Konsep Struktur Organisasi, Pengertian, Jenis, Bentuk Dan Fungsi
Salah Satu Bentuk Struktur Organisasi Pada Intansi Kementrian Sekretariat Negara (Foto: Setneg.go.id)

Konsep Struktur Organisasi; Arti, Jenis, Bentuk, Serta 4 Fungsi & Contoh

Diposting pada

Matrikulasi dan konsep Struktur organisasi, merupakan pengetahuan proyeksi dari bentuk. Sehingga Jenis dan ciri sebuah wadah atau lembaga dalam menjalankan program kerja secara terukur. Untuk melakukan pelayanan kepada lingkungan baik internal maupun eksternal.

Walid – Struktur , Organisasi.co.id

Berikut, Konsep struktur organisasi berlaku Dalam hal ekonomi, sosial, pendidikan, birokrasi pemerintahan. Karena institusi atau badan melakukan proses untuk menghasilkan output.

Dengan adanya sumberdaya berupa (sumber daya Alam dan sumber daya manusia), maka SDA dan SDM Berproses untuk menghasilkan produk atau nilai (value).

Arti organisasi, sudah menjadi pengetahuan umum bahwa hubungan minimal 2 orang untuk pancapaian tujuan bersama.

Setelah organisasi telah berbentuk maka selanjutkan akan menjalanka visa dan misi menghasilkan produk.

Sementara hasil yang baik adalah mekanisme dalam melakukan serangkaian proses.

Untuk mengatur dan menjaga keteraturan dalam proses maka mereka membutuhkan pola yang menjadi rel dalam sebuah organisasi.

Pola yang mengatur sama rendah atau sama sama tinggi, maupun mempertahankan disparitas tinggi dan rendah.

Matrikulasi Dan Konsep Struktur Organisasi

Dalam hal Internal Control System atau ICS serta Good Corporate Governance atau GCG. Pola dalam organisasi yang terstruktur baik, harus melakukan pembagian beberapa fungsi dengan matriks sebagai berikut;

  1. Fungsi Operasi,
  2. Fungsi Kewenangan atau otoritas,  
  3. Penyimpanan atau arsip, dan
  4. Fungsi pencatatan atau pencatatan.

Untuk menjalankan 4 fungsi tersebut, maka institusi yang menjawab dan menjabarkan “siapa yang melakukan apa” – who does anything.

Maka hal tersebut akan terjawab dari struktur yang teratur dan tersusun dalam sebuah lembaga.

Definisi Struktur Organisasi Oleh Pakar

Organize, telah menjadi sebuah kebutuhan meski tidak menjadi sebuah mata kuliah atau mata pelajaran khusus. Namun organisasi merupakan tempat mengaplikasikan seluruh keilmuan.

Beberapa pengertian dari struktur organum adalah:

Reinald Ghazali (Pakar Manajemen Ekonomi)

Reinald Ghazali menyebutkan bahwa Struktur organisasi adalah interaksi berupa konektifitas yang lebih kompleks antar individu dalam sebuah organisasi.

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa Sesuai dengan teori manajemen, dalam struktur organisasi terdapat pembagian tugas. Yang sesuai dengan fungsi-fungsi yang menjadi kebutuhan organisasi.

Chester I. Barnard (Penulis Dan Eksekutif Dalam Bisnis)

Chester menjelaskan, Struktur organisasi menggambarkan suatu sistem kerja secara bersama yang terlaksana oleh seorang anggota. Atau kelompok dalam rangka mencapai visi atau tujuan bersama.

Maxmilian Weber (Pakar Politik Dan Sosial)

Maxmilian Weber (Max Weber) memberikan pengertian. Struktur organisasi ialah suatu pola dan susunan hubungan sosial yang terbentuk dan terstruktur.

Yang pada bagian dalamnya memuat suatu otoritas/wewenang, tanggungjawab, serta pembagian tugas untuk menjalankan suatu tujuan tertentu.

Robbins & Coulter (Pakar Manajemen)

Menurut Robbins dan Coulter, pengertian struktur organisasi adalah kerangka kerja formal dari sebuah perkumpulan.

Yang dengan kerangka tersebut tugas-tugas dan pekerjaan terbagi, terkelompokkan dan terkoordinasikan sesuai bagian atau Departemen.

James AF Stoner (Pakar Adminisitrasi)

Pengertian struktur organisasi menurut James AF Stoner merupakan suatu pola hubungan antara satu dengan yang lain. Melalui orang-orang dengan pengarahan manajer untuk menyelesaikan tujuan bersama.

Dari pengertian tersebut dapat kita mengambil sebuah kesimpulan bahwa struktur dalam sebuah organisasi, yaitu:

  1. Pola dan komposisi,
  2. Hubungan dan alur komunikasi dalam formasi.

Selanjutnya pola tersebut berisi orang-orang atau staf dalam menjalankan/mengatur (statuto) tujuan sebuah organisasi, sesuai dengan peraturan (praecepta). Sesuai dengan alur komunikasi dan formasi.

Jenis Dan Bentuk Struktur Organ

Penggunaan kata jenis dan bentuk dalam sebuah struktur, menggambarkan secara visual dalam sebuah organisasi.

Struktur organisasi kehidupan dari yang terkecil sampai yang terbesar, terdapat beberapa Contoh. Mulai dari tingkat RT sampai sistem negara.

Atau dalam kampus mulai dari ketua kelompok tugas, ketua angkatan hingga Rektor dalam sistem universitas.


Perbedaan Antara “Jenis” Organisasi dan “Bentuk” Organisasi

Jenis dan bentuk adalah berbeda makna. Terdapat perbedaan antara jenis organisasi dan bentuk organisasi.

Untuk membahas kata jenis dan bentuk maka mari memperhatikan kalimat berikut ini.

1. Kata jenis: apa jenis kelaminnya?
2. Kata bentuk: Bagaimana bentuk kelaminnya? (maaf)

Bagaimana jawabannya:
1. Jenis kelaminnya laki-laki atau Perempuan
2. Bentuk kelaminnya, (jangan menjawab bagian ini).

Atau lebih spesifik untuk membedakan keduanya adalah:

Apa jenis hurufnya?

Bagaimana bentuk hurufnya?

Maka jawabannya:
1. Jenis hurufnya Arial, times new roman, cabin, courier new.
2. Bentuk hurufnya: Transparan, Bold, besar dan kecil (jangan menatap pertanyaan pada paragraf sebelumnya)

Dari hal tersebut, sudah bisa membedakan antara jenis dan bentuk organisasi. Jenis lebih mengarah kepada pengelompokan yang memiliki persamaan-persamaan (sejenis). Dalam KBBI, Jenis adalah memiliki ciri (sifat, keturunan, dan sebagainya) yang khusus; macam

Sementara bentuk, lebih kepada perbedaan dan perbandingan. Dalam KBBI Bentuk adalah rupa, bangun atau wujud yang menjadi tampilan.

Jenis Struktur Organisasi

Untuk bagian ini, jenis struktur yang menjadi bahasan adalah sebagai berikut:

  1. Struktur Organisasi Pemerintahan,
  2. Struktur Organisasi Swasta,
  3. Structure Organisasi Perusahaan,
  4. Struktur Organisasi Sosial,
  5. Struktur Organisasi Kementrian,
  6. Structure Organisasi Sekolah,
  7. Strtukur Organisasi Profesi, Dan sebagainya

Dalam aplikasi penggunaannya, bisa mendepatkan contohkan sebagai berikut:

Contoh, Sebuah organisasi kepemudaan X, terbentuk pada suatu daerah. Dengan membuat bagan organisasi yang sama (copy paste) dengan struktur organisasi kementrian.

Pertanyaannya, apakah organisasi kepemudaan tersebut merupakan organisasi kementrian? Maka jawabannya adalah bukan.

Tapi organisasi kepemudaan tersebut menggunakan struktur yang sejenis dengan bagan organ kementrian.

Sampai disini mulai paham. Pengertian dari jenis struktur organisasi?

Lanjut contoh, Seorang direktur membuat struktur perusahaan. Belakang hari struktur tersebut memiliki kemiripan dengan struktur organisasi kedinasan.

Maka struktur organisasi perusahaan tersebut, jenis struktur pemerintahan. “Mirip” atau memiliki persamaan ciri.

Bentuk Struktur Organisasi

Konsep dari struktur sebuah organisasi, inilah yang membahas tentang lini, fungsional dan sebagainya. Disebut dengan Bentuk Struktur Organisasi

Hal itulah yang tergambar yang menjelaskan hubungan antara satu bagian dengan bagian lainnya.

Bentuk organisasi memiliki cakupan yang luas, sebab terbagi dalam beberapa kajian, bentuk berdasarkan: profit dan tidak profit. Pengambilan keputusan, alur koordinasi, tujuan dan sebagainya.

Adapun bentuk-bentuk struktur terdiri dari :

  1. Recta norma compages (Struktur berbentuk lini/garis)
  2. Staff recta norma compages (Struktur organisasi Lini dan Staff)
  3. Eget norma compages (Struktur berdasarkan fungsi)
  4. Division norma compages (Struktur berdasarkan divisi)
  5. Matrix norma compages (Struktur berbentuk matriks)

Adapun pembahasan mengenai Ciri Struktur Organisasi atau norma compages akan terbahas pada artikel lain. Termasuk membahas Kelebihan dan Kekurangan dari sebuah Struktur yang terbentuk.

Fungsi Bagan Organisasi

Siapa mengerjakan apa, dari mana kemana, siapa dengan siapa serta bagaimana linieritas dari bagian-bagian.

Bagan organisasi memiliki fungsi untuk kejelasan:

  1. Kejelasan Posisi (Claritatem Position)
  2. Kejelasan Kewenangan (Claritatem auctoritati)
  3. Jelas Alur (Claritatem O), dan
  4. Kejelasan Komunikasi (Claritatem Communication)

1 Kejelasan Posisi (Claritatem Position)

Dalam bahasa yunani Safíneia tis thésis.

Setiap staff atau anggota dalam organisasi mengetahui posisinya dalam sebuah organum. Dalam hierarki posisi, yang berada pada kotak atas merupakan atasan. Dan bawahan ada pada kotak bawah.

Sehingga posisi Pimpinan tertinggi, atau CEO berada pada bagian teratas sebuah struktur.

Struktur Organum Kemenkes
Struktur Organisasi kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Sumber: Kemkes.go.id)

Menempatkan kotak, menempel, terpisah, atas dan bawah semua memiliki makna. Penggunaan garis, baik normal, tebal maupun tipis serta titik-titik. Maka hal itu juga memiliki makna.

Semua memiliki makna.

Perhatikan pada struktur yang ada sebelumnya, maka:

  1. Garis putus-putus pada sisi kiri yang menghubungkan antara Sekretaris jenderal dengan pusat-pusat.
  2. Pembuatan Beberapa kotak yang menempel/bersusun pada kotak depannya, seperti: Direktorat, inspektorat maupun staff ahli.

#1 Makna garis putus-putus tersebut adalah, alur koordinasi (bukan komando). Maksudnya alur konsultasi, bisa terlaksana oleh Pusat Data Informasi, Pusat Analisis dan Pusat lainnya (kotak terbawah).

Dalam hal tertentu maka “Pusat-pusat” tersebut melakukan pelaporan ataupun koordinasi kepada sekretaris jenderal kementrian kesehatan. Tidak harus langsung ke Menteri kesehatan.

#2 Sementara pemberian kotak yang menempel dari kotak-kotak lainya adalah bermakna, beberapa bagian atau departemen. Yang memiliki otoritas/kemungkinan membuat struktur organisasi tersendiri pada departemen atau bagiannya masing-masing.

Struktur Organisasi Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat
Turunan dari struktur organisasi kementrian kesehatan, ditingkat Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat (Sumber: Kemkes.go.id)

2 Kejelasan Kewenangan (Claritatem auctoritati)

Rumus absolutnya, semua wewenang milik dari pejabat tertinggi atau owner sebuah lembaga. Dalam hal ini Safíneia tis archís, (Yunani).

Namun karena keterbatasan waktu, maka melakukan pelimpahan kewenangan yang terlaksana oleh bawahan atau staff.

Sehingga ketika kembali ke fungsi pertama tersebut jika berhubungan dengan kewenangan. Maka yang menduduki posisi atas memiliki seluruh kewenangan yang ada sebagai bawahannya. Yang saat ini terdelegasikan atau memberikan kepada orang lain.

Namun Jika telah mendelegasikan kepada orang lain, maka sepenuhnya yang mendaspatkan tugas tersebut menginterpretasikan tugas.

Contoh Pendelegasian: “Pembuatan Surat Organisasi”

Pembuatan surat merupakan wewenang administrasi pada seorang sekretaris.

Karena alasan tertentu, wewenang sekretaris tersebut terdelegasikan kepada bagian/staff X, dan yang mendapatkan wewenang menerimanya.

Maka semenjak pendelegasian tersebut, seluruh wewenang terlimpahkan kepada bagian/staff X. Dalam hal pembuatan surat menjadi otoritasnya.

Jika suatu waktu, seseorang membutuhkan surat, sementara bagian/staff X tidak ada, maka pimpinan organisasi melakukan klarifikasi kepada yang menerima delegasi.

Apakah tetap mereka memakai kewenangan yang terlimpahkan, atau menyerahkan kepada orang lain.

3 Kejelasan Alur (Claritatem O)

Selanjutnya Kejelasan Alur, memberikan penggambaran dalam organisasi darimana dan hendak kemana, atau Safíneia roís (Yunani).

Dengan melihat bagan sebuah lembaga maka tergambar secara jelas alur didalamnya.

Misalnya: Pengurusan surat Keterangan Domisili.

Dalam struktur organisasi perangkat desa dan kelurahan, maka terlebih dahulu meminta surat pengantar dari RT, RW.

Setelah pengantar, maka tidak langsung ke Kepala Desa atau Kepala Kelurahan.

Melainkan ditangani oleh staff yang mengatur pembuatan surat tersebut. Maka Setelah selesai dibubuhi tandantangan oleh Kepala Desa, apakah masalah telah selesai? Ternyata belum. Tapi harus di berikan cap stempel.

Dari RT ke Staff Desa, Kepala Desa, Stempel, maka seperti itulah alur. Dan prosesnya dijalankan. Hal ini merupakan “prosedur pengurusan surat keterangan domisili”

4 Kejelasan Komunikasi (Claritatem Communication)

Dalam konsep struktur organisasi terdapat fungsi Safíneia tis epikoinonías, (Yunani) atau kejelasan komunikasi.

Sesuaikan komunikasi, kecuali jika terdapat kebuntuan komunikasi.

Dari gambaran komposisi organisasi tersebut menjawab, kepada siapa harus berkomunikasi. Atau siapa dengan siapa yang hendak berkomunikasi.

Contohnya: Pesan Kamar Hotel

Maka menjadi rahasia umum, bahwa yang melayani dari pemesanan kamar hotel adalah resepsionis.

Namun dalam kasus lain, misalnya Komplain tamu atas pelayanan, biasanya mengarahkan untuk mengirimkan komplain tersebut kenomor tertentu. Hal tersebut telah diatur dalam kejelasan alur komunikasi.

Demikian matrikulasi dari konsep struktur organisasi, Definisi, Jenis dan Bentuk

Kajian lain organisasi: Organisasi Tradisional, Modern, Millenial, Perbedaan 3 Jenis Organon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *