A. DEFINISI
Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Menyatakan bahwa kesiapan persalinan adalah suatu pola adaptasi kognitif dan perilaku masa lalu dan masa kini yang sesuai dengan norma serta harapan untuk mempersiapkan kehamilan dan persalinan yang sehat.
NANDA International (Herdman & Kamitsuru) Mendefinisikan kesiapan untuk meningkatkan proses persalinan sebagai suatu pola persiapan, pemeliharaan, dan penguatan proses kehamilan dan persalinan serta perawatan bayi baru lahir yang dapat ditingkatkan.
Lowdermilk, Perry, Cashion, dkk. Memandang kesiapan persalinan sebagai fase transisi perkembangan yang melibatkan kesiapan fisik (kesehatan maternal-fetal) dan kesiapan psikososial, di mana ibu hamil menunjukkan motivasi untuk mempelajari strategi koping guna menghadapi persalinan.
Ricci & Kyle Menjelaskan bahwa kesiapan ini merupakan manifestasi dari pemberdayaan ibu hamil yang ditandai dengan pencarian informasi secara aktif mengenai manajemen nyeri, metode persalinan, dan persiapan peran sebagai orang tua untuk mencapai pengalaman melahirkan yang positif.
World Health Organization (WHO) Dalam konteks pengalaman persalinan yang positif, kesiapan diartikan sebagai kondisi di mana ibu memiliki literasi kesehatan yang cukup dan dukungan sosial yang adekuat untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan klinis selama proses intrapartum.
B. DEFINISI ILMIAH
Kesiapan persalinan merupakan suatu diagnosis keperawatan promosi kesehatan yang merefleksikan pola adaptasi kognitif dan perilaku individu dalam mempersiapkan, mempertahankan, serta memperkuat proses kehamilan, persalinan, hingga perawatan neonatus. Kondisi ini menunjukkan adanya motivasi internal untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan janin melalui penguasaan strategi koping dan literasi kesehatan yang adekuat.
C. INDIKATOR KLINIS (TANDA DAN GEJALA)
Berdasarkan tinjauan klinis, diagnosis ini ditegakkan apabila pasien menunjukkan kriteria subjektif sebagai berikut:
Ekspresi Motivasi Menyatakan keinginan kuat untuk menerapkan gaya hidup sehat yang mendukung proses persalinan (misalnya: nutrisi seimbang, aktivitas fisik moderat).
Manajemen Gejala Menyatakan keinginan untuk mempelajari dan menerapkan teknik penatalaksanaan ketidaknyamanan selama persalinan (seperti manajemen nyeri non-farmakologis).
Efikasi Diri Menunjukkan rasa percaya diri dalam menghadapi fase persalinan dan transisi menjadi orang tua.
D. LUARAN KEPERAWATAN (SLKI)
Tujuan utama intervensi adalah mencapai Status Antepartum Membaik (L.07059). Luaran ini mencakup parameter yang luas untuk memastikan stabilitas fisiologis dan psikologis:
Aspek Psikososial Peningkatan kelekatan emosional (bonding) dengan janin dan penguatan koping terhadap perubahan tubuh.
Aspek Fisiologis Penurunan keluhan umum seperti nausea, edema, dan nyeri epigastrik.
Parameter Klinis Stabilitas tekanan darah, kadar hemoglobin yang optimal, dan penambahan berat badan yang sesuai dengan indeks massa tubuh (IMT) pra-hamil.
E. INTERVENSI KEPERAWATAN (SIKI)
Intervensi utama difokuskan pada Edukasi Persalinan (I.12437) yang meliputi beberapa elemen kunci:
Pengkajian Kognitif Mengidentifikasi tingkat pengetahuan dan persepsi ibu mengenai proses persalinan untuk menyesuaikan kedalaman materi edukasi.
Persiapan Psikofisik Mengajarkan teknik relaksasi, pernapasan, dan metode non-pharmacological pain management (seperti counterpressure atau effleurage) guna menurunkan ansietas.
Literasi Prosedural Menjelaskan berbagai metode persalinan (pervaginam atau sesarea), pengenalan tanda-tanda awal persalinan (kontraksi teratur, pecah ketuban), serta pemilihan tempat persalinan yang aman.
Promosi Kesehatan Menganjurkan partisipasi aktif dalam kelas ibu hamil dan memastikan asupan nutrisi mikronutrien (asam folat, zat besi) mencukupi kebutuhan maternal-fetal.
F. KONDISI KLINIS TERKAIT
- Ibu hamil dengan dukungan sosial yang kuat.
- Kehamilan normal (fisiologis).
- Kehamilan dengan risiko rendah.
- Ibu hamil yang mengikuti kelas antepartum (kelas ibu hamil).
DAFTAR PUSTAKA
Herdman, T. H., & Kamitsuru, S. (Eds.). (2021). NANDA International Nursing Diagnoses: Definitions & Classification, 2021–2023 (12th ed.). Oxford: Wiley-Blackwell.
Lowdermilk, D. L., Perry, S. E., Cashion, K., Alden, K. R., & Olshansky, E. F. (2019). Maternity & Women’s Health Care (12th ed.). St. Louis, Missouri: Elsevier.
Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik (Edisi 1). Jakarta: DPP PPNI.
Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan (Edisi 1). Jakarta: DPP PPNI.
Ricci, S. S., & Kyle, T. (2021). Maternity and Pediatric Nursing (4th ed.). Philadelphia: Wolters Kluwer.
World Health Organization (WHO). (2018). WHO Recommendations: Intrapartum Care for a Positive Childbirth Experience. Geneva: World Health Organization.

