2 Teknik Dasar Tari Remo Dan Asal Provinsi

Indonesia memiliki ragam budaya. Begitu banyak jenis tari-tarian menjadi ciri khas bangsa. Salah satunya adalah Tari Remo. Tidak banyak mungkin yang mengenal. Saatnya kita mengetahui Tari Remo berasal dari provinsi mana.

Tika, Konsep Organisasi – organisasi.co.id

Bacaan Lainnya

Jenis Gerakan Tari Remo

Tari-tarian merupakan kolaborasi gerak dan musik. Bahkan tidak sedikit juga tarian di Indonesia yang mengkolaborasikan gerak dan lagu. Tarian terbagi atas tradisional dan modern. Perbedaannya adalah pada kreasi gerakannya hingga pada maknanya.

Umumnya tarian tradisional sarat akan makna sejarah. Setiap provinsi di Indonesia memiliki cerita tersendiri yang menarik untuk kita simak.

Contohnya saja Pulau Jawa. Ia memiliki salah satu tarian bermakna historis yang bernama Tari Remo. Tari Remo berasal dari Provinsi Jawa Timur dan menceritakan tentang pangeran yang gagah perkasa.

Gerakan Remo Dance

Oleh sebab itu, gerakannya pun juga haruslah perkasa. Jenis-jenis gerakan Tari Remo antara lain:

Gerakan Menghentakkan Kaki

Saat melakukan gerakan ini, kaki penari akan memakai gelang yang berisi lonceng. Dengan demikian akan terdengar bunyi gemerincing yang sangat unik.

Dalam gerakan ini terjadi sahut-sahutan dengan alunan musik sehingga tecipta sebuah harmonisasi yang menarik.

Gerakan Sampur

Salah satu gerakan yang sangat menarik adalah gerakan sampur. Mimik wajah penari harus dapat mengekspresikan makna dari gerakan ini.

Di dalam gerakan sampur terdapat aktivitas menghempaskan kepala sekaligus menggerakkan kepala. Kemudian penari juga melakukan kuda-kuda.

Gerakan Diagonal

Maksud dari gerakan ini adalah mengacu pada pola lantai tarian. Jadi dalam tarian Remo, pola lantainya adalah membentuk garis sudut ke arah kanan dan ke kiri.

Gerakan-gerakan tersebut tentu tidak akan indah tanpa adanya musik pengiring. Tari Remo berasal dari Provinsi Jawa Timur sehingga iringan musiknya yang kental adalah gambang, bonang, bonang penerus, saron, selruling, barung, gender, siter, gong, seruling, dan juga kempul.

Organisatoris lainnya baca ini: Gerakan Dasar Wushu: 5 Makna gerakan Wushu

Cara Menari Tari Remo dengan Baik

Tari Remo berasal dari provinsi
Tari Remo Yang Populer (Kompas.com)

Menari dengan baik sangatlah penting agar makna tarian tersampaikan dengan baik. Untuk itu sebaiknya kita mengetahui bagaimana cara menari dengan baik, khususnya untuk Tari Remo.

Tarian ini melambangkan kegagahan dan sudah sepantasnya penari mampu membawakannya dengan gagah. Langkah-langkah menari Remo dengan baik adalah:

Mengeluarkan sisi kejantanan

Maksudnya adalah jika penarinya laki-laki maka ia harus gagah. Jika penarinya wanita, maka ia harus berpostur tegap. Cara untuk megeluarkan sisi kejantanan adalah dengan berlatih menghentakkan kaki dengan tegas. Tidak hanya itu, cara bersedekap dan membusungkan dada juga menjadi bagian dari sisi kejantanan.

Hentakan kaki sesuai pengiring

Untuk mendapat tarian yang baik, maka pastikan gerakan yang berupa hentakan kaki tersebut sesuai dengan iringan gamelan. Tidak hanya itu, beberapa jenis gerakan lainnya juga harus sesuai irama seperti gerakan kepala, sampur, dan juga kuda-kuda.

Inilah pentingnya untuk memastikan musik pengiring terdengar oleh penari. Jadi sebaiknya antara pengiring dan penari tidak berjarak terlalu jauh. Biasanya juga pada acara tari-tarian penonton tidak gaduh.

Melatih ekspresi wajah

Sedikit sulit memang untuk mengatur ekspresi wajah. Penari harus tetap terkesan ramah namun juga tegas. Tarian yang baik adalah tarian yang hidup dan itu nampak dari ekspresi wajah.

Menari dengan menggunakan kostum yang tepat

Untuk menari dengan baik, kita perlu mengetahui jati diri penari. Contohnya penari pria akan menggunakan kostum pria yang memungkinkan mereka bergerak dengan leluasa. Dmeikian pula dengan penari wanita. Mereka akan menggunakan penutup dada, selendang di bahu, hingga rapak pada bagian pinggang.

Dengan kostum yang tepat, gerakan menari pun menjadi leluasa dan nyaman. Tidak hanya itu, kostum juga mendukung kepercayaan diri penari. Menari dengan baik bermula dari para penari yang percaya diri.

Menyamakan dengan musik pengiring

Menari dengan baik adalah menari sesuai irama. Sudah sangat umum jika pementasan tari akan melekat erat dengan musik. Fungsi musik adalah untuk menyelaraskan tempo dan gerakan tari. Pada Tari Remo, hentakan kaki dengan lonceng akan saling berselaras dengan musik.

Masih banyak gerakan lain yang perlu penyelarasan seperti lirikan mata dan sorotan mata yang tajam. Bahkan dalam tarian sangat mungkin terdapat alur pada musik yang akan menampilkan puncak tampilan seperti bagian klimaks dari tarian dan antiklimaks.

Menguasai panggung

Desain panggung pada Tari Remo menyerupai pertunjukan ludruk. Sebaiknya para penari dapat menjaga jarak sehingga tidak bertubrukan saat menari dan dapat menari dengan baik.

Jarak antar penari yang tepat akan menampilkan hasil tarian yang indah dan penonton pun akan nyaman saat menonton karena tidak terfokus pada satu sisi saja. Sebab itulah pola lantai menjadi penting pula dalam suatu tarian.

Jumlah penari dalm tarian ini minimal satu orang dan maksimal tidak terbatas. Sebab itulah sangat penting bagi penari untuk memahami luas panggung dan mengatur posisi.

Menari yang baik dengan tata rias yang sesuai

Ketika kita telah menari dengan benar sesuai irama namun tata rias kita tidak sesuai, maka penonton akan fokus pada tata rias tersebut.

Dengan tata rias yang baik maka penari menjadi lebih percaya diri sehingga mampu mnampilkan tarian dengan baik. Bermakna pangeran yang gagah, maka Tari Remo seharusnya menghadirkan sosok tersebut.

Adanya jambang, kumis, dan pipi berwarna merah akan menghadirkan imajinasi penonton.

Sebagai tarian yang memiliki makna kegagahan, penari Tari Remo seharusnya mampu menyampaikan makna tersebut kepada para penonton.

Memahami makna dari setiap gerakan

Untuk dapat menarikan tarian Remo dengan baik, hendaknya penari memahami makna-makna dari setiap gerakan dalam tarian.

Tari Remo berasal dari Provinsi Jawa Timur dan beberapa wilayah di Jawa Timur yang mengadopsinya memiliki ciri khas masing-masing dalam hal kostum.

Walaupun begitu, aksesoris yang mereka kenakan tetap sama. Contohnya adalah ikat kepala warna merah, pakian lengan panjang, celana hitam selutut, stagen, selendang, batik khas Pesisiran, keris, dan juga gelang kaki dengan lonceng.

Peraturan Para Penari Tari Remo

Foto baju tari remo
kostum tari remo (Foto: lbhsukmatritunggal.or.id)

Agar nampak jelas perbedaan Tari Remo dengan tarian lainnya, hendaknya para penari memahami beberapa poin dan peraturan penting bagi mereka.

Pertama, mereka hendaknya mengenal makna dan sejarah tarian ini sehingga dapat menjiwai semua unsur dalam Tari Remo.

Kedua, para penari sebaiknya mengetahui gerakan-gerakan inti yang memiliki perhatian khusus.

Ketiga, memastikan mereka mendapatkan kostum yang tepat sesuai dengan daerah yang mengusung tarian tersebut. Seperti yang kita ketahui Tari Remo berasal dari Provinsi Jawa Timur namun setiap daerah di provinsi tersebut memiliki ciri khas kostum Tari Remo masing-masing.

Keempat, penari harus mampu menonjolkan karakter maskulin sekalipun ia adalah penari wanita.

Kelima, tarian ini boleh dilakukan seorang diri ataupun berkelompok.

Dari kelima poin tersebut, hendaknya para penari memahami bahwa sekalipun tarian ini dibawakan oleh perempuan, mereka harus tetap percaya diri. Faktanya banyak penonton yang menyukai tarian ini ketika penarinya adalah perempuan.

Menurut mereka akan lebih garang dan lebih “ngremo” ketika penarinya merupakan wanita.

Tari Remo di Era Digital

Tari Remo Era Digital (Foto: jengsusan.com)

Zaman semakin berkembang dan hadirnya segala hal berbau digital mempermudah kehidupan manusia. Contohnya saja saat harus mempelajari sesuatu. Setiap orang yang memiliki akses internet akan mudah memperoleh informasi.

Belajar tari-tarian pun telah banyak tutorialnya di internet. Sebut saja Youtube. Melalui aplikasi ini setiap orang dapat berlatih menari, bermain musik, dan lainnya.

Bahkan teknik-teknik menari pun ada di sini. jadi tidak sulit jika kita ingin mempelajari tari Remo. Setiap detailnya dapat kita simak termasuk konsep panggungnya.

Tidak perlu jauh-jauh pergi ke Jawa timur dan berguru langsung dari yang ahli. Simak saja video-video unggahan seseorang dan pastikan itu terpercaya.

Dengan demikian lambat laun siapapun dapat menjadi penari Remo. Hanya saja untuk memantapkannya kita memang perlu sekali dua kali bertatatp muka langsung dengan pelatih.

Atau bisa saja kita melakukan latihan Live melalui aplikasi seperti “Zoom”.

Hal-hal lainnya terkait Tari Remo adalah fungsinya pada suatu acara. tarian ini kerap menjadi tarian pembuka. Di era digital terdapat banyak acara yang bersifat virtual taupun penayangannya melalui media digital seperti televisi. Siapapun dari belahan duia manapun dapat menyaksikannya.

Tidak heran jika banyak warga negara asing yang ingin mempelajari tarian ini.

Teknik Tari Remo Bagi Pemula

Untuk para pemula yang ingin menguasai tarian ini, hendaknya mereka memahami terlebih dahulu sikap dasar yang harus mereka kuasai.

Teknik pertama adalah ketika penari masuk dan mulai mengelilingi panggung. Para penari hendaknya meletakkan tangan kiri di bawah tangan kanan. Sikap para penari merupakan sikap sempurna yang tegak seolah menahan nafas. Tampilan mereka sebaiknya mencerminkan sikap pangeran yang gagah.

Teknik kedua adalah sikap tancep. Penari mampu berdiri dengan tegak di atas kedua kaki yang terbuka. Kira-kira lebar kedua kaki tersebut adalah selebar bahu. Pastikan pandangan lurus dan tajam namun sesekali penari hendaknya melirik ke arah kiri dan kanan tempat penonton berada.

Pinggang calon penari hendaknya mengarah ke depan dengan dada yang membusung. Kesan gagah juga dapat hadir ketika peanri menahan nafas.

Awalnya memamng membutuhkan banyak latihan. Lambat laun para penari dapat melakukannya dengan mudah. Dengan praktik yang rutin makan semua teknik akan terkuasai dengan baik.

Organisatoris lain baca ini: Organisasi Fungsional Tingkat Molekul: 2 Contoh Bagan

Penutup

Tari Remo berasal dari Provinsi Jawa Timur yang mana di setiap bagian daerah provinsi tersebut memiliki kostum masing-masing. Namun hal itu tidak membuat makna tarian ini menjadi berbeda.

Kemudian dari sisi pelaksanaan, tarian ini berfungsi untuk menyambut para tamu dalam sebuah acara tertentu. Bahkan tarian ini mendahului pagelaran ludruk.

Adapun makna dari Tari Remo adalah menggambarkan kegagahan seorang pangeran. Sebab itulah para penari hendaknya mampu tampil dengan gagah dan lengkap dengan tata rias yang mendukung. Sekalipun menggambarkan sosok pangeran, namun tidak terbatas penari Remo merupakan seorang laki-laki. Wanita pun boleh.

Daftar Pustaka

Tari Remo – Sejarah, Makna, Komposisi Gerakan, serta Perkembangan Saat Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *