Teori Komunikasi Dasar Organisasi
komunikasi atas dan bawah (tambahpinter.com)

Teori Komunikasi Dasar Organisasi: 3 Pendekatan

Diposting pada

Teori komunikasi dasar organisasi merupakan arahan kepada pelaku organisasi untuk bertindak sesuai aturan. Adanya komunikasi memudahkan para anggota untuk saling berkoordinasi. Tika, Konsep Organisasi – organisasi.co.id

Komunikasi adalah sebuah proses memilih, memilah, mengirim, dan menerima pesan atau simbol dari satu atau banyak orang.

Tujuannya agar pesan dapat tersampaikan dan diterima dengan baik oleh penerima pesan. Lantas apa saja bagian-bagian dari komunikasi termasuk teorinya di sebuah organisasi?

Teori Komunikasi Dasar Organisasi

Sebelum menelusuri teori komunikasi dasar organisasi, ada baiknya kita mengetahui dulu pengertian organisasi.

Organisatoris lain baca ini: Teori Kontingensi dalam Organisasi: Pengertian, 4 Aliran

Jenis dan Kelly

Menurut Jenis dan Kelly, proses oleh komunikator untuk menyampaikan stimulus adalah pengertian organisasi. Tujuannya adalah untuk mengubah perilaku seseorang.

Sangat penting untuk dapat mengubah attitude seseorang di sebuah organisasi. Gunanya adalah untuk menciptakan keharmonisan dan kerukunan bersama.

Raymond Ross

Proses memilah dan menyampaikan simbol atau pesan dengan tujuan membangkitkan respon dan pikiran pendengarnya agar serupa dengan komunikator.

Kamus Besar Bahasa Indonesia

Sebuah proses penerimaan pesan maupun pengirimannya dari dua orang atau lebih agar pesan dapat tersampaikan dan dipahami pendengar serta lawan bicara.

Lalu bagaimana dengan organisasi?

Sebuah unit sosial dengan organ-organ dengan tugas kerja masing-masing. Namun organ-organ itu saling berhubungan demi mencapai tujuan tertentu.

Organisasi hadir sebagai bentuk formal dan informal yang mana kehidupan manusia termasuk di dalamnya.

Contohnya adalah organisasi dalam ruang lingkup RT ataupun di instansi pemerintahan. Keduanya adalah hal umum di sekitar kita.

Menurut Henry Mintzbergz, organisasi yang terdiri atas organ-organ harus mengandung etidaknya 5 elemen berikut.

  1. Strategic apex, adalah posisi teratas dalam sebuah organisasi yang bertanggung jawab terhadap organisasi tersebut.
  2. The operating core, merupakan strata yang melaksanakan pekerjaan dasar dalam organisasi berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa.
  3. Technostructure, merupakan penugasan untuk mereka yang akan menjalankan tugas administratif dalam sebuah organisasi.
  4. The staff support, adalah orang-orang yang mengisi unit staf. Merekalah yang memberikan jasa unyuk mendukung jalanya organisasi.
  5. The middle line, adalah mereka yang menjadi penghubung antara elemen satu dan elemen 3.

Komunikasi Organisasi Menurut Para Ahli

Teori Komunikasi Dasar Organisasi
Komunikasi internal (studiilmu.com)

Beberapa ahli memiliki penafsiran tersendiri mengenai komunikasi organisasi. Mereka adalah:

Goldhaber (1986)

Komunikasi organisasi merupakan proses menciptakan dan saling bertukar pesan dalm sebuah jaringan hubungan yang saling bergantung.

Hal itu untuk mengatasi kondisi lingkungan yang berubah-ubah dan tidak pasti.

Ron Ludlow

Beliau berpendapat jika komunikasi organisasi merupakan program komunikasi pada bidang Public Relations. Hal itu mengenai hubungan internal dan hubungan pemerintah dengan investor di sebuah organisasi.

Devito

Komunikasi organisasi adalah usaha mengirim dan menerima pesan dalam kelompok formal dan informal di sebuah organisasi.

Katz dan Kahn

Pengiriman atau pertukaran informasi di suatu organisasi dapat membentuk arus informasi. Inilah definisi dari komunikasi organisasi. Kemunculan jaringan dalam organisasi pun dapat muncul di sini.

Pace dan Faules

Menurut mereka komunikasi organisasi adalah perilaku yang ada di sebuah organisasi. Dengan demikian orang-orang di dalamnya ikut terlibat serta melakukan transaksi yang saling bertukar makna.

Frank Jefkins

Ia mendefinisikan jika komunikasi organisasi adalah bentuk komunikasi yang sudah direncanakan pada sebuah organisasi. Hal ini berkaitan dengan masyarakat dan publik sekitar tempat organisasi dengan maksud mencapai tujuan.

Frank

Komunikasi organisasi adalah interaksi antar anggota dengan bagian-bagian di luar organisasi tersebut.

Muncullah kemudian proses penyampaian informasi dengan beberapa tujuan seperti:

Informatif

Organisasi merupakan sistem pemrosesan informasi yang mana setiap anggota harus mampu memberi dan menerima informasi dengan baik. Hal ini untuk memberi kelancaran dalam menjalankan apa yang menajdi tugas dalam organisasi.

Regulatif

Fungsi ini berkaitan dengan peraturan-peraturan dan pedoman yang ada dalam sebuah organisasi.

Organisatoris lain baca ini: Istilah Transisi Dalam Berbagai Kajian

Persuasif

Cara lain dari perintah adalah fungsi dari komunikasi organisasi. Kebanyakan pemimpin di sebuah organisasi akan memilih menggunakan cara ini daripada perintah. Asumsi penggunaan cara halu akan membuat seseorang lebih menghargai tugasnya.

Integratif

Fungsi ini berkaitan dengan penyediaan saluran yang membuat setiap anggota organisasi dapat menjalankan tugas mereka dengan baik.

Pendekatan Komunikasi Organisasi

Teori komunikasi dasar organisasi juga mencakup bagaimana pendekatan komunikasi organisasi terjadi. Ada beberapa pendekatan, seperti:

Pendekatan budaya

Menurut Clifort Greetz, organisasi adalah bagian dari budaya dan cara hidup bagi anggotanya. Oleh sebab itu cara tersebut selanjutnya membentuk ciri khas yang berbeda dengan budaya lainnya.

Budaya tercipta melalui interaksi para anggotanya yang lantas membentuk budaya seperti cerita maupun simbol-simbol.

Pendekatan sistem

Sistem hierarki,prosedur operasi standar, hingga garis komunikasi adalah hal yang bertentangan dengan organisasi menurut Karl Weick. Ia juga menganggap organisasi sebagai kehidupan organis dan harus mampu beradaptasi di berbagai perubahan dan kondisi.

Organisasi akan berkembang jika anggotanya interaktif dan punya kebebasan. Organisasi adalah proses evolusioner.

Pendekatan Kritik

Organisasi mendominasi hampir semua segi kehidupan di masyarakat. Komunikasi menjadi media utama atas itu.

Arah Komunikasi Organisasi

Teori Komunikasi Dasar Organisasi
komunikasi atas dan bawah (tambahpinter.com)

Hal-hal dalam komunikasi dasar organisasi juga mencakup arah komunikasi tersebut. Beberapa arah itu antara lain:

Komunikasi ke bawah

Adalah alur komunikasi dari individu pada tingkat hierarki atas kepada individu yang berada pada tingkat hierarki bawah. Contohnya adalah instruksi kerja dari atasan kepada bawahan.

Komunikasi ke atas

Merupakan arah komunikasi yang berkebalikan dari komunikasi ke bawah. Dari bawahan ke atasan adalah contohnya seperti halnya pemberian saran dan keluhan yang cukup sulit untuk mencapai kata efektif.

Komunikasi Horizontal

Arah komunikasi organisasi lainnya adalah komunikasi horizontal. Alur ini adalah yang memiliki banyak fungsi dalam organisasi.

Komunikasi horizontal penting untuk mengkoordinasikan bermacam fungsi dalam organisasi. Meskipun demikian namun jenis ini sering diabaikan.

Padahal kenyataannya, apabila tidak mampu menjembatani arah komunikasi ke atas maupun ke bawah, tujuan pesan tidak dapat tercapai dengan baik.

Bentuk Komunikasi Organisasi

Terdapat dua bentuk komunikasi organisasi yaitu internal dan eksternal.

Komunikasi Internal

Merupakan komunikasi yang berlangsung di dalam unit-unit maupun individu-individu di dalam sebuah organisasi. Bentuk ini pun masih terbagi lagi menjadi:

1. Personal

Adalah komunikasi yang terjadi antara individu dengan individu sesama anggota organisasi. Dua macam jenisnya adalah komunikasi tatap muka dan bermedia.

2. Kelompok

Merupakan komunikasi antara seseorang dengan suatu kelompok atau antar kelompok dengan sistem tatap muka.

Komunikasi Eksternal

Bentuk ini terjadi antara khalayak dan bukan sehingga untuk itulah ia kemudian terbagi lagi menjadi dua macam.

  • Komunikasi dari organisasi kepada khalayak.
  • komunikasi dari khalayak kepada organisasi.

Teori Komunikasi Dasar Organisasi

Teori Komunikasi Dasar Organisasi
teori organisasi (sketsaonline.com)

Mari kita membahas satu per satu inti dari artikel dan pembahasan kita.

Teori Sistem Sosial

Dalam teori ini, hubungan-hubungan antara orang-orang akan memungkinkan suatu organisasi dapat bertahan jauh lebih lama.

Hal ini jika dibandingakan dengan orang-orang biologis yang menduduki jabatan-jabatan tertentu.

Menurut Kats dan Khan, beberapa hubungan yang terjalin antara orang-orang di dalam  organisasi lebih penting daripada jabatan formal tertentu.

Teori Public Relations

Public relation merupakan upaya yang terencana dan berkesinambungan. Upaya tersebut untuk menciptakan dan memelihara niat baik antara organisasi dan khalayaknya.

Cara-cara penyampaian yang baik akan membuat orang-orang di organisasi menjadi betah dan mampu menjalankan fungsinya masing-masing dengan baik

Teori Kepemimpinan

Definisi pemimpin adalah sosok yang dapat membantu anggotanya untuk memenuhi kebutuhannya. Tak hanya itu, pemimpin juga berperan untuk mencapai tujuan kelompok secara bersama-sama.

Tugas pemimpin adalah:

  1. Telling, ( memberi informasi secara lugas)
  2. Selling,  (mampu memberikan petunjuk)
  3. Participating, ( menjalin kerjasama yang baik)
  4. Delegating, (mampu mengambil keputusan)

Teori Kontinum

Ada enam hal dalam teori ini yaitu:

Manajer dapat membuat keputusan dan mengumumkan dengan tegas, ia juga dapat membuat keputusan serta memberi pilihan. Kemudian manajer juga mampu memberi kesempatan untuk mempertanyakan keputusan yang ada.

Manajer sebaiknya juga mengumumkan keputusan sementara yang masih bisa diubah dan menentukan batasan. Ia juga berperan dalam meminta bawahan untuk memutuskan.

Manajer boleh mempersilahkan bawahan untuk mengambil keputusan.

Teori Empat Sistem

Dalam teori ini terdapat empat gaya dalam organisasi yaitu penguasa mutlak, penguasa semi mutlak, penasihat, dan Pengajak serta.

Teori Kepribadian Perilaku

Dalam teori ini, perilaku seseorang dapat menentukan kepemimpinannya serta prestasi terhadap pengikutnya. Inilah pentingnya kita mempelajari komunikasi verbal dan non verbal untuk mengelola sebuah organisasi.

Dimensi Komunikasi Organisasi

Maksud dari dimensi komunikasi organisasi adalah komunikasi organisasi secara internal maupun eksternal. Pada dimensi internal meliputi komunikasiantara individu dengan anggota, komunikasi individu dengan bagian berbeda fungsi,

Komunikasi antara beberapa bagian, dan antara pemimpin dengan bawahan.

Sedangkan dimensi eksternal meliputi komunikasi organisasi dengan khalayak dan sebaliknya. Khalayak adalah Relasi publik, pemerintahan, pengirim pesan, penerima pesan, dan komunitas.

Tentu masih ada beberapa cikal bakal dalam sebuah organisasi yang membentuk dimensi yang lebih baik.

Manfaat Mempelajari Komunikasi Organisasi

Dalam kehidupan sehari-hari, organisasi tidak akan terpisahkan dalam hidup. Penting bagi kita untuk mempelajarinya. Posisi kita di sebuah organisasi baik formal maupun informal pun menjadi semakin jelas.

Melalui komunikasi yang baik, besar harapannya agar kita dapat menyesuaikan diri serta menempatkan diri dengan baik. Bersikap sebagaimana seharusnya dengan atasan atau bawahan tentu menjadi tidak canggung.

Bahkan hal ini sangat penting bagi pemimpin dalam rangka menjalankan kepemimpinannya yang baik. Tidak hanya itu, sudut pandang publik terhadap organisasi menjadi baik jika organisasi mampu berkomunikasi baik terhadap publik.

Penutup

Dalam artikel ini, kita semakin memahami pentingnya komunikasi dalam sebuah organisasi. Komunikasi yang bersifat internal akan memajukan produktivitas organisasi.

Sedangkan komunikasi eksternal akan berperan penting dalam menjaga nama baik organisasi di hadapan khalayak. Berbagai bentuknya dan arah dalam komunikasi organisasi, tentu sangat penting.

Dengan itu semua, baik atasan maupun bawahan akan mendapatkan porsinya masing-masing dalam memberikan saran terbaik bagi kemajuan organisasi.

Tidak ada lagi superior dalam organisasi. Harapannya dengan komunikasi yang baik maka setiap anggota dengan berbagai tingkat hierarkinya akan menghargai tugasnya dengan baik.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *