Pendekatan sistem
Definisi pendekatan sistem (Foto: pintarkomputer.id)

Pendekatan Sistem dalam Sebuah Organisasi: 3 Bentuk

Diposting pada

Pendekatan sistem, adalah salah satu cara yang mana bertujuan untuk memecahkan masalah yang menjadi titik poin dari suatu perusahaan ataupun organisasi. Terdapat pembahasan mengenai pengertian serta modelnya.

Ayu Maesaroh – organisasi.co.id

Apa yang langsung berada dalam pikiran kita ketika mendengar kata ‘sistem’? Seperti misalnya sistem pendidikan, sistem hukum, sistem peradilan, sistem pendaftaran sekolah, dan lainnya.

Jika kita telaah kembali, kata ‘sistem’ adalah sebuah satu ke satuan antara komponen satu dengan komponen lain yang tidak bisa terpisahkan.

Komponen tersebut saling berinteraksi dan saling bergantung kepada satu sama lainnya. Sistem tersebut terdiri atas beberapa komponen, peraturan, yang mana hal tersebut mengikat secara hukum dan sejenisnya.

Yang kemudian beberapa ahli pun memberikan pendapat mereka mengenai sistem, antara lain:

Menurut Abdul Kadir

Menurut beliau, ‘sistem’ adalah suatu komponen yang terpadu, berkaitan satu sama lain, guna untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Pendapat Sutabri

Beliau mengemukakan bahwasannya ‘sistem’ merupakan suatu kumpulan atau beberapa komponen yang saling terorganisir.

Kemudian saling bergantung satu sama lain, saling berinteraksi satu sama lain, dengan sistem yang terpadu.

Sutarman

Dalam bukunya yang terbit pada tahun 2012, mengatakan bahwa ‘sistem’ adalah suatu kumpulan tatanan atau keterpaduan, yang terdiri atas beberapa elemen.

Organisatoris lain baca ini: Tujuan Pemberontakan OPM, Sejarah Dan Fakta

Kemudian mulai berinteraksi antara satu sama lain, dengan berada dalam satu kesatuan yang ada. Hal tersebut terjadi untuk mewujudkan tujuan yang telah terancang.

Fatansyah

Beliau mengemukakan dalam bukunya yang terbit pada tahun 2015, juga menjabarkan seperti pendapat sebelumnya. Yang mana beliau mengatakan bahwasannya ‘sistem’ adalah sebuah tatanan atau keterpaduan.

Jika kita simpulkan maka ‘sistem’ memiliki arti, adalah kumpulan dari beberapa komponen atau elemen, yang berkaitan antara satu dengan yang lainnya secara terpadu atau tertata.

Yang mana hal tersebut bertujuan untuk bisa mencapai tujuan yang sudah terencana. Sejalan dengan hal tersebut, terdapat satu hal yang masih berkaitan dengan sistem, ialah pendekatan dalam sistem.

Berikut pembahasannya.

Pendekatan Sistem dalam Sebuah Organisasi

Definisi pendekatan sistem
Arti pendekatan sistem (Foto: maxmanroe.com)

Jika dalam beberapa pengertian umum, pendekatan sistem seperti sebuah hal yang mana di dalamnya terdapat beberapa cara, langkah, yang mana tersusun dengan rapih.

Tujuan daripada hal tersebut, adalah memberikan kemudahan bagi seseorang untuk bisa mewujudkan tujuan mereka. Namun beberapa literatur lain berbeda dalam berpendapat mengenai ‘pendekatan sistem’ tersebut.

Mengartikan bahwasannya ‘pendekatan sistem’ adalah sebuah runtutan atau upaya yang mana tersusun untuk memecahkan masalah secara menyeluruh.

Dengan menggunakan beberapa cara dalam menyelesaikannya, seperti analisis sistem, dan sejenisnya.

Pun beberapa ahli memberikan pendapat mereka mengenai istilah tersebut, antara lain:

Marimin dan Nurul

Dalam buku mereka yang terbit pada tahun 2013, mengatakan bahwasannya istilah tersebut, mempunyai arti sebagai salah satu cara yang ada dala organisasi untuk memecahkan masalah.

Yang mana pemecahan tersebut berbentuk analisa, dengan ciri-ciri sistem yang ada, sebagai tolak ukurnya.

Menurut Eriyatno

Beliau mengemukakan, bahwasannya hal tersebut adalah cara untuk menyelesaikan permasalahan dalam organisasi. Yang kemudian mendapati beberapa proses untuk menyelesaikannya.

Seperti bermula dari mengidentifikasi beberapa kebutuhan yang ada, dan pada akhirnya pada titik dimana menghasilkan sejumlah operasi dari sistem yang efektif.

Davis

Beliau memaparkan dalam bukunya yang terbit pada tahun 1974, setidaknya dalam sebuah pendekatan sistem, terdiri dari beberapa hal.

Seperti contohnya adalah manusia, alat untuk konsep, prosedur, yang terkumpul menjadi satu kesatuan dengan tujuan yang sudah terancang bersama.


Menurut Jatmika

Dalam bukunya yang terbit pada tahun 2012, juga mengungkapkan bahwasannya istilah tersebut, meliputi beberapa hal seperti seperangkat unsur manusia yang ada, kemudian prosedur, dan lainnya.

Organisatoris lain baca ini: Teori Organisasi Dasar, Arti, Struktur, Persidangan Dan Periode Kepengurusan

Kemudian hal tersebut berkaitan satu dengan yang lain. Guna mencapai tujuan yang telah terencana.

Jika disimpulkan, maka pendekatan system, adalah salah satu cara untuk memecahkan suatu permasalah baik dalam organisasi maupun dalam sebuah perusahaan.

Dengan melalui beberapa cara seperti mengidentifikasi masalah, hingga pada titik sistem yang efektif.


Ciri-ciri Pendekatan Sistem

Sejalan dengan hal tersebut, ada beberapa ciri daripada pendekatan system dengan menitikberatkan pada beberapa poin yang berbeda.

Beberapa ciri pendekatan tersebut antara lain:

Adanya Sebuah Tujuan

Entah berbagai hal apapun, yang namanya tujuan pasti ada. Tujuan terbentuk memang menjadi sebuah patokan, serta menjadi motivasi para anggota untuk bisa mewujudkannya.

Begitu juga dengan pendekatan system ini. Yang mana tujuan disini, adalah agar bisa memecahkan masalah yang menjadi titik poin yang ada.

Yang kemudian akan mendiskusikan mengenai cara untuk bisa mencapai apa yang menjadi tujuan mereka.

Terdapat Komponen / Sistem

Dalam sebuah lembaga, organisasi, ataupun perusahaan sekalipun, pasti terdapat sebuah komponen yang menjadikan hal tersebut ada dan terbentuk.

Begitu juga dengan pendekatan system tersebut, yang mana dalam pemecahan masalah perlu adanya komponen yang juga ikut terlibat dalam menyelesaikan permasalahan yang ada.

Beberapa komponen tersebut meliputi manusia, bagian-bagian dari bukti permasalahan yang ada, dan sejenisnya.

Penjaminan Dinamika Gerak

Dalam hal ini, menitikberatkan kepada manusia yang mempunyai tubuh dengan segala fungsi yang sudah semestinya. Yang mana tubuh yang sehat, akan memberikan hal lebih terhadap pemecahan masalah yang ada.

Serta bisa mengemban berbagai fungsi yang ada, dengan tingkat kefokusan serta keterberatan masing-masing. Jadi, sangat penting untuk manusia agar bisa hidup sehat, dan menjaga kesehatan mereka.

Adanya Interaksi Antar Komponen

Dalam hal ini adalah manusia dengan segala diskusi mereka terhadap berbagai hal, yang bisa menjadi kemungkinan yang ada.

Dengan adanya interaksi dari mereka, pada akhirnya akan mempercepat peluang untuk mengetahui titik permasalahan, serta upaya apa yang pas untuk bisa menyelesaikan permasalahan tersebut.

Organisatoris lain baca ini: Evolusi Klasik Modern, Kajian Perubahan Organisasi

Kemudian dalam memecahkannya pun, terdapat beberapa cara penelitian yang dapat dilakukan oleh beberapa peneliti, atau anggota dari komponen pendekatan system tersebut. Antara lain:

  • Kenali dari segi kontroversi
  • Mencari berbagai alternatif
  • Mulai memutuskan suatu keputusan

Itulah beberapa bentuk daripada pendekatan system yang ada, semoga menjadi inspirasi.


Bentuk Pendekatan Sistem

Sejalan dengan hal tersebut, terdapat beberapa bentuk yang menjadi salah satu kelompok dalam pendekatan system. Yang mana bentuk tersebut berkaitan antara satu dengan yang lainnya.

Dan seperti yang sudah disinggung sebelumnya, terdapat bentuk-bentuk daripada pendekatan system, berupa penelitian yang ada, antara lain:

Pengenalan Kontroversi

Dalam hal ini, mengenali kontroversi sangatlah penting. Hal tersebut akan memberikan kita gambaran mengenai permasalahan secara keseluruhan.

Juga mendapatkan kesimpulan secara utuh, sehingga dapat membuat skala prioritas dalam pemecahan masalah. Mulai dari yang tergenting, sampai dengan yang bisa diselesaikan setelahnya.

Mempertimbangkan Beberapa Kemungkinan

Dalam sebuah diskusi, pasti ada yang namanya pendapat mengenai berbagai kemungkinan yang ada, mengenai permasalahan yang menjadi titik poinnya.

Yang kemudian mendapatkan penyaringan kembali, bertujuan untuk mendapatkan hasil keputusan yang matang, serta bisa diimplementasikan oleh semua pihak.

Memulai untuk Memberikan Nilai

Langkah terakhir adalah memberikan suatu penilaian. Yang mana dalam penilaian ini, dapat terjadi ketika beberapa alternatif atau berbagai pertimbangan tersebut sudah tersusun dengan rapih.

Dan juga sudah berada pada tahap penyaringan yang ada. Sehingga dapat terimplementasikan dengan baik dan sesuai dengan apa yang menjadi tujuan utama.

Model Pendekatan Sistem

Contoh model pendekatan sistem (Foto: kajianpustaka.com)

Yang kemudian antara ciri dan bentuk tersebut, akan segera terimplementasikan menggunakan beberapa cara, yang mana cara ini terdiri atas beberapa bentuk.

Seperti contohnya adalah model dari pendekatan system tersebut. Dan salah satu model yang sering digunakan untuk memecahkan masalah, adalah jenis model ‘integritas’.

Model ini mempunyai 10 tahap dalam memecahkan masalah. Dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran yang sejelas mungkin, sehingga keputusan yang ada pun bisa di dapatkan sesuai dengan apa yang menjadi kemauan.

Beberapa langkah tersebut antara lain:

  • Satu mindset bahwa sebuah perusahaan atau organisasi, adalah satu kesatuan sistem
  • Berkenalan dengan sistem lingkungan dari perusahaan atau organisasi
  • Mengidentifikasi subsistem yang ada dalam perusahaan atau organisasi tersebut
  • Melakukan beberapa usaha untuk mendefinisikan seperti:

– Mulai bergerak dari sistem kepada subsistem

-Melakukan analisis terhadap sistem sesuai urutannya

-Melakukan beberapa usaha solusi, seperti:

-Melaksanakan identifikasi solusi yang ada

-Mengevaluasi dari solusi yang sudah terancang

-Memilih solusi mana yang terbaik

-Mulai menerapkan solusi

-Melakukan sebuah tindak lanjut, agar solusi yang diberikan memang benar-benar efektif

Manfaat dari Pendekatan Sistem

Hal apapun, tindakan apapun yang ada di dunia ini, pasti mempunyai dua dampak kepada manusia, yakni dampak yang positif berupa manfaat, kebergunaan, dan sebaganya.

Begitu juga dengan dampak negatifnya, dengan bentuk mudaratnya bagi manusia, dan sejenisnya. Hal ini juga berlaku untuk mempelajari tentang berbagai system yang ada.

Yang mana ada beberapa manfaat yang bisa kita ambil, terutama dalam memecahkan masalah yang ada. Beberapa manfaat tersebut antara lain:

Menjadi Pribadi yang Tidak Kegabah

Dalam hal ini, kita bisa menjadi lebih tenang dalam mengatasi sebuah masalah. Karena kita tahu bagaimana caranya untuk bisa mendapatkan keputusan yang valid, dan juga sesuai dengan apa yang menjadi kefokusannya.

Sehingga kita tahu mana yang harus diselesaikan terlebih dahulu, dan mana yang tidak.

Tahu Prioritas

Sesuai dengan penjelasan yang sebelumnya, kita bisa lebih mengerti mana yang menjadi prioritas yang ada, terutama dalam meruntutkan permasalahan mana yang memang urgent untuk diselesaikan.

Organisatoris lain baca ini: Kepemimpinan dalam Organisasi:6 Jenis, Fungsi, Bentuk

Dan mana yang dapat diselesaikan setelah menyelesaikan permasalahan urgent tersebut.

Membuat Manusia Menjadi Pribadi Lebih Bijak

Hal ini merupakan kesimpulan dari kedua manfaat tersebut. Yang mana kita akan mendapatkan berbagai pandangan, ketika sebuah masalah itu muncul.

Serta saat itu juga, mendapatkan berbagai solusi yang ada. Yang kemudian kita akan menyaring, keputusan mana yang benar-benar efektif, serta baik bagi orang yang meminta keputusan, dan yang diberi keputusan.

Penutup

Itulah beberapa pembahasan mengenai pendekatan sistem. Dapat disimpulkan bahwasannya, sudah seharusnya kita sebagai manusia, belajar menanggapi masalah dengan ‘berkepala dingin’.

Mencari solusi yang baik, kemudian menyaringnya kembali agar bisa memberikan kesimpulan yang pas untuk berbagai pihak yang ada.

Juga meski menjadi bijak adalah kata-kata yang sangat mustahil, tapi tidak ada salahnya jika kita belajar menjadi pribadi yang demikian.

Sehingga secara tidak sadar kita akan menjadi pribadi, yang memang baik menurut kita, dan lingkungan.

Sekian ulasan kali ini, semoga menginspirasi.

Daftar Pustaka

  1. https://www.dosenpendidikan.co.id/pendekatan-sistem/#Pengertian_Pendekatan_Sistem
  2. http://bpakhm.unp.ac.id/konsep-dasar-dan-pengertian-sistem/
  3. Heni Djuhaeni S K, e-book, “Pendekatan Sistem”, hal. 3
  4. Dr. Ir. H Kholil M. Kom, dkk, e-modul, “Konsep Dasar Sistem”, hal. 112
  5. http://ahyad.staff.gunadarma.ac.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *