Paradigma Organisasi
Paradigma Berpikir dan Organisasi (Foto: Nu.or.id)

Paradigma Lembaga, 4 Komponen, Adaptasi Dan Progresif

Diposting pada

Sebuah organisasi atau lembaga memiliki Paradigma tersendiri dalam menjalankan sebuah program untuk anggota maupun lingkungan pada situasi ia berada.

Konsep, Organisasi.co.id

Sebagaimana artikel sebelumnya, Komunikasi Organisasi: Pengertian, 6 Model Dan Fungsi. Maka berikut ini akan menjelaskan mengenai Paradigma sebuah konstitusi.

Konsep Paradigma Lembaga

Sebuah lembaga atau organisasi, harus mengetahui bahwa dalam bentuknya, terdapat paradigma yang harus berjalan. Sehingga pelaksanaan program yang terprogram terterima oleh lingkungan dan berjalan sesuai dengan perencanaan.

Pengertian Paradigma Lembaga

Paradigma pada dasarnya merupakan gabungan dari kognitif (pengetahuan), afektif (sifat) dan psikomorik (tindakan). Dalam penggabungannya dengan berbagai kajian ilmiah dan sumber pengetahuan. Menjadi komponen penting dalam rangkaiannya.

Organisasi memiliki kajian ilmu tersendiri, dengan beberapa faktor penting yang saling berhubungan antara satu dengan yang lain.

Apakah pengertian dari Paradigma?

KBBI

Kamu besar bahasa Indonesia (KBBI) menyebutkan bahwa arti paradigma/pa·ra·dig·ma/ n 1 Ling daftar semua bentukan dari sebuah kata yang memperlihatkan konjugasi dan deklinasi kata tersebut; 2 model dalam teori ilmu pengetahuan; 3 kerangka berpikir

Robert Friedrichs

Robert kata Paradigma menurutnya merupakan kumpulan tata nilai yang berbentuk sebuah pola pikir seseorang. Yakni sebagai fokus pemahamannya serta membentuk citra subjektif pada seseorang. Terhadap suatu kenyataan atau realita sehingga mampu menentukan cara untuk menangani kondisi realita.

Robert Cohenn

Sementara itu Menurut Robert Cohenn, memberikan penjelasan mengenai paradigma ini, yaitu suatu acuan maupun dasar pikiran. Yang memiliki sifat filosofis dalam melaksanakan suatu motif maupun sebuah tujuan.

Thomas Kuhn

Thomas Kuhn terkenal juga bapak paradigma, sebab Thomas Kuhn founding father istilah dari “paradigma”. Termuat dalam bukunya dengan judul “The Structure of Scientific Revolution“.

Pria kelahiran 18 Juli 1922, dan meninggal pada 17 Juni 1996, lelaki asal Amerika serikat, seorang fisikawan dan Filsuf:

Thomas Kuhn menjelaskan bahwa paradigma ini merupakan sebuah landasan untuk berpikir, konsep dasar, maupun landasan berpikir yang berguna. Yakni sebagai model dan juga konsep dasar bagi para ilmuan dalam melakukan sebuah riset atau studi.

Dari pengertian-pengertian tersebut, sebuah organisasi memiliki struktur secara lembaga dengan paradigma yang melekat padanya. Sehingga merupakan gabungan beberapa komponen, terikat satu sama lain dan tidak terpisahkan.

Pengertian Lembaga Atau Organisasi

Lembaga merupakan sebuah badan atau wadah berhimpun beberapa orang, berinteraksi satu sama lain. Kemudian, untuk mencapai suatu tujuan secara bersama. Definisi lengkap silahkan pada organisasi lain: Teori Organisasi Dasar, Arti dan Struktur

Sehingga dapat disimpulkan. Bahwa paradigma organisasi merupakan gabungan beberapa komponen, sehingga mempengaruhi iklim sebuah organisasi.

Komponen Paradigma Organisasi

Dalam lembaga atau organisasi memiliki Paradigma tersendiri, yang terdiri dari:

  1. Lingkungan,
  2. Tujuan,
  3. Struktur dan
  4. Manusia

Keempat komponen tersebut merupakan domain sebuah lembaga atau organisasi, jika satu bagian hilang, maka organisasi tidak akan berbentuk.

Lingkungan

Lingkungan adalah komponen diluar dari manusia, terdiri tidak hanya lingkungan biotik tapi juga lingkungan abiotik.

Gambar lingkungan hijau
Gambar Lingkungan Alami (Foto: Bukekengkab.go.id)

Pada akhirnya, lingkungan terdiri dari lingkungan alami dan buatan. Dalam hal kerja, maka lingkungan merupakan sebuah lingkungan buatan, atau terdesain sebagai sebuah lingkungan kerja.

Lingkungan kerja, dengan unsur penataannya berkontribusi secara langsung pada kinerja staff atau anggota organisasi. Misalnya: Tugas mengetik bagi staff pada lingkungan yang bising tentu berbeda dengan lingkungan yang tidak bising.

Adapun definisi Lingkungan adalah:

Emil Salim


Lingkungan Merupakan segala sesuatu berbentuk benda, kondisi, keadaan maupun berpengaruh yang terdapat pada sekitar kita.

Jonny Purba

Lingkungan merupakan wilayah yang menjadi tempat berlangsungnya bermacam-macam kegiatan. Sehingga aktifitasnya, baik berupa interaksi sosial antar berbagai kelompok. Dan pranatanya serta aktivitas lain yang mempengaruhi simbol  serta nilai yang berlaku.

Lingkungan dapat berbentuk fisik: hidup maupun tidak hidup. Lingkungan hidup adalah tumbuhan, hewan dan manusia lainnya. Sementara lingkungan tak hidup seperti tembok, kayu, kursi, meja dan kendaraan.

Tujuan

Adapun tujuan organisasi adalah hal yang menjadi visi dan misi sebuah organisasi. Yang menjadi target pencapaian.

Tujuan merupakan alasan sehingga organisasi berdiri dari beberapa orang. Dalam hal melaksanakan seluruh misi, maka organisasi merancang program kerja. Bertujuan menyelesaikan misi dan motif sebuah organisasi.

Adapun tujuan terdiri dari 3, yaitu Jangka:

  1. Pendek,
  2. Menengah,
  3. Panjang.
Peta Tujuan
Peta Tujuan hidup (Foto: Lenterajiwaku)

Adapun Tujuan Jangka Pendek, Tujuan jangka pendek biasanya pencapaian untuk hitungan bulan hingga 1 tahun.

Sementara itu tujuan menengan memakai waktu 1 – 3 tahun. Sedangkan tujuan jangka panjang adalah 5 – 25 tahun pencapaian masa datang.

Struktur Organisasi

Dalam menentukan posisi personil, maka membutuhkan struktur lembaga. Yang bertujuan memposisikan seseorang sesuai dengan jabatan masing-masing.

Struktur Organisasi Komisoner KPUD
Contoh Struktur Organisasi KPUD Kota Batu (Foto: Kotabatu.go.id)

Adapun macam-macam struktur dalam pembahasan ini adalah:

  1. Bagan Organisasi,
  2. Struktur Aturan, dan
  3. Struktur Sosial.

Setelah organisasi memiliki tujuan pencapaian, maka organisasi membentuk seperangkat program dan kegiatan sesuai dengan jangka waktu yang sesuai kebutuhan.

Struktur organisasi merupakan gambaran personil yang selanjutnya akan menempatkan orang-orang untuk mengerjakan pekerjaan sesuai dengan program.

Baca organisasi lain: Konsep Struktur Organisasi; Arti, Jenis, Bentuk, Serta 4 Fungsi & Contoh

Selain dari bagan, maka terdapat Struktur aturan. Selanjutnya, Struktur aturan (Pracepta) merupakan serangkaian tata dan narasi berbentuk hukum yang mengikat (statuto) seluruh anggota lembaga.

Dalam hal lazim, mengikuti undang-undang organisasi kemasyarakatan yang berlaku. Ataupun translasi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD ART).

Sementara struktur sosial adalah hubungan organisasi dengan orang lain maupun organisasi lainnya. Seperti organisasi pemerintahan.

Struktur sosial adalah tingkat keterterimaan lembaga pada lingkungan, lokasi sebuah organisasi. Maupun respon sosial atas program yang dilaksanakan.

Hal ini sangat berbengaruh dengan kredibilitas pengurus organisasi. Semakin tinggi kredibilitasnya seorang pengurus maka semakin tinggi toleransi sosial kepada organisasi tersebut.

Manusia

Manusia adalah personil. Orang. Sebagaimana organisasi adalah hasil budaya manusia. Dan menggerakkan manusia yang ada didalamnya.

Lembaga mengenali apa kebutuhan orang dalam lembaga, oleh karenanya harus mengenal kebutuhan pribadi setiap anggota lembaga.

Sebagaimana konsep Elton Mayo dan Abraham Maslow. Yang menempatkan psikologi setiap orang sebagai bagian terpenting dalam sebuah organisasi.

Manusia adalah utuh dan unik

Manusia itu utuh karena memiliki Bio Psiko Sosial dan Spritual, antara satu manusia dengan manusia lain. Sehingga manusia Memiliki persamaan keutuhan tersebut.

Sementara manusia tersebut unik, sebab dalam hal pencapaian kebutuhan, manusia memiliki cara berbeda dalam pemenuhan kebutuhan tersebut.

Kebutuhan Manusia

Manusia memiliki kebutuhan, berdasarkan teori Abraham Maslow:

  1. Fisiologis, Kebutuhan fisik seperti: Oksigen, minum dan makan serta istirahat tidur
  2. Aman dan Nyaman, Kebutuhan terbebas dari ancaman dan rasa sakit atau nyeri.
  3. Memiliki Dimiliki, Kebutuhan kasih sayang, menyayang. Dan Disayangi orang lain,
  4. Harga Diri, Kebutuhan merasa berharga serta menghargai orang lain
  5. Aktualisasi Diri, Kebutuhan mandiri dan menyatakan diri dengan kemampuan yang dimiliki

Semua manusia memiliki kebutuhan untuk makan, hal itu menjadikan ia sebagai mahluk yang utuh, namun dalam hal pemenuhan ia unik. Sebab dalam setiap orang memiliki perbedaan dalam hal pemenuhan tersebut.

Contoh: ada yang makan singkong, sup, coto dan sebagainya. Semuanya untuk memenuhi kebutuhan makan.

Adaptasi Dan Progresif

Organisasi yang mampu melakukan adaptasi secara internal maupun eksternal akan melaksanakan berbagai program kerja. Sementara yang tidak mampu beradaptasi akan terdegradasi oleh lingkungan dan waktu.

Kemampuan adaptasi sebuah organisasi akan progresif dalam melaksanakan sebuah program kerja. Sehingga mampu melakukan evaluasi dalam hal-hal tertentu.

Akan tetapi organisasi yang tidak memiliki tingkat progressif dan kekaderan yang lemah. Akan pasif dan tidak dapat melakukan evaluasi kinerja secara kelembagaan.

Demikian Paradigma lembaga, dengan komponen: Lingkungan, tujuan, struktur dan manusia.

Organisasi lain: Organisasi Pemerintahan RI Dan NGO Di Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *