli 1908, dan Kota Manchester London, Inggris menjadi saksi deklarasi tersebut. Hal itu bertepatan dengan berakhirnya Olimpiade London.

Deklarasi pada kota tersebut sebagai awal berdirinya federasi renang dunia. Dengan pendiri Britania Raya, Belgia, German, Finlandia, Hongaria, Perancis dan Denmark.

Selain untuk wadah perenang, FINA juga merupakan induk internasional Polo Air, serta “ibu kandung” Senam Air, Renang Indah, juga payung pada para perenang perairan terbuka.

Perjalanan Federasi Renang Indonesia

Sebagai penjelasan sebelumnya, bahwa Pembuatan kolam renang tahun 1900an menjadi tonggak awal tersosialisasi dengan cara terorganisir daripada olahraga renang tersebut.

Maka pertemuan para perenang, mengorganisasi mereka kedalam Bandungse Zwembond atau Perserikatan Perenang Bandung, berdiri pada tahun 1917.

Virus federasi berkembang hingga ke Jakarta, sehingga pada Ibu Kota Negara tersebut juga mendirikan persatuan para perenang.

Pada tahun 1927 berdiri pula pada Kota Kembang Bandung, Surabaya (Jawa Timur) pula mendirikan pada tahun yang sama.

Hal itu terus berkembang hingga pada tahun 1942 – 1945, kegiatan renang ini berkembang pesat.

Berbeda dengan kegiatan Senam. Pada masa pendudukan penjajah Jepang Senam menjadi olahraga terlarang, tapi Renang menjadi olahraga yang terdorong oleh pemerintah Jepang. (Baca juga organisasi lain: Sejarah Induk Organisasi Senam Indonesia Dan Dunia).

Tepat pada 21 Maret 1951, maka lahirlah Persatuan Berenang Seluruh Indonesia yang selanjutnya tersingkat PBSI.

Pada tahun 1959, PBSI berubah nama menjadi PRSI atau Persatuan Renang Seluruh Indonesia. Sebab memiliki persamaan singkatan dengan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Untuk membedakannya maka PBSI versi renang menjadi PRSI. Pada tahun 1952, bergabung pada induk atau federasi renang dunia, yakni organisasi FINA.

Induk organisasi renang Nasional Maupun Internasional
Salah Satu perenang Dunia, Bertanding Pada Salah Satu Gaya Renang (Foto:Umm.ac.id)

Peraturan Renang

Renang memiliki seperangkat aturan, yakni:

  1. Pakaian Renang,
  2. Pelampung,
  3. Kacamata,
  4. Kolam Renang,
  5. Pengukur Waktu,
  6. Lintasan Renang,
  7. Balok Start

Pakaian Renang, adalah pakaian yang harus terpakai oleh para perenang sebelum memasuki kolam renang. Dengan bentuk ketat membalut fisik. Demi memudahkan perenang dalam hal bergerak.

Pelampung, adalah alat yang membuat perenang dapat mengapung saat berlatih.

Kacamata, berfungsi melindungi mata agar tidak terkena air, dalam hal kegiatan renang maka standarisasi kacamata merupakan standar internasional.

Kolam Renang, Ukuran panjang kolam renang terdiri dari ukruan pendek dan panjang, yakni pendek berukuran 25 meter. Sementara itu yang berukuran panjang 50 meter.

Pengukur Waktu atau Stopwatch, Untuk mengukur kecapatan perenang maka pada bagian sisi kolam terpasang pengukur waktu dengan ketebalan sekira 1 cm. Elastis ketika tertekan akan memberikan hasil kecepatan para perenang, saat membalikkan ataupun Finish.

Lintasan Renang, merupakan batas antara perenang satu dengan perenang lainnya. Dengan lebar kurang lebih 2,5 meter.

Balok start, merupakan tumpuan awal pada para perenang, yang memiliki fungsi mengukur waktu start perenang tersebut. Apakah sesuai aba-aba, ataukah melakukan curi start.

Gaya Renang Yang Masuk Olimpiade

Renang adalah olahraga yang masuk cabang olahraga pertandingan, sementara itu dalam Olimpiade, terdapat beberapa gaya, yaitu:

  1. Bebas,
  2. Gaya Kupu-kupu,
  3. Gaya Punggung,
  4. Dada,
  5. Gaya Ganti Perorangan,
  6. Ganti Estafet,
  7. Gaya Bebas Estafet,
  8. Marathon.

Teknik Dasar Berenang

Sebelum masuk kedalam kolam renang, terdapat beberapa teknik yang harus menjadi perhatian bagi para perenang, yakni teknik renang.

Adapun teknik dasar renang, yaitu:

  1. Pernapasan,
  2. Teknik Mengapung,
  3. Teknik Meluncur

Lebih Awal Teknik pernapasan pada saat berenang, merupakan teknik paling dasar, sebab cara mengatur nafas sangat mempengaruhi kualitas renang.

Caranya adalah melakukan latihan dengan berdiri pada sisi kolam, tarik nafas dengan hidung, tahan nafas kemudian masukkan kepala kedalam air, lalu buang udara melalui mulut.

Ulangi latihan ini beberapa kali, hingga mengetahui irama menarik nafas, menahan dan memasukkan kepala kedalam air dan membuangnya.

Teknik Mengapung, banyak yang berhenti belajar berenang karena tidak menguasai teknik ini. Sehingga mereka tenggelam kedalam dasar kolam.

Pada saat mempelajari teknik ini, maka lebih awal isi dada dengan udara, cobalah untuk mengapung. Rumusnya, jika tubuh berisi banyak udara, maka tubuh akan mengapung. Sesuai dengan hukum udara bertemu air.

Pelajari teknik ini hingga beberapa kali dan menemukan teknik mengapung yang sesuai. Namun kendalikan emosi dan pikiran. Sebab pikiran yang berat, akan mempengaruhi kemampuan mengapung bagi seorang amatir.

Teknik Meluncur, merupakan teknik untuk bergerak, maka ini berhubungan dengan gerakan tangan, dan kaki dalam bergerak mendorong tubuh. Tetap pada posisi mengapung.

Kelihaian dalam menggerakkan tangan dan kaki serta pengaturan posisi badan mempengaruhi kecepatan saat meluncur.

Demikian materi dasar tentang Renang, Induk Organisasi Nasional serta Internasional.

Organisasi lain, Induk Organisasi Dunia Olahraga, 71 Nasional Dan Internasional.

6 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *