Pengertian pidato
Ilustrasi pidato Soekarno (Foto: portal.bangkabaratkab.go.id)

Pidato: Pengertian, 3 Jenis, Tujuan dan Istilah

Diposting pada

Pidato, adalah teknik mengemukakan pendapat kepada orang lain, dengan tujuan yang sudah mereka tentukan. Kemudian mereka menggunakan berbagai jenis dari berpidato. Lalu apa saja istilah lainnya?

Ayu Maesaroh -organisasi.co.id

Hai para organisator. Semoga hari ini selalu menjadi hari kemenangan bagi kalian, dan selalu mendapatkan kemudahan dalam hidup.

Agar nantinya dapat terus menambah wawasan, dan menjelma menjadi generasi muda yang berpikir kritis, dengan segala sudut dapat dilihat ketika menanggapi sebuah fenomena.

Namun, bicara masalah soal organisator, pasti tidak lepas dari yang namanya memberikan sebuah pendapat tentang apa yang ada dipikiran mereka.

Lalu mereka tuangkan dengan bermacam hal, salah satunya dengan berpidato. Entah pidato jenis apapun itu, yang terpenting mereka bisa memberikan pendapatnya tentang sebuah fenomena tertentu. Jadi, berikut pembahasannya.

Pidato, Pengertian, Jenis, Tujuan Dan Istilah

Jenis pidato
Pengertia pidato dan jenisnya (Foto: youtube.com)

Istilah ini sering banyak orang untuk memberikan gambaran seseorang yang sedang mengemukakan pendapatnya kepada audience.

Dengan tujuan agar mereka (para audience) dapat mengambil hikmah dari penjelasan pemateri, serta bisa mengaplikasikannya dalam keseharian mereka.

Jenis ini terbagi atas beberapa, terutama pada isinya. Ialah ada jenis impromptu, memoriter, teks atau naskah, dan yang terakhir adalah ekstempora.

Yang mana ke-4 jenis tersebut mempunyai titik berat masing-masing, sehingga mempengaruhi cara atau metode dalam melakukan pidato jenis demikian.

Namun, ada juga istilah lain yang menggambarkan hal yang sama. Contohnya seperti ceramah, khutbah, orasi, dan sebagainya.

Organisatoris lain baca ini: Perbedaan Khutbah Tabligh dan Dakwah

Lagi-lagi yang membedakan adalah cara membawakan daripada beberapa istilah tersebut. Seperti misalnya khutbah dan ceramah.

Yang mana kedua istilah tersebut biasanya berlaku untuk beberapa acara keagamaan, seperti dalam Khutbah Jumat bagi ummat muslim, yang mana khutbah tersebut terlaksana pada setiap sebelum melakukan sholat jumat.

Untuk lebih jelasnya, maka berikut ulasan satu per satu.


Definisi Pidato

Seperti yang sudah kita singgung sebelumnya, bahwa istilah ini merupakan sebuah istilah yang menggambarkan seseorang dalam hal ini adalah pemateri.

Mereka mengemukakan beberapa pendapatnya tentang sebuah topik kepada para audience. Dengan menggunakan metode yang ada, sebagai cara agar pemateri bisa lebih mudah dalam menjelaskan materi tersebut.

Adapun beberapa pendapat para ahli mengenai ini, antara lain:

Menurut Karomani

Dalam buku beliau yang terbit pada tahun 2011, mengatakan bahwa ‘pidato’ adalah jenis wacana yang sudah terencana, dan tersampaikan kepada khalayak umum atau orang banyak.

Kemudian pendapat tersebut biasanya tertuju untuk pada acara selamat, lalu beberapa acara besar tertentu, dan lainnya.

Depdikbud

Menurut Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, mengemukakan bahwa jenis istilah ini, adalah sebuah pengungkapan yang berasal dari pemikiran, lalu berubah menjadi sebuah kata-kata. Yang mana penjelasan tersebut tertuju kepada orang banyak.

Menurut Syam

Menurut beliau dalam bukunya yang terbit pada tahun 2006, mengatakan bahwa istilah tersebut, merupakan sebuah teknik dalam memilih kata-kata atau memilih bahasa secara efektif.

Yang mana hal tersebut beliau anggap sebagai sebuah kemampuan, yang mana dapat mempengaruhi sebuah komunikasi.

Menurut Arsjad

Beliau mengemukakan dalam bukunya yang terbit pada tahun 1988, ‘pidato’ adalah sebuah hal yang mana orang tersebut menyampaikan, dan menanamkan sebuah pemikiran.

Kemudian beberapa informasi, dan sejenisnya kepada khalayak umum, guna untuk meyakinkan mereka tentang hal tersebut.

Itulah beberapa pembahasan mengenai pengertian istilah ini. Dan pastinya bisa menjadi referensi kalian.


Istilah Lain Dari Pidato

Contoh berorasi (Foto: timur-angin.com)

Adapun beberapa istilah lain yang hampir mirip pengertian serta maksudnya. Namun yang membedakan adalah ruang lingkup daripada istilah-istilah ini.


Beberapa istilah tersebut antara lain:

Ceramah

Istilah ini biasanya sering berlaku pada beberapa tempat seperti masjid, dan beberapa jenis tempat ibadah lain. Juga dalam materinya pun, kadang lebih kepada keagamaan.

Yang mana tujuannya adalah, memberikan pemahaman kepada audience tentang suatu hal yang menyangkut agama, hingga sampai dengan mengajak mereka kepada kebaikan, menurut agama masing-masing.

Khutbah

Untuk istilah ini lebih melekat kepada agama Islam. Yang mana khutbah ini sering terlaksana ketika dalam acara besar agama islam, atau pada saat sebelum melaksanakan sholat jumat setiap harinya.

Organisatoris lain baca ini: Metode Penyusunan Pidato: Pengertian dan 5 Metode

Untuk materinya bermacam-macam, namun tidak sedikit yang mengaitkan antara satu topik dengan beberapa pembahasan agama. Dengan tujuan agar mereka bisa mengambil hikmahnya, lalu dapat mengimplementasikan beberapa poin dalam khutbah tersebut.

Orasi

Untuk jenis ini biasanya lebih kepada penyampaian pendapat tentang sebuah fenomena tertentu, yang mana dibarengi dengan sebuah aksi.

Dan aksi yang merepresentasikan orasi tersebut, antara lain adalah saat pada masa pemilihan umum ditingkat manapun, lalu demo tentang sebuah ketidakadilan dari kebijakan yang pemerintah dan jajarannya buat, dan sebagainya.

Itulah beberapa istilah lain dari berpidato, yang mana semoga menjadi referensi dari kalian.


Jenis Pidato Berdasarkan Isi

Mengemukakan sesuatu tanpa adanya isi, bagaikan tong kosong, yang sangat nyaring bunyinya. Alias mengemukakan sesuatu, tanpa adanya bobot isi dari apa yang seseorang tersebut katakan.

Sehingga akan sia-sia tenaga mereka, bahkan perhatian dari audience kepada orang yang demikian pun tidak ada. Apalagi jika tarafnya adalah berpidato.

Yang mana berpidato harus benar-benar terkondisikan dengan baik, materi harus terancang sedemikian rupa, sehingga para audience dapat mengambil hikmah dari materi yang pemateri tersebut katakan.

Oleh karena itu, ada beberapa jenis berpidato, yang menitikberatkan pada isi, serta tujuannya. Antara lain:

Jenis Berpidato Penyambutan

Ini sering dipakai untuk menyambut para tamu undangan, sekaligus pembukaan sebuah acara, yang mana dilakukan oleh panitia penyelenggara, serta tamu undangan khusus yang hadir.

Jenis Pembukaan

Merupakan jenis berpidato dengan durasi yang tidak terlalu panjang ataupun pendek. Memberikan sepatah kata kepada para hadirin yang hadir dalam acara tersebut. Dan jenis ini terkhusus dilakukan oleh pembawa acara atau MC.

Bentuk Pengarahan

Biasanya dipakai untuk mengarahkan seseorang atau beberapa orang, agar bisa melaksanakan pertemuan, rapat, dan sejenisnya. Yang mana pelaksanaan tersebut sesuai dengan tujuan awal.

Jenis Peresmian

Yang mana jenis ini sering kita lihat di beberapa tempat, seperti peresmian hotel, sebuah toko, dan lainnya. Yang mana tujuannya adalah meresmikan usaha seseorang.

Jenis Berpidato Laporan

Adalah jenis yang menitikberatkan tentang penjelasan seseorang mengenai laporan kegiatan ataupun sejenisnya, kepada audience yang berada dalam acara tersebut. Dengan menggunakan metode penjelasan yang transparan, jelas, serta terperinci.

Itulah beberapa jenis dari jenis berpidato berdasarkan isinya. Dan bisa menjadi referensi kalian.


Jenis Pidato Berdasarkan Gaya Komunikasi

Setelah mengetahui berbagai jenis berpidato berdasarkan isinya, tidak afdol jika kita tidak mengenai berpidato berdasarkan gaya penyamapaian atau komunikasinya.

Karena dengan gaya komunikasi yang baik, maka audience akan lebih mudah dalam menyerap berbagai hal terkait materi yang pemateri tersebut sampaikan. Beberapa gaya tersebut antara lain:

Teks atau Naskah

Adalah berpidato yang menitikberatkan pada pemateri untuk membaca isi dari naskah pidato yang sudah terancang sedemikian rupa kepada audiencenya.

Mengemukakan beberapa point yang dianggap penting, dan sebagainya.

Gaya Memoriter

Gaya yang satu ini, menitikberatkan kepada pemateri, untuk menghafalkan beberapa poin penting pada naskah yang telah terancang sedemikian rupa.

Sehingga kesan siap dari para audience dapat terpancar secara otomatis oleh pemateri. Meski demikian, butuh waktu untuk bisa berlatih menghafal atau memoriter ini.

Impromptu

Untuk gaya berpidato ini, biasanya tanpa adanya persiapan sejak dari awal. Sehingga kesannya seperti random menunjuk seseorang untuk berpidato.

Namun, biasanya untuk jenis ini, digunakan kepada orang-orang yang memang menguasai tema-tema tertentu. Sehingga apa yang pemateri tersebut sampaikan, dapat tertangkap dengan jelas oleh para audience.

Ekstempora

Lalu gaya yang selanjutnya adalah ekstempora. Yang mana jenis ini menitikberatkan pada pembahasan sebuah topik pembicaraan, dengan mengambil garis besarnya.

Untuk pengembangannya sendiri, dilakukan oleh pemateri tersebut, sesuai dengan penguasaan daripada materi yang tersampaikan.

Itulah beberapa jenis berpidato sesuai dengan gaya komunikasi atau penyampaiannya, dan bisa menjadi referensi kalian.

Jenis Pidato Berdasarkan Tujuan

Selanjutnya adalah jenus berpidato berdasarkan tujuan dari pemateri melakukan pidato tersebut. Karena sebuah tujuan menjadi capaian penting dalam sebuah keberhasilan sesuatu.

Organisatoris lain baca ini: Intonasi Dan Mimik

Oleh karena itu, beberapa jenis berpidato menurut tujuannya antara lain:

Jenis Argumentatif

Adalah berpidato yang mana memberikan pendapat pro atau kontra tentang sebuah topik pembicaraan. Yang mana tujuannya adalah mencari jalan tengah dalam menanggapi sebuah topik perdebatan tersebut.

Tujuan Persuasif

Seperti istilahnya, jenis ini bertujuan untuk mengajak para audience melakukan sesuatu, atau mengaplikasikan sesuatu. Seperti misalnya pidato kebersihan, yang mana ujungnya adalah mengajak mereka agar menjaga kebersihan lingkungan, di berbagai lingkup kehidupan.

Berdasarkan Deskriptif

Dari katanya saja sudah bisa menggambarkan bahwa jenis ini, hanya menitikberatkan pada penggambaran sebuah fenomena tertentu, lalu yang mengambil kesimpulannya sendiri adalah audience itu sendiri.

Itulah beberapa jenis dari tujuan berpidato itu sendiri. Dan nantinya bisa dicocokkan dengan tujuan dari kalian melakukan pidato, yang mana telah kalian siapkan.


Tujuan Dari Sebuah Pidato

Tujuan pidato
Tujuan pidato (Foto: silabus.web.id)

Merujuk kepada beberapa pembhaasan tadi, bahwasannya berpidato adalah sebuah pengungkapan seseorang terhadap sebuah fenomena atau topik tertentu kepada khalayak umum.

Dan hal tersebut tidak semata-mata dilakukan begitu saja, tanpa adanya alasan. Oleh karenanya, alasan yang paling kuat adalah memberikan wawasan lebih luas kepada audience.

Membuat mereka lebih bijak dalam memandang sebuah perkara, entah dalam keseharian, dan sejenisnya. Ataupun mengambil hikmah dari apa yang mereka dapatkan setelah mengikuti acara pidato tersebut.

Dengan harapan ara audience dapat mengimplementasikan beberapa poin penting tersebut di keseharian mereka, tentang topik yang baru saja dibahas,

Penutup

Itulah beberapa pembahasan mengenai berpidato kali ini. Kita bisa lebih mengerti dan paham mengenai jenisnya. Mulai dari pengertian, sampai dengan gaya komunikasi yang lebih baik.

Namun harus diperkirakan sesuai dengan kemampuan. Jangan gaya komunikasi yang kita pakai, akan berdampak kepada salah paham pemahaman antara audience dengan pemateri.

Sehingga nantinya akan menimbulkan kesalahan implementasi pada kehidupan seharo-hari mereka. Hingga pada akhirnya, pemateri sendiri yang harus bertanggungjawab atas apa yang ia lontarkan.

Sekian ulasan kali ini, semoga menginspirasi.

Daftar Pustaka

  1. https://www.gurupendidikan.co.id/pidato/
  2. https://www.silabus.web.id/pidato/
  3. Istilah Organisasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *