Bola tangan merupakan salah satu olahraga di Indonesia, yang telah banyak lirikan dari berbagai negara
Terdapat sejarah sampai dengan induk organisasi bola tangan Indonesia (Foto: yuksinau.id)

Bola Tangan Indonesia: Sejarah Hingga Induk Organisasi

Diposting pada

Bola tangan Indonesia, menjadi salah satu cabang olahraga yang sekarang banyak peminatnya. Bagaimana sejarah, serta apa saja induk organisasi yang menaunginya? Luluk, Olahraga – Organisasi.co.id

Bola tangan merupakan salah satu olahraga yang cara bermainnya kurang lebih sama dengan sepak bola. Jika dalam permainan sepak bola menggunakan kaki, bola tangan menggunakan tangan.

Sama seperti namanya, olahraga ini memiliki masing-masing tim dengan jumlah sebanyak 7 orang. Dalam tim, terbagi atas 6 orang menjadi pemain, dan 1 orang menjadi penjaga gawang.

Cara bermainnya yaitu dengan mengoper atau memindahkan bola dengan tangan dari satu pemain ke pemain lainnya dan berusaha untuk mencetak gol di gawang lawan.

Ukuran lapangan untuk bermain bola tangan adalah 40 m x 20 m dengan garis pemisah di tengah dan gawang yang berada di tengah kedua sisi pendek garis.

Sekeliling gawang terdapat garis pembatas sebagai tandai yang mana hanya penjaga gawang yang masuk ke daerah tersebut.

Ukuran bola dalam permainan ini, lebih kecil jika kita bandingkan degan bola dalam permainan sepak bola.

Permainan bola tangan, memiliki babak sampai dengan 2 babak. Yang mana masing-masing babak memiliki durasi 30 menit. Jika terjadi pelanggaran pada garis lawan, maka berlaku penalti.

Ini hampir sama seperti peraturan di dalam permainan sepak bola. Jarak untuk melakukan penalti adalah 29 meter dari letak gawang.

Sejarah Olahraga Bola Tangan

Kegiatan Bola Tangan Indonesia
Sejarah bola tangan yang populer di awal abad 11 Masehi (Foto: pastiguna.com)

Bola tangan adalah salah satu olahraga dengan berkelompok, serta jumlah anggotanya minimal 7 orang. Teknik permainan ini hampir sama dengan sepak bola, hanya saja, lebih menitikberatkan pada permainan tangan.

Para ahli menyebutkan bahwa bola tangan memiliki prinsip yang hampir sama dengan permainan sepak bola, yang mana permainan ini aturannya secara beregu, dan ada tim lawan.

Pemenang dari olahraga ini adalah tim yang memperoleh skor goal terbanyak. Bola tangan merupakan jenis olahraga perpaduan antara sepak bola dan basket.

Temuan pertama olahraga bola tangan, ialah sejak zaman Yunani Kuno, yakni sekitar 130-200 Masehi. Saat itu nama dari olahraga ini adalah Uraina dengan peraturan permainan yang berlaku saat zaman tersebut.

Selanjutnya pada abad ke-11 Masehi, bola tangan mulai berkembang dengan pesat. Saat itu bola tangan dapat masuk dan berkembang di negara Jerman. Saat itu, Walther Von Der Vgelweid, menjadi atlet bola pertama yang mempopulerkan olahraga ini.

Berkat hal tersebut bola tangan semakin menyebar ke masyarakat dan banyak yang menggemarinya, hingga akhirnya bola tangan dapat tersebar ke berbagai negara di Benua Amerika dan Eropa.

Pada abad ke-19 banyak terjadi perubahan-perubahan peraturan pada bola tangan. Muncullah peraturan baru yaitu bola tangan harus dimainkan oleh 7 orang, yang mana, 6 orang sebagai pemain dan 1 orang sebagai penjaga gawang/kipper.

Organisator lain baca ini: Sejarah Dan Induk Olahraga Dayung

Beberapa tokoh yang ikut mempopulerkan bola tangan adalah penemu dari bola tangan lapangan moden yang bernama Hirschman dan Dr. Karl Schelenz.

Setelah bola tangan terkenal oleh masyarakat di berbagai negara, bola tangan semakin mendapat perhatian dari negara-negara lain dan semakin populer hingga mengadakan sebuah kompetisi khusus untuk olahraga ini.

Pada tahun 1946 resmi terbentuk organisasi induk bola tangan, yaitu International Handball Federation (IHF). Pada tahun 1954, International Handball Federation (IHF) mengadakan sebuah keruaraan tingkat dunia untuk bola tangan, yang mana ada sekitar 160 negara yang bergabung sebagai anggotanya.

Teknik Dasar Permainan

Berbagai teknik dasar dari bola tangan yang dapat dipelajari (Foto: penjaskes.co.id)

Dalam olahraga bola tangan memiliki teknik-teknik dasar untuk memainkannya, berikut ini adalah teknik-teknik dasar dalam permainan bola tangan.

Dribbling (Teknik Menggiring Bola)

Dribbling adalah teknik untuk menggiring bola menuju gawang lawan, dalam permainan bola tangan diperlukan keaahlian dalam dribbling. Sebab hal ini dapat membantu dalam kesuksesan tim mendapatkan kemenangan dalam permainan.

Seorang pemain dapat melakukan dribbling dengan baik jika rajin berlatihh. Dribbling yang baik membutuhkan kelincahan tangan dalam bergerak menggiring bola, tangan yang elastik dapat membantu mempermudah dalam menmantulkan bola.

Shooting (Teknik Menembak Bola)

Shooting merupakan teknik yang penting dalam permainan bola tangan, teknik ini akan berpengaruh terhadap keberhasilan tim. Dengan tembakan bola yang tepat seorang pemain dapat mencetak sebuah gool untuk satu angka.

Pada umumnya shooting dilakukan oleh pemain yang posisinya paling depan mendekati gawang dan memiliki lemparan yang kuat. Macam-macam shooting :

Jump Shot (Tembakan Dengan Melompat)

Teknik ini menitikberatkan pada cara menggiring bola terlebih dahulu kemudian melompat sambil menembakkan bola ke arah gawang lawan.

Standing Throw Shoot (Tembakan Berdiri)

Teknik ini lebih fokus pada cara menggiring bola kemudian melakukan tembakan ke arah gawang lawan dengan gerakan yang sangat kencang.

The Fall Shot (Tembakan Menjatuhkan)

Teknik ini mengacu ke aspek cara menggiring bola kemudian menjatuhkan badan ke depan sambil melakukan tembakan ke arah gawang, posisi terakhir dari gerakan ini yaitu badan terlentang.

Side Shot (Tembakan Menyamping)

Teknik ini lebih ke arah cara menggiring bola menuju gawang kemudian melakukan tembakan keras dengan posisi tubuh sedikit menyamping (bisa kanan bisa kiri).

The Dive Shot

Teknik ini memakai cara menggiring bola ke arah gawang kemudian membelakangi gawang dan lanjut dengan lompatan sambil melakukan tembakan keras ke arah gawang.

Reverse Shot (Tembakan Membalik)Teknik ini lebih ke arah menggiring bola ke arah gawang kemudian membuat posisi yang membelakangi arah tembakan kemudian memegang bola dengan kedua tangan (posisi tangan tangan kiri berada di bawah bola jika anda tidak kidal. Kemudian balikkan tubuh sambil menembakkan bola dengan keras.

Flying Shot (Tembakan Melayang)

Teknik ini dilakukan dengan cara menggiring bole kemudian melakukkan tembakan ke arah gawang sambil melompat dengan posisi kaki kiri sebagai tuas.

Passing (Teknik Mengumpan Bola)

Pemain melakukan umpan, guna mengoperkan bola kepada lawan jika posisi sedang tidak aman. Seorang pemain yang tidak memiliki keahlian dalam menembak dapat melakukan latihan umpan bola.

Sebab teknik ini sangat perlu dalam kerjasama sebuah tim bola tangan.  Teknik mengumpan bola dapat memakai satu tangan atau dua tangan.

Catch (Teknik Menangkap Bola)

Teknik menangkap bola berguna untuk menerima lempara umpan dari teman atau tembakan dari lawan. Teknik ini membutuhkan keahlian dan fokus yang tinggi agar dapat menangkap bola dan menggiringnya ke arah gawang lawan.

Seorang pemain harus tahu bagaimana cara menangkap bola yang datang di posisi atas, bawah, samping dan lemah kerasnya lemparan atau tembakan. Timing dalam menangkap bola juga harus kita perhatikan agar menguasai bola dengan baik.

Teknik Menghadang Lawan

Salah satu teknik perlindungan dalam permainan bola tangan adalah menghadang lawan, teknik ini berguna untuk melindungi rekan kita yang hendak menggiring atau menembakkan bola menuju gawang lawan.

Organisator lain baca ini: 7 Teknik Olahraga Gulat Amatir, Dan Induk Nasional & Dunia

Peraturan Permainan

Terdapat peraturan permainan saat pertandingan bola tangan berlangsung (Foto: jatikom.com)

Dalam sebuah permainan tentunya memiliki peraturan-peraturan tersendiri, berikut ini beberapa peraturan dalam permainan bola tangan, yaitu :

  1. Ukuran lapangan 40 m x 20 m.
  2. Ukuran bola untuk permainan pria usia <16 tahun adalah bola yang memiliki berat antara 425-475 gram. Sedangkan untuk permainan putri usia <14 tahun berat bola yaitu antara 325-375 gram. Untuk putra dan putri yang belum mencapai usia di atas maka berat bola antara 290-330 gram.
  3. Waktu dalam pemainan bola tangan yaitu 30 menit untuk putri dan 35 menit untuk setiap babak, dalam sebuah permainan bola tangan ada 2 babak yang harus selesai.
  4. Jumlah pemain dalam setiap tim minimal ada 7, yang mana 6 orang sebagai pemain dan 1 orang sebagai penjaga gawang atau kipper.
  5. Jumlah wasit dalam permainan bola tangan ada 2 dengan tugas yang sama dan dibantu oleh seorang pencatat waktu dan skor.
  6. Pelanggaran-pelanggaran dalam bola tangan :
    1. Menggiring bola lebih dari 3 langkah
    1. Memegang bola lebih dari 3 detik
    1. Melempar bola dan menangkapnya kembali tanpa adanya sentuhan pemain lain sebelumnya
    1. Sengaja melempar bola dengan keras ke arah lawan
    1. Memasuki daerah kipper
    1. Melakukan kekerasan terhadap lawan

Kelas Permainan Bola Tangan

Terdapat jenjang kelas dari olahraga bola tangan (Foto: indosport.com)

Dalam sebuah permainan bola tangan terdapat dua kelas, yaitu kelas nasional dan kelas dunia. Sesuai dengan namanya, kelas nasional adalah lingkup kompetisi bola tangan di satu negara saja. Sedangkan kelas dunia adalah kompetisi bola tangan yang terselenggara di seluruh negara.

Tentu saja keduanya memiliki perbedaan yang sangat jelas, dalam permainan kelas dunia para pemain terkadang masih bisa bertemu lawan yang merupakan kenalannya, sehingga dalam permainan tidak begitu asing dengan para lawan.

Organisator lain baca ini: 17 Kelas Tinju Amatir, Induk Olahraga Indonesia Dan Dunia

Atmospir yang ada saat pertandingan juga tidak setegang saap permainan kelas dunia. Dinama masing-masing negara akan saling berjuang untuk menjadi pemenang, membawa nama baik negaranya. Hal ini tentu saja mempenggaruhi mental dan emosional para pemain saat melakukan pertandingan.

Induk Organisasi Bola Tangan

Adapun induk organisasi bola tangan baik level nasional maupun internasional
Logo induk organisasi bola tangan Indonesia (Foto: id.wikipedia.org)

Bola tangan memiliki induk organisasi yang berada di tingkat nasional dan di tingkat internasional. Di tingat nasional bola tangan berada di induk organisasi ABTI yaitu singkatan dari Asosiasi Bola tangan Indonesia.

Asosiasi Bola Tangan Indonesia adalah organisasi yang mengatur segala kegiatan bola tangan yang berada di Indonesia. Organisasi ini awal mula didirikan pada 16 Agustus 2007 oleh Arie Ariotedjo.

Asosiasi Bola Tangan Indonesia merupakan anggota dari Federasi Bola Tangan Internasiolan (International Handball Federation). Saat ini organisasi ini dipimpin oleh Dody Usodo Hargo sebagai ketua dan Icuk Sugiarto sebagai wakil. Beliau menjabat sebagai ketua dan wakil Asosiasi Bola Tangan Indonesia untuk periode 2018-2023.

Logo internasional bola tangan (Foto: getvectorlogo.com)

Dalam induk organisasi bola tangan kelas dunia yaitu FBI atau singkatan dari Federasi Bola Tangan Internasional (FBI), dalam bahasa inggrinya International Handball Federation (IHF).

Federal Bola Tangan Internasional (FBI) adalah induk organisasi olahraga bola tangan di tingkat dunia, dimana anggotanya terdiri dari berbagai negara di seluruh bumi.

Organisasi ini telah diakui dan disahkan oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC). Pusat dari organisasi bola tangan kelas dunia ada di Basel, Swiss. Tercatat anggota dari organisasi ini yang ikut bergabung sebanyak kurang lebih 163 negara, ini berdasarkan catatan tahun 2015 silam.

2 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *