Menjadi seorang MC (Master of ceremony) atau pembawa acara yang menarik, dalam berbagai acara formal maupun tidak (non formal). Merupakan harapan bagi banyak orang yang mau menjadi public figure, Bagaimana tipsnya? berikut secara lengkapnya dengan pembahasan menarik.Statuto Disposita, Komunikasi – Organisasi.co.id
Maka sebelum menjadi seorang yang “mengguncang” acara dan mampu memainkan ritme acara, maka seorang MC (pembawa acara) harus memiliki kemampuan yang penting. Tentu dengan kemampuan tersebut seorang MC mampu mengalirkan acara semenarik mungkin.
Acara terarak seindah mungkin dan membuat penonton “terbawa gelombang” arus dari pengarah acara. Tentunya ini merupakan teknik yang baik.
Pernah menyaksikan penampilan seorang pembawa acara dan membuat mata anda terpaku kepadanya? Maka dia pasti seorang pembawa acara yang profesional.
Apakah anda seorang Master Of Ceremony? Kami ada fasilitas pembuatan profil singkat untuk anda Daftar Master Of Ceremony Indonesia (Klik).
Penting Untuk MC Agar Menarik Saat Tampil
Seorang pembawa acara atau dalam arti MC perlu memiliki beberapa kemampuan untuk memukau saat tampil. Bagian ini menjadi syarat yang tertaut satu sama lain, yaitu:
- Confidence And Esteem
- Penguasaan Acara
- Smile
- Penampilan
- Bridging
Confidence And Esteem
Paling awal yakni Self Confidence atau sikap percaya diri, atau kepercayadirian. Tentu ini merupakan dasar utama saat tampil kepercayaan diri menjadi hal utama dan tidak bisa terbantahkan sebagai dasar dan domain bagi seorang Master Of Ceremony (MC) yang bisa memikat dan menarik pendengar.
Semua yang percaya diri bermula dari tidak bisa tampil. Namun melawan ketidak mampuannya tersebut.
Sementara self esteem adalah harga diri. Sehingga seorang yang mau ngeemsi. Juga menumbuhkan rasa diri berharga.
Confidence berasal dari kata “fidere” yang bermakna “percaya”. Maka percaya diri adalah seseorang yang siapa dengan tantangan baru. Mengambil potensi, mengurai masalah sulit, dan bertanggung jawab dengan segala situsi.
Percaya atau tidak. Mereka yang menjadi pembawa acara telah membangun harga dirinya dengan tampil semenarik mungkin.
Penguasaan Acara
Jangan tiba masa tiba akal, namun sebaiknya harus mampu mengendalikan acara dengan menguasai beberapa hal yang berhubungan dengan acara:
- Susunan acara,
- Person yang terlibat dalam setiap pengambilan sesi,
- Batas waktu pelaksanaan acara.
Sehingga seorang MC mampu memikat pendengar jika mampu menguasai acara dengan mengetahui kesemua komponen yang terlibat dalam sebuah susunan acara.
Smile
Kemudian, Anda tersenyum atau menciptakan senyum. Keduanya atau bisa salah satunya.
Maksudnya anda harus mampu untuk tersenyum dan menciptakan senyum dari pendengar anda, sehingga pendengar mampu rileks dengan cara anda membawakan sebuah materi.
Meski membawakan acara formal, tersenyum bukan pelanggaran.
Penampilan
Penampilan merupakan hal penting bagi seorang MC untuk menciptakan daya tarik pada pendengar. Sehingga Penampilan merupakan bagian yang tidak kalah penting menjadi persiapan bagi seorang pembawa acara.

Bisa dengan mengadaptasikan warna peserta maupun kontras. Misalnya peserta warna merah, presenter datang dengan warna hijau. Berbeda atau sama.
Bridging
Brigding dengan kata dasar “jembatan” maka bridging adalah menjembatani. Atau mampu menciptakan hubungan beberapa kejadian dengan kejadian lain. Hal ini berhubungan tentunya dengan kemampuan pribadi dalam memiliki wawasan.
organisatoris lain baca ini: Teori Komunikasi Dasar Organisasi: 3 Pendekatan
Seorang pembawa acara selalu mengamati momen tertentu. Dan mampu mengkoneksikan antara yang terjadi dengan alur komunikasi acara.
Tips Menjadi MC Yang Memukau Dan Menarik
Dalam hal menjadi seorang MC yang memukau menjadi harapan bagi anda yang menentukan diri menjadi seorang pembawa acara. Apalagi jika hal ini akan menjadi profesi untuk menambah uang saku.
Sudah menjadi rahasia umum bahwa pekerjaan menjadi MC merupakan sebuah pekerjaan utama pada orang-orang tertentu.
Meski pekerjaan ini sangat akrab dengan mereka yang bergelut sebagai penyiar maupun reporter, sebagai pekerjaan tambahan. Namun anda yang bukan berprofesi sebagai penyiar memiliki hak yang sama untuk juga menjadi seorang MC.
Berikut ini kami akan ulas secara lengkap tips dan persiapan yang anda butuhkan ketika hendak menjadi seorang pembawa acara, apa saja?
- Kemampuan Olah Vokal
- Adaptive
- Olah Bahasa Yang baik
- Wawasan
- Gestur
- Sense Of Humor
- Kreatif Improvisasi
- Reputasi
- Kendali Microphone
- Bicara Pelan
- Kontak Mata
- Fokus Audiance
- Bertanya
- Detail Acara
Olah Vokal Pembawa Acara
Seorang pembawa acara harus mampu memiliki olah vokal yang baik dalam mengarahkan sebuah acara. Dengan olah vokal akan menemukan karakter dan ciri khas. Berikut beberapa hal yang harus kita kenal berhubungan dengan olah vokal:
- Vocal : Posisi ini, seorang Master of Ceremony memiliki suara yang unik, khas apalagi berkarakter.
- Intonasi : Master of Ceremony melakukan penekanan nada bisa kita baca pada tulisan lengkap, komponen tekanan nada suara.
- Artikulasi : Master of Ceremony dengan artikulasi yang baik akan membantu dalam koneksi satu kata ke kata yang lain agar menjadi jelas.
- Speed : Kadang cepat dan waktu yang lain melambat. Jadi harus melakukan variasi
- Pernafasan : Olah nafas pernafasan inilah yang menghasilkan sebuah tekanan suara (intonasi).
- Power : Inilah kekuata (power), dan sangat erat kaitannya dengan intonasi, pernafasan.
- Asentuasi : Master of Ceremony yang memikat audience, memilih kata yang tepat untuk menekan atau memilih tempo tertentu.
- Timbre : seorang pembawa acara memberikan identitas vokal dengan suara ekspresive untuk menarik perhatian. Ini adalah Timbre.
- Tone: Agar pendengar tidar menjadi boring, maka bagian ini adalah tinggi rendahnya sebuah penadaan.
- Phrasing : Jika adan menjadi eMCe yang menarik dalam berbicara sebaiknya memberikan jeda agar dimengerti.
Adaptive
Adaptive atau adaptif memiliki arti lain adaptasi. Asal muasal teori ini oleh Charles Darwin, maupun Alfred Russel Wallace. Sumber: national geografic.
Bahwa adaptasi telah ada dalam teori sejak tahun 1800. Dengan konsep seleksi alam.
Meski berbeda dengan Jean Baptis Lamarck yang menyebutkan bahwa adaptasi bukan seleksi alam. Namun kemampuan tersebut teradaptasikan secara herediter.
Jika menjadi pembawa acara maka kemampuan memposisikan diri dengan menjadi penting. Akan tetapi seseorang pembawa acara (mc) maupun protokol acara yang menarik. Harus memposisikan diri sebaik mungkin.
Olah Bahasa Yang baik
Sudah masuk dalam kajian semantik (makna kata) pragmatisme bahasa dan sebagainya. Kemampuan seorang emsi adalah menggunakan bahasa yang mudah dimengerti. Namun lebih dari hal itu adalah makna kalimat yang dalam.
Wawasan MC Menarik
Yang tidak kalah pentingnya sebagai Tips agar menjadi MC terbaik dan menarik adalah wawasan. Dalam melakukan bridging. Gunakan pengetahuan yang segar. Selalu baru. Informasi baru atau kisah menarik.
Kenal Ustadz Abdul Somad?
Kenapa banyak yang tertarik kepada ceramahnya, sebab menggunakan wawasan yang luas. Lengkap dengan literatur kuat. Ini salah satu keunggulannya dari penceramah yang lain. Maka bisa menjadi salah satu rekomendasi orang dengan percaya diri yang baik. Berwawasan.
Gestur
Gestur, intonasi dan mimik adalah ketersesuaian. Sejalan. Seiramah, sehingga langkah atau tips penting buat kamu berikutnya adalah menjaga gestur agar tetap menarik.
Gestur adalah komunikasi non verbal atau tanpa vokal. Dalam adaptasi komunikasinya, gestur merupakan kesesuaian antara ucapan maupun sebagai pengganti ucapan.

Perhatikan polisi lalu lintas, dengan mengarahkan tangan. Maka pengemudi akan menuju sesuai dengan petunjuk tangan polantas. Gerakan tangan ini adalah merupakan gestur.
Seorang Master Of Ceremony, dengan manual acara yang kamu kendalikan, juga harus mampu mengatur posisi dan gerakan tubuh.
Sense Of Humor
Menemukan hal tertentu dan lucu. Kembali kepembahasan mengenai kemampuan Ust Abdul Somad, selain dengan wawasan padat. Juga memiliki selera humor yang tinggi.
Secara cepat melakukan adaptasi dengan keadaan dan merubahnya menjadi humor. Atau menceritakan kisah yang lucu lainnya.
Namun tidak berarti seorang MC harus berlama-lama dalam sense of humour ini. Oleh karena waktu seorang pembawa acara sangat terbatas.
Kreatif Improvisasi
Hampir sama dengan bridging. Namun kreatif improvisasi ini adalah cara menganulir tindakan blunder atau kesalahan dengan menggabungkan selerah humor atau wawasan.
Misalnya: tiba-tiba mic dari tangan kamu jatuh. Dan membuat suara gaduh. Kemudian kamu mengambil mic dan berkata. Kamu mic yang jatuh, persis sama ketika hatiku jatuh hancur bekeping-keping melihat sidia bersama yang lain.
Tentu apa yang terjadi dengan pendengar.
Jadi improvisasi ini dalam dunia drama, lebih kepada memformulasi kesalahan saat tampil namun merubah sedemikian rupa menjadi penampilan yang baik. Sehingga penonton tidak menyadarinya.
Reputasi
Sering bertanya kenapa reputasi penting bagi seorang pembawa acara, apakah pengertian reputasi?
Reputasi adalah nama baik. Yang bersumber dari kredibilitas seseorang dalam jangka waktu tertentu. Reputas berhubungan dengan keahlian dan kepercayaan seseorang.
Seorang memiliki reputasi yang baik sebagai politisi, bilamana ia bergelut dalam dunia partai politik dan mendapatkan kepercayaan.
Berapa banyak politisi yang reputasinya rusak karena tidak mendapatkan kepercayaan, sebab melakukan korupsi. Mereka ahli dalam hal politik namun gagal mendapatkan kepercayaan.
Reputasi harus dengan penggabungan keduanya. Ahli dan terpercaya.
Seorang MC juga harus demikian, mendapatkan kepercayaan dari pendengar. Namun harus kita ingat bahwa soal reputasi ini sejalan dengan waktu.
Kendali Microphone
Dengan pengalaman yang kami miliki menjadi seorang master of ceremony. Mikropon selalu menjadi perhatian atau fokus. Dari kejernihan dan volume. Serta keterjangkauan.
Selain itu dalam mengendalikan agar menarik secara vocal, bagi seorang MC menguasai teknik memegang dan mengatur jarak mic dengan bibir.
Kendalikan posisi. Perhatikan penyanyi, kadang menjauhkan mic saat suaranya tinggi. Mengaturnya. Itu juga berlaku bagi seorang presenter. Dalam hal-hal tertentu.
Bicara Pelan
Kadang pelan, namun tidak selamanya pelan. Ini namanya tempo. Dan dengan pelan biasanya akan membantu pendengar untuk fokus kepada pembicara.
Kontak Mata
Tips yang tidak boleh kita lupakan sebagai seorang presenter adalah kontak mata. Tidak hanya menatap langit-langit, maupun lantai. Tapi sesekali kontak mata dengan pendengar.
Fokus Audiance
Jangan sembarang melakukan gerakan maupun ucapan. Fokuskan kepada audiance akan penampilanmu. Mereka yang akan menjadi pusat penerima layanan suara kamu.
Sehingga senantiasa perhatian tertuju kepada mereka.
Bertanya
Tips yang lain sebagai presenter sebuah acara adalah bertanya kepada para hadirin. Meski hanya sekedar mempertanyakan kabarnya.
Detail Acara
Jangan menambah dan jangan mengurangi, namun menempurnakannya. Secara detail mengenai alur dan waktu serta penyelarasan yang baik dalam membawakan sebuah narasi acara.
MC Menarik Adalah Unik
Setelah membahas mengenai penampilan menarik bagi seorang master of ceremony, maka sampai pada bahasan ini adalah menciptakan keunikan tersendiri.
Karakter dan ciri khas agar mampu “berbeda” dengan orang lain saat membawakan sebuah susunan acara, baik dalam kegiatan formal maupun informal.
